Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Pemberian Terapi Murottal Al-Quran terhadap Kecemasan pada Ibu Hamil Primigravida Trimester III di Sendangmulyo RW 25 Dewi, Alfina Rahmawati; Rejeki, Sri; Machmudah, Machmudah
Ners Muda Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/nm.v6i3.17551

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan kondisi psikologis yang dapat berdampak negatif pada kesehatan ibu dan janin. Intervensi non- farmakologis, seperti murottal Al-Qur'an, berpotensi memberikan efek terapeutik dalam menurunkan kecemasan. Studi kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas murottal Al-Qur'an dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Studi kasus dilakukan di RW 25 Sendangmulyo dengan tiga subjek studi yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan selama tujuh hari berturut-turut, dengan durasi 30 menit per sesi pada pagi hari, menggunakan murottal Surat Maryam. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) sebelum dan sesudah intervensi pada setiap pertemuan.Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan dalam skor kecemasan pada seluruh subjek studi. Subjek yang awalnya mengalami kecemasan berat (skor ≥41) mengalami penurunan bertahap hingga mencapai kategori kecemasan ringan (21–26) atau tidak cemas (≤20) pada hari terakhir intervensi. Penurunan ini mengindikasikan bahwa murottal Al- Qur'an memberikan efek relaksasi dan stabilisasi emosi, yang berkontribusi dalam mengurangi kecemasan selama kehamilan. Intervensi murottal Al- Qur'an terbukti efektif sebagai strategi non-farmakologis untuk menurunkan kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester III. Studi ini mendukung penerapan murottal sebagai pendekatan yang sederhana, aman, dan berbasis spiritual dalam pengelolaan kecemasan perinatal.
Efektivitas Aplikasi Mobile Berbasis Android Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Pada Ibu Menyusui : Systematic Review Asmi, Asmi; Machmudah, Machmudah; Rejeki, Sri; Armiyati, Yunie Armiyati4; Vranada, Aric
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55140

Abstract

Keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Rendahnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan laktasi, serta keterbatasan akses edukasi menjadi faktor utama kegagalan menyusui. Perkembangan teknologi kesehatan digital, khususnya aplikasi berbasis Android ASIApp, menawarkan solusi inovatif dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan ibu menyusui. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan aplikasi berbasis Android, khususnya ASIApp, terhadap keberhasilan pemberian ASI pada ibu menyusui. Metode penelitian menggunakan systematic review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest dengan rentang publikasi lima tahun terakhir (2020–2025). Kata kunci yang digunakan adalah “Breastfeeding Application ”AND“Mobile Health”AND“Android-Based Application” ,AND “Exclusive Breastfeeding”AND“Lactation Education”. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu, sikap menyusui, keterampilan teknik menyusui, serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Aplikasi yang dilengkapi fitur edukasi, pengingat, monitoring menyusui, dan konsultasi terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional. Disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ASIApp berpotensi meningkatkan keberhasilan pemberian ASI dan layak dikembangkan sebagai intervensi promosi kesehatan ibu dan anak berbasis digital.
Praktik Budaya Dalam Menyusui: Tinjauan Literatur Naratif Berbasis Prisma Adriani, Sri; Machmudah, Machmudah; Rejeki, Sri; Pohan, Vivi Yosafianti; Astuti, Rahayu
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55451

Abstract

Praktik menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya, sosial, dan keluarga, yang dapat memengaruhi keberlanjutan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Pemahaman terhadap praktik budaya menyusui penting untuk mendukung intervensi yang efektif dalam promosi ASI. Tujuan untuk menyajikan gambaran komprehensif dan sintesis konseptual terkait praktik budaya dalam menyusui berdasarkan literatur ilmiah terkini periode 2021–2025. Metode desain Literature Review naratif dengan pendekatan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan strategi kombinasi kata kunci yang mencakup “breastfeeding” OR “exclusive breastfeeding” AND “cultural practices” OR “sociocultural factors”. Proses seleksi studi mengikuti pendekatan PRISMA versi naratif. Kriteria inklusi meliputi artikel peer-reviewed, tahun publikasi 2021–2025, teks lengkap, bahasa Inggris atau Indonesia, serta fokus pada praktik menyusui dan pengaruh budaya. Dari 1.410 artikel awal, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Mayoritas studi menggunakan pendekatan kualitatif dan mixed-method, dengan konteks penelitian di Indonesia (Sumba, Sumatera, Riau, Jawa, NTT, Nias) dan negara lain seperti Ghana. Kualitas metodologi dan risiko bias dinilai menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP), sedangkan data dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi tiga kelompok tema utama: (1) praktik perawatan payudara dan penggunaan herbal tradisional, termasuk pijat payudara, konsumsi jamu, serta pantangan makanan; (2) norma dan kepercayaan sosial-budaya, seperti pemberian makanan prelakteal, persepsi tentang kolostrum, dan konstruksi sosial mengenai kesehatan bayi; serta (3) peran keluarga dan komunitas, khususnya pengaruh nenek, ibu mertua, tokoh agama, serta tenaga kesehatan dalam pengambilan keputusan menyusui. Faktor norma dan nilai budaya terbukti menjadi determinan penting praktik ASI eksklusif, baik sebagai pendukung maupun penghambat. Kesimpulan praktik budaya memainkan peran penting dalam keberlanjutan ASI eksklusif. Promosi ASI yang efektif perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya, keyakinan, dan dukungan sosial di komunitas.
Analysis of the Level of Knowledge about Pedophilia in School Children Dhamanik, Reina; Khayati, Nikmatul; Machmudah, Machmudah
Media Keperawatan Indonesia Vol 9, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/mki.9.1.2026.52-58

Abstract

Sexual misconduct has existed since long ago, and every year millions of children are exposed to various forms of abuse. Pedophilia among children in Demak has become a phenomenon that must be handled properly between perpetrators and victims. Pedophilia among children: Incidents of child pedophilia will disrupt the balance of children's thought processes in the future regarding the concept of sexuality. Pedophilia and child sexual abuse require in-depth scientific knowledge to improve prevention strategies in society. The purpose of this study is to analyze the level of knowledge about pedophilia among school children in the Demak region of Indonesia. The research method used descriptive analysis with the CKAQ questionnaire, including children's knowledge related to pedophilia and sexual deviance, with a sample of 196 children with an average age of 10-11 years. The results of the study show that there are still students who lack understanding about pedophilia in the low to moderate range. The conclusion of the study shows that the level of knowledge among schoolchildren regarding pedophilia still needs to be improved through regular education on the importance of knowing and maintaining reproductive health and understanding the correct concept of sexuality.