Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Seksual Remaja Pada Siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh Idawati, Cut Rita; Arbi, Anwar; Liana, Intan
NASUWAKES: Jurnal Kesehatan Ilmiah Vol. 13 No. 2 (2020): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Banda Aceh tentang perubahan perilaku seksual pada remaja dari tahun 2015 - 2019 sebanyak 62 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seksual remaja pada siswa SMA Negeri 2 Banda Aceh Tahun 2020. Desain penelitian ini Cross Sectional dengan jumlah 74 responden. Penelitian dilakukan dari tanggal 29 Februari s/d 02 Maret tahun 2020. Analisis data menggunakan software pengolah data dengan uji statistic Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku seksual 81,1% beresiko, pengetahuan 55,4% kurang baik, media cetak dan elektronik 95,9% tidak ada, teman sebaya 94,6% tidak berpengaruh, orang tua 95,9% tidak berperan, guru 93,2% tidak berperan. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,294) dengan perilaku seksual remaja, ada hubungan antara pengaruh media cetak dan elektronik (p-value=0,031) dengan perilaku seksual remaja, tidak ada hubungan antara pengaruh teman sebaya (p-value=0,321) dengan perilaku seksual remaja, ada hubungan antara peran orang tua (p-value=0,031) dengan perilaku seksual remaja, ada hubungan antara peran guru (p-value=0,015) dengan perilaku seksual remaja. Maka dapat direkomendasikan kepada pimpinan sekolah agar dapat memberikan sosialisasi tentang perilaku seksual beresiko dan bahaya paparan pornografi, ada kerja sama sekolah dengan orang tua untuk mencegah perilaku seksual beresiko melalui pola asuh orang tua, dan nilai-nilai keagamaan
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan komplikasi pasien diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif Ibrahim, Aisha Humaira; Fahdhienie, Farrah; Arbi, Anwar
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v5i2.1655

Abstract

Latar Belakang: Perilaku pencegahan komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2 sangat penting, karena DM termasuk dalam 10 penyebab kematian utama di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan komplikasi pasien DM Tipe 2 Pada Usia Produktif di Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar Tahun 2024Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi merupakan pasien DM Tipe 2 usia produktif (15-59 tahun). Sampel ditentukan dengan rumus slovin dan diperoleh 92 orang, menggunakan accidental sampling. Analisis data yang dilakukan meliputi analisis univariat, bivariat, dan multivariat.Hasil: Hasil bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara akses layanan kesehatan (p=0,021<0,05), sikap (p=0,018<0,05), motivasi (p=0,029<0,05), literasi kesehatan (p=0,048<0,05) dan dukungan keluarga (p=0,035<0,05) dengan perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II. Hasil analisis multivariat diperoleh bahwa faktor yang paling mempengaruhi perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II adalah motivasi (p=0,032<0,05 dan OR= 2,932).Kesimpulan: akses layanan kesehatan, sikap, motivasi, literasi kesehatan dan dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku pencegahan komplikasi DM Tipe II. Selanjutnya peneliti mengharapkan adanya program edukasi dan mengajak keterlibatan keluarga dalam pengelolaan diabetes untuk mendukung pasien secara efektif
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Manggeng Kabupaten Aceh Barat Daya Tahun 2024 Jafrida, Maulisa; Arbi, Anwar; A'yun, Qurrata
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan perubahan konsistensi feses menjadi lembek hingga cair dengan frekuensi lebih dari tiga kali dalam sehari. Data Puskesmas Manggeng menunjukkan jumlah kasus diare tertinggi di Kabupaten Aceh Barat Daya pada tahun 2024, yaitu sebanyak 171 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Manggeng. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan desain case control. Populasi adalah seluruh ibu yang memiliki balita sebanyak 171 orang, dengan sampel 64 balita terdiri dari 32 kasus dan 32 kontrol. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 04–15 Maret 2024 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang baik (68,75%), tidak memberikan ASI eksklusif (67,74%), tidak melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (64,71%), serta memberikan susu formula (32,43%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan ibu (p=0,003), riwayat ASI eksklusif (p=0,006), perilaku hidup bersih dan sehat (p=0,012), serta pemberian susu formula (p=0,001) dengan kejadian diare pada balita. Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu, riwayat ASI eksklusif, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemberian susu formula berhubungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Manggeng.
Edukasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak dan Sanitasi Lingkungan Dalam Konteks GERMAS di Gampong Ilie Ulee Kareng Banda Aceh Mairani, Tiara; Agustina, Agustina; Arbi, Anwar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Vol 6, No 2 (2023): Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstormin
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/japhb.v6i2.4144

Abstract

Masyarakat merupakan kelompok individu yang saling berinteraksi menjalani kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan. Sumber daya manusia unggul tidak tercipta dalam satu waktu saja, akan tetapi melalui proses panjang yang berkesinambungan antar waktu. Kondisi lingkungan yang tidak sehat dan bersih juga menimbulkan masalah kesehatan yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Sanitasi yang buruk juga berkontribusi pada beberapa penyakit tropis yang terabaikan, serta hasil buruk yang lebih luas seperti kurang gizi. Sanitasi yang dikelola dengan aman diakui sebagai prioritas utama dalam meningkatkan kesehatan, gizi, dan produktivitas masyarakat, dan merupakan target eksplisit serta tujuan (SDG) ke- 6 memerlukan strategi yang lebih dekat untuk menjangkau anak-anak dan keluarga Indonesia yang paling miskin dengan menyediakan akses yang lebih mudah untuk memperoleh pasokan air, sanitasi dan kebersihan (WASH) yang dikelola dengan aman. Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang dan sanitasi lingkungan dalam konteks GERMAS, maka melalui pemberian edukasi sangat penting dilakukan. Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan secara tatap muka dengan tetap memperhatikan prokes, melalui metode ceramah, Stimulasi, edukasi anak-anak PAUD terkait lingkungan bersih dan sehat. Diperoleh pemahaman yang baik dari masyarakat terdapat edukasi yang telah diberikan
HUBUNGAN GAYA HIDUP (LIFESTYLE) DAN STRES TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI PADA LAKI-LAKI USIA 45-54 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Dinar Salma Putri Utami; Dilla, Tahara; Arbi, Anwar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.23801

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah sistolik > 140 mmHg dan tekanan darah diastolic > 90 mmHg. Usia 45-54 tahun merupakan kelompok pra lansia dengan vaskularisasi pembuluh darah akan menurun seiring bertambahnya usia maka resiko terkena hipertensi semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan stres terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki usia 45-54 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2023. Metode penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah 86 responden yang terdiri dari 43 kasus dan 43 kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 14 Desember 2023 sampai 8 januari 2024. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan program computer SPSS 25. Berdasarkan hasil univariat responden yang memiliki aktivitas ringan 51,2,%, merokok 60,5%, pola makan kurang 53,5%, dan stres sangat berat sebesar 2,3 %. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan aktivitas fisik  (p = 0,447, OR = 0,843), pola makan (p = 0,272, OR = 0,616)  dengan kejadian hipertensi dan ada hubungan perilaku merokok (p = 0,001,OR = 4,449), dan stres (p = 0,001, OR = 3,550) terhadap kejadian hipertensi pada laki-laki usia 45-54 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Ulee Kareng Kota Banda Aceh Tahun 2023.Hasil penelitian menunjukkan bahwa merokok dan stres merupakan salah satu faktor utama yang dapat meningkatkan hipertensi.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK DI PAUD IBNU AZZHAB KAMPUNG PADANG KECAMATAN KLUET TENGAH KABUPATEN ACEH SELATAN Firayanti, Lusi; Arbi, Anwar; Arlianti, Nopa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.23925

Abstract

Perkembangan motorik halus adalah proses yang sejalan dengan bertambahnya usia secara bertahap dan berkesinambungan, dimana gerakan individu meningkat dari keadaan sederhana, tidak terorganisir, dan tidak terampil, kearah penguasaan keterampilan motorik yang kompleks dan terorganisir dengan baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan dengan perkembangan motorik halus anak di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tengah Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-4 tahun di PAUD Ibnu Azzhab Kampung Padang Kecamatan Kluet Tenggah Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 33 Anak. Hasil penelitiananak yang memiliki motorik halus kurang baik sebesar 21,2% pendidikan dasar ibu 9,1%, pendapatan keluarga rendah 69,7%, pengetahuan ibu kurang baik sebesar 21,2%, status gizi pendek sebesar 42,4%, pemberian stimulasi kurang baik 33,3%. Ada hubungan antara pendidikan ibu (p value 0,037), pendapatan keluarga (p value 0,057,) pengetahuan ibu (p value 0,002), status gizi (p value 0,101),pemberian stimulasi dengan nilai (p value 0,027) dengan motorik halus anak. Pentingnya upaya guru dalam menumbuhkan motorik halus anak menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus kurang masih ada yang memerlukan bantuan guru dengan kegiatan menggunting, mewarnai, menulis dan sebagainya. Ibu lebih memperhatikan status gizi dan pemberian stimulasi kepada anak untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISPEPSIA PADA PASIEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH TAHUN 2023 Aprilia, Sela; Arbi, Anwar; Andria, Dedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.24196

Abstract

Dispepsia merupakan penyakit yang sangat mengganggu aktivitas dan bila tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal. Jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Batoh tahun 2023 sebanyak 15.683 pasien. Dengan angka kejadian dispepsia sebanyak 1.021 pada tahun 2023. Tujuan Penelitian untuk mengetahui fakto-faktor yang berhubungan dengan kejadian dispepsia pada pasien di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2023. Metode penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan case control. Populasi seluruh pasien yang mengalami dispepsia berjumlah 875 orang. Pengambilan  sampel  secara  propotional  sampling  dengan  menggunakan rumus  Slovin,  diperoleh sampel sebanyak 180 orang, dengan 90 kasus (case) dan 90 kontrol (control). Pengumpulan data dari tanggal 11-20 Februari 2023 dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian terdapat 50% responden yang mengalami dispepsia, 46.7% responden yang berpengetahuan baik, 44.4% pola makan baik, 52.8% mengalami stres, 53.9% mengkonsumsi kafein dan 47.2% responden dengan aktivitas fisik rendah. Hasil bivariat ada hubungan pengetahuan p value = 0.017, pola makan p value = 0.001, stress p value = 0.011, konsumsi kafein p value = 0.004 aktivitas fisik p value = 0.014 dengan kejadian dispepsia di wilayah kerja Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh tahun 2023. Diharapkan kepada pihak petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Batoh agar dapat memberikan penyuluhan kepada para responden mengenai penyebab dispepsia,  cara  menangani  dispepsia  serta  dampak  yang  akan  ditumbulkan  dari  dispepsia  agar responden dapat memahami mengenai dispepsia.
FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KUNJUNGAN PASIEN PROLANIS OLEH PESERTA PENERIMA BANTUAN IURAN (PBI) DI PUSKESMAS BATOH KOTA BANDA ACEH TAHUN 2024 : Hafiza, Fitri Yanur; Arbi, Anwar; Hasnur, Hanifah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28852

Abstract

Program Pengelolaan Penyakit Kronis atau yang di singkat Prolanis merupakan sebuah metode ataupun sistem pelayanan kesehatan dengan pendekatan pro-aktif yang di laksanakan secara terintegrasi dan melibatkan peserta di antaranya fasilitas kesehatan dan BPJS kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta bpjs kesehatan yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif/efisien. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi peserta prolanis Kesehatan kelas III golongan Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Puskesmas Batoh Kota Banda Aceh Tahun 2022 berjumlah 60 orang. Sampel jumlah keseluruhan populasi peserta prolanis. Penelitian ini dilaksanakan pada 28 – 31 Desember 2023 dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan angket. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square melalui SPSS. Hasil analisis univariat menunjukan 35,0% pelayanan kunjungan prolanis kurang dimanfaatkan, 41,7% pengetahuan kurang baik, 40% dukungan keluarga tidak ada, 28,3% fasilitas kesehatan kurang baik, 45% sikap petugas kesehatan negatif. Hasil analisis bivariat ada hubungan antara pengetahuan (p- value=0,000), dukungan keluarga (p-velue=0,002), fasilitas kesehatan (p-velue= 0,003), sikap petugas kesehatan (p-velue=0,002) dengan pemanfaatan pelayanan kunjungan pasien prolanis oleh peserta PBI di Puskesmas Batoh Kota Banda 2023
FAKTOR HUBUNGAN KEBERADAAN JENTIK NYAMUK AEDES AEGYPTI DI PUSKESMAS MEUKEK ACEH SELATAN Annisa Farma, Auliya; Arbi, Anwar; Ramadhaniah, Ramadhaniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.28861

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigit enyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Haemorhagic Fever (DHF) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae yang dapat ditularkan melalui gigitan yamuk Aedes Aegypti yang terinfeksi virus Dengue ke manusia. Penyakit DBD dapat menyerang semua orang dan bisa mengakibatkan kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 6.478 KK. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dan diperoleh sampel sebanyak 100 responden dengan menggunakan teknik proportional sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 08-20 Desember 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan menggunakan kuesioner dan lembaran ceklist. Analisis data univariat dan bivariat uji chi-square menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 38,0% ada keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti, 58,0% tidak ada pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 57,0% pengetahuan kurang baik, 71,0% sikap negatif, dan 66,0% tidak ada peran jumantik. Hasil uji statistik ada hubungan antara pemberantasan sarang nyamuk (PSN) (p-value 0,001), pengetahuan (p-value 0,002). Sedangkan tidak ada hubungan sikap (p-value 0,071), peran jumantik (p-value 0,0366) dengan keberadaan jentik nyamuk Aedes Aegypti di wilayah kerja Puskesmas Meukek Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Disarankan kepada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Meukek agar selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin, mencegah terjadinya genangan air, membersihkan isi rumah secara rutin, melakukan 3M (menutup, mengubur, menguras) dan membakar sampah agar terhindar dari perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN RHINITIS ALERGI PADA ANAK USIA 5-11 TAHUN DI WILAYAH KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) PUSKESMAS MEURAXA BANDA ACEH TAHUN 2023 Lisma, Wirna; Arbi, Anwar; Andria, Dedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.29567

Abstract

Rhinitis alergi adalah kondisi peradangan pada mukosa hidung yang dipicu oleh paparan alergen. Berdasarkan data yang di peroleh dari Puskesmas Meuraxa Banda Aceh terjadi peningkatan pada tahun 2021 terdapat 230 kasus Rhinitis alergi, pada tahun 2022 terdapat 875 kasus Rhinitis alergi sedangkan pada tahun 2023 terdapat 930. Permasalahan dalam penelitian yaitu didaerah Meuraxa Banda Aceh kasus Rhinitis alergi yang paling rentan adalah anak-anak karena sistem kekebalannya masih melemah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis faktor risiko kejadian Rhinitis alergi pada anak usia 5-11 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Meuraxa Banda Aceh Tahun 2023. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan desain case control. Sampel dalam penelitian sebanyak 96 responden yang terdiri kasus 48 dan kontrol 48 dengan menggunakan perbandingan 1:1. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 27 Desember 2023 - 9 Januari 2024. Analisis data menggunakan uji statistic chi-square dengan prorgram komputer SPSS 25. Hasil analisis univariat menunjukkan anak  yang mengalami Rhinitis alergi  (50%), kelembapan yang tidak memenuhi syarat  (70,8%), ada riwayat asma (85,4%), ada kepemilikan hewan peliharaan (64,6%), dan ada riwayat keluarga (83,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara kelembapan (p-value = 0,001, OR = 0,048), riwayat asma (p-value = 0,001, OR = 29,286), kepemilikan hewan peliharaan (p-value = 0,001, OR = 4,429), dan riwayat keluarga (p-value = 0,001, OR = 29,286) dengan kejadian Rhinitis alergi pada anak usia 5-11 tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Meuraxa Banda Aceh tahun 2023. Kesimpulan adalah kelembapan, riwayat asma, kepemilikan hewan peliharaan, dan riwayat keluarga menjadi faktor terjadinya penyakit Rhinitis alergi pada anak usia 5-11 tahun.