Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN BUDAYA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA KEGIATAN OPERASIONAL WORKSHOP PT. COATES HIRE INDONESIA DI BALIKPAPAN Soni, Rovinus Irvus; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.716

Abstract

Aktivitas operasional workshop yang melibatkan berbagai aktivitas pemeliharaan, perbaikan, dan pengelasan yang memiliki tingkat risiko kerja yang relatif tinggi. Penerapan K3 menjadi aspek krusial dalam operasional perusahaan guna menjamin keselamatan pekerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman. Tujuan dari penerapan K3 tidak dapat dicapai secara optimal tanpa adanya budaya keselamatan yang kuat dan konsisten dalam lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan kerja pada kegiatan operasional workshop PT. Coates Hire Indonesia di Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pekerja workshop. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling untuk penentuan sampel apabila seluruh populasi digunakan sebagai sampel dengan jumlah 30 pekerja. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan checklist observasi yang disebarkan kepada karyawan, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi Square. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, nilai p = 0.599 (p>0.05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara budaya K3 dan penerapan K3 di perusahaan.
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PEKERJAAN DI WORKSHOP PT. SINGLURUS PRATAMA Doludea, Asyer Clemen; Yuliana, Lina; Zulfikar, Iwan
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.719

Abstract

Melakukan kegiatan pengelasan mengharuskan pekerja untuk berada dalam posisi postur yang tidak ergonomis, seperti membungkuk, memutar badan, atau berdiri dalam waktu lama. Postur kerja seperti ini berisiko menyebabkan keluhan muskulosceletal disorder (MSDs) yang dapat menurunkan produktivitas   dan mengancam keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis postur kerja serta tingkat keluhan muskuloskeletal dan tingkat risiko postur pada pekerja welder di workshop PT. Singlurus Pratama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui keluhan MSDs, dan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengevaluasi tingkat risiko postur kerja. Informan penelitian terdiri dari lima pekerja welder yang diamati dan diwawancarai langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja mengalami keluhan pada bagian pinggang, punggung, leher, tangan, dan kaki. Berdasarkan skor REBA, postur kerja yang dilakukan termasuk dalam kategori risiko sedang hingga tinggi, yang  diperlukan tindakan dikemudian hari dan perlu segera dilakukan tindakan. Faktor utama penyebab risiko antara lain posisi membungkuk, memutar badan, serta frekuensi pekerjaan yang berulang dan dalam waktu lama. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada posisi kerja, edukasi tentang ergonomi, serta penataan ulang area kerja agar lebih ergonomis. Hasil ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam peningkatan keselamatan dan kesehatan kerja di PT Singlurus Pratama.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN AKTIF DALAM UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN BAHAYA KEBAKARAN DI PT. BALIKPAPAN READY MIX SITE BATAKAN Aulidan, Muhammad Alif; Yuliana, Lina; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.739

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi implementasi sistem proteksi kebakaran aktif sebagai upaya preventif dan responsif terhadap potensi kebakaran di PT. Balikpapan Ready Mix Site Batakan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, serta checklist berbasis standar. Fokus penelitian tertuju pada kesesuaian penerapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan sistem alarm kebakaran dengan regulasi nasional, yakni Permenaker No. 4 Tahun 1980, Permen PUPR No. 26/2008, SNI 03-3989-2000, ISO 11602-2, serta Form Pd-T-11-2005-C. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan APAR di lokasi telah memenuhi seluruh kriteria dengan tingkat kesesuaian 100%. Namun, fasilitas pelengkap seperti hydrant dan smoke detector belum tersedia, mengindikasikan adanya celah signifikan dalam sistem proteksi menyeluruh. Jalur evakuasi dan muster point sebagai bagian dari proteksi pasif telah sesuai dan berfungsi sebagai pelengkap mitigasi risiko. Studi ini menggarisbawahi pentingnya pemenuhan sistem proteksi kebakaran secara menyeluruh guna meminimalkan risiko kerugian jiwa dan aset perusahaan. Temuan ini dapat menjadi acuan penguatan sistem keselamatan kerja di sektor konstruksi dan produksi beton.
HUBUNGAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA PADA KARYAWAN PERUSAHAAN UMUM DAERAH TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Ocean, Aditra Ramadhan; Yuliana, Lina; Mulya, Widya
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan kinerja karyawan pada divisi distribusi Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan. Beban Kerja yang tinggi, baik secara fisik maupun mental, berpotensi memengaruhi produktivitas, kualitas kerja, serta keselamatan dan kesehatan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan analisis korelasi spearman. Sampel berjumlah 49 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner beban kerja berdasarkan metode NASA-TLX dan kuesioner kinerja. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan mengalami beban kerja tinggi dan sangat tinggi, namun tetap menunjukkan kinerja tinggi. Uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara beban kerja dan kinerja karyawan dengan nilai koefisien korelasi 0,728 dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Artinya, peningkatan beban kerja berbanding lurus dengan peningkatan kinerja karyawan dalam konteks penelitian ini.
ANALISIS SAFETY BEHAVIOR DI WAREHOUSE PT. COSL INDO BALIKPAPAN Parhan, Agatha Patricia; Yuliana, Lina; Luqmantoro, Luqmantoro
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.750

Abstract

Perkembangan industri mendorong perusahaan untuk meningkatkan kualitas produk, namun seringkali mengabaikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dimana perilaku tidak aman (unsafe behavior) menjadi penyebab utama kecelakaan kerja. Di Warehouse PT. COSL INDO Balikpapan, penerapan Keselamatan Berbasis Perilaku atau Behavior Based Safety (BBS) masih terbatas pada safety morning briefing dan belum memiliki standar yang baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan safety behavior dan mengidentifikasi perilaku tidak aman pada pekerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan DOIT (Define, Observe, Intervene, Test) dari E. Scott Geller. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan lima pekerja yang terdiri dari empat operator lapangan dan satu mekanik spesialis peralatan. Hasil penelitian menunjukkan nilai Safe Behavior Index (SBI) pada aspek individu sebesar 71,42% (Cukup Aman), aspek perilaku 54,54% (Kurang Aman), dan aspek lingkungan 83,33% (Cukup Aman). Ditemukan bahwa penyebab utama perilaku tidak aman adalah faktor kenyamanan pribadi dan efisiensi waktu yang mengesampingkan prosedur keselamatan. Kesimpulannya, tingkat perilaku keselamatan di Warehouse PT. COSL INDO Balikpapan masih memerlukan intervensi segera, terutama pada aspek perilaku pekerja untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN UNSAFE ACTION PADA PEKERJA KONSTRUKSI PROYEK PEMBANGUNAN DI PT. JAYA MAKMUR RAYA Chandra, Adya; Yuliana, Lina; Zainul, L.M.
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.752

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komponen-komponen Theory of Planned Behavior (TPB), yang meliputi sikap, norma subjektif, dan persepsi kontrol perilaku, dengan frekuensi terjadinya tindakan tidak aman (unsafe action) di lingkungan kerja para pekerja konstruksi PT. Jaya Makmur Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan total 36 responden yang dipilih secara purposif. Proses pengumpulan data dilakukan melalui kombinasi metode kuesioner terstruktur dan observasi langsung di lapangan, sehingga informasi yang diperoleh lebih komprehensif. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji kekuatan hubungan antarvariabel. Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi negatif yang signifikan antara ketiga variabel TPB dengan unsafe action: sikap (rho -0,478, Sig. 0,003), norma subjektif (rho 0,406, Sig. 0,014), dan persepsi kontrol perilaku (rho -0,367, Sig. 0,028). Secara agregat, faktor-faktor TPB juga berkorelasi negatif signifikan (rho -0,411, Sig. 0,013). Implikasi dari temuan ini adalah bahwa peningkatan sikap positif pekerja terhadap keselamatan, penguatan tekanan sosial yang mendorong perilaku aman, serta peningkatan keyakinan terhadap kemampuan kontrol diri secara konsisten akan berkontribusi pada penurunan kecenderungan pekerja melakukan tindakan yang berisiko terhadap keselamatan.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP SAFE BEHAVIOR PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT. REKAYASA INDUSTRI Fuadi, Yan; Yuliana, Lina; Nugroho, Marcelino
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.753

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, terutama pada industri berisiko tinggi seperti pekerjaan fabrikasi.Tingginya angka kecelakaan akibat (Unsafe Behavior) menunjukkan bahwa penerapan sistem K3 harus mencakup pendekatan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara elemen-elemen Penerapan K3 yakni Kebijakan, Pelatihan, Pengawasan, Penggunaan Alat Pelindung Diri, dan Budaya K3 terhadap (Safe Behavior) di PT. Rekayasa Industri penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (Cross sectional). Data dikumpulkan dari 37 responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha ≥ 0,6). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05 dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel Penerapan K3 dengan Perilaku Aman pekerja. Nilai koefisien korelasi Spearman adalah: Kebijakan K3 r =( 0,728), p-value = (0,01), Pelatihan K3 r = (0,724), p -value=(0,01), Pengawasan r = (0,776), p -value =( 0,01), Penggunaan APD r = (0,675) p-value= (0,01), dan Budaya K3 r = (0,718) p-value=( 0,01). Secara keseluruhan, Penerapan K3 memiliki korelasi positif kuat dengan Safe Behavior (r = (0,800) p-value= (0,04), menunjukkan bahwa semakin baik penerapan K3, semakin tinggi tingkat perilaku aman yang ditunjukkan oleh pekerja.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA PADA PEKERJA DI PERUSAHAAN UMUM DAERAH TIRTA MANUNTUNG BALIKPAPAN Jacob, Ricardo Bryan; Yuliana, Lina; Rusba, Komeyni
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.784

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada pekerja Divisi Distribusi di Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan. Beban kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak pada produktivitas dan keselamatan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner beban kerja berdasarkan metode NASA-TLX dan kuesioner stres kerja berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Jumlah sampel sebanyak 49 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,719 dan signifikansi p = 0,000. Semakin tinggi beban kerja yang dirasakan pekerja, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi manajemen untuk melakukan perbaikan sistem kerja dan memperhatikan kesejahteraan karyawan.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP SAFE BEHAVIOR PADA PEKERJA FABRIKASI DI PT. REKAYASA INDUSTRI Fuadi, Yan; Yuliana, Lina; Nugroho, Marcelino
IDENTIFIKASI Vol 11 No 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i3.794

Abstract

Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja sangat krusial dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, terutama pada industri berisiko tinggi seperti pekerjaan fabrikasi.Tingginya angka kecelakaan akibat (Unsafe Behavior) menunjukkan bahwa penerapan sistem K3 harus mencakup pendekatan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara elemen-elemen Penerapan K3 yakni Kebijakan, Pelatihan, Pengawasan, Penggunaan Alat Pelindung Diri, dan Budaya K3 terhadap (Safe Behavior) di PT. Rekayasa Industri penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan (Cross sectional). Data dikumpulkan dari 37 responden menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha ≥ 0,6). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05 dan interval kepercayaan 95%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara masing-masing variabel Penerapan K3 dengan Perilaku Aman pekerja. Nilai koefisien korelasi Spearman adalah: Kebijakan K3 r = (0,728), p-value = (0,01), Pelatihan K3 r = (0,724), p -value= (0,01), Pengawasan r = (0,776), p -value = (0,01), Penggunaan APD r = (0,675) p-value= (0,01), dan Budaya K3 r = (0,718) p-value= (0,01). Secara keseluruhan, Penerapan K3 memiliki korelasi positif kuat dengan Safe Behavior (r = (0,800) p-value= (0,04), menunjukkan bahwa semakin baik penerapan K3, semakin tinggi tingkat perilaku aman yang ditunjukkan oleh pekerja.
PENGARUH PERSEPSI PEKERJA TERHADAP BUDAYA K3 DAN KINERJA PT MULIAWAN PUTRA Yuliana, Lina; Zainul, La Ode Muhammad; Sari, Selvia Indah
IDENTIFIKASI Vol 11 No 4 (2025): November 2025
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v11i4.800

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pekerja terhadap budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta kinerja karyawan di PT Muliawan Putra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner tertutup. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan proyek renovasi sebanyak 40 orang, yang dijadikan sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi kerja terhadap budaya K3 (sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 92,1%, dan pengaruh signifikan antara persepsi kerja terhadap kinerja karyawan (sig. = 0,000) dengan kontribusi sebesar 62,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi yang positif terhadap lingkungan kerja berperan penting dalam membentuk budaya keselamatan dan meningkatkan kinerja karyawan.
Co-Authors . Apriansyah Akbar, Muhammad Radyasa Alfajrin, Muhammad Aldi Pranata Alkautsar, Muslim Amiricano, Baramega Ananta, Erwin Anila, Aan Ardansyah, Ardansyah Ardhyaksa, Dhanar Augusto, Andhika Yoshua Aulidan, Muhammad Alif Bandaso, Agchel Randa Bot, Patrikson George Chandra, Adya Dodi Suardi Doludea, Asyer Clemen Erniyati, Erniyati Fadillah, Muhammad Rizky Farhandi, Faisal Farras, Muhammad Anwar Faza, Hesel Ananta Hasya Fitri, Hana Eka Fitryani, Enung Fuadi, Yan Gustina, Nida Nur Haerul, Haerul Hana Eka Herlina Herlina Iin Pratama Sari Innani taqwaa, Namira Irawan, Fajar Dwi Iwan Zulfikar Jacob, Ricardo Bryan Kencanawati, Kania Dewi Komeyni Rusba Kristiandi, Mario Kurniawan, Nabilla Berliani Putri L.M Zainul , L.M Zainul Liku, James Evert A. Liku, James Evert Adolf Lisyanti, Dedeh Luqmantoro, Luqmantoro Marcelino, Rici Muhamad Ramdan, Muhamad Muhammad Adam, Muhammad MUHAMMAD RIZAL Mulya, Widya mulya, widya - Mulyana, Wiwik Munirah, Yoyoh Musringudin, Musringudin N, Yanthi Rahmadani Noeryanto Noeryanto, Noeryanto Nugroho, Marcelino Nur Falah Setyawati Nurhidayah, Wiwi Nurjamin, Lucky Rahayu nurlaela, lina Nurlaila, Hera Ocean, Aditra Ramadhan Parhan, Agatha Patricia Permana, Rezaldi Purba , Fredrick Purwanti, Yani Putra, Rifqi Gandhie Pratama Husni Ratnawati, Risky Rayhani, Chantika Saputera, Dharma Sari, Selvia Indah Sholihah, Kiah Nur Siboro, Impol Sipahutar, Merry K Sipahutar, Merry Krisdawati Soni, Rovinus Irvus Sri Wahyuni Srikuncoro, Mohammad Kurnia Subaktiar, Arief Thoriq, Ahmad Qusnud Toto Hermawan Warsiyati, Titi Yumna Faiq, Muhammad Yusmawati, Ima Zainal , M.Isradi Zainal, Muhammad Isradi Zainul, L. M. Zainul, L.M. Zainul, L.M. Zainul Zainul, La Ode Muhammad Zainul, LM Zulaiha, Neneng Siti