Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Development of STEAM- Project Based Learning Module to Improve Numeracy Literacy of Upper Elementary School Students Devi Triana Rahmadini; Pratiwi Kartika Sari
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 14 No. 3 (2025): July
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v14i3.1942

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mengembangkan modul STEAM berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan literasi numerasi peserta didik kelas tinggi. Penelitian pengembangan model Borg and Gall ini mengadopsi 7 langkah yaitu research and information collecting, planning, develop preliminary from of product, preliminary field testing, main product revision, main field testing, operational product revision. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV SD meliputi 3 peserta didik pada uji one to one, 10 dalam uji small group, dan 26 dalam uji coba lapangan. Analisis kelayakan produk diperoleh dari hasil isian angket oleh ahli media, materi, bahasa, dan peserta didik pada skala one to one dan small group. Sedangkan analisis efektivitas diperoleh dari hasil pretest dan post test pada uji coba lapangan. Hasil uji validasi ahli media 98.5%, ahli materi 96% yang berarti produk sangat layak. Dari ahli bahasa diperoleh penilaian 76% termasuk kategori layak. Pada uji one to one diperoleh hasil 86% dan pada small group 90% termasuk kategori sangat layak. Hasil pretest dan post test pada uji coba lapangan diuji paired sample t-test. Diperoleh hasil 0.98 untuk pretest dan 0.97 untuk post test dengan p < .001, sedangkan N-Gain diperoleh yaitu 0.61  yang mana termasuk dalam kategori sedang. Dapat disimpulkan modul STEAM berbasis PjBL dapat meningkatkan literasi numerasi peserta didik kelas tinggi. This research aims to develop a STEAM-based Project Based Learning Instructional Module to improve numeracy literacy in upper-grade students. This developmental research using the Borg and Gall model, adopting seven steps: research and information gathering, planning, preliminary product developing, preliminary field testing, main product revising, main field testing, and operational product revising. The subjects were fourth-grade elementary school students: 3 students in the one-to-one test, 10 in the small-group test, and 26 in the field trial. The feasibility analysis was obtained from questionnaires completed by media, material, and language experts, as well as students on a one-to-one and small-group scale. The effectiveness analysis was obtained from the pretest and posttest results. The validation test results from the media expert were 98.5% and the material expert 96%, indicating the product was very feasible. The language expert received a 76% rating, categorizing it as feasible. In the one-to-one test, the results were 86% and in the small group, 90%, including the very feasible category. The results of the pretest and posttest in the field trial were tested the paired sample t-test. The results obtained were 0.98 for the pretest, and 0.97 for the posttest with p < .001, while the N-Gain obtained was 0.61 which is included in the moderate category. It can be concluded that the STEAM-based PjBL Instructional Module can improve the numeracy literacy of Upper Elementary School Students.
PELATIHAN PEMBUATAN MODUL AJAR BERBASIS STEAM UNTUK GURU SD DI SERANG BANTEN Pratiwi Kartika Sari; Cecep Maman Hermawan; Lativa Qurrotaini; Otto Fajarianto; Shinta Listiani
SEPAKAT Sesi Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): SEPAKAT DESEMBER 2025
Publisher : INTERNATIONAL PENELITI EKONOMI, SOSIAL, DAN TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56371/sepakat.v5i2.598

Abstract

Pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM) merupakan salah satu strategi pembelajaran yang relevan untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada siswa Sekolah Dasar. Namun, implementasi pembelajaran STEAM di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait keterbatasan kompetensi guru dalam menyusun modul ajar terintegrasi STEAM. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar dalam mengembangkan modul ajar berbasis STEAM melalui kegiatan pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan pelatihan dengan desain pre-test dan post-test terhadap 38 guru peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pre-test peserta sebesar 74,6 meningkat menjadi 87,6 pada post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 16,43%. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan pembuatan modul ajar berbasis STEAM efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman guru. Meskipun demikian, hasil observasi mengungkapkan bahwa sebagian guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan seluruh komponen STEAM secara terpadu dalam perancangan kegiatan proyek pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan implementasi modul ajar STEAM dapat diterapkan secara optimal dalam pembelajaran di kelas.
Pengaruh Literasi Digital Melalui Website Buku Digital Indonesia Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Gharizah; Pratiwi Kartika Sari
Journal of Education Research Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i3.4132

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman siswa sekolah dasar Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana ditunjukkan hasil PISA 2022, sementara pemanfaatan website Buku Digital Indonesia sebagai media pembelajaran belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh literasi digital melalui website Buku Digital Indonesia terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif dengan Quasi Experimental Design tipe Non-Equivalent Control Group Design digunakan, melibatkan 36 siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes membaca pemahaman dan kuesioner literasi digital, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, N-Gain, uji prasyarat regresi, regresi linear sederhana, dan koefisien determinasi. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain 57,04% (kategori sedang), lebih tinggi daripada kelas kontrol 35,85% (kategori rendah). Literasi digital berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman (sig. 0,005; R²=0,400). Website Buku Digital Indonesia terbukti efektif sebagai media pembelajaran digital untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman sekaligus literasi digital siswa.