Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Kajian Land Subsidence pada Ruas Jalan Bukit Serayan-Bambang Ismoyo Kabupaten Bengkayang Murad, Murad; Priadi, Eka
CIVED Vol. 10 No. 2 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i2.419

Abstract

Kabupaten Bengkayang terus berbenah diri seiring menyambut lajunya pembangunan perekonomian khususnya pembangunan infrastruktur rekonstruksi ruas jalan. Dengan banyaknya pembangunan infrastruktur yang dilakukan di berbagai topografi lereng menjadi salah satu lokasi yang menjadi bagian dari pembangunan tersebut. Untuk membuat jalan yang nyaman, analisis keamanan lereng harus dilakukan sejak awal. Saat ini beberapa ruang jalan yang ada di Kota Bengkayang mengalami masalah yaitu penurunan tanah. Amblesan yang terjadi cukup signifikan mengganggu aktivitas masyarakat dan bisa berakibat fatal bagi pengguna jalan yang melintas di atasnya. Penurunan tanah menjadi masalah utama bagi masyarakat. Tujuan untuk menganalisis klasifikasi tanah dan menghitung penurunan tanah serta mencari solusi untuk perkuatan tanah di ruas jalan yang ada di Kota Bengkayang. Penelitian ini dilakukan dengan membuat lubang bor pada 2 titik dan uji laboratorium. Hasil penelitian pada lubang bor 1 dan lubang bor 2 lapisan tanah dasar pada kedua titik pengeboran didominasi oleh lempung lanauan dan lanau lempungan dengan disisipi tipis pasir halus sampai lapisan lempung batu padat dan sangat keras pada kedalaman 8 – 12 m. Total penurunan pada lokasi titik bor SB.01 sebesar 3,1 cm dan pada titik bor SB.02 sebesar 6,2 cm. Sehubungan dengan fungsi dan kelas jalan yang digunakan untuk kebijakan pemerintah Kabupaten Bengkayang, diperlukan perawatan berkala di wilayah ruas jalan tersebut untuk meningkatkan daya dukung tanah dasar.
The Influence of Ground Water Level Conditions on the Stability of Road Slopes with Retaining Walls Priadi, Eka; Murad, Murad
CIVED Vol. 10 No. 3 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/cived.v10i3.475

Abstract

This research was carried out using the P laxis 8.0 finite element method and manual calculations as well as by evaluating the safety factor value. Slope stability analysis using the P laxis program aims to determine the safe value of the slope before and after reinforcement using a cantilever - type retaining wall. Based on the analysis of the P laxis program before the installation of the cantilever retaining wall, in general the condition of the retaining wall on Jalan Ahmad Yani Gg. Batu Mas, Singkawang City experienced a landslide due to the condition of the soil which was classified as having low soil mechanical properties. Slopes with designed cantilever wall reinforcement are considered safer because they have the smallest displacement and settlement values, and meet all slope stability requirements, ie, shear stability is 1.251 > 1.5 (Safe), stability against overturning is 2.415 > 2 (Safe) , and bearing capacity is 0.555 < 0.583. The cantilever retaining wall structure uses D16-100 principal reinforcement and D10-100 shrinkage reinforcement, the base plate uses D16-150 principal reinforcement and D10-100 shrinkage reinforcement.
MODEL PENGEMBANGAN PETERNAKAN RAKYAT TERINTEGRASI YANG RAMAH LINGKUNGAN MENUJU PETERNAKAN BERKELANJUTAN DI NUSA TENGGARA BARAT (KAJIAN EPISTEMOLOGI DENGAN PENDEKATAN SISTEM) Alimuddin, Alimuddin; Sarjan, M; Heryanto, Hery; Anton, Anton; Mukhlis, Alis; Murad, Murad; Arifin, Zainal; Fahrudin, Fahrudin; Abdullah, Sirajudin H.; Priyati, Asih; Amudin, Amudin; Ali, Muhamad
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1646

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan tujuan dan fokus sistem pembangunan pertanian dewasa ini. Maraknya pembangunan di segala bidang menyisakan permasalahan besar terkait keberlanjutannya. Intervensi model pembangunan pertanian yang ramah lingkungan menjadi urgent untuk dilakukan shingga dapat membantu mewujudkan pembangunan yang yang berkelanjutan. Sektor peternakan memiliki peran penting dalam menyediakan pangan dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Hal ini dapat dilihat dari tingkat permintaan produk-produk peternakan seperti telur, daging dan susu yang terus meningkat etiap tahun sesuai dengan peningkatan jumlah penduduk. Keseimbangan faktor peningkatan produksi dan penanganan limbah adalah suatu keharusan untuk keberlangsungan usaha peternakan. Sistem pembangunan pertanian yang masih mengandalkan bahan kimia sebagai salah satu komponen input usaha pertanian telah turut memberikan kontribusi dalam menurunkan produktivitas lahan dan kualitas kesuburan lahan, begitu juga dengan industri peternakan tanpa disertai pengolahan limbah yang memadai sehingga meninggalkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, alih fungsi lahan yang tinggi menyebabkan daya dukung lahan untuk pertanian dan peternakan menjadi rendah. Kondisi ini membuat semua pihak brada pada titik “khawatir” akan kecukupan pangan untuk penduduk dunia pada tahun 2050. Manurut United Nation (2023), jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 sebesar 9.6 milyar, maka dunia harus menyediakan pangan 60% lebih banyak dari jumlah sekarang. Konsep integrasi peternakan-pertanian yang berkelanjutan menjadi yang bisa menjawab tuntutan ini sehingga menjadi sangat penting dalam setiap pelaksanaan pembangunan di semua bidang termasuk bidang peternakan. Peternakan yang berkelanjutan  harus memiliki 3 (tiga) pilar utama yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. Integrasi sistem pertanian yang mengutamakan ke-3 pilar tersebut membantu arah pengelolaan peternakan rakyat menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tulisan ini berisi tentang kajian epistemology model integrasi usaha peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah di NTB.
Strategi Digital Marketing untuk Meningkatkan Promosi dan Penjualan Produk Kopi Lokal Karang Sidemen, Lombok Tengah Nur Afni; Elya Antariksana Bachmida; Baiq Rien Handayani; Yuhendra AP; Hary Kurniawan; Amuddin Amuddin; Sukmawaty Sukmawaty; Ince Siti Wardatullatifah S; Isnaini Puspitasari; Hanifah Ayu; Fakhrul Irfan Khalil; Fuad Sauqi Isnain; Murad, Murad; Joko Sumarsono; Satrijo Saloko; Reza Kusuma Nurrohman; Diah Ajeng Setiawati; Rahmat Sabani; Wayan Sweca Yasa; Firman Fajar Perdana; M.Azhar Mustafid; Mi’raj Fuadi; Tri Isti Rahayu; Neyla Vista Maramy; Wiwin Apriyanditra; Zulfiana Jayanti; Saparudin Saparudin
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Februari: NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v6i1.7880

Abstract

Local coffee micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Karang Sidemen Village, Central Lombok Regency, have significant development potential; however, they still face challenges related to marketing practices and limited value addition. Conventional marketing systems restrict market reach and reduce product competitiveness. In the context of the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0, digital marketing offers a strategic opportunity for MSMEs to enhance product promotion and sales performance. This community service program aimed to strengthen the capacity of local coffee MSMEs through the implementation of social media–based digital marketing strategies. A participatory approach was employed, actively involving MSME actors and students through stages of problem identification, program planning, training and hands-on digital marketing practices, and evaluation. The results demonstrated an improvement in participants’ understanding and skills in utilizing social media as a promotional tool, as reflected by the initiative to develop and publish promotional video content for local coffee products, including the flagship Versilia coffee variant. The use of visual content and storytelling facilitated the practical adoption of digital marketing strategies. Overall, this program contributed to shifting marketing behavior from conventional to digital approaches and strengthening the sustainable competitiveness of local coffee MSMEs.
Kajian Teknis Penjadwalan Pemeliharaan Kolam Pengendapan (Tailing Pond) PT. Bumi Khatulistiwa Bauksit Site Meliau Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Kevin, Stephanus; Murad, Murad; Nirmala, Azwa
Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah Vol 14, No 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jtllb.v14i1.97384

Abstract

PT. Bumi Khatulistiwa Bauksit (PT. BKB), a bauxite mining company, faces challenges in maintaining its tailing ponds. The lack of a structured maintenance schedule has led to sediment accumulation, which risks pond shallowing and environmental contamination from potential overflow. This study aims to evaluate the condition of the settling ponds and establish an optimal maintenance schedule. A quantitative approach was employed, combining primary field data with secondary data. Analytical steps included calculating design rainfall, rainfall intensity, total discharge, solid percentage, settling velocity, and maintenance/dredging time based on pond volume and sediment accumulation. Results indicate the highest daily total discharge in Pond 1 (17,276.23 m³/day) and the lowest in Pond 5 (5,022.97 m³ /day). Maintenance intervals vary: Pond 1 requires dredging every 1 month and 7 days; Pond 2, every 1 month and 22 days; Pond 3, every 1 year and 5 months and 12 days; Pond 4, every 4 months and 18 days; and Pond 5, every 6 years and 5 months and 12 days. The excavator’s productivity reaches 447.93 m³/hour, with dredging time per pond ranging from 8 to 35 days.
Event-based rainfall windows and topographic controls on landslide susceptibility in West Sumatra: A machine-learning analysis Octova, Adree; Jenni, Nadiyatul; Razi, Pakhrur; Murad, Murad
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.132.9759

Abstract

Landslides caused by rainfall are a chronic cause of land degradation in tropical mountainous areas, where steep terrain and heavy precipitation work together to destabilize slopes and undermine land usability. This study elucidated the combined effects of event-based rainfall windows and topography on the landslide susceptibility in West Sumatra, with the view of supporting degraded land management and mitigation planning. Daily rainfall data from CHIRPS were used with 137 landslide events (2014 to 2024) and an equal number of non-landslide points to create a balanced dataset based on the 7 x 7 m DEMNAS. Geomorphological predictors included slope, aspect, profile curvature, and plan curvature, whereas rainfall was measured at 0, 1, 3, 7, 14, and 30 days. The 3-day and 7-day rainfall windows, slope, and the profile curvature were identified as the most discriminative variables using the Mann-Whitney U test. Afterwards, logistic regression, random forest, and XGBoost models were built, and each achieved high predictive accuracy (AUC>0.93; AP>0.95). The feature importance and SHAP analyses consistently showed that slope was the most influential control factor, with short-term rain windows making a meaningful marginal contribution. Subsequent susceptibility maps have consistently identified the Bukit Barisan range as a high-risk area. This research also shows how event-based rainfall-terrain models can be operationalised to inform degraded land management by focusing mitigation efforts, zoning land use, and supporting rainfall-based early warning strategies in data-sparse tropical areas.
Development of Numerical Models for 1D and 2D Pollutant Transport Problems Using the Leapfrog Method with Additional Numerical Filters Hafiyyan, Qalbi; Nirmala, Azwa; Murad, Murad; Bachtiar, Vivi; Sumiyattinah, Sumiyattinah
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 5 No. 7 (2026): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v5i7.1277

Abstract

Pollutant transport in aquatic environments has become a critical environmental issue due to increasing contamination from industrial, domestic, and agricultural activities, which threaten ecosystems and human health. Understanding pollutant behavior through numerical modeling is essential for effective monitoring and mitigation strategies. This study aims to develop and evaluate a numerical model for simulating one- and two-dimensional pollutant transport using the advection–diffusion equation as the governing framework. The method employed is a finite difference approach based on the Leapfrog scheme combined with the Hansen numerical filter to improve model stability and simplicity. The model is tested through several benchmark cases, including pure advection, advection–diffusion, and Gaussian pulse scenarios in both one- and two-dimensional domains, with results compared to analytical solutions. The findings indicate that the proposed Leapfrog–Hansen model demonstrates good agreement with analytical solutions and achieves relatively small error values, particularly in one-dimensional cases. The results also show that spatial and temporal discretization significantly influence model stability and accuracy, where smaller step sizes generally improve performance but may reduce accuracy due to excessive filtering. In conclusion, the Leapfrog–Hansen model provides a simple yet effective alternative for pollutant transport simulation, especially for one-dimensional problems, with potential applications in environmental analysis and decision-making
Rancangan geometri air decking blasting pada PIT 270 PT Cipta Kridatama jobsite PT MHU Kalimantan Timur Abduh Mubarok, Fajar; Murad, Murad; Mukhtar, Wahdaniah
Jurnal Himasapta Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i1.8428

Abstract

PT Cipta Kridatama (CK) site PT Multi Harapan Utama (MHU) merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang menerapkan metode peledakan pada aktifitas pengupasan lapisan overburden. Kegiatan peledakan menerapkan metode geometri air deck yang bertujuan untuk menghemat penggunaan bahan peledak sehingga nilai powder factor juga turun. Serta mempercepat proses kegiatan peledakan tanpa menunggu waktu gassing dengan tetap menghasilkan fragmentasi batuan hasil peledakan dan digging time alat gali material hasil peledakan sesuai yang ditargetkan. Dalam hal ini dibutuhkan nilai Air Deck Factor (ADF) untuk mendapatkan Air Deck Length (ADL) yang selanjutnya didapatkan pengurangan nilai powder factor optimum serta rancangan geometri air deck pada kegiatan peledakan. Berdasarkan karakteristik material batuan overburden di PIT 270 dibedakan menjadi dua jenis yang dominan yaitu claystone dan sandstone. Nilai ADF pada material overburden clay stone sebesar 0,155 dan 0,115 untuk sand stone dengan ADL 0,3-0,6 untuk clay stone dan 0,2-0,5 pada sand stone. Berdasarkan ADL optimum yang dihasilkan dapat menurunkan nilai powder factor 0,21-0,22 kg/BCM dari powder factor dipeledakan konvensional sebesar 0,24 kg/BCM, dengan penghematan bahan peledak sebesar 8,74% di material sand stone dan 12,88% di material clay stone pada setiap lubang.
Optimasi waktu edar pada kegiatan hauling menggunakan teori antrian di PT Gilgal Batu Alam Lestari Meita, Tiara; Murad, Murad; Syahrudin, Syahrudin
Jurnal Himasapta Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Himasapta Volume 8 Nomor 01 April 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v8i1.8727

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari, yang selanjutnya disebut PT Gilgal adalah perusahaan pertambangan yang bergerak di bidang penambangan batu granodiorit. PT Gilgal berlokasi di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, dengan luas lokasi wilayah IUP yakni seluas 15 Ha. Dalam kegiatan pengangkutan material di PT Gilgal menggunakan 3 alat angkut dumptruck untuk mengangkut material dari 2 front penambangan ke area crusher. Namun, dalam kegiatan pengangkutan tersebut terjadi penumpukan alat angkut sehingga menyebabkan terjadinya antrian. Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan analisis terhadap kondisi antrian di lapangan, sehingga hasil dari analisis tersebut didapatkan nilai probabilitas keadaan antrian yang kemudian digunakan sebagai acuan untuk menentukan rekomendasi desain waktu sebagai solusi untuk pemecahan permasalahan antrian yang terjadi di PT Gilgal. Adapun tujuan dari optimasi waktu edar pada penelitian ini adalah untuk memaksimalkan dan mengefisiensikan waktu edar alat sehingga produktivitas alat angkut dapat meningkat dan target produksi yang ditentukan dapat tercapai. Target produksi PT Gilgal adalah 20.000 /bulan, kemudian setelah digunakan waktu rekomendasi, produksi meningkat menjadi 33.702,92m3.