Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA PT BUKAKA TEKNIK UTAMA BALIKPAPAN Hardiyono, Hardiyono; Yuliana, Lina; Subaktiar, Arief
IDENTIFIKASI Vol 7 No 1 (2021): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v7i1.166

Abstract

This study aims to determine the effect of any influences that affect worker compliance with the use of personal protective equipment on fabricated workers at PT . Unlock the Main Techniques of Balikpapan. The sampling technique was carried out by total sampling which then selected 35 workers from the established criteria as samples. The results of the study using multiple regression showed that knowledge of workers, comfort of PPE and supervision of workers had a positive influence on the use of personal protective equipment. Worker knowledge has a significant positive effect on the use of PPE with t count > t table, namely 4.579> 2.039 or sig.t value (0.124) < = 0.5 . Meanwhile, the availability and comfort of workers were also found to have a positive effect on profitability with t count < t table, namely 1.197 < 2.039 or sig.t (0.03) < = 0.5. Likewise, the worker supervision factor also has a positive effect on profitability with t count < t table that is 3.903> 2.039 or sig.t value (0.066) < = 0.5
MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA PEKERJA KULI PANGGUL DI PASAR PANDAN SARI KOTA BALIKPAPAN Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan; Yumna Faiq, Muhammad
IDENTIFIKASI Vol 8 No 2 (2022): IDENTIFIKASI
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v8i2.244

Abstract

Based on direct observations made at Pandan Sari Market lifting weights without tools and lifting loads exceeding the threshold value, it is necessary to write this paper to help educate the dangers of Musculoskeletal Disorders (MSDs) as a Work Safety Program in the form of control. This study aims to determine the level of risk of musculoskeletal complaints in manual lifting activities using the Nordic Body Map (NBM) method and to determine the level of risk of work posture on musculoskeletal complaints to workers using the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method. The author uses the NBM questionnaire for cases of Musculoskeletal Disorders (MSDs) complaints against workers and uses the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method to assess body posture at work. The results of the discussion show that there is a discrepancy in the level of risk of high work posture and low level of risk of MSDs, although the results of the level of risk of MSDs are low, workers experience MSDs. Based on the REBA method, the risk level of the work posture is predominantly high, which means immediate action is needed and the Nordic Body Map (NBM) method test, it is concluded that the risk level for MSDs complaints is at a moderate risk level, which means that action may be needed in the future.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA PT. XYZ BALIKPAPAN Farras, Muhammad Anwar; Yuliana, Lina; Liku, James Evert A.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.612

Abstract

Penelitian berjudul “Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Pada PT. XYZ”. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bahaya dan melakukan penilaian risiko pada pekerjaan di area workshop PT XYZ menggunakan metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control). Pendekatan kualitatif diterapkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pekerja, dan analisis dokumen K3. Hasil menunjukkan terdapat 15 bahaya utama tersebar pada enam aktivitas kritis: welding, grinding, manual handling, painting, lathe operation, dan service kendaraan. Risiko awal untuk masing-masing aktivitas berkategori High Risk atau Moderate, namun pengendalian awal meliputi ventilasi, ekstraksi debu, guard mesin, spray booth, SOP, dan penggunaan APD berhasil menurunkan seluruh risiko menjadi Low Risk. Temuan kualitatif mempertegas kesadaran pekerja terhadap bahaya, meski kepatuhan APD dan kondisi fasilitas perlu ditingkatkan. Berdasarkan hierarki kontrol risiko, direkomendasikan eliminasi/substitusi sumber bahaya, pemasangan local exhaust dan interlock guard, peninjauan SOP K3 secara berkala, audit kepatuhan APD, serta sistem pelaporan near-miss untuk continuous improvement budaya K3.
EVALUASI TOOLBOX MEETING PADA PEKERJA KAPAL DI PT BAROKAH GEMILANG PERKASA BALIKPAPAN Augusto, Andhika Yoshua; Zainal, Isradi; Yuliana, Lina
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.699

Abstract

Dokumen Toolbox meeting merupakan bagian penting dalam sistem manajemen keselamatan kerja, khususnya di lingkungan kerja berisiko tinggi seperti kapal Self Propelled Oil Barge (SPOB). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pelaksanaan toolbox meeting pada kapal SPOB milik PT Barokah Gemilang Perkasa Balikpapan dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran kru terhadap keselamatan kerja. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa toolbox meeting telah dilaksanakan secara rutin, namun masih terdapat kekurangan dalam interaksi dua arah, keterlibatan peserta, dan dokumentasi formal. Wawancara dengan kru kapal mengungkap bahwa sebagian kru memahami tujuan toolbox meeting, namun pelaksanaannya sering dilakukan secara terburu-buru dan kurang efektif. Kendala utama yang ditemukan meliputi tekanan waktu operasional, kurangnya pelatihan komunikatif bagi pemimpin toolbox meeting, serta rendahnya partisipasi aktif dari kru. Setelah dilakukan evaluasi dan perbaikan, terdapat peningkatan dalam struktur pelaksanaan, dokumentasi, dan interaksi selama toolbox meeting. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan toolbox meeting yang baik dapat menjadi alat komunikasi keselamatan yang efektif dan berkontribusi dalam membentuk budaya kerja yang aman. Penelitian ini memberikan rekomendasi agar perusahaan menyusun SOP toolbox meeting yang lebih terstruktur, melakukan pelatihan rutin, dan meningkatkan motivasi kru melalui penghargaan partisipatif.
EVALUASI BEHAVIOR BASED SAFETY DI PT. WIDYA SAPTA CONTRACTOR SITE ALAMTRI MINERALS INDONESIA Marcelino, Rici; Yuliana, Lina; Fuadi, Yan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.709

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan behavior based safety (BBS) di PT. Widya Sapta Contractor Site AlamTri Minerals Indonesia, yang beroperasi di sektor konstruksi jalan tambang dengan risiko tinggi. Metode yang digunakan adalah DO IT (Define, Observe, Intervene, Test), yang memungkinkan identifikasi dan penanganan perilaku tidak aman di tempat kerja. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara dengan tiga informan kunci dan observasi terhadap dua puluh pekerja operasional. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dua perilaku utama yang menjadi fokus adalah penggunaan alat pelindung diri (APD) dan perilaku overspeed pada kendaraan operasional. Dari observasi, ditemukan bahwa 20% helper tidak menggunakan alat pelindung diri dengan benar, sedangkan tidak ada perilaku overspeed yang terdeteksi pada operator. Intervensi yang dilakukan, seperti pemasangan safety sign, sosialisasi, monitoring indashcam, dan inspeksi mendadak area kritikal berhasil meningkatkan kepatuhan pekerja. Hasil analisis safe behavior index menunjukkan bahwa 80% perilaku helper tergolong aman, sedangkan operator mencapai 100% perilaku aman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan behavior based safety melalui metode DO IT efektif dalam meningkatkan keselamatan kerja. Disarankan agar perusahaan terus melanjutkan intervensi dan pengawasan untuk mempertahankan budaya keselamatan yang kuat di lingkungan kerja.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJA MANUAL MATERIAL HANDLING DI PT LISTY HARJO MAKMUR MENGGUNAKAN RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT (RULA) Permana, Rezaldi; Yuliana, Lina; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja dan keluhan muskuloskeletal pada pekerja angkat barang di PT. Listy Harjo Makmur, sebuah perusahaan penyedia barang pokok. Penelitian dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan lima informan utama yang melakukan aktivitas Manual Material Handling (MMH) tanpa alat bantu mekanis. Metode yang digunakan dalam analisis postur adalah Rapid Upper Limb Assessment (RULA), yang menilai beban fisik pada bagian tubuh atas seperti leher, punggung, dan pergelangan tangan. Hasil observasi menunjukkan bahwa aktivitas angkat barang dilakukan dengan postur tidak ergonomis, seperti membungkuk dengan sudut torso 16,6°, leher 27,1°, dan pergelangan tangan 20,1°. Skor RULA sebesar 8 mengindikasikan tingkat risiko tinggi, yang membutuhkan intervensi segera. Selain itu, data kuesioner Nordic Body Map mengungkapkan keluhan terbanyak pada pinggang, punggung, leher, dan pergelangan tangan. Faktor penyebab utama adalah postur kerja yang buruk dan dilakukan secara berulang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas angkat barang secara manual tanpa pendekatan ergonomi dapat meningkatkan risiko Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs). Oleh karena itu, diperlukan tindakan perbaikan seperti pelatihan ergonomi, rotasi kerja, serta penyediaan alat bantu angkat untuk mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kenyamanan kerja.
PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN OPERASIONAL WORKSHOP PT. COATES HIRE INDONESIA DI BALIKPAPAN Soni, Rovinus Irvus; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.716

Abstract

Aktivitas operasional workshop yang melibatkan berbagai aktivitas pemeliharaan, perbaikan, dan pengelasan yang memiliki tingkat risiko kerja yang relatif tinggi. Penerapan K3 menjadi aspek krusial dalam operasional perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman. Tujuan dari penerapan K3 tidak dapat dicapai secara optimal tanpa adanya budaya keselamatan yang kuat dan konsisten dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan kerja pada kegiatan operasional workshop PT. Coates Hire Indonesia di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pekerja workshop. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling untuk penentuan sampel apabila seluruh populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah 30 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan checklist observasi yang disebarkan kepada karyawan, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, nilai p = 0.599 (p>0.05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara budaya K3 dan penerapan K3 di perusahaan.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJAAN DI WORKSHOP PT. SINGLURUS PRATAMA Doludea, Asyer Clemen; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.719

Abstract

Melakukan kegiatan pengelasan mengharuskan pekerja untuk berada dalam posisi postur yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, memutar badan, atau berdiri dalam waktu lama. Postur kerja seperti ini berisiko menyebabkan keluhan muskulosceletal disorder (MSDs) yang dapat menurunkan produktivitas   dan mengancam keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja serta tingkat keluhan muskuloskeletal dan tingkat risiko postur pada pekerja welder di workshop PT. Singlurus Pratama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan MSDs, dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja. Informan penelitian terdiri dari lima pekerja welder yang diamati dan diwawancarai langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada bagian pinggang, punggung, leher, tangan, dan kaki. Berdasarkan skor REBA, postur kerja yang dilakukan termasuk dalam kategori risiko sedang hingga tinggi, yang  diperlukan tindakan dikemudian hari dan perlu segera dilakukan tindakan. Faktor utama penyebab risiko antara lain posisi membungkuk, memutar badan, serta frekuensi pekerjaan yang berulang dan dalam waktu lama. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada posisi kerja, edukasi tentang ergonomi, serta penataan ulang area kerja agar lebih ergonomis. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Singlurus Pratama.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI PT. BALIKPAPAN READY MIX SITE BATAKAN Aulidan, Muhammad Alif; Yuliana, Lina; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.739

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi sistem proteksi kebakaran aktif sebagai upaya preventif dan responsif terhadap potensi kebakaran di PT. Balikpapan Ready Mix Site Batakan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta checklist berbasis standar. Fokus penelitian tertuju pada kesesuaian penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem alarm kebakaran dengan regulasi nasional, yakni Permenaker No. 4 Tahun 1980, Permen PUPR No. 26/2008, SNI 03-3989-2000, ISO 11602-2, serta Form Pd-T-11-2005-C. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan APAR di lokasi telah memenuhi seluruh kriteria dengan tingkat kesesuaian 100%. Namun, fasilitas pelengkap seperti hydrant dan smoke detector belum tersedia, mengindikasikan adanya celah signifikan dalam sistem proteksi menyeluruh. Jalur evakuasi dan muster point sebagai bagian dari proteksi pasif telah sesuai dan berfungsi sebagai pelengkap mitigasi risiko. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pemenuhan sistem proteksi kebakaran secara menyeluruh guna meminimalkan risiko kerugian jiwa dan aset perusahaan. Temuan ini dapat menjadi acuan penguatan sistem keselamatan kerja di sektor konstruksi dan produksi beton.
HUBUNGAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Ocean, Aditra Ramadhan; Yuliana, Lina; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan pada divisi distribusi Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan. Beban Kerja yang tinggi, baik secara fisik maupun mental, berpotensi memengaruhi produktivitas, kualitas kerja, serta keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis korelasi spearman. Sampel berjumlah 49 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner beban kerja berdasarkan metode NASA-TLX dan kuesioner kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan mengalami beban kerja tinggi dan sangat tinggi, namun tetap menunjukkan kinerja tinggi. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara beban kerja dan kinerja karyawan dengan nilai koefisien korelasi 0,728 dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya, peningkatan beban kerja berbanding lurus dengan peningkatan kinerja karyawan dalam konteks penelitian ini.
Co-Authors Akbar, Muhammad Radyasa Alfajrin, Muhammad Aldi Pranata Amiricano, Baramega Ananta, Erwin Anila, Aan Ardansyah Ardhyaksa, Dhanar Augusto, Andhika Yoshua Aulidan, Muhammad Alif Baihaqi, Ali Bandaso, Agchel Randa Bot, Patrikson George Chandra, Adya Djayanti, Eka Riezky Dodi Suardi Doludea, Asyer Clemen Erniyati, Erniyati Fadillah, Muhammad Rizky Fajriyah, Zulfa Hifni Farhandi, Faisal Farras, Muhammad Anwar Fitri, Hana Eka Fitryani, Enung Frigia, Zelin Fuadi, Yan Gustina, Nida Nur Haerul, Haerul Hafidhillah, Muhammad Hana Eka Herlina Herlina Iin Pratama Sari Innani taqwaa, Namira Irawan, Fajar Dwi Iwan Zulfikar Iwan Zulfikar Jacob, Ricardo Bryan Kencanawati, Kania Dewi Komeyni Rusba Kurniawan, Nabilla Berliani Putri L.M Zainul , L.M Zainul Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Lisyanti, Dedeh Loreta, Yolanda Luqmantoro, Luqmantoro Marcelino, Rici Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Adam, Muhammad MUHAMMAD RIZAL Mulya, Widya mulya, widya - Mulyana, Wiwik N, Yanthi Rahmadani Noeryanto Noeryanto, Noeryanto Noryanto, Noryanto Nugroho, Marcelino Nur Falah Setyawati Nurjamin, Lucky Rahayu Nurlaila, Hera Ocean, Aditra Ramadhan Parhan, Agatha Patricia Permana, Rezaldi Purba , Fredrick Purwanti, Yani Putra, Luthfi Dyen Putri, Meylia Amanda Ratnawati, Risky Rayhani, Chantika Saputera, Dharma Sari, Selvia Indah Sholihah, Kiah Nur Siboro, Impol Sipahutar, Merry K Sipahutar, Merry Krisdawati Soni, Rovinus Irvus Sri Wahyuni Srikuncoro, Mohammad Kurnia Subaktiar, Arief Thoriq, Ahmad Qusnud Tias, Sekar Ramadhania Erwantining Toto Hermawan Yumna Faiq, Muhammad Yusmawati, Ima Zainal , M.Isradi Zainal, Muhammad Isradi Zainul, L. M. Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul Zainul, La Ode Muhammad Zainul, LM