p-Index From 2021 - 2026
10.108
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan NUTRIRE DIAITA Journal of Nutrition College Jurnal Kesehatan Masyarakat (IKESMA) Jurnal GIZIDO Dharmakarya : Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan GHIDZA: Jurnal Gizi dan Kesehatan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Hearty : Jurnal Kesehatan Masyarakat Amerta Nutrition Journals of Ners Community Jurnal Gizi Prima Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Abdimas Universal Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Ners Journal of Functional Food and Nutraceutical Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat HSG (Health Science Growth) Journal Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan Jurnal Stamina Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Journal SAGO Gizi dan Kesehatan SPRINTER: Jurnal Ilmu Olahraga Jurnal Kesehatan Tambusai Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Indonesian Journal of Physical Education and Sport Science (IJPESS) JUMANTIK (Scientific Journal of Health research) Jurnal Gizi dan Kuliner Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Sains dan Kesehatan Innovative: Journal Of Social Science Research Health Research Journal of Indonesia Journal of Global Nutrition Jurnal Gizi dan Kesehatan JURNAL ABDIMAS KESEHATAN TASIKMALAYA Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Lontara Journal Of Health Science And Technology Media Gizi Pangan Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia (JBBI) Jurnal Bioteknologi & Biosains Indonesia Sport and Nutrition Journal KESMAS UWIGAMA: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

The Relationship Between Parental Income and the Nutritional Status (BMI-for-age) of Students at SDN Telukjambe II, Karawang Regency Andhita Putri; Rini Harianti; Linda Riski Sefrina
Journal of Global Nutrition Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v6i1.215

Abstract

Fenomena beban ganda malnutrisi tetap menjadi tantangan gizi yang serius di Indonesia. Selain kekurangan gizi, tren kelebihan berat badan di kalangan anak sekolah dasar terus meningkat, terutama di daerah pinggiran kota yang sedang berkembang seiring dengan transisi sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pendapatan orang tua dan status gizi siswa kelas 5 di SDN Telukjambe II, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 31 siswa yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk variabel pendapatan orang tua, serta pengukuran langsung berat dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh untuk Usia (BMI-for-Age). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas orang tua siswa termasuk dalam kategori pendapatan sedang (61,3%) dan tinggi (35,5%). Sebagian besar siswa memiliki status gizi normal (64,5%), tetapi prevalensi kelebihan berat badan juga cukup tinggi, yaitu 12,9% untuk kelebihan berat badan dan 16,1% untuk obesitas. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan positif yang signifikan dan asosiasi yang sangat lemah antara pendapatan orang tua dan status gizi anak (nilai p = 0,348; r = 0,175). Para peneliti menyimpulkan bahwa tidak ada korelasi antara pendapatan orang tua dan status gizi siswa kelas lima di SDN Telukjambe II; pendapatan orang tua bukanlah penentu utama status gizi anak usia sekolah dasar di daerah penelitian.
The Relationship Between Pocket Money and Breakfast Habits with Nutritional Status Among Students at SDN Adiarsa Barat IV, Karawang Regency Syifa Kania Khaerunisa; Milliyantri Elvandari; Linda Riski Sefrina
Journal of Global Nutrition Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v6i1.216

Abstract

Nutritional status among elementary school children is an important indicator of health, growth, and development, and may be influenced by dietary behaviors such as breakfast habits and pocket money. This study aimed to analyze the relationship between pocket money and breakfast habits with the nutritional status of students at SDN Adiarsa Barat IV, Karawang Regency. This study used a quantitative cross-sectional design involving 30 elementary school students selected as respondents. Data on pocket money and breakfast habits were collected using questionnaires, while nutritional status was determined based on body mass index (BMI). Data analysis was performed using the Spearman correlation test. The results showed that there was no significant relationship between pocket money and nutritional status (p-value = 0.181; r = 0.338). However, breakfast habits were significantly associated with nutritional status (p-value = 0.003; r = -0.527). Students with poor breakfast habits were more likely to have overweight nutritional status, while students with good breakfast habits tended to have normal nutritional status. These findings indicate that breakfast habits play an important role in maintaining the nutritional status of school-aged children. Therefore, schools and parents should encourage healthy breakfast habits and balanced eating patterns to prevent nutritional problems among elementary school children.
HUBUNGAN DURASI TIDUR, UANG SAKU, DAN ASUPAN GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI SISWA DI SDN ADIARSA TIMUR I Bela Safitri; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v6i1.2957

Abstract

Latar Belakang: Status gizi anak sekolah dasar merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan kualitas tumbuh kembang serta kemampuan belajar. Faktor-faktor seperti durasi tidur, uang saku, dan asupan zat gizi makro dapat memengaruhi status gizi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Durasi tidur yang tidak optimal dapat berdampak pada metabolisme dan nafsu makan, sementara jumlah uang saku dapat memengaruhi pola konsumsi jajanan, dan asupan zat gizi makro berperan dalam mencukupi kebutuhan energi dan pertumbuhan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara durasi tidur, uang saku, dan asupan gizi makro dengan status gizi siswa kelas V di SDN Adiarsa Timur 1. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 29 siswa. Data dianalisis menggunakan uji rank spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur (p=0,204; r=0,243), uang saku (p=0,651; r=0,088), serta asupan zat gizi makro yang terdiri dari energi (p=0,333; r=0,186), protein (p=0,392; r=0,165), lemak (p=0,701; r=0,074), dan karbohidrat (p=0,735; r=0,066) terhadap status gizi siswa. Simpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi tidur, uang saku, dan asupan zat gizi makro tidak berhubungan secara signifikan dengan status gizi siswa.
Hubungan Pemberian Uang Saku dengan Obesitas di SMPIT Mentari Ilmu Azhari Karawang Isma Kartika Putri; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1284

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit tidak menular di masa mendatang. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian obesitas adalah pemberian uang saku, karena uang saku dapat memengaruhi pola konsumsi dan pilihan makanan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian uang saku dengan kejadian obesitas pada siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Boarding School Karawang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Boarding School Karawang dengan jumlah sampel sebanyak 26 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta menggunakan kuesioner untuk mengetahui kategori uang saku responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 13 tahun (50,0%), seluruh responden berjenis kelamin laki-laki (100%), dan sebagian besar memiliki status gizi tidak obesitas (84,6%). Mayoritas responden memperoleh uang saku kategori sedang sebesar 80,77%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian uang saku dengan kejadian obesitas (p-value = 0,044). Responden dengan uang saku tinggi memiliki proporsi obesitas yang lebih besar dibandingkan kategori lainnya. Dapat disimpulkan bahwa pemberian uang saku berhubungan dengan kejadian obesitas pada siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Boarding School Karawang. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan orang tua dan sekolah terhadap penggunaan uang saku serta edukasi mengenai pemilihan makanan yang sehat
Pengaruh Media Edukasi Flyer terhadap Pengetahuan Zat Gizi Mikro Atlet SSB Kancil Mas Karawang Rona Khodijah; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1310

Abstract

Kebutuhan zat gizi mikro sangat penting bagi pemain sepak bola karena aktivitas fisik yang intens dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga kebutuhan zat gizi mikro turut meningkat. Pengetahuan gizi berperan dalam membantu atlet remaja memilih makanan yang tepat untuk mendukung energi, performa, dan pemulihan tubuh setelah aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh media edukasi flyer terhadap pengetahuan zat gizi mikro atlet di SSB Kancil Mas Karawang. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen jenis one group pre-test and post-test without control dengan sampel 23 atlet berusia 13 tahun yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan yang bermakna secara statistik setelah pemberian edukasi melalui media flyer, dengan rata-rata nilai pre-test ke post-test meningkat secara signifikan (p-value <0,001). Media edukasi flyer terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan zat gizi mikro atlet sepak bola di SSB Kancil Mas Karawang. 
Hubungan Frekuensi Jajan dengan Status Obesitas pada Siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Karawang Aqilah Raissa Ramadhiya; Linda Riski Sefrina; Millyantri Elvandari
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1260

Abstract

Obesitas pada remaja merupakan salah satu permasalahan gizi yang prevalensinya terus meningkat dan berisiko menimbulkan berbagai penyakit degeneratif pada usia dewasa. Salah satu faktor yang berhubungan dengan status obesitas adalah frekuensi jajan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi konsumsi jajanan dengan status obesitas pada siswa SMPIT Mentari Ilmu Azhari Karawang Boarding School. Penelitian menggunakan metode kuantitatif observasional dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 26 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data frekuensi jajan diperoleh menggunakan kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), sedangkan status obesitas ditentukan berdasarkan z-score IMT/U. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara frekuensi jajan dengan status obesitas (p=0,365). Meskipun demikian, responden dengan frekuensi jajan sering memiliki kecenderungan risiko obesitas 2,66 kali lebih tinggi dibandingkan responden yang jarang jajan.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA TERHADAP STATUS GIZI PADA SISWA SMPN 1 KARAWANG BARAT: Relationship Between Parental Education and Nutritional Status Among Junior Students Syafira Nurul Azmi; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1518

Abstract

Permasalahan gizi merupakan masalah kesehatan yang belum dapat ditangani dengan baik di Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, menunjukkan status gizi remaja (16-18 tahun) yang tergolong kurus dan sangat kurus sebesar 8,3 %, overweight 8,8 % dan obesitas 3,3 %. Kondisi ini menggambarkan adanya masalah gizi ganda, di mana masalah gizi kurang masih ditemukan bersamaan dengan meningkatnya gizi lebih. Pertumbuhan dan perkembangan anak yang baik harus ditunjang dengan asupan gizi yang seimbang agar anak dapat melakukan aktivitas dengan baik. Peran orang tua mempengaruhi pemenuhan gizi pada anak. Pendidikan orang tua menentukan sejauh mana orang tua mampu memahami pentingnya gizi seimbang, memilih makanan sehat, serta membentuk pola makan anak di rumah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua terhadap status gizi pada siswa SMPN 1 Karawang Barat. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Karawang Barat pada tanggal 26 April 2024. Metode yang digunakan yaitu observasional kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 37 siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat. Sampel penelitian diambil dari seluruh populasi yang diuji menggunakan teknik total sampling, yang berarti semua siswa kelas 7J SMPN 1 Karawang Barat, sebanyak 37 siswa. Hasil penelitian menunjukan frekuensi status gizi yang terbanyak adalah kategori gizi baik (normal) yaitu 23 siswa (62,16%), kategori gizi lebih sebanyak 8 siswa (21,61%), kategori obesitas sebanyak 5 siswa (13,5%), dan yang memiliki frekuensi paling sedikit yaitu kategori gizi kurang hanya 1 siswa (2,7%). Nilai signifikan ɑ lebih besar dari p-value pada tingkat pendidikan ibu sebesar (0,823 > 0,05) dan pada tingkat pendidikan ayah (0,112> 0,05) yang berati Ha ditolak dan H0 diterima. Dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan orang tua dengan status gizi siswa, hal ini menunjukkan bahwa faktor lain di luar pendidikan formal orang tua berperan dalam menentukan status gizi remaja
KORELASI ASUPAN GIZI MAKRO DAN PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SDN ADIARSA TIMUR I: Correlation Between Macronutrient Intake And Parental Education With Student Learning Achievement At Sdn Adiarsa Timur I A&#039;inun Mardiatus Sya&#039;diyah; Linda Riski Sefrina; Milliyantri Elvandari
Media Gizi Pangan Vol 32 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Media Gizi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32382/mgp.v32i2.1538

Abstract

Masalah gizi kurang maupun gizi lebih pada anak usia sekolah dasar masih menjadi perhatian penting karena berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif serta pencapaian prestasi belajar. Ketidakseimbangan asupan gizi makro pada anak sekolah dasar dapat berdampak pada kemampuan belajar. Selain faktor gizi, tingkat pendidikan orang tua berperan dalam pola asuh dan pendampingan belajar anak yang turut mendukung prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan gizi makro dan tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar siswa kelas V di SDN Adiarsa Timur I. Metode penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional dan menggunakan data primer pada 29 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data asupan gizi makro diperoleh melalui food recall 1×24 jam dan dianalisis menggunakan Nutrisurvey 2007, sedangkan data prestasi belajar diambil dari nilai rapor semester ganjil tahun 2025. Tingkat pendidikan orang tua dikumpulkan melalui kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki asupan energi, protein, dan lemak dalam kategori cukup, sementara asupan karbohidrat masih tergolong kurang. Prestasi belajar siswa umumnya berada pada kategori sangat baik dan baik, dengan mayoritas orang tua berpendidikan SMA/SMK. Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan gizi makro dan tingkat pendidikan orang tua dengan prestasi belajar siswa (p > 0,05).
Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster terhadap Peningkatan Pengetahuan Hipertensi Lansia di Posyandu Mawar VII Adiarsa Barat, Karawang Barat : The Effect of Health Education Using Poster Media on Increasing Knowledge of Elderly Hypertension at Posyandu Mawar VII west Adiarsa, west Karawang Siti Nurhasanah; Linda Riski Sefrina; Rini Harianti
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 8 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i8.3175

Abstract

Latar belakang: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama dunia, penyelesaian terintegrasi dapat menjadi pilihan untuk menekan angka permasalahan hipertensi di Indonesia karena masalah gizi tidak hanya dapat diselesaikan oleh sektor kesehatan saja (intervensi spesifik) tetapi juga diselesaikan oleh sektor diluar kesehatan (intervensi sensitif). Faktor yang diyakini menjadi salah penyebab sulitnya menekan angka hipertensi adalah tingkat pengetahuan yang rendah. Banyak penelitian terkait determinan tingkat pengetahuan yang berpengaruh terhadap proses pengendalian hipertensi, namun tidak banyak penelitian ada penelitian yang mengidentifikasi pengaruh media poster dalam peningkatan pengetahuan lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster Terhadap Peningkatan Pengetahuan Hipertensi lansia di posyandu mawar VII di Adiarsa Barat, Karawang Barat. Metode: Design penelitian yang digunakan adalah One Groups Pretest Postest dengan jenis penelitian Quasy Eksperimen. Populasi yang digunakan adalah masyarakat berusia 30-80 tahun yang tercatat di posyandu mawar VII Adiarsa Barati. Terdapat 14 responden yang akan dijadikan sebagai sampel. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Paired Sample T-Test dan Uji Independent Sample T-Test menggunakan SPSS Hasil: Hasil uji statistik diperoleh selisih rata –rata pengetahuan sebelum dan sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan dengan media poster pada kelompok kelompok kontrol adalah 3,35 dengan standar deviasi adalah 10,24 dan pada kelompok intervensi adalah 4,67 dengan standar deviasi 6,71. Hasil uji statistik paired samples T-tes didapatkan nilai p value =0,000 dimana nilai p value < 0,005 maka HA diterima. Kesimpulan: Studi ini menyatakan bahwa Pendidikan Kesehatan dengan Media Poster berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dengan hasil uji statistik yang menunjukan hasil yang signifikan yaitu 0,000< 0,005.
Asupan Zat Gizi Makro dan Status Gizi dengan Tingkat Kelelahan pada Pekerja Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi: Macronutrient Intake and Nutritional Status with Level of Fatigue in Bekasi City Manpower Department worker Sekar Okta Sari; Ratih Kurniasari; Linda Riski Sefrina
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11 (2023)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.3885

Abstract

Latar belakang: Kelelahan kerja merupakan keadaan saat kekuatan tubuh untuk melakukan kegiatan yang sama berkurang dan efisiensi performa kerja menurun. Prevalensi kelelahan kerja di dunia berdasarkan data dari International Labour Organitation (ILO) mencapai 32%. Tingginya prevalensi kelelahan pada pekerja dapat meningkatkan terjadinya kecelakaan saat bekerja. Terdapat dua faktor penyebab kelelahan kerja yaitu faktor intrinsik dan faktor entrinsik. Faktor intrinsik meliputi usia, jenis kelamin, status gizi, status kesehatan, dan keadaan psikis. Faktor entrinsik meliputi beban kerja dan lingkungan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan zat gizi makro dan status gizi dengan tingkat kelelahan pada pekerja. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian ini sebanyak 64 pekerja, pengambilan data menggunakan kuesioner food recall 2x24 jam, timbangan berat badan, microtoise, dan kuesioner skala kelelahan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan sebesar 53,1%, usia responden sebagian besar berusia 40-49 tahun sebesar 42%. Tingkat kelelahan responden sebagian besar sedang sebesar 65,6%. Status gizi responden sebagian besar gemuk berat sebesar 39,06%. Kesimpulan: Kesimpulan, tidak terdapat hubungan antara asupan energi, asupan protein, dan asupan karbohidrat terhadap tingkat kelelahan (p>0,05). Terdapat hubungan antara asupan lemak terhadap tingkat kelelahan (p > 0,05).
Co-Authors A&#039;inun Mardiatus Sya&#039;diyah Afifah Miranda Putri Afifah, Alya Putri Agiesna Agiratama, Nanda Putri Ajeng Tresna Maihan Dawami Al Mukhlas Fikri Al Muklas Fikri Al-Khonsa Ulya Hafidz Andhita Putri Andita, Puteri Dwi Anggun Agustaria Elkana Annisa Ratri Utami Annisa Ratri Utami Aqilah Raissa Ramadhiya Asep Malinda Aiboga Asep Malinda Aiboga Audya Titah Amalsha Azzahra, kayla ratih Bela Safitri Cindy Feriska Saputri Devina, Adinda Rahma Dewi Permaesih Dewi, Mira Dhea Yohana Khairunnisa Dodik Briawan Dwikani Oklita Anggiruling Eka Andriani El Mahmudiyah, Regietta Neiva Fitriyah Elizabeth Suryani Parhusip Elvandari, Milliyantri Elvandari, Millyantri Fahmi Farizzi Shiddiq Fathma Syahbanu Gifari, Nazhif Habibi Hadi Wijaya Hanila Wetri Hapsari, Anggraeini Dwi Harianti, Rini Harianti, Rini Hegar Nur Rosmalati, Putri Hendrik Septiana Intan Zainafree, Intan Irdayanti, Haipa Isma Kartika Putri Ismikhadijah, Marwasyifa Bani Janet Annisa Sanditya Jesica Julyana Hutapea Jutrialni, Devvi Rahma Khoirunnisa, Safira Khopiyani, Amalia Kurniasari, Rarih Kurniasih, Ratih Lestari, Restu Ayu Lia Rahmawati, Lia Lula Herdina M. Dzikri Mubarok Mega Fadhillah Chaidir Miliyantri Elvandari Milliyantri Elvandari Milliyantri Elvandari Millyantri Elvandari Muhammad Akhdiyatul Aein Muhammad Alfid Kurnianto Neng Ulya Nur Khofifah Indarwati Nur Sofie Nuridayanah Fadilah Pitaloka, Rika Apriani Puti Priyana Qillah, Itta Ratih Kurniasari Ratih Kurniasari Ratna Hamidah Regita Eka Cahyani Riani Eka Putri Rika Yayu Agustini Rini Harianti Riska Anastasya Wijaya Kusuma Risma Rahmatunisa Rokhmah, Farida Dwi Rona Khodijah Sabrina Sabrina Sabrina Sagita, Anisa Sarah Nur Aqila Sarah Yuliani Assabila Sarah Yuliani Assabila Sekar Okta Sari Setiabudi Hartono Shalma Diva Rismanandi Silaen, Cristhin Lusiana Sinta Puspita Dewi Siti Nurhasanah Sophiatunnufus, Octy Sudarjat, Hadi Suherlan, Suci Anugrah Sunarya, Biga Rizky Susan Viviana Syafira Nurul Azmi Syifa Farha Syifa Kania Khaerunisa Tiurma Sinaga Wanda Adhelia Wani Asri Syawitri Widiansyah, Raka Unggul Widya Hary Cahyati