This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kesehatan Komunitas TIJAB (The International Journal of Applied Business) Biosel: Biologi Science and Education Jurnal Basicedu Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Lux Mensana: Journal of Scientific Health Jurnal Basicedu International Journal of Medicine and Health Jurnal Keperawatan Duta Medika OVUM : Journal Of Midwifery and Health Sciences Duta Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Proceeding of International Conference Health, Science And Technology (ICOHETECH) Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Bengawan :Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Osadhawedyah bidang Medis dan Kesehatan Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Jurnal Kajian dan Penelitian Umum ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Jurnal Abdimas Indonesia The International Science of Health Journal Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Hatta: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Manajemen Bisnis Era Digital Aksi Nyata : Jurnal Pengabdian Sosial dan Kemanusiaan International Journal of Health and Medicine Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Journal of Social Entrepreneurship and Creative Technology ALKHIDMAH: Jurnal Pengabdian dan Kemitraan Masyarakat Optimal: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Claim Missing Document
Check
Articles

Tinjauan Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap ke Unit Kerja Rekam Medis di Rumah Sakit Maguan Husada Saryadi; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.138 KB)

Abstract

Pengembalian dokumen rekam medis pasien rawat inap diperlukan ketepatan waktu dalam pengembalian dokumen agar dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Ketepatan waktu adalah keadaan betul atau benar dalam mengembalikan dokumen rekam medis ketempat asalnya semula dengan waktu yang ditetapkan, apabila terjadi keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis pasien rawat inap maka akan mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif,dengan pendekatan cross sectional, peneliti melakukan metode pengambilan data dengan wawancar dan observasi.pengolahan dalam penelitian ini yaitu data melakukan olah data secara deskriptif metode yang digunakan untuk menggambarkan atau menganalisis suatu hasil penelitian. Hasil penelitian yaitu untuk ketepatan pengembalian dokumen rekam medis pasien rawat inap masih ada yang terlambat dalam pengembaliaanya, disebabkan oleh dokter yang yang masih kurang dalam penulisan diagnosa pada pasien meninggal dan pasien APS. Kesimpulan perlu adanya kedisplinan untuk dokter dan perawat dalam mengisi kelengkapan dokumen rekam medis agar tidak ada keterlambatan dalam pengembalian dokumen rekam medis ke bagian assembling.
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Resume Medis Rawat Inap di Rumah Sakit: Studi Literatur Saryadi; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.519 KB)

Abstract

Unit Rawat Inap (URI) atau Instalasi Rawat Inap (IRNA) adalah salah satu bagian pelayanan klinis yang menangani pasien rawat inap untuk sembuh dari penyakitnya. Resume medis mempunyai peranan penting sebagai sarana komunikasi antara dokter dan petugas lainnya, mendasari perencanaan pelayanan pasien, memungkinkan bahan kajian analisis dan evaluasi kualitas pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kuantitatif formulir resume medis berdasarkan 4 Review yaitu Review Identifikasi, Review Pelaporan, Review Autentifikasi, Review Pencatatan. Penelitian ini merupakan penelitian Studi literatur. Dengan jumlah populasi 307 jurnal. Jumlah sampel yang digunakan adalah 6 jurnal yang berkaitan dengan kelengkapan resume medis rawat inap di rumah sakit. Pengolahan data dengan cara pencarian dalam situs google scholar, collecting jurnal keseluruhan, screening jurnal dan ekstraksi data berdasarkan kriteria inklusi dengan metode Systematic Literature Reviews (SLR). Berdasarkan hasil review 6 jurnal, hasil penelitian kelengkapan resume medis rawat inap diketahui bahwa kelengkapan tertinggi komponen identifikasi sebesar 99%, kelengkapan tertinggi komponen identifikasi sebesar 82,3%, kelengkapan tertinggi komponen pencatatan yang baik 100% dan kelengkapan tertinggi komponen idetifikasi 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa 6 jurnal masih di temukan tingkat kelengkapan formulir resume medis yang masih rendah. Oleh karena itu perlu komunikasi dan kerjasama antara dokter, perawat dan petugas rekam medis dalam pengisian kelengkapan formulir.
Analisis Kuantitatif Kelengkapan Resume Medis Rawat Inap di Rumah Sakit: Studi Literatur Saryadi; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.519 KB)

Abstract

Unit Rawat Inap (URI) atau Instalasi Rawat Inap (IRNA) adalah salah satu bagian pelayanan klinis yang menangani pasien rawat inap untuk sembuh dari penyakitnya. Resume medis mempunyai peranan penting sebagai sarana komunikasi antara dokter dan petugas lainnya, mendasari perencanaan pelayanan pasien, memungkinkan bahan kajian analisis dan evaluasi kualitas pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis kuantitatif formulir resume medis berdasarkan 4 Review yaitu Review Identifikasi, Review Pelaporan, Review Autentifikasi, Review Pencatatan. Penelitian ini merupakan penelitian Studi literatur. Dengan jumlah populasi 307 jurnal. Jumlah sampel yang digunakan adalah 6 jurnal yang berkaitan dengan kelengkapan resume medis rawat inap di rumah sakit. Pengolahan data dengan cara pencarian dalam situs google scholar, collecting jurnal keseluruhan, screening jurnal dan ekstraksi data berdasarkan kriteria inklusi dengan metode Systematic Literature Reviews (SLR). Berdasarkan hasil review 6 jurnal, hasil penelitian kelengkapan resume medis rawat inap diketahui bahwa kelengkapan tertinggi komponen identifikasi sebesar 99%, kelengkapan tertinggi komponen identifikasi sebesar 82,3%, kelengkapan tertinggi komponen pencatatan yang baik 100% dan kelengkapan tertinggi komponen idetifikasi 100%. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa 6 jurnal masih di temukan tingkat kelengkapan formulir resume medis yang masih rendah. Oleh karena itu perlu komunikasi dan kerjasama antara dokter, perawat dan petugas rekam medis dalam pengisian kelengkapan formulir.
PKMS Inovasi Sistem Peredaran Darah dan Pembelajarannya Menggunakan Cara Cerdas Guna Membangun Industri Kreatif 4.0 di SD Negeri 01 Karangturi, Gondangrejo, Karanganyar Liss Dyah Dewi Arini; Udi Budi Harsiwi; Adi Nugroho
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.687 KB)

Abstract

Permasalahan mitra yang dapat diidentifikasi pada bidang pendidikan adalah pada bidang pendampingan pendidikan yaitu kemampuan tenaga pengajar masih terbatas dalam memberikan pendampingan belajar saat di kelas, contohnya guru menyampaikan materi hanya menggunakan sarana dan prasarana yang tersedia saja seperti buku mata pelajaran dan papan tulis, belum ada materi pembelajaran yang menarik dan interaktif baik secara manual melalui Alat Peraga Edukatif (APE) maupun berbasis pada hasil olah komputer, sehingga dapat disajikan dengan cara dan media yang lebih menarik dan interaktif. Permasalahan pada bidang sosial ekonomi yaitu sarana prasarana dan manajemen adalah kurang memadainya fasilitas pembelajaran, seperti buku-buku IPA khususnya tentang sistem peredaran darah pada manusia, belum adanya alat peraga IPA dan Alat Peraga Edukatif ( APE ). Solusi dari permasalahan di mitra adalah : Pelatihan merancang model pembelajaran dengan menggunakan multimedia interaktif, pengadaan alat peraga pembelajaran sistem peredaran darah; pengadaan sarana pembelajaran, antara lain : alat peraga IPA khususnya sistem peradaran darah pada manusia, alat Peraga edukatif ( APE ) yaitu berupa CD interaktif dan buku-buku IPA. Target luaran yang akan dicapai dari kegiatan ini adalah materi pembelajaran multimedia tentang sistem peredaran darah pada manusia dan penyediaan saranaprasarana pembelajaran khususnya pada pelajaran IPA. Sedangkan luaran wajib adalah publikasi di jurnal Pengabdian Masyarakat Adiwidya UNISRI e-ISSN 2598-2281 dan publikasi di media cetak Joglo Semar. Luaran tambahan yang bisa diberikan adalah buku ajar ber ISBN.
Pemberian Motivasi dalam Menangani Depresi Lansia di Griya Sehat Bahagia Palur Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Mental Liss Dyah Dewi Arini; Saryadi; Musta’in
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 1 No 1 (2023): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.052 KB)

Abstract

Lansia sangat rentan terhadap gangguan kesehatan termasuk depresi . Panti Griya Sehat Bahagia merupakan salah satu rumah yang berupaya menangani kasus depresi yang di alami lansia. Penanganan yang diberikan oleh panti Griya Sehat Bahagia Palur Karanganyar diwujudkan dalam berbagai bentuk antara lain: self talk, obat penenang, intensitas komunikasi perawat dengan pasien, terapi fisik, dan kedekatan kepada Tuhan. Berbagai upaya dalam penanganan pasien lansia yang mengalami depresi, dimaksud menjaga kesehatan mental lansia agar mereka semua semangat dan termotivasi untuk menjalani hidup di usia yang sudah tidak produktif lagi. Terjaganya kesehatan jiwa dalam kehidupan yang sejahtera, akan membawa kebaikan secara mental, fisik, spiritual, maupun social. Melalui penyuluhan, pelatihan, pemantauan, evaluasi, pemberian keterampilan, dan penyediaan fasilitas akan menumbuhkan motivasi lansia untuk lebih bersemangat menghadapi kehidupan yang lebih bermakna. Dalam kegiatan PkM ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pemulihan kesehatan lansia di panti asuhan. Adanya Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan kepada lansia di Griya Sehat Bahagia menunjukkan hasil yang positif, terbukti lansia sangat antusias mengikuti kegiatan dan lebih termotivasi dari sebelumnya.
PENANGANAN DEPRESI GUNA MENJAGA KESEHATAN MENTAL PADA LANSIA DI GRIYA SEHAT BAHAGIA PALUR Liss Dyah Dewi Arini; Saryadi Saryadi; Musta'in Musta'in; Dian Elizar; Arifatul Khoirunnisak
ABDIMASNU: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): ABDIMASNU
Publisher : Institut Ilmu Kesehatan Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1309.63 KB) | DOI: 10.47710/abdimasnu.v2i3.167

Abstract

Partner problems include that most of the elderly at Griya Sehat Bahagia experience depression and the treatment implemented by the Griya Sehat Bahagia Panti for elderly patients who experience depression is still very limited. So far, the treatment provided by the orphanage is manifested in several forms including self-talk, sedatives and closeness to Allah swt. The treatment given to the elderly aims to maintain mental health for the elderly so that they are all enthusiastic and motivated to live life at an age that is no longer productive. Mental health that is maintained will lead to a prosperous life both mentally, physically, spiritually and socially. The solution to the problems in partners is through counseling, training, monitoring, evaluation, providing skills and providing facilities that better support the lives of the elderly at Griya Sehat Bahagia. It is hoped that this community service activity can contribute to the restoration of the health of the elderly in the orphanage. From the socialization and also the training provided to the elderly at Griya Sehat Bahagia showed positive results, it was proven that the elderly were very enthusiastic about participating in activities and were more motivated than before. Keywords:  elderly, depression, mental health, well-being
Innovation Performance of Nursing: Competence, Motivation and Organizational Commitment as Mediating Saryadi; Liss Dyah Dewi Arini; Asri Maharani
TIJAB (The International Journal of Applied Business) Vol. 7 No. 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/tijab.v7.I2.2023.44677

Abstract

Background: Attention to open innovation is more important for future research. The impact of the globalization era in health care means that nursing staff are required to be competitive and more professional with the use of increasingly developing technology. Innovation performance is an important determinant of organizational success. Objective: The substantial for this study is analysing key factors which effect the relationship between competence, motivation to innovate the performance of nursing with organizational commitment as mediating. Method: This research adopted cross-sectional research. The total respondents in this study was 60 nurses at Jasmine Room RSST Klaten with a census. This study used a hypothesis for applying path analysis, validity reliability for questioner, Statistic-test, and also coefficient determination with correlation. Results: Path 1 show that competence (Co) and motivation (Mt) have positive significance on organizational commitment (Z).  Path 2 shows that competence (Co), motivation (Mt), and organizational commitment (Z) have positive significance. Highlighting the findings, nurse behaviour in innovation is based on competence. The support of hospital organizational commitment has an impact on strengthening nurses' ability in innovation behaviour. Improving the behaviour of nursing personnel in innovating will realize public health needs, and the need for understanding in healthy behaviour. In nursing staff, both those at a young or old age who will retire, competence becomes a factor that cannot be ruled out by funds to innovate. For the motivation, it does not have much meaning for nursing personnel who are old and about to retire. Conclusion: The spotlight on findings shows the behaviour of nurses in innovation is based on competence. The support of hospital organizational commitment has the impact of strengthening the ability of nurses in innovation behaviour. Increasing the behaviour of nursing personnel in innovating will realize public health needs, and the need for understanding healthy behaviour. Keywords: Innovation performance, multicultural competence, motivation, organizational commitment.
Analisis Kadar Protein Tempe Dalam Kemasan Plastik Ariana Agustin; Melisa Rusmalasari; Najwa Choirunnisa; Nurma Ayu Puspita; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v2i3.2928

Abstract

Tempe is the Indonesian people's favorite food. Tempeh, which is liked or commonly consumed, is a type of food made from yellow soybeans. These soybeans are fermented using the mold Rhizopus oligosporus. The results of this fermentation contain protein that is easily digested by the human body, making tempeh a food that is highly recommended for consumption in order to fulfill each individual's nutrition. However, this fermentation process is not so easy, it requires certain conditions. This is something that is often overlooked, so it is necessary to carry out research activities aimed at analyzing the protein content in plastic packaging. This protein content analysis activity uses the biuret method equipped with UV-Vis spectrophotometry with the standard protein solution used is BSA (Bovine Serum Albumin) solution. The measurements carried out provided information on the protein content of tempeh in plastic packaging of 3.739 µg/mL
Membangun Kesehatan Dari Dalam Dengan Menu Sehat Berprotein Tinggi Kumawati Rofidah; Nira Putriana; Alifah Gita Cahyani Roqimah; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Imu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jig.v2i3.2933

Abstract

The purpose of this study is to understand the importance of building health through a high-protein healthy menu. This research employs a qualitative descriptive approach to collect data through observation and literature review methods. The results of the study indicate that by planning menus, choosing food wisely, cooking at home, and paying attention to balanced portion sizes, we can practically implement a high-protein diet in daily life to support optimal health.
Gangguan Skizofrenia Pada Remaja di Indonesia Andreas Danang Saputra; Devina Saraswati; Meisye Eka Saputri; Nara Indriani; Liss Dyah Dewi Arini
Jurnal Kajian dan Penelitian Umum Vol. 2 No. 3 (2024): Juni: Jurnal Kajian dan Penelitian Umum
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/jkpu-nalanda.v2i3.1012

Abstract

During adolescence, many biological, psychological and social changes occur, but in general the process of physical maturation occurs faster than psychological maturation. During adolescence, there are many things that cause people in general to experience mental disorders. Some mental disorders that usually occur are caused by various existing stressors which can cause anxiety disorders, depression and lead to suicide. Adolescents who grow up in a conducive environment will rarely experience mental disorders which are usually suffered by most teenagers who experience these mental disorders. This mental disorder can be prevented. There are many mental disorders whose symptoms and causes are difficult to determine. It is sometimes difficult to see the difference between ordinary teenage moodiness and signs of more serious illness, although the illness usually begins in late adolescence or young adulthood. Symptoms in adolescents may appear gradually over days, weeks, or weeks. several months or more
Co-Authors Aan Riski Susanto Adi Nugroho ADITYA KURNIAWAN Aditya Kurniawan Agostinha Morais Assis Belo Alifah Gita Cahyani Roqimah Aloysius Ekawardaya Ambar Setiti Ananda Meyrika Arthama Andreas Danang Saputra Anggraini Sih Prabandari Ani Nur Fauziah Anik Sulistiyanti Annisa Kartika Sari Annisa Rahmawati Ardiansyah , Maulana Charisma Ariana Agustin Arifatul Khoirunnisak Arinda Sumarna Asri Maharani Avelino Gomes dos Santos Azahra Salma Salsabila Putri Bagus Muhamad Ridwan Bangun Prajadi Cipto Utomo Bernadytha Ratriani Putri Buinda , Meista Bilgis Chrisnasari, Gabriel Darah Ifalahma Devi Pramita Sari Devina Saraswati Dian Elizar Dwi Setia Ningsih Elizar, Dian Ellen Nur Fauziah Endah Sulistyaningrum Erma Nurhayati Firdaus Etik Yuniarsih F. Pramonodjati Fauziah, Ellen Nur Harsiwi, Udi Budi Hussein Omar Savero Ifalahma , Darah Ifalahma, Darah Ikrima Ikrima Ikrima Rahmasari Ilham Ary Pangestu Indra Agung Yudhistira Indra Hastuti ISTIQOMAH, LAILATUL Khoirunnisak, Arifatul Kumawati Rofidah Liliek Prasetijaningsih Linda Widyaningrum Linda Widyaningrum Linda Widyaningrum, Linda Luluk Chotimah M. Ekahidayatullah Maharani, Nadia Devi Mahjanah Husein Margono Margono Maryati, Warsi Maulana Charisma Ardiansyah Mega Pratama Rositaningrum Meisye Eka Saputri Meita Dwi Purwanri Melisa Rusmalasari Muhammad langlang Tahta Raharja Musta'in Musta'in Musta'in Musta'in Musta'in, Musta'in Musta’in Musta’in Musta’in Musta’in Musta’in Nabilatul Fanny Najwa Choirunnisa Nara Indriani Nayla Az-zahra Wahyudi Nira Putriana Nizar Athallah Nopita Cahyaningrum Nurhayati Nurhayati Nurma Ayu Puspita Oliva Virvizat Prasastin Olivia Salma Ramadhani Puguh Ika Listyorini Rachma , Tsania Noor Rahaju Muljo Wulandari Rahayu Kurniadew Resita Aprilia Sandhi Rohmad Nur Huda Rohmat Nur Salim Rosa Adelia Anhar Salsabilla Fauziyah Saryadi Sekar Citra Prasetya Shafa' Luthfiana Widya Susanti Suwanto Suwanto Suwanto Tirla Puspita Dewi Tri Yuniarti Udi Budi Harsiwi Udi Budi Harsiwi Vina Marcellina Anggraini Wijaya, Silvia Monika Wulandari, Rahaju Muljo Yeni Nurmalitasari Yogheswaran Gopalan