Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELELAHAN MATA MAHASISWA PADA GEDUNG G UNIVERSITAS BALIKPAPAN Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 4 No 2 (2018): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.098 KB) | DOI: 10.36277/identifikasi.v4i2.48

Abstract

Mata adalah indera penglihatan pada manusia yang mempunyai reseptor untuk menangkap rangsang cahaya dan warna. Indera penglihatan sangat vital jika dibandingkan dengan indera yang lainnya. Oleh karena itu kesehatan mata merupakan hal yang menjadi salah satu perhatian bagi setiap orang. Keluhan Kelelahan mata merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia khususnya kesehatan mata yang prevalensinya pada usia sekolah masih cukup tinggi. Di Indonesia saat ini masih tampak kurangnya perhatian di beberapa daerah mengenai masalah kesehatan mata (Purnama,2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keluhan kelelahan mata pada mahasiswa di Gedung G Universitas Balikpapan. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linier berganda Keluhan kelelahan mata Zona Selamat Sekolah kurang memiliki pengaruh terhadap keselamatan penyeberang jalan di SD Kemala Bhayangkari Balikpapan. Hal ini terlihat dari hasil analisis data kecepatan kendaraan dan hasil analisis data perilaku penyebrang jalan yang menunjukkan bahwa penyeberang jalan di SD Kemala Bhayangkari Balikpapan belum selamat walaupun telah ada Zona Selamat Sekolah.
HUBUNGAN PELAKSANAAN RENCANA SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN: Studi Kasus : PT SSC WORKS DI BALIKPAPAN Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 4 No 1 (2018): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.682 KB) | DOI: 10.36277/identifikasi.v4i1.50

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang disebut SMK3 sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan bagian dari sistem manajemen organisasi secara keseluruhan yang meliputi struktur organisasi, perencanaan, tanggung jawab, pelaksanaan, penerapan, pencapaian, pengkajian dan pemeliharaan kebijakan K3 dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja untuk menciptakan tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. 5 prinsip dasar dalam penerapan SMK3 yang wajib diterapkan oleh perusahaan adalah Penetapan kebijakan K3, Perencanaan K3, Pelaksanaan rencana K3, Pemantauan dan evaluasi kinerja K3, dan Peninjauan dan peningkatan kinerja SMK3. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasi, sampel berjumlah 19 orang, jenis data di peroleh dari data primer dan data sekunder, teknik pengambilan data dengan menggunakan beberapa cara yaitu observasi dan kuesioner, kemudian data di uji dengan menggunakan uji validitas dan realibilitas, lalu data dianalisis menggunakan analisis bivariat dan mulivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang kuat atau tinggi pada pelaksanaan rencana sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang meliputi SOP/Prosedur Kerja, Pelatihan K3, Tindakan Pengendalian terhadap kinerja karyawan PT SSC WORKS di Balikpapan.
PERILAKU BERBASIS KESELAMATAN PADA PELABUHAN PT PENAJAM BANUA TAKA Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 6 No 1 (2020): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v6i1.112

Abstract

behaviour-based Safety is a tool for observing behaviour to create safe behaviour and prevent work accidents. This study aims to evaluate the behaviour-based Safety program in the observation card program at PT Penajam Banua Taka Harbor. The National Safety Council (NSC) (2011) conducted research which resulted in 88% of the causes of work accidents due to unsafe behaviour, 10% due to unsafe conditions and 2% of unknown causes. PT Denso Indonesia's work accident rate has also decreased by 66.67–88.89% so that BBS activation in the company can be prevented and reduce the incidence of work accidents. Based on preliminary study data, it was obtained that 30% of employees were mature about safety-based programs and 60% reported unsafe action figures. Employees are not yet committed to reporting unsafe action findings and unsafe conditions with the observation card program. This causes the objectives of the behaviour-based Safety Program to prevent work accidents have not been optimally achieved. This research is descriptive quantitative. The population are an employee of the Operational Department of PT Pelabuhan Penajam Banua Taka, the amount of sample is 37 respondents. The sampling technique used is simple random sampling. In the input element, the Sub-element of Critical Safety Determination Behaviour has the highest effectiveness value, which is equal to 78.05%, while the training has the lowest effectiveness value, which is 73.94%. The Observation and Feedback Process element has the highest effectiveness value is the implementation of observations, which is 76.75%. meanwhile, Field / Equipment / System Modification has the lowest effectiveness value, which is 70.27%.
ANALISIS KESESUAIAN TANGGA DARURAT PADA GEDUNG A DI UNIVERSITAS BALIKPAPAN Yuliana, Lina; Mappangile, Andi Surayya; Amiricano, Baramega
IDENTIFIKASI Vol 7 No 2 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i2.152

Abstract

Occupational safety and health procedures in a building are very important, especially in high-rise buildings, because a high-rise building has unpredictable risks, for example in the event of an earthquake or fire. Some of the Balikpapan University Building A buildings have been equipped with emergency stairs, but their utilization is not optimal. So that the security and safety of the emergency stairs is still far from the standard for the function of the campus building. This can be seen from the absence of evacuation signs from each floor on the emergency stairs. The research objectives are (1) General To determine the suitability of the emergency stairs in Building A, University of Balikpapan. (2) Specifically to find out the completeness of the emergency stairs of Balikpapan University Building A. This research was conducted using a qualitative descriptive method in which the research results were described, analyzed and then drawn conclusions in finding conformity based on SNI 03-1746-2000. The results of the study found that the physical condition of the emergency stairs in Building A did not meet the requirements of the standard size and completeness of the means of exiting the emergency stairs, including emergency power sources, emergency lights, smoke control systems, emergency communications, openings for rescue routes, directions. egress and directional sign lighting. The conclusion is based on the results of the overall percentage data on the 1st floor to the 5th floor with an average value of 70% which is included in the criteria value between 50-80% in the "Enough" category for the physical condition of the emergency stairs in Building A. Keywords : A, Emergency, Building, Suitability, Stairs.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PT BUKAKA TEKNIK UTAMA BALIKPAPAN Hardiyono, Hardiyono; Yuliana, Lina; Subaktiar, Arief
IDENTIFIKASI Vol 7 No 1 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i1.166

Abstract

This study aims to determine the effect of any influences that affect worker compliance with the use of personal protective equipment on fabricated workers at PT . Unlock the Main Techniques of Balikpapan. The sampling technique was carried out by total sampling which then selected 35 workers from the established criteria as samples. The results of the study using multiple regression showed that knowledge of workers, comfort of PPE and supervision of workers had a positive influence on the use of personal protective equipment. Worker knowledge has a significant positive effect on the use of PPE with t count > t table, namely 4.579> 2.039 or sig.t value (0.124) < = 0.5 . Meanwhile, the availability and comfort of workers were also found to have a positive effect on profitability with t count < t table, namely 1.197 < 2.039 or sig.t (0.03) < = 0.5. Likewise, the worker supervision factor also has a positive effect on profitability with t count < t table that is 3.903> 2.039 or sig.t value (0.066) < = 0.5
MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA KULI PANGGUL DI PASAR PANDAN SARI KOTA BALIKPAPAN Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan; Yumna Faiq, Muhammad
IDENTIFIKASI Vol 8 No 2 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i2.244

Abstract

Based on direct observations made at Pandan Sari Market lifting weights without tools and lifting loads exceeding the threshold value, it is necessary to write this paper to help educate the dangers of Musculoskeletal Disorders (MSDs) as a Work Safety Program in the form of control. This study aims to determine the level of risk of musculoskeletal complaints in manual lifting activities using the Nordic Body Map (NBM) method and to determine the level of risk of work posture on musculoskeletal complaints to workers using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method. The author uses the NBM questionnaire for cases of Musculoskeletal Disorders (MSDs) complaints against workers and uses the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method to assess body posture at work. The results of the discussion show that there is a discrepancy in the level of risk of high work posture and low level of risk of MSDs, although the results of the level of risk of MSDs are low, workers experience MSDs. Based on the REBA method, the risk level of the work posture is predominantly high, which means immediate action is needed and the Nordic Body Map (NBM) method test, it is concluded that the risk level for MSDs complaints is at a moderate risk level, which means that action may be needed in the future.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PT. XYZ BALIKPAPAN Farras, Muhammad Anwar; Yuliana, Lina; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.612

Abstract

Penelitian berjudul “Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Pada PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan melakukan penilaian risiko pada pekerjaan di area workshop PT XYZ menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control). Pendekatan kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, dan analisis dokumen K3. Hasil menunjukkan terdapat 15 bahaya utama tersebar pada enam aktivitas kritis: welding, grinding, manual handling, painting, lathe operation, dan service kendaraan. Risiko awal untuk masing-masing aktivitas berkategori High Risk atau Moderate, namun pengendalian awal meliputi ventilasi, ekstraksi debu, guard mesin, spray booth, SOP, dan penggunaan APD berhasil menurunkan seluruh risiko menjadi Low Risk. Temuan kualitatif mempertegas kesadaran pekerja terhadap bahaya, meski kepatuhan APD dan kondisi fasilitas perlu ditingkatkan. Berdasarkan hierarki kontrol risiko, direkomendasikan eliminasi/substitusi sumber bahaya, pemasangan local exhaust dan interlock guard, peninjauan SOP K3 secara berkala, audit kepatuhan APD, serta sistem pelaporan near-miss untuk continuous improvement budaya K3.
EVALUASI TOOLBOX MEETING PADA PEKERJA KAPAL DI PT BAROKAH GEMILANG PERKASA BALIKPAPAN Augusto, Andhika Yoshua; Zainal, Isradi; Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.699

Abstract

Dokumen Toolbox meeting merupakan bagian penting dalam sistem manajemen keselamatan kerja, khususnya di lingkungan kerja berisiko tinggi seperti kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan toolbox meeting pada kapal SPOB milik PT Barokah Gemilang Perkasa Balikpapan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran kru terhadap keselamatan kerja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa toolbox meeting telah dilaksanakan secara rutin, namun masih terdapat kekurangan dalam interaksi dua arah, keterlibatan peserta, dan dokumentasi formal. Wawancara dengan kru kapal mengungkap bahwa sebagian kru memahami tujuan toolbox meeting, namun pelaksanaannya sering dilakukan secara terburu-buru dan kurang efektif. Kendala utama yang ditemukan meliputi tekanan waktu operasional, kurangnya pelatihan komunikatif bagi pemimpin toolbox meeting, serta rendahnya partisipasi aktif dari kru. Setelah dilakukan evaluasi dan perbaikan, terdapat peningkatan dalam struktur pelaksanaan, dokumentasi, dan interaksi selama toolbox meeting. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan toolbox meeting yang baik dapat menjadi alat komunikasi keselamatan yang efektif dan berkontribusi dalam membentuk budaya kerja yang aman. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar perusahaan menyusun SOP toolbox meeting yang lebih terstruktur, melakukan pelatihan rutin, dan meningkatkan motivasi kru melalui penghargaan partisipatif.
EVALUASI BEHAVIOR BASED SAFETY DI PT. WIDYA SAPTA CONTRACTOR SITE ALAMTRI MINERALS INDONESIA Marcelino, Rici; Yuliana, Lina; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan behavior based safety (BBS) di PT. Widya Sapta Contractor Site AlamTri Minerals Indonesia, yang beroperasi di sektor konstruksi jalan tambang dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah DO IT (Define, Observe, Intervene, Test), yang memungkinkan identifikasi dan penanganan perilaku tidak aman di tempat kerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara dengan tiga informan kunci dan observasi terhadap dua puluh pekerja operasional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dua perilaku utama yang menjadi fokus adalah penggunaan alat pelindung diri (APD) dan perilaku overspeed pada kendaraan operasional. Dari observasi, ditemukan bahwa 20% helper tidak menggunakan alat pelindung diri dengan benar, sedangkan tidak ada perilaku overspeed yang terdeteksi pada operator. Intervensi yang dilakukan, seperti pemasangan safety sign, sosialisasi, monitoring indashcam, dan inspeksi mendadak area kritikal berhasil meningkatkan kepatuhan pekerja. Hasil analisis safe behavior index menunjukkan bahwa 80% perilaku helper tergolong aman, sedangkan operator mencapai 100% perilaku aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan behavior based safety melalui metode DO IT efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja. Disarankan agar perusahaan terus melanjutkan intervensi dan pengawasan untuk mempertahankan budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJA MANUAL MATERIAL HANDLING DI PT LISTY HARJO MAKMUR MENGGUNAKAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) Permana, Rezaldi; Yuliana, Lina; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pekerja angkat barang di PT. Listy Harjo Makmur, sebuah perusahaan penyedia barang pokok. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan lima informan utama yang melakukan aktivitas Manual Material Handling (MMH) tanpa alat bantu mekanis. Metode yang digunakan dalam analisis postur adalah Rapid Upper Limb Assessment (RULA), yang menilai beban fisik pada bagian tubuh atas seperti leher, punggung, dan pergelangan tangan. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas angkat barang dilakukan dengan postur tidak ergonomis, seperti membungkuk dengan sudut torso 16,6°, leher 27,1°, dan pergelangan tangan 20,1°. Skor RULA sebesar 8 mengindikasikan tingkat risiko tinggi, yang membutuhkan intervensi segera. Selain itu, data kuesioner Nordic Body Map mengungkapkan keluhan terbanyak pada pinggang, punggung, leher, dan pergelangan tangan. Faktor penyebab utama adalah postur kerja yang buruk dan dilakukan secara berulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas angkat barang secara manual tanpa pendekatan ergonomi dapat meningkatkan risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Oleh karena itu, diperlukan tindakan perbaikan seperti pelatihan ergonomi, rotasi kerja, serta penyediaan alat bantu angkat untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan kerja.
Co-Authors . Apriansyah Akbar, Muhammad Radyasa Alfajrin, Muhammad Aldi Pranata Alkautsar, Muslim Amiricano, Baramega Ananta, Erwin Anila, Aan Ardansyah, Ardansyah Ardhyaksa, Dhanar Augusto, Andhika Yoshua Aulidan, Muhammad Alif Bandaso, Agchel Randa Bot, Patrikson George Chandra, Adya Dodi Suardi Doludea, Asyer Clemen Erniyati, Erniyati Fadillah, Muhammad Rizky Farhandi, Faisal Farras, Muhammad Anwar Faza, Hesel Ananta Hasya Fitri, Hana Eka Fitryani, Enung Fuadi, Yan Gustina, Nida Nur Haerul, Haerul Hana Eka Herlina Herlina Iin Pratama Sari Innani taqwaa, Namira Irawan, Fajar Dwi Iwan Zulfikar Jacob, Ricardo Bryan Kencanawati, Kania Dewi Komeyni Rusba Kristiandi, Mario Kurniawan, Nabilla Berliani Putri L.M Zainul , L.M Zainul Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Lisyanti, Dedeh Luqmantoro, Luqmantoro Marcelino, Rici Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Adam, Muhammad MUHAMMAD RIZAL Mulya, Widya mulya, widya - Mulyana, Wiwik Munirah, Yoyoh Musringudin, Musringudin N, Yanthi Rahmadani Noeryanto Noeryanto, Noeryanto Nugroho, Marcelino Nur Falah Setyawati Nurhidayah, Wiwi Nurjamin, Lucky Rahayu nurlaela, lina Nurlaila, Hera Ocean, Aditra Ramadhan Parhan, Agatha Patricia Permana, Rezaldi Purba , Fredrick Purwanti, Yani Putra, Rifqi Gandhie Pratama Husni Ratnawati, Risky Rayhani, Chantika Saputera, Dharma Sari, Selvia Indah Sholihah, Kiah Nur Siboro, Impol Sipahutar, Merry K Sipahutar, Merry Krisdawati Soni, Rovinus Irvus Sri Wahyuni Srikuncoro, Mohammad Kurnia Subaktiar, Arief Thoriq, Ahmad Qusnud Toto Hermawan Warsiyati, Titi Yumna Faiq, Muhammad Yusmawati, Ima Zainal , M.Isradi Zainal, Muhammad Isradi Zainul, L. M. Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul Zainul, La Ode Muhammad Zainul, LM Zulaiha, Neneng Siti