Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Bangun Rompi Terapi Cerdas untuk Penderita Kanker Metastatik MenggunakanTENS Low Frequency dan Aromaterapi dengan Kendali Fuzzy Mamdani Zarkasih, Muhamad Asyir; Nurussa’adah, n/a; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia, dengan angka kejadianyang terus meningkat setiap tahunnya. Pasien kanker metastatik atau stadium akhir umumnya mengalami nyerikronis yang signifikan dan berdampak terhadap kualitas hidup. Penanganan nyeri pada pasien kanker tidak hanyamemerlukan terapi farmakologis, tetapi juga pendekatan nonfarmakologis yang bersifat komplementer, sepertiTranscutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk merancangdan mengembangkan rompi terapi paliatif cerdas yang mengintegrasikan TENS low frequency dan aromatherapyberbasis Fuzzy Logic Mamdani, serta dilengkapi dengan sensor Electrocardiogram (ECG) untuk memantau kondisifisiologis pasien secara real-time. Metode Fuzzy Logic digunakan untuk mengklasifikasikan kondisi pasienberdasarkan parameter Heart Rate (HR) dan Visual Analog Scale (VAS), yang kemudian menentukan intensitasdan durasi terapi TENS serta pengaturan level aromaterapi secara adaptif. Sistem dikendalikan oleh mikrokontrolerESP32 dan terhubung dengan aplikasi berbasis Internet of Things (IoT) melalui Google Firebase Database,sehingga memungkinkan pemantauan data dan kendali jarak jauh melalui smartphone. Hasil pengujianmenunjukkan bahwa sistem mampu mendeteksi sinyal EKG dengan tingkat akurasi tinggi, dengan rata-rata errorsebesar 0,802% dan standar deviasi 0,767. Selain itu, pengujian frekuensi keluaran TENS pada 2 Hz menghasilkanerror sebesar 0,4%, menandakan kestabilan dan ketepatan frekuensi yang baik. Sistem klasifikasi berbasis FuzzyLogic Mamdani mampu menentukan level terapi secara otomatis dan responsif terhadap kondisi pengguna. Dengandemikian, rompi terapi paliatif cerdas ini berpotensi menjadi solusi pendukung perawatan nonfarmakologis bagipasien kanker metastatik, karena mampu memberikan terapi yang personal, adaptif, dan nyaman, serta membantumenurunkan intensitas nyeri secara efektif.Kata Kunci: Kanker metastatik, terapi paliatif, TENS low frequency, aromaterapi, Fuzzy Logic Mamdani,Internet of Things
RANCANG BANGUN SISTEM DETEKSI DINI PENYAKIT JANUTNG KORONER SECARA NON-INVASIVE BERBASIS FUZZY LOGIC TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS Wildan, Muhammad Adyan; Maulana, Eka; Rahmadwati, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan gangguan pada jantung dan pembuluh darah yangdisebabkan oleh penebalan dinding arteri koroner akibat penumpukan plak lemak, sehinggamenghambat aliran darah menuju otot jantung. Faktor risiko PJK terbagi menjadi dua, yaitufaktor yang dapat diubah seperti, hipertensi, hiperkolesterolemia, kurangnya aktivitas fisik,kelebihan berat badan, dan merokok, serta faktor risiko yang tidak dapat diubah yaitu usia,jenis kelamin, dan riwayat keluarga. PJK sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal,sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya. Berdasarkan permasalahan tersebut,dikembangkan sistem deteksi dini faktor risiko PJK secara non-invasive berbasis fuzzy logicterintegrasi Internet of Things. Perangkat dapat mengklasifikasikan resiko terkena PJKberdasarkan parameter tekanan darah dan kadar kolesterol. Pengujian dilakukan denganmembandingkan hasil prototipe dengan alat kesehatan terstandarisasi, dimana tensimeteruntuk parameter tekanan darah dan glukometer untuk paramater kadar kolesterol. Hasilpengujian menunjukkan tingkat error masing-masing sebesar 3,57% dan 3,17%. Ujikonektivitas menunjukkan waktu rata-rata pengiriman data dari alat ke aplikasi monitoringsebesar 1,04 detik. Selain itu, hasil keluaran klasifikasi aplikasi monitoring menunjukkanakurasi 100% yang dibandingkan dengan klasifikasi MATLAB. Dengan demikian, sistemyang dikembangkan menunjukan kinerja yang baik dalam deteksi dini risiko PJK secara noninvasive dan real-time.Kata kunci: Penyakit Jantung Koroner, Non-Invasive, Internet of Things
RANCANG BANGUN SISTEM KLASIFIKASI TINGKAT STRES BERBASIS FUZZY LOGIC TERINTEGRASI INTERNET OF THINGS Alamanda, Muthi’ah; Maulana, Eka; Rahmadwati, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 13 No. 7 (2025)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres adalah suatu kondisi dimana seseorang merasakan sebuah tekanan atau tuntutan yang besar biasanya berasal dari diri sendiri atau pengaruh lingkungan sekitar. Setiap individu memiliki sumber stres yang berbeda, salah satunya adalah stres yang disebabkan oleh aktivitas fisik atau beban kerja yang berat secara fisik. Ketidakmampuan dalam mengelola stres bisa berdampak negatif pada kesehatan fisik, dan kesehatan psikologis individu. Dokter Spesialis dan Konsultan Kedokteran Jiwa FKIK UMY, menekankan bahwa stres dapat diminimalisir dan dikenali melalui pemantauan kondisi yang tepat. Pemantauan dapat dilakukan dengan mengetahui tingkat stres individu secara berkala. Dengan mengetahui tingkat stres yang dialami seseorang dapat dilakukan pencegahan lebih cepat dan tepat sehingga mencegah terjadinya stres berkepanjangan. Untuk mendukung hal tersebut, dikembangkan Stress Classification Device, yaitu perangkat yang berfungsi untuk mengklasifikasikan tingkat stres melalui deteksi tekanan darah dan detak jantung dengan metode fuzzy logic, serta terintegrasi dengan Internet of Things (IoT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perangkat memiliki persentase error sebesar 3,57% untuk tekanan darahdan 3,76% untuk detak jantung. Pengujian pengiriman data melalui komunikasi Bluetooth menunjukkan rata-rata waktu pengiriman sebesar 1,05 detik. Selain itu, hasil klasifikasi pada aplikasi Kodular menunjukkan tingkat kesesuaian 100% dibandingkan dengan hasil klasifikasi pada perangkat lunak MATLAB, yang menunjukan bahwa sistem klasifikasibekerja secara akurat dan konsisten. Kata kunci: Stres, Fuzzy Logic, Internet of Things, Tekanan Darah, Detak Jantung
SISTEM KONTROL SUHU DAN KADAR EC PADA AKUAPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO MENGGUNAKAN METODE FUZZYLOGIC MAMDANI Simatupang, Sain Gimel Filbert; Nurussa’adah, n/a; Maulana, Eka
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuaponik merupakan sistem budidaya terpadu yang menggabungkan akuakultur dan hidroponik, di mana kualitas air menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ikan dan tanaman. Dua parameter utama yang harus  dijaga stabil adalah suhu air dan Electrical Conductivity (EC) karena keduanya berpengaruh secara langsung terhadap kesehatan ikan nila  (Oreochromis niloticus) dan pertumbuhan tanaman kangkung (Ipomoea  reptans). Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem kontrol  otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Uno menggunakan metode  fuzzy logic Mamdani untuk menjaga kestabilan suhu dan kadar EC pada sistem akuaponik. Sistem dilengkapi dengan sensor DS18B20 sebagai  pengukur suhu dan sensor TDS meter sebagai pengukur EC, serta aktuator  berupa pompa penguras, pompa pengisi air bersih, pompa penambah larutan EC, dan heater DC. Pengujian menunjukkan bahwa sensor suhu  memiliki rata-rata error sebesar 0,60%, sedangkan sensor EC memiliki rata- rata error sebesar 2,00%, sehingga keduanya layak digunakan. Hasil uji kontrol suhu menunjukkan bahwa sistem mampu mencapai setpoint suhu  29°C dalam waktu ±85 menit, dan mampu melakukan recovery dari gangguan penurunan suhu dengan waktu pemulihan ±35 menit. Pada kontrol EC, sistem mampu menurunkan dan menaikkan kadar EC secara  otomatis dengan respons aktuator yang sesuai logika fuzzy. Secara keseluruhan, sistem terbukti dapat menjaga parameter akuaponik tetap  stabil dan meningkatkan efektivitas budidaya ikan nila dan kangkung. Kata  Kunci: Akuaponik, Fuzzy Logic Mamdani, Arduino Uno, Kontrol Suhu, Kontrol EC, DS18B20, TDS Meter
SIMULASI SISTEM DIFERENSIAL ELEKTRONIK PADA MOBIL LISTRIK BERPENGGERAK BELAKANG MENGGUNAKAN METODE ACKERMANN Raihan, Najmi Adiel; Maulana, Eka; Djuriatno, Waru
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan sistem diferensial elektronik pada  kendaraan listrik berpenggerak roda belakang menggunakan metode  Ackermann untuk menentukan distribusi kecepatan roda saat kendaraan  berbelok. Sistem dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dengan dua motor BLDC yang dikendalikan secara independen. Sistem diferensial  elektronik (Electronic Differential/ED) merupakan alternatif pengganti  diferensial mekanik pada kendaraan listrik yang memungkinkan pengaturan kecepatan roda secara independen. Penelitian ini bertujuan  merancang dan menganalisis sistem diferensial elektronik pada kendaraan listrik penggerak roda belakang menggunakan metode Ackermann untuk  menentukan distribusi kecepatan sudut roda saat kendaraan berbelok.  Sistem dimodelkan menggunakan MATLAB/Simulink dengan dua motor BLDC sebagai penggerak roda belakang yang dikendalikan melalui  pengendali PID. Selain itu, sistem dilengkapi traction control system (TCS)  berbasis pengurangan referensi kecepatan untuk membatasi slip  longitudinal roda. Simulasi dilakukan pada kecepatan kendaraan 30, 60, dan 90 km/jam dengan sudut kemudi 10°, 15°, dan 20°. Hasil menunjukkan  bahwa roda sisi luar selalu memiliki kecepatan lebih tinggi dibandingkan  roda sisi dalam sesuai geometri Ackermann, serta sistem mampu mempertahankan respon stabil tanpa slip berlebih. Hasil ini menunjukkan  diferensial elektronik berpotensi menggantikan diferensial mekanik pada  kendaraan listrik modern. Kata Kunci: Electronic Differential, Ackermann-Jeantand, Kendaraan Listrik,  MATLAB/Simulink, Sistem Kendali Roda Belakang
Integrasi Metode Fuzzy Logic dalam Sistem Klasifikasi Tekanan Darah Terintegrasi Internet of Things Prastyo, Andri Dwi; Maulana, Eka; Yudaningtyas, Erni
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol. 14 No. 2 (2026)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan  prevalensi tinggi yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular  dan penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Rendahnya kesadaran  masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin  mengakibatkan banyak kasus hipertensi tidak terdeteksi sejak dini. Untuk  mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan sistem  Blood Pressure Detection Device berbasis Internet of Things (IoT) dengan  metode Fuzzy Logic sebagai solusi pemantauan tekanan darah secara real-time. Sistem dirancang menggunakan sensor MAX30102 untuk mengukur  tekanan darah secara non-invasif melalui prinsip Photoplethysmography  (PPG), dengan mikrokontroler ESP32 sebagai pengolah dan pengirim data  ke aplikasi Android yang dikembangkan menggunakan platform Kodular.  Proses klasifikasi tekanan darah dilakukan dengan metode inferensi Fuzzy  Mamdani menggunakan dua variabel input, yaitu tekanan sistolik dan  diastolik, untuk menghasilkan lima kategori kondisi berdasarkan standar  Joint National Committee (JNC), 2003. Hasil pengujian menunjukkan bahwa  perangkat memiliki nilai rata-rata error pengukuran sebesar 1,9% dengan  standar deviasi 0,31 mmHg untuk tekanan darah sistolik dan ratarata error  sebesar 1,8% dengan standar deviasi 0,18 mmHg untuk tekanan darah  diastolik dibandingkan dengan tensimeter aneroid ABN Spectrum. Sistem  transmisi data berbasis IoT memiliki waktu tunda rata-rata sebesar 0,37 detik dengan nilai standar deviasi delay sebesar ±0,24 detik. Selain itu, sistem klasifikasi berbasis Fuzzy Logic menunjukkan tingkat akurasi  sebesar 80% terhadap data uji, dengan nilai sensitivitas 77,78% dan  spesifisitas 83,33%. Hasil ini menunjukkan bahwa sistem yang  dikembangkan memiliki performa yang cukup baik dalam mendukung  deteksi dini dan pemantauan kondisi tekanan darah secara berkelanjutan. Kata Kunci— Fuzzy Logic, Tekanan Darah, Internet of Things, MAX30102, ESP32, Kodular
Co-Authors Abidin, Revalina Nathasya Amelia Abrar, Fachri Ade Ruhama, Ade Adharul Muttaqin Adibrata, Sudirman Adriyansyah, Nico Akbar, Arham Hafidh Alamanda, Muthi’ah Alamsyah, Yahya Aldia, Dia Aldy, Farouq Akbar Alqodri, Muhammad Faris Angelia, Fera Angger Abdul Razak Animah Animah Asmungi, Gaguk Baehaqi Cakramedia, Muhammad Rizki Citra Ayu, Citra Dedi Dedi Dika, Johan Wayan Djadmiko, Eddy Efendi, Muhammad Ichsan Erni Yudaningtyas Evitulistiono, Rizki Fathonni, Mochammad Cyrilla FATRA NONGGALA PUTRA Faturrahman, Vieri Febriana Febriana, Febriana Febrianto Febrianto, Febrianto Ferizal, Jemi Fidya, Shadeka Putratama Firdhaus, Taufan Fuad Fuad Goegoes Dwi Nusantoro Gunawan, Robi Hadi Suyono Hafizah, Adisti Hariawan, Bramantia Rayhan Herry Santosa Ichsan, M. Ibrahim Indradi Wijatmiko Ismu Rini Dwi Ari Khairullah, Naufal Raihan Khalid, Muhamad Komarullah, Umam Linoval , M. Dilan M. Yogi Riyantama Isjoni Marbun, David Yoel Mimit Primyastanto Moch. Agus Choiron Moch. Dhofir Mohammad, Akmal Rozan Mudjirahardjo, Panca Muftiadi, M. Rizza Muhammad Aswin Muhammad Aziz Muslim MUHAMMAD MAHATIR Muhammad, Fadhil Muslimin, Nurhaliza Noviyanto, Tri Nur Hidayah Nursiwan Nurussa'adah, Nurussa'adah Nurussa’adah, n/a Onny Setyawati Pangestu, Mochammad Kelvin Yudha Prakasa, Mochamad Andhika Pranowo, Doddy Prastyo, Andri Dwi Pratama, Aditya Risky Pratama, Aqil Gilang Pratomo, Setyo Fajar Prawoto Pusada, Era Enggal Artis Putri, Dinda Dwi Laksono Rafi, Zaidan Muhammad Raharjo, Bambang Rahmadwati, n/a Raihan, Najmi Adiel Robiansyah, Muhammad Romadona, Iqbal Sandri, Sandri Sanusi, Muhammad Anwar Sapriyadi, Wandi Saputra, Andhika Rahmat Sari, Wahida Kartika Sigit Kusmaryanto, Sigit Simatupang, Sain Gimel Filbert Siswojo, Bambang Sofyan Sofyan Surpiyadi, Supriyadi Tricia, Sarina Triwinanto, Puguh Valeri, Rayhan Azhar Wahyu Adi Waru Djuriatno Wicaksono, Ferdiansyah Wildan, Muhammad Adyan Winanda, Aryan Yulistianto, Arief Zahro, Septia Zaidatudz Zainul Abidin Zarkasih, Muhamad Asyir