Claim Missing Document
Check
Articles

Risk Analysis of Fresh Lemuru Fish Supply Chain at Banyuwangi Port Rizkina, Fitriana Dina; Fauzi, Nurul Fathiyah; Assadam, Ahib; Hapsari P. P., Tiara Aprilia; Ramad, Shinta Artamevia
Torani Journal of Fisheries and Marine Science Vol. 7 No. 1 (2023): VOLUME 7 NOMOR 1, DECEMBER 2023
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/torani.v7i1.26959

Abstract

The abundance of lemuru fishery products around Coastal Fisheries Port in Muncar has led to the growth of a processing industry cluster made from lemuru fish which produces canned fish (sardines, tuna), fish flour and oil as well as frozen fish around Muncar port. Factories or industries whose raw materials require a large amount of money to move materials that are easily damaged will tend to choose their industrial locations around sources of raw materials. This shows that Indonesian people are aware of the nutritional contribution of consuming fish. The amount of production and consumption of this fish is also influenced by the season and weather so that the supply of caught fish is uncertain but the demand for fish is always increasing. Apart from that, other risks are inaccurate knowledge of fish handling, the distribution of caught fish that takes too long affects the decrease in the quality of fresh caught fish and the selling price of caught fish. Flying fish at Muncar Fishery Port is very dependent on the fishing season, so the availability of supplies fluctuates. The purpose of this study was to identify the supply chain structure and supply chain risks for lemuru at Muncar Fishery Port, analyze the highest risk factors in the lemuru supply chain at Muncar Fishery Port at each tier of fishermen, collectors and traders and recommends supply chain risk mitigation for lemuru fish for each tier at the Muncar Fishery Port based on risk identification.
Minat Peternak Domba Untuk Bergabung Dalam Peternakan Terkoleksi Studi Kasus Kecamatan Bangsalsari Jember Zakaria, Dwi Nouval; Prayuginingsih, Henik; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 1 (2023): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i1.1865

Abstract

Domba salah satu ternak sumber penghasil daging dan susu selain sapi, namun peternakan ini menghasilkan kotoran ternak yang mencemari lingkungan. Kandang domba sistem terkoleksi dianggap tepat untuk menanggulangi pencemaran lingkungan karena mengolah kotoran domba yang dipisahkan dari urine sehingga bernilai jual dan menambah pendapatan peternak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui minat peternak domba untuk bergabung pada peternakan terkoleksi. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive (sengaja) dan terpilih, yaitu di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik Pengambilan sampelnya menggunakan Teknik snowball sampling yaitu teknik pengambilan sumber data yang pada awalnya jumlahnya sedikit kemudian menjadi membesar dengan Jumlah responden 20 orang peternak. Metode analisis data menggunakan tabulasi silang dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65% peternak memiliki minat yang tinggi untuk bergabung dalam peternakan terkoleksi, 20% tidak berminat dan 15 % peternak ragu ragu.
Efisiensi Usahatani Kedelai Di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember Saputra, Firman Hadi; Prayuginingsih, Henik; Fauzi, Nurul Fathiyah
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.1991

Abstract

Kedelai berperan sebagai sumber protein nabati yang dibutuhkan dalam industri pangan dalam peningkatan gizi. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan: (1) efisiensi biaya usahatani kedelai (2) efisiensi teknis usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Penelitian dilaksanakan pada musim tanam kemarau 2022 menggunakan metode penelitian kuantitatif dan deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 50 orang dengan teknik pengambilan sampel Cluster dan Accidental Sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis R/C ratio dan analisis regresi berganda model Cob-Douglas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) efisiensi penggunaan biaya usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari belum tercapai dengan nilai R/C ratio sebesar 0,90 (2) efisiensi teknis usahatani kedelai di Kecamatan Bangsalsari belum tercapai untuk faktor produksi lahan. Sedangkan faktor jumlah tenaga kerja, jumlah tanaman kedelai, dan pupuk anorganik terhadap produksi sudah tidak efisien namun tidak signifikan.
Strategi Pengembangan dan Pemasaran Ternak Domba di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember (Studi Kasus Pada Najah Farm) Fazar Annurrofiq , Rizqi; Nurdiana Widjayanti , Fefi; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2018

Abstract

Usaha peternakan domba merupakan salah satu sektor usaha peternakan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di masa yang akan datang. Salah satu usaha ternak domba yang ada di Kecamatan Bangsalsari yaitu Najah Farm. Usaha ini memiliki permasalahan dalam kegiatan operasionalnya. Usaha peternakan domba merupakan salah satu sektor usaha peternakan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi pengembangan yang dapat dilakukan oleh Najah Farm. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Responden dalam penelitian ini yakni pengelola peternakan domba Najah Farm di Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember. Metode yang digunakan adalah Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan Najah Farm bermitra dengan petani dan peternak. Kemudian memiliki aktivitas kunci berupa operasional, pemasaran dan manajemen keuangan. Nilai bisnis yang ditawarkan sistem kandang terkoleksi, tabungan qurban, pemasok domba, penjualan pupuk. Najah Farm menjalin hubungan dengan pelanggan melalui pemberian pelayanan terbaik dan menyediakan fasilitas tabungan qurban. Pelanggan Najah farm yaitu distributor daging domba, lembaga aqiqah, instansi, Masyarakat umum, petani dan rumah makan. Sumber daya yang dimiliki oleh Najah farm yaitu sumber daya manusia yang merupakan para petani, serta sumber daya alam yang berupa lingkungan alam. Biaya yang diperlukan untuk mengelola Najah Farm meliputi biaya pengadaan kandang, biaya pengadaan kambing, pakan, kendaraan, dan mesin pendukung. Sumber pendapatan Najah Farm berasal dari penjualan produk.
Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kiner-ja Petani Padi Di Kabupaten Jember Jailani , Ahmad; Prayuginingsih, Henik; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2020

Abstract

Motivasi diartikan sebagai usaha yang mendorong seseorang untuk melakukan tindakan yang diinginkan. Kepuasan kerja diartikan sebagai perasaan positif pada suatu pekerjaan, yang merupakan dampak atau hasil evaluasi dari berbagai aspek pekerjaan ter-sebut.. Motivasi dan kepuasan kerja diperkirakan berpengaruh terhadap kinerja petani padi di Kabupaten Jember, kinerja dalam penelitian ini diukur dengan produktivitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja petani. Metode yang dilakukan menggunakan metode deskriptif korelasional terhadap data primer dan sekunder. Pengambilan sampel dilakukan secara Cluster dan Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden. Data dianalisis dan diuji dengan metode uji analisis jalur. Hasil menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata tingkat motivasi petani padi Kabupaten Jember sebesar 2,58 atau dalam kategori rendah, (2) Rata-rata tingkat kepuasan kerja petani padi Kabupaten Jember sebesar 3,06 atau dalam kategori cukup tinggi. (3) Secara bersama sama motivasi dan kepuasan kerja berpengaruh nyata terhadap produktivitas. Secara parsial motivasi berpengaruh nyata terhadap produktivitas sebesar 12,3% dan kepuasan kerja berpengaruh tidak nyata terhadap produktivitas sebesar 12,8%.
Analisis Komparatif Usaha Ternak Sapi Perah Input Konsentrat Dan Usaha Ternak Sapi Perah Non Konsentrat Di Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember Wira Adibrata, Arya; Nurdiana Widjayanti , Fefi; Fathiyah Fauzi, Nurul
Agri Analytics Journal Vol. 1 No. 2 (2023): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v1i2.2021

Abstract

Usaha peternakan sapi perah Indonesia dibedakan menjadi dua jenis: 1) usaha peternakan sapi perah rakyat, 2) perusahaan peternakan sapi perah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan jumlah produksi susu peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (2) menganalisis perbedaan keuntungan peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (3) menganalisis perbedaan efisiensi biaya peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, (4) mengetahui apakah peternakan sapi perah input konsentrat dan non input konsentrat sudah mencapai keun-tungan maksimum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Purposive Sampling dengan jumlah responden 2 peternak sapi perah. Analisis yang digunakan da-lam penelitian adalah: (1) analisis produksi, (2) analisis keuntungan, (3) analisis efisiensi biaya, (4) analiisis keuntungan maksimum, (5) analisis uji t beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) produksi susu peternakan sapi perah input konsentrat sebesar 3.393 liter lebih tinggi dibandingkan non konsentrat sebesar 2.921 liter, (2) keuntungan di peternakan sapi perah non konsentrat sebesar Rp. 12.073.499 lebih besar dibanding-kan dengan keuntungan peternakan sapi perah input konsentrat sebesar Rp. 2.157.605, (3) tidak ada perbedaan yang signifikan antara efisiensi biaya peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat, nilai RC-ratio input konsentrat sebesar 1.7 sedangkan non konsentrat sebesar 1.1, tergolong sudah efisien dalam penggunaan biaya produksi, (4) peternakan sapi perah input konsentrat dan non konsentrat sudah mencapai keuntungan yang maksimum dimana nilai MR>MC dengan nilai 10.000 > 5.867 untuk peternakan sapi perah non konsentrat dan peternakan sapi perah input konsentrat dengan nilai 12.000 >11.364.27.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo Amiruddin, Muhammad; Fefi Nurdiana Widjayanti; Nurul Fathiyah Fauzi
Agri Analytics Journal Vol. 2 No. 1 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/agri.v2i1.2184

Abstract

Tahu merupakan produk hasil dari pengolahan kedelai dengan metode fermentasi menggunakan asam asetat atau cuka. Tujuan penelitian ini untuk: (1) Untuk menghitung besar tingkat keuntungan agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (2) Untuk menganalisis efisiensi agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo, (3) Untuk menghitung besar nilai tambah agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan analitik serta menggunakan data primer dan sekunder dengan lokasi penelitian di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling sebanyak 15 responden. Analisis data menggunakan analisis keuntungan, analisis efisiensi dan metode hayami. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Rata-rata keuntungan yang didapatkan pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 23.185/kg kedelai atau Rp. 8.431/kg tahu, (2) Hasil analisis efisiensi pada agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo sebesar 1,84 sehingga disimpulkan bahwa agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan sudah efisien atau layak untuk diusahakan, (3) Rata-rata nilai tambah dihasilkan dari agroindustri tahu di Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo yaitu sebesar Rp. 27.801/kg kedelai.
The Effect of Using Milking Mechanization on Production at the Rembangan Livestock Breeding and Forage Farms Wicaksono , Moch. Arif; Widjayanti , Fefi Nurdiana; Fauzi, Nurul Fathiyah
International Applied Science Vol. 2 No. 2 (2023): Proceeding of SIGMA 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ias.v2i2.467

Abstract

The livestock sub-sector has a strategic role in the development of the agricultural sector, especially in efforts to strengthen food security to meet animal protein needs, strengthen the economic influence of society and accelerate regional development. This research aims to: (1) determine the difference in production before and after milking mechanization, (2) determine the difference in profit levels before and after milking mechanization, (3) determine the break-even point of the dairy business before and after milking mechanization. Determining the research location was carried out purposively (purposive method), namely in Arjasa District, Jember Regency. The method used in this research is descriptive and quantitative methods. for sampling using the total sampling method with a total of 4 respondents. The analyzes used in the research are: (1) production analysis, (2) profit analysis, (3) BEP analysis. The research results show that (1) milk production before mechanization was 3,180 liters/month while milk production after mechanization was 3,394 liters/month, (2) losses before mechanization were IDR. 3,483,101/month, profit after mechanization is IDR. 2,157,605/month, (3) the break-even point (Break Event Point) before mechanization is 3,496 liters and Rp. 38,458,701/month and after mechanization it was 3,214 liters and Rp. 38,569,195/month with an increase of 8.07% and 0.29%.
The Relationship Between Taste, Price, and Packaging Design To Consumer Purchase Interest in Ketakasi Coffee in Si-domulyo Village, Silo District, Jember Regency Efendi, Muhammad Choirul; Prayuginingsih, Henik; Fauzi, Nurul Fathiyah
International Applied Science Vol. 3 No. 2 (2024): Proceeding of International Conference of Agriculture (Semartani-3)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ias.v3i2.625

Abstract

Companies always research buyer behavior to determine consumer desire for their products. This increases consumer satisfaction so that the product is liked and company profits also increase. Nowadays, coffee can be processed into various flavors that can be enjoyed. This phenomenon gave rise to the idea for farmer groups or cooperatives in Sidomulyo Village, Silo District, Jember Regency to produce coffee with the distinctive taste of Ketakasi coffee packaged in various designs. The research objectives are (1) Identifying consumer perceptions of the taste of Ketakasi coffee (2) Identifying consumer perceptions of the price of Ketakasi coffee (3) Identifying consumer perceptions of Ketakasi coffee packaging design (4) Analyzing the relationship between taste, price and packaging design with purchase intention Ketakasi coffee consumers. The research method uses a qualitative descriptive method which was carried out purposively on consumers of Kertakasi robusta coffee. The research sample consisted of 33 consumers based on Taro Yamane's formula calculations. The research results show (1) Ketakasi robusta coffee has a strong aroma, strong aftertaste, and delicious taste (2) The price of canned Ketakasi coffee is affordable, the price is in line with product quality and competitive with similar products (3) Robusta coffee packaging design. Kertalasi displays attractive packaging and clear product information (4) The relationship between taste, price, and packaging design on consumers' buying interest in Ketakasi coffee in Sidomulyo Village, Silo District, Jember Regency is that taste has a sufficient but not significant correlation, price has a sufficient correlation and significant, and packaging design has a very weak but not significant correlation.
Demand and Supply of Vegetables and Fruits During Pandemic Covid-19 at the Downtown of Jember Regency Henik Prayuginingsih; Nurul Fathiyah Fauzi; Nur Muhammad Ferdiansyah; Faizha Dea Maulidiyah
Nusantara Science and Technology Proceedings Seminar Nasional Magister Agroteknologi 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2023.3208

Abstract

People try to fulfill their need for food during the pandemic Covid-19, both in quantity and kind of food that have vitamins and minerals which are good for keeping dan increasing immunity, such as vegetables and fruits. This study aimed to identify if there was a difference in (1) the demand for vegetables and fruits, and (2) the supply of vegetables and fruits before during the pandemic Covid-19 at the downtown of Jember Regency. The method of study was descriptive-analytic with 100 samples, consisting of consumer and green groceries of vegetables and fruits. Data were analyzed by t-test paired samples. The result was: (1) demand for vegetables decreased during the pandemic Covid-19 as described below: (a)green vegetables at the traditional market were decreased21.25%, another vegetable decrease61.61% and they were significant at5% dan 10% test level, (c) green vegetables at modern market decreased 11.76% and another vegetable increased23.57 % but they were not significant (2) demand of fruits : (a) decreased 57.28% at a traditional market and significant at 5% level (b) increased 16.67 % at the modern market but not significant, (3) supply of vegetables when the study was done (January) decreased 28.88% and significant at 10% test level, meanwhile supply of fruits decreased 56.00% and significant at 1% test level.