Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Body Image dengan Perilaku Membaca Label Informasi Gizi Kemasan pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta Mustikaningrum, Fitriana Mustikaningrum; Sefrina, Nadila; Mardiyati, Nur Lathifa; Puspitasari, Diah Intan
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i1.1271

Abstract

Body image adalah evaluasi pada ukuran tubuh, berat tubuh, dan kepercayaan diri yang mengarah pada penampilan fisik seseorang. Perempuan cenderung memiliki pandangan negatif terhadap body image dan memperhatikan berat badan mereka dibandingkan laki-laki. Kepedulian pada body image jadi alasan mahasiswa untuk menentukan makanan dan membaca label informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara citra tubuh dengan kebiasaan membaca label informasi gizi pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 70 responden dari mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh menggunakan body shape questionnaire yang kemudian dianalisis dengan uji chi square. Hasil studi menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap body image dan patuh dalam membaca label informasi gizi pada makanan yang mereka konsumsi, serta terdapat korelasi signifikan antara body image dengan perilaku membaca label informasi gizi pada mahasiwa jurusan kesehatan masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta, dengan p-value sebesar 0,02. Mahasiswa sebaiknya mulai membiasakan membaca label informasi nilai gizi untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Sehingga dengan peningkatan kesehatan baik secara mental maupun fisik, mahasiswa dapat memiliki body image yang positif.
Studi Eksperimental tentang Pengaruh Substitusi Tepung Kulit Buah Naga Merah terhadap KadarAntosianin dan Daya Terima Crackers Wibowo, Berliana; Purwani, Eni; Mustikaningrum, Fitriana
Nutriology : Jurnal Pangan, Gizi, Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Program Studi Gizi, Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/nutriology.v6i1.5085

Abstract

Crackers merupakan salah satu jenis biskuit yang populer dan banyak dikonsumsi oleh berbagai kelompok usiakarena teksturnya yang renyah dan cita rasanya gurih. Secara tradisional, crackers dibuat dari tepung teriguyang berfungsi sebagai bahan utama. Untuk menambah nilai gizi berupa antosianin crackers, dalam penelitianini dilakukan substitusi tepung kulit buah naga merah, kemudian dilakukan uji daya terimanya. Tujuan peneli-tian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh substitusi tepung kulit buah naga merah terhadap kadar antosianinserta tingkat penerimaan sensoris crackers. Metode penelitian ini menggunakan eksperimental desain denganRancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan yakni 0%, 5%, 10%, dan 15%. Penentuan kadar antosianinmenggunakan metode pH dierensial, sementara uji daya terima melalui analisis organoleptik. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa substitusi tepung kulit buah naga merah berpengaruh signikan terhadap peningkatan kadarantosianin (p<0,05), di mana kandungan antosianin meningkat seiring dengan naiknya konsentrasi substitusi. Se-lain itu, substitusi juga memberikan pengaruh signikan terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan keseluruhan(p<0,05), tetapi tidak menunjukkan pengaruh signikan terhadap tekstur (p>0,05). Formulasi dengan tingkatsubstitusi sebesar 10% merupakan yang paling disukai oleh panelis. Kesimpulannya tepung kulit buah naga merahberpotensial sebagai bahan substitusi fungsional pengolahan crackers, kaya akan antosianin dan memiliki peneri-maan sensoris yang baik.
Hubungan Postpartum Anxiety dengan Status Gizi Bayi (6- 12 Bulan) dan Pola Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo Damayanti, Alvina; Mustikaningrum, Fitriana
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v9i1.2021

Abstract

Air Susu Ibu merupakan sumber nutrisi utama bagi bayi, ASI baik untuk Kesehatan bayi serta dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Namun cakupan pemberian ASI eksklusif masih belum mencapai target nasional. Faktor psikologis, khususnya kecemasan postpartum dapat menghambat produksi ASI dan berdampak pada status gizi bayi serta pola pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan postpartum dengan status gizi bayi dan pola pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Studi ini termasuk pada studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 81 ibu menyusui dan bayi usia 6-12 bulan sebagai subjek. Data kecemasan dan pola pemberian ASI didapatkan dengan wawancara dan pengisian kuesioner, sementara status gizi bayi diukur dengan indeks berat badan menurut usia (BB/U). Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil analisi univariat memperlihatkan sebagian besar ibu tidak mengalami kecemasan (55,6%), ibu yang mengalami cemas (44,4%), ibu yang memberikan ASI eksklusif (50,6%), yang tidak memberikan ASI eksklusif (49,4%), status gizi bayi sebagian besar normal (87,7%), sedangkan status gizi yang tidak normal (12,3%). Hasil analisis bivariat memperlihatkan tidak terlihat hubungan yang signifikan antara kecemasan dengan status gizi (p = 0,499), sedangkan kecemasan dengan pola pemberian ASI terdapat hubungan yang signifikan (p = 0,010). Kesimpulannya, terdapat hubungan yang signifikan kecemasan dengan pola pemberian ASI dan tidak terdapat hubungan yang signifikan kecemasan dengan status gizi bayi, dengan rekomendasi ibu lebih mengutamakan pemberian ASI eksklusif sampai usia bayi 6 bulan.
Hubungan Breastfeeding Self-Efficacy dan Dukungan Keluarga terhadap Pola Pemberian ASI di Daerah Layanan Puskesmas Kartasura Kabupaten Sukoharjo Selfiana, Selfiana; Mustikaningrum, Fitriana
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v9i1.2025

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber utama nutrisi dan antobodi yang sangat penting bagi sistem imun, pertumbuhan, serta perkembangan bayi, khususnya selama enam bulan pertama kehidupannya. Meskipun demikian, cakupan pemberian ASI eksklsufi di Indonesia termasuk wilayah layanan Puskesmas Kartasura belum memenuhi target yang diharapkan. Keberhasilan pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh faktor internal maupun ekskternal, diantaranya keyakinan ibu terhadap kemampuannya dalam menyusui (breastfeeding self-efficacy) serta dukungan keluarga. Penelitian ini di lakukan di daerah layanan Puskesmas Kartasura , Kabupaten Sukoharjo, dengan tujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara breastfeeding self-efficacy, dukungan keluarga, dan pola pemberian ASI. Pendekatan yang digunakan adalah cross-sectional dengan data observasional. Sebanyak 81 ibu menyusui yang memiliki bayi usia 6 hingga 12 bulan dipilih sebagai responden melalui teknik purposive sampling. Kuesioner dan wawancara digunakan sebagai alat untuk mengumpulkan data. Uji chi-square digunakan untuk analisis data univariat dan bivariat, dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkkan korelasi yang kuat antara dukungan keluarga (p=0,011) dan kepercayaan diri dalam menyusui (p=0.000) terhadap pola pemberian ASI eksklusif. Oleh karena itu, ibu menyusui disarankan untuk terus memperkuat rasa percaya diri dalam menyusui dan melibatkan peran serta dukungan aktif dari keluarga guna meningkatkan keberhasilan dalam pemberian ASI eksklusif.
Hubungan Breastfeeding Self Efficacy terhadap Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Kartasura Widyawati, Tiara Febri; Mustikaningrum, Fitriana
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v9i1.2030

Abstract

Manfaat yang dimiliki ASI sangat beragam, seperti memperkuat sistem imun dan mendorong tumbuh kembang bayi secara optimal selama enam bulan pertama. Sayangnya, pencapaian ASI eksklusif di Kabupaten Sukoharjo belum sesuai target. Keyakinan akan kemampuan diri sendiri untuk menyusui, atau efikasi diri menyusui, adalah komponen psikologis yang membantu terhadap keberhasilan ini. Mencari tahu bagaimana breastfeeding self-efficacy berhubungan terhadap kesuksesan dalam memberikan ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kartasura. Studi ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional, 81 ibu menyusui menjadi subjek penelitian. Kuesioner Breastfeeding Self-Efficacy Scale-Short Form (BSES-SF) digunakan untuk mengumpulkan data mengenai kepercayaan diri dalam menyusui. Informasi tentang kebiasaan menyusui diperoleh dari survei yang mencakup pertanyaan tertutup yang berfokus pada topik tersebut. Uji chi-square digunakan untuk menganalisi data. Studi mengemukakan (53,1%) ibu memiliki tingkat keyakinan diri yang tinggi dan (46,9%) memiliki tingkat yang rendah. Ibu yang memberikan ASI eksklusif sebesar (50,6%), sedangkan (49,4%) tidak. Pada wilayah kerja Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, terdapat hubungan antara efikasi diri menyusui terhadap praktik pemberian ASI eksklusif.
Pengaruh Penyuluhan Tentang Stunting Dan Cara Pengukurannya Terhadap Pengetahuan Kader Di Desa Malangjiwan Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Mustikaningrum, Fitriana; Dayanti, Abela Rhestu; Afifah, Afifah; Styaningsih, Aulia; Luthfilhadi, Farisin Hanif
Bengawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): June
Publisher : Politeknik Indonusa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jurnal_bengawan.v5i1.193

Abstract

Stunting is one of the main public health issues in Indonesia, affecting children's physical growth, cognitive development, and future productivity. One of the key strategies in preventing stunting is improving the competencies of posyandu (integrated health post) cadres in monitoring the growth of toddlers through proper anthropometric measurement training. This community service activity was conducted in Malangjiwan Village, Colomadu Sub-district, Karanganyar Regency, involving 35 posyandu cadres, with 21 cadres participating in the evaluation. The methods used included education on stunting and training in anthropometric measurements using a baby length board, microtoise/stadiometer, KMS (Child Growth Chart), and anthropometric tables. Evaluation was carried out using pre-test and post-test questionnaires assessing the cadres' knowledge. The results showed a significant increase in knowledge, with the average pre-test score rising from 59.18% to 72.79% in the post-test. The Wilcoxon Signed Rank Test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference before and after the training. These findings confirm that direct and structured training for cadres is effective in increasing knowledge about stunting and anthropometric measurement skills, which is expected to enhance the quality of toddler growth monitoring at posyandu and strengthen their role in stunting prevention at the village level.
GAMBARAN ESTIMASI FOOD WASTE DENGAN NUTRIENT LOSS PADA KELUARGA DENGAN BALITA DI DESA BLIMBING KECAMATAN GATAK Alea, Kysea; Mustikaningrum, Fitriana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48988

Abstract

Food waste adalah makanan layak konsumsi yang terbuang di berbagai tahap rantai pasok, mulai dari produksi hingga konsumsi. Selain berdampak pada lingkungan dan ekonomi, food waste juga menyebabkan nutrient loss, yaitu hilangnya zat gizi penting seperti energi, protein, vitamin, dan mineral. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan jumlah kehilangan makanan (food waste) dengan zat gizi pada keluarga yang memiliki balita di Desa Blimbing, Kecamatan Gatak. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan survei. Sampel terdiri dari 61 keluarga yang dipilih secara random sampling sederhana. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode Household Food Record selama 7 hari dan dianalisis menggunakan NutriSurvey 2007 serta SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berasal dari keluarga beranggotakan 2–5 orang, berpendapatan di atas UMR, dan memiliki pengeluaran di atas rata-rata. Kelompok makanan yang paling banyak terbuang adalah makanan pokok sebanyak 62,74 g, sedangkan kelompok makanan yang paling sedikit terbuang yaitu protein nabati sebanyak 1,37 g, dengan nutrient loss tertinggi berupa energi dan karbohidrat. Jenis makanan yang paling banyak terbuang adalah nasi yaitu sebanyak 61,74 g dan sumber protein hewani yaitu ayam sebanyak 7,63 g. Rata-rata food waste per keluarga dalam 7 hari didominasi oleh makanan pokok, menunjukkan bahwa makanan utama rumah tangga menjadi penyumbang terbesar terhadap pemborosan pangan dan kehilangan gizi.
Kadar beta karoten dan warna kue apem berbahan dari komposit tepung ubi jalar ungu dan tepung jagung: Beta carotene content and color characteristics of apem cake enriched with purple sweet potato and corn flour Fauziyyah, Salwa Danella Atiqoh; Kurnia, Pramudya; Mustikaningrum, Fitriana
TEKNOLOGI PANGAN : Media Informasi dan Komunikasi Ilmiah Teknologi Pertanian Vol 16 No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v16i2.6586

Abstract

Purple sweet potato and corn flours are considered promising composite alternatives to rice flour in traditional bakery products due to their higher nutritional value and potential to enhance product appearance. This study aimed to evaluate the effects of a purple sweet potato–corn flour composite on β-carotene content and color characteristics of apem cake, a traditional Indonesian steamed cake. A quantitative experimental design was employed using a Completely Randomized Design (CRD) comprising four treatment formulations with two replications. The analyzed variables included β-carotene concentration and instrumental color values (L*, a*, b*). Data were analyzed using one-way ANOVA followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) for post hoc comparisons. The results indicated that formulation B exhibited the highest lightness value (L* = 40.18; p = 0.020), demonstrating a significant improvement in brightness. The a* value (red-green axis) did not differ significantly across treatments (p = 0.090). In contrast, b* values (yellow-blue axis) decreased significantly (p = 0.002), with formulation D showing the lowest value, indicating a shift toward a bluish hue. Notably, formulation D also recorded the highest β-carotene content. The best formulation is D with the b* value of 14,3 and betacaroten at 91.71%.
Menciptakan Kemandirian Pangan dan Kesehatan Bagi Anggota Prolanis di Puskesmas Ngemplak 1, Kabupaten Sleman, Yogyakarta Kisnawaty, Sudrajah Warajati; Ariyani, Ima; Kirani, Fahira Diva; Sofyan, Aan; Mustikaningrum, Fitriana
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 3 (2023): IJPM - Desember 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.278

Abstract

Anggota prolanis di Puskesmas Ngemplak 1 Kabupaten Sleman sebagian besar menderita Diabetes Melitus (DM). Penyakit tersebut berdampak pada penurunan kualitas hidup dan berpotensi menyebabkan komplikasi. Olahan produk berupa beras analog dari bahan unggulan daerah memiliki manfaat bagi kesehatan, terutama sebagai pengganti makanan pokok beras. Beras analog umbi gembili mengandung tinggi serat yang bermanfaat untuk mengatur kadar glukosa darah. Tujuan kegiatan pengabdian yaitu meningkatkan kemandirian pangan dan kesehatan pada anggota prolanis terkait penyakit DM dengan pelatihan pembuatan beras analog umbi gembili beserta kemasannya. Metode pelaksanaan yaitu survey, identifikasi perumusan masalah, penyuluhan dan pelatihan, evaluasi, serta pemantauan efektivitas kegiatan. Kegiatan pengabdian melibatkan peran mitra mulai tahapan survey hingga tahap akhir pelaksanaan kegiatan, yaitu diskusi rencana pelaksanaan kegiatan, serta penyediaan sarana dan prasarana. Kegiatan yang dilakukan yaitu demonstrasi pembuatan beras analog umbi gembili, pelatihan pembuatan kemasan, label, dan cara pengajuan nomor PIRT produk. Hasil yang diperoleh yaitu produk beras analog umbi gembili, hasil uji organoleptik, label produk, kemasan produk, dan bagaimana ajuan nomor PIRT.
Perbedaan Perilaku Membaca Label Informasi NIlai Gizi berdasarkan Jenis Kelamin pada Mahasiswa Kurniawati, Lintang; Mustikaningrum, Fitriana; Kurnia, Pramudya; Mardiyati, Nur Lathifah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 7, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/pnj.v7i1.1354

Abstract

Status gizi dapat dipengaruhi oleh pola makan dan pola makan dipengaruhi oleh perilaku membaca label informasi nilai gizi. Perempuan lebih memperhatikan pola makan sehat atau menjalani diet dibanding laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan perilaku membaca label informasi nilai gizi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini termasuk penelitian cross sectional. Pengambilan sampel dengan cara random sampling didapat jumlah sampel sebanyak 64 perempuan dan 46 laki-laki. Data perilaku membaca label informasi nilai gizi diperoleh dari kuesioner yang berisi 27 pertanyaan dengan skala likert yang mencakup skor 1 hingga 4 (tidak pernah, jarang, sering, dan selalu. Analisis data menggunakan uji mann whitney dengan hasil nilai p sebesar 0,00. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa ada perbedaan perilaku membaca label informasi nilai gizi berdasarkan jenis kelamin pada mahasiswa akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian selanjutnya perlu diteliti lebih luas terkait variabel lain yang berkaitan dengan perilaku membaca label informasi nilai gizi.
Co-Authors Aan Sofyan Agus Sudaryanto Ahmad Rifai Alam, Regita Shalsabillah Dhita Alea, Kysea Alfadila, Tsania Izza Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Allania Hanung Putri Sekar Ningrum Amanda Permata Putri Putri Ambarwani Ambarwani Anggun Kurnia Wati Anindita Antya Candrika Anindya Rahmaningtyas Ariyani, Ima Atwal Arifin Binti Che Ku Jusoh, Tengku Farizan Izzi Conny Aktifa Novaliana Damayanti, Alvina Dayanti, Abela Rhestu Devina Kemala Pratidina Dian Maulida Ahsan Dita Zannuba Puspitasari Dwi Linna Suswardany Dwi Sarbini Dyah Cahyaningsih Dyah Intan Puspitasari Dyah Intan Puspitasari Eliana, Ainy Shella Ellora Widyana Eni Purwani Estu Werdani, Kusuma Faqih Jibran Syah Falaifi Fathia Ihza Ramadhani Fauziah Nurulita Addin Fauziyyah, Salwa Danella Atiqoh Feni Anjas Sari Firmansyah Firmansyah Ghaisani Shella Amanda Gondosari, Misykat Huda Kesumo Rohmat Putri Ima Ariyani Intifadah, Darin Syahidah Izzatul Arifah Jusoh, Tengku Farizan Izzi Che Ku Kelimari, Rewinta Putri Denaru Kencana, Adinda Surya Khoiriyah, Nafisa Fida'ul Kirani, Fahira Diva Lintang Kurniawati Lisa Aprilia Luluk Khusnul Dwihestie Luluk Khusnul Dwihestie Luluk Khusnul Dwihestie Luthfilhadi, Farisin Hanif M. Sholahuddin Mardiyati, Nur Lathifa Muhammad Afif Munitya Anjalya Pertiwi Muwakhidah Muwakhidah Nabila Lutfiana Putri Nadiah Ardiningrum Nansha, Aisyah Sekar Widya Nelly Zahra Sarifa Nelly Zahra Sarifa Nilna Minati Najibah Ningtyas, Puput F.E. Nur Achmad Nur Lathifah Mardiyati Pramudya Kurnia Puspitasari, Diah Intan Puspitasari, Dyah Intan Qorri Putri Mahfudhoh Qur'ana Fauziyah Rahadewi Febriyana Rahmaningtyas, Anindya Rahmawati, Seruni Rashida Farellia Az-Zahra Rasyidah, Amira Farah Rayhan Nur Hakim Resty Mauliya Rizky Resty Mauliya Rizky Rosilawati, Dina Hanifa Salsabila, Almeyda Saminur Fauzan Sandya Windu Mustika Sari, Junjung Adita Sari, Rut Mila Sefrina, Nadila Selfiana, Selfiana Silvia Rahma Devita Sari Siti Rahma Fatkhiyah Styaningsih, Aulia Sudrajah Warajati Kisnawaty Swastikaningrum, Alifia Divana Ayu Umi Budi Rahayu Vania Ardianingrum Vivi Nur Fadhila Wahida, Difia Addini Nur Wibowo, Berliana Widyastuti, Endang Nur Widyawati, Tiara Febri Wulandari, Arita Yasier Ikrom Yuniarti Yusuf, Rizky Ayu Awalia