Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengembangan Formula Sediaan Patch Ekstrak Propolis Tetragonula sp. Menggunakan Metode Simplex Lattice Design Maulira, Dinda Ayu; Pratiwi, Eskarani Tri; Hajrin, Wahida; Ridwan, Sucilawaty
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 1 (2026): Januari
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i1.35926

Abstract

Propolis mengandung flavonoid yang memiliki aktivitas antiinflamasi pada konsentrasi 5%. Flavonoid memiliki permeabilitas rendah pada kulit, sehingga diformulasikan dalam bentuk patch. Pembuatan patch memerlukan HPMC dan PVP sebagai polimer untuk menjaga kualitas fisik patch. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi konsentrasi polimer pada patch dengan kandungan ekstrak propolis. Penelitian dilakukan dengan mengekstraksi propolis menggunakan etanol 70% dengan metode maserasi dan dilanjutkan dengan uji kualitatif flavonoid. Untuk proses optimasi, digunakan metode simplex lattice design (SLD) dengan variabel yang dioptimalkan yaitu konsentrasi HPMC dan PVP. Parameter respon yang dievaluasi yaitu sifat fisik meliputi pH, ketebalan, ketahanan lipat, dan daya serap kelembapan. Formula optimum  dievaluasi sifat fisik seperti sebelumnya dengan tambahan uji organoleptis dan keseragaman bobot. Kemudian, formula optimum diverifikasi menggunakan analisis statistik one sample t-test pada perangkat lunak SPSS versi 25 dengan nilai P > 0,05. Hasil penelitian didapatkan rendemen ekstrak sebesar 43,54% dan positif mengandung flavonoid. Berdasarkan metode SLD diperoleh formula optimum dengan konsentrasi HPMC 6% dan PVP 1%. Patch formula optimum memiliki tekstur yang halus, berwarna jernih kekuningan, dan beraroma khas propolis. Verifikasi formula optimum menunjukkan tidak adanya perbedaan bermakna antara respon percobaan dan respon prediksi dengan nilai pH 4,92±0,015; ketebalan 0,218±0,003 mm; ketahanan lipat 343±2,00 dan daya serap kelembapan 5,26±0,047%. Formula patch optimum yang mengandung HPMC 6% dan PVP 1% menghasilkan karakteristik fisik yang baik dan hasil verifikasi yang menunjukkan kesesuaian antara respon prediksi dan hasil percobaan.