Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengembangan Komik Berbasis Cerita Rakyat Bima Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Peserta Didik Kelas IV SDN Gugus 4 Kecamatan Kilo Nuraihan; Zain, Moh. Irawan; Novitasari, Setiani
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i3.1238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan komik berbasis cerita rakyat Bima dan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan dari penggunaan komik berbasis cerita rakyat Bima untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca peserta didik kelas IV di SDN Gugus 4 Kecamatan Kilo yaitu SDN 05 Kilo dan SDN 13 Kilo. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan 93,75% dari ahli media dan materi, 91,25% dari ahli bahasa, yang semuanya dalam kategori sangat valid. Selain itu, komik ini juga dinyatakan sangat praktis dengan presentase 95% dari respon siswa pada uji coba kelompok kecil (8 siswa) dan 92,5% pada uji coba kelompok besar (14 siswa). Efektivitas penggunaan komik terbukti dengan nilai hasil uji t yaitu sig. (2-tailed) yaitu 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan komik berbasis cerita rakyat Bima dapat meningkatkan kemampuan literasi membaca peserta didik kelas IV  SDN Gugus 4 Kecamatan kilo.
HAMBATAN SISWA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN LITERASI DI SEKOLAH DASAR KAB. LOMBOK TENGAH SELAMA MASA PANDEMI Oktaviyanti, Itsna; Nurhasanah, Nurhasanah; Novitasari, Setiani; Setiawan, Heri
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 11, No 2 (2021): Malih Peddas, Volume 11, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v11i2.9581

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hambatan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran literasi di Sekolah Dasar Kabupaten Lombok Tengah selama masa pandemi. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga September 2021 di empat sekolag diantaranya SD N Tanak Embang, SD N Ngolang, SD N 2 Darek dan MI Nurul INW Pesantek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan analisis kualitatif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Teknik keabsahan data berupa triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalamai hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran literasi di sekolah dasar di Lombok Tengah pada masa pandemi. Hambatan tersebut diantaranya fasilitas Pendidikan yang kurang memadai, media pembelajaran yang belum tercukupi,  sumber belajar yang masih terbatas, waktu pembelajaran yang kurang, suasana pembelajaran yang kurang mendukung, motivasi belajar siswa yang rendah dan ketidakmampuan siswa menyediakan alat tulis. Hambatan tersebut dirasakan siswa selama pembelajaran literasi pada masa pandemi, salah satu penyebabnya adalah pendekatan pembelajaran yang dipilih yaitu BDR (Belajar Dari Rumah).
Pengembangan Media Pembelajaran Congklak Pada Materi FPB dan KPK Siswa Kelas V SDN 3 Terong Tawah Alamsyah, Ahmad; Kemala Dewi, Nurul; Novitasari, Setiani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4122

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran dalam proses pembelajaran matematika, khususnya materi Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK), di kelas V SDN 3 Terong Tawah menyebabkan rendahnya interaksi dan keterbatasan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kevalidan dan kepraktisan media pembelajaran Congklak pada materi FPB dan KPK bagi siswa kelas V SDN 3 Terong Tawah. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Development, dan Disseminate). Subjek penelitian adalah 15 siswa kelas V SDN 3 Terong Tawah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket validasi ahli serta respons guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran Congklak sangat layak dan praktis untuk digunakan. Hasil validasi ahli memperoleh persentase kelayakan 95% (ahli media) dan 95% (ahli materi), keduanya dalam kategori "Sangat Layak". Sementara itu, hasil praktikalitas menunjukkan persentase 87.5% (respons guru) dan 90.91% (respons peserta didik), keduanya dikategorikan "Sangat Praktis". Kesimpulan dari temuan ini adalah media pembelajaran Congklak efektif menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan kontekstual, sehingga meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa dalam memahami konsep FPB dan KPK. Media ini direkomendasikan sebagai sumber belajar yang efektif untuk diterapkan lebih luas.
Pelatihan Penyusunan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di SDN 36 Cakranegara Novitasari, Setiani; Angga, Prayogi Dwina; Wardani, Ketut Sri Kusuma; Nurmawanti, Iva; Nurwahidah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8221

Abstract

The aim of the Merdeka Curriculum is to strengthen the achievement of the Pancasila Student Profile. The Pancasila Student Profile was developed to create democratic, superior, and productive Indonesian citizens in the 21st century. So that students are expected to be able to participate in sustainable global development and be resilient in facing various challenges during the Industrial Revolution 4.0. Teachers as educators and facilitators are expected to be able to implement the Project for Strengthening the Pancasila Student Profile in the Independent Curriculum for students. The implementation of this new curriculum makes it difficult for teachers at SDN 36 Cakranegara, especially in implementing it in the learning process. One of the difficulties is that teachers lack information regarding the preparation of projects to optimally strengthen the profile of Pancasila students. So training is needed to prepare projects to strengthen the profile of Pancasila students. The implementation of the training went well, and the teachers were very enthusiastic about participating in the activities. Several questions were asked by the teacher, including regarding the differences between the project to strengthen the Pancasila student profile and the project learning model, how to determine the project and realize it. The results of the training showed that teachers obtained information and understood the preparation of the project to strengthen the profile of Pancasila students to support the implementation of the Independent Curriculum in schools.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPS KELAS 5 SDN 3 TAMAN AYU TAHUN 2023/2024 Larasaty, Aulia; Nurhasanah; Novitasari, Setiani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.18078

Abstract

This research aims to determine the influence of the Numbered Head Together Learning Model on the Critical Thinking Ability of Class V Social Sciences at SDN 3 Taman Ayu. This type of research uses quantitative research with experimental methods. The data collection method is in the form of pretest and posttest test questions. Based on the research results, it was obtained that the t_count ≥ t_table (9,767 ≥ 1,685) and sig.2 tailed ≤ 0.05 (0.001 ≤ 0.05) then the alternative hypothesis (Ha) was accepted and the null hypothesis (H0) was rejected. The effect size test results obtained were 3,088 in the large category. It can be concluded that there is a significant influence of the Numbered Head Together learning model on the critical thinking abilities of class V students at SDN 3 Taman Ayu with a percentage increase in the results of social studies critical thinking abilities of students who are above the KKM by 70%.
The Implementation of Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila through The Sasak Heritage Collage Activity in Elementary Schools Nurwahidah, Nurwahidah; Novitasari, Setiani; Nurmawanti, Iva; Wardani, Ketut Sri Kusuma; Angga, Prayogi Dwina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.6330

Abstract

This study aimed to determine the practicality of implementing the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila through the Sasak Heritage Collage activity in elementary schools. The research was conducted in SD Negeri 36 Cakranegara during the odd semester of the 2023/2024 academic year, with data collected from one teacher and 22 students. Descriptive quantitative analysis was performed on the data using implementation sheets, as well as teacher and student response questionnaires. The research findings indicated that: (1) The implementation of Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila through the Sasak Heritage Collage activity was successful in each of the following activities: a) activities investigating Sasambo cultural diversity such as language, traditional houses, and traditional clothing, with an implementation percentage of 84.72%; b) activities investigating Sasambo cultural diversity such as traditional cuisine and dance, with an implementation percentage of 88.89%; c) Sasak heritage collage activity, with an implementation percentage of 100%; and d) presentation activities resulting from Sasak cultural collages, with an implementation percentage of 75.56%. (2) The practicality of implementing the Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila through the Sasak Heritage Collage activity was deemed very practical, with a practicality percentage of 93.75% for teachers and 87.61% for students
Analisis Kesulitan Menulis Kalimat Majemuk Berkonjungsi pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SDN 11 Cakranegara Suardani, Ida Ayu Karmeita; Saputra, Heri Hadi; Novitasari, Setiani
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4i2.3605

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas V SDN 11 Cakranegara dalam menulis kalimat majemuk berkonjungsi serta menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi serta analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Jumlah siswa 28 yang terdiri dari 16 laki-laki dan 12 perempuan, terdapat 8 orang siswa yang mengalami kesulitan dalam membedakan kalimat tunggal dan kalimat majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan siswa meliputi: menulis kalimat majemuk berkonjungsi (28,6%), membedakan kalimat tunggal dan majemuk (21,4%), menentukan jenis kalimat majemuk (25%), dan menggunakan konjungsi secara tepat (32,1%). Strategi guru yang diterapkan untuk mengatasi kesulitan tersebut antara lain: guru memberikan contoh berbagai bentuk kalimat majemuk, baik setara maupun bertingkat, agar siswa memahami perbedaannya secara konkret. Penggunaan media kartu kata membantu siswa menyusun kata menjadi kalimat yang benar dengan cara yang menarik dan interaktif. Kegiatan latihan berkelompok dilakukan untuk menumbuhkan kerja sama, diskusi, dan saling membantu antar siswa dalam memahami materi. Guru memberikan umpan balik langsung saat siswa melakukan kesalahan agar mereka dapat segera memperbaikinya. Kerja sama dengan orang tua diperlukan untuk mendukung pembelajaran di rumah sehingga proses belajar siswa menjadi berkelanjutan antara sekolah dan lingkungan keluarga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa sebagian siswa kelas V SDN 11 Cakranegara masih mengalami kesulitan menulis kalimat majemuk berkonjungsi, namun penerapan strategi pembelajaran yang bervariasi dan dukungan dari orang tua mampu membantu siswa meningkatkan keterampilan menulisnya.
Workshop Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian Guna Peningkatan Kualitas Dan Percepatan Penyelesaian Skripsi Mahasiswa Hasnawati; Nisa, Khairun; Novitasari, Setiani; Putri, Hikmah Ramdhani; Hera Sukmawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13175

Abstract

Research instruments are an important element in the process of collecting valid and reliable data. Errors in instrument preparation can affect the quality of data and research results. Therefore, students need to understand the techniques of compiling research instruments well. However, many students still do not understand how to compile good instruments and experience many technical obstacles in compiling these instruments. Therefore, based on this, it is important to hold a workshop on research instrument preparation techniques to improve the quality and accelerate the completion of student theses, as one of the initial steps to improve the quality of theses or final assignments that will be produced by students and accelerate the completion of theses. The stages in this workshop activity are through 4 stages: first, coordination, second, promotion, third, implementation, and fourth, evaluation and reporting. This workshop activity was held in room F17, campus 2, FKIP, University of Mataram on Saturday, August 23, 2025. During the implementation of the activity, at the beginning, a pre-test was carried out, then continued with the presentation of material and discussion and ended with a post-test and filling out a participant response questionnaire. Based on the results of the pretest and posttest, it was seen that there was an increase in the understanding of the students participating in the workshop regarding the techniques for preparing research instruments in general and based on the results of the participant response questionnaire regarding the workshop activities carried out, on average the students gave a positive response