Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN BUKU TEKS SAKURA 1 DAN TANOSHII NIHONGO 1 Padmadinarta, Andika; Sadyana, I Wayan; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 2 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.15085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan buku Sakura 1 dengan Tanoshii Nihongo 1 dilihat dari segi pemaparan urutan penyajian materi, isi materi dan budaya Jepang. Penelitian ini menggunakan teori telaah buku teks yang dikemukakan oleh Tarigan (1986) dan teori analisis bahan ajar bahasa Jepang menurut Dahidi (2008). Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode catat data kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil yang ditemukan yaitu terdapat perbedaan yang dapat dikelompokkan menjadi 3. Bagian pertama, perbandingan penyajian materi buku sakura 1 menekankan jumlah materi, menginspirasi dan memotivasi, sedangkan buku Tanoshii Nihongo 1 menekankan efisiensi, berfokus pada materi pelajaran dan kedalaman materi. Bagian kedua yaitu perbandingan pemaparan isi setiap bab yaitu dalam penyampaian kata maupun kalimat bahasa Jepang, buku Sakura 1 menggunakan huruf latin dan buku Tanoshii Nihongo 1 menggunakan huruf kana. Bagian ketiga yaitu penyajian budaya Jepang pada buku Sakura 1 sebagai informasi tambahan dan pada buku Tanoshii Nihongo 1 sebagai materi pelajaran.Kata Kunci : telaah buku teks, analisis bahan ajar bahasa Jepang, perbandingan 研究の目的は「さくら1」と「たほしいにほんご1」の教科書の比較、日本の素材、コンテンツ、文化のプレゼンテーションのための露出から見ましました。本論ではTariganの教科書のレビュー (1986)及びDahidiの日本語教材の分析(2008). データは、データレコードを使用して、 定性的記述法により分析した。結果、3つに分類することができる比較がある。第1の部、さくら1の本の資料提示の比較は、物質の量を強調し、刺激を与え、動機づける。一方、楽しい日本語1の本は効率を重視し、主題と深さに焦点を合わせる。第2の部、各章の内容の比較。日本語の単語や文章の配信である。 さくら1の本はロマジで書いて、楽しい日本語1の本はカナで書きます。第3の部、サクラ本の日本文化はサクラ本の日本文化は付加的な情報として役立ちますが、楽しい日本語1の本に素材となっている。keyword : 教科書のレビュー、日本語教材の分析、比較
ANALISIS PEMBENTUKAN MAKNA IDIOM BAHASA JEPANG YANG TERBENTUK DARI UNSUR ANGGOTA TUBUH BAGIAN HARA Candra, Raditya Gita; Sadyana, I Wayan; Suartini, Ni Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v5i2.18550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan hubungan antar kata dalam pembentukan idiom hara berdasarkan gaya bahasa, lintas budaya, serta fisiologi tubuh manusia sehingga menghasilkan makna idiomatikal. (2) menjelaskan penempatan yang sesuai dari idiom hara berdasarkan pembentukan idiomnya menurut teori Inoue 1992. Subjek dalam penelitian ini yaitu idiom bahasa Jepang yang terbentuk dari unsur anggota tubuh. Objek dalam penelitian ini yaitu idiom hara. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode deskriptif dengan teknik catat yang dianalisis secara deskriptif dalam bentuk tabel rancangan pembentukan makna idiomatikal, serta tabel klasifikasi idiom berdasarkan pembentukan idiomnya menurut teori Inoue. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 15 idiom yang terbentuk dari unsur hara. Penempatan idiom hara sebanyak 3 idiom menyatakan perasaan dan indera perasa, 2 idiom menyatakan keadaan tubuh, sifat, atau watak, 4 idiom menyatakan perbuatan, aksi, atau kegiatan, 3 idiom menyatakan keadaan derajat dan nilai, dan 3 idiom menyatakan kehidupan masyarakat dan kebudayaan.Kata Kunci : Gaya Bahasa, Hara, Hubungan, Idiom, Pembentukan Makna 本研究の目的は、1)イディオの意味を作り出すため、言語スタイル、クロスカルチャー、人体の生理学に基づく腹イディオムの形成における言葉の関係を説明する 2)1992年の井上の理論に従ったイディオムの形成に基づく腹イディオムの適切な配置を説明する。この研究の対象は、身体の要素から形成された日本のイディオムである。本研究は、井上理論によるイディオムの形成に基づくイディオム分類表とイディオムな意味の形の設計表の形で記述的に分析された記録技法を用いた記述的方法による定性的アプローチによって行われた。本研究の結果は、腹から形成されたイディオムは15つがあるということである。3つのイディオムは感情と味覚、2つのイディオムは身体の状態とキャラクター、4つのイディオムは行動、3つのイディオムは程度と価値、そして、3つのイディオムは社会と文化の生活を表現する。keyword : 身体、言語スタイル、腹、関係、イディオム、意味の形成
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HIRAGANA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA SISWA KELAS X ILMU BAHASA DAN BUDAYA 2 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2014/2015 ., Made Diah Arawinda Sari; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v1i2.5330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dapat meningkatkan kemampuan menulis hiragana pada siswa kelas X Ilmu Bahasa dan Budaya 2 SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. (2) Untuk mengetahui bagaimana respon siswa kelas X Ilmu Bahasa dan Budaya 2 SMA Negeri 3 Singaraja terhadap pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dalam pembelajaran bahasa Jepang khususnya menulis hiragana. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Ilmu Bahasa dan Budaya 2 SMA Negeri 3 Singaraja yang berjumlah 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes, observasi, angket, dan wawancara. Data dari penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) pada siklus 1 hasil tes menunjukkan bahwa persentase ketuntasan siswa yaitu 61,11% dan meningkat pada siklus II menjadi 88,89% (2) respon siswa pada siklus I dan siklus II yaitu lebih dari 75% siswa memberikan respon positif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dapat meningkatkan kemampuan menulis hiragana siswa.Kata Kunci : Menulis, Hiragana, Teams Games Tournament この研究の目的は、(1)2015年度シンガラジャ国立第三高等学校言語文化コース10年生2組の『チームスゲームストーナメント』グルプ学習法を使用によって向上しているか。(2)この学習法を使用した際の学習者の反応を知っていることである。この研究は教室実践活動調査である。研究対象は2015年度シンガラジャ国立第三高等学校言語文化コース10年生2組36名である。データはテスト、授業観察、アンケート、インタビュー より収集し、分析法は定性分析法と定量分析法を用いた。この調査の結果は以下の通りである。第一周期終了時の標準を越えた割合は61,11%であった。第二周期終了時の標準を越えた割合は向上させる、88,89%になった。この学習法に対する学習者の反応は75%以上が良好であると答えていた。このデータから、『チームスゲームストーナメント』グルプ学習法は学習者のひらがな表記能力向上させるために有効であるといえる。 keyword : 表記、ひらがな、チームスゲームストーナメント
PROFIL PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG DASAR DI SMA NEGERI 1 NEGARA ., Ni Kadek Hadiningsih; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v1i2.5346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan variasi pembelajaran bahasa Jepang dasar di SMA Negeri 1 Negara, (2) Mendeskripsikan faktor-faktor yang mendasari penggunaan strategi dalam pembelajaran bahasa Jepang dasar dan (3) Mendeskripsikan apa yang menjadi kendala dalam pembelajaran bahasa Jepang dasar di SMA Negeri 1 Negara. Data ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Negara. Data dikumpulkan dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa (1) guru bahasa Jepang SMA Negeri 1 Negara menggunakan variasi pembelajaran dounyuu atau pengenalan dengan menggunakan bahasa Indonesia, pada (latihan dasar/Kihon renshuu) terutama dalam melatih kosakata guru menggunakan latihan Hanpuku renshuu/pengulangan, pada saat melatih kosakata dalam sebuah kalimat menggunakan latihan Dainyuu renshuu/penggantian, pada latihan tanya jawab menggunakan latihan Outou renshuu, dan pada latihan Ouyou renshuu/penerapan guru menggunakan teknik wawancara ( information gap ) dan role play (2) guru bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Negara menggunakan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik siswa, kondisi di kelas, dan materi yang diajarkan.(3) Kendala yang ada dalam pembelajaran bahasa Jepang dasar di SMA Negeri 1 Negara adalah pada saat ( Dounyuu/pengenalan) guru jarang menggunakan bahasa Jepang dengan siswa, pada latihan(Kihonrenshuu/Latihan dasar) guru jarang menggunakan latihan ( Henkan renshuu/latihan pengubahan), pengetahuan siswa memahami huruf jepang masih kurang, media pembelajaran dan strategi pembelajaran yang terbatasKata Kunci : profil, pembelajaran, bahasa Jepang dasar 要旨 この研究の目的は、(1)ヌガラ国立第一高等学校の基礎日本語学習の学習法の種類、(2)同校の基礎日本語学習の学習法で使用される基 本要素、(3)同校で基礎日本語学習の中にある問題点を明示することである。データは、インタビュー、ドキュメント映像、授業観察により収集し、それを定性的記述法により分析した。研究の対象は、ヌガラ国立第一高等学校日本語科教師である。研究の結果は以下の通りである。(1)ヌガラ国立第一高等学校の日本語教師は、導入および語彙の基本練習、反復練習においてインドネシア語を使用し、文章に語句を当てはめる練習では代入練習、質疑応答では応答練習、応用練習ではインフォメーションギャップ、ロールプレイを使用している。(2)同校の日本語指導者は、教室内での学習者の特性や条件に基づいて学習法 および学習内容を選択する。(3)同校日本語指導者が直面する問題点は、学習者と日本語で 接することがほとんどない。基本練習の なかで 変換練習がほとんどなく、学習者の日本語文字の理解も不足している。また、教材の不足教授法にもまだ 問題があると思われる。keyword : 紹介、学習、基礎日本語学習
GAMBARAN KOMUNIKASI VERBAL DAN NONVERBAL SEBAGAI STRATEGI PROBLEM SOLVING DALAM DRAMA MISAKI NUMBER ONE Wulandari, Aristia; Sadyana, I Wayan; Antartika, I Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 3, No 3 (2017)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v3i2.12143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran komunikasi verbal murni, komunikasi verbal yang diikuti dengan bentuk nonverbal, serta peranan dari proses komunikasi tersebut sebagai strategi problem solving dalam drama Misaki Number One. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah drama Jepang yang berjudul Misaki Number One. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan instrumen utama berupa kartu data. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, dengan teknik lanjutannya yaitu teknik catat. Hasil dari penelitian ini yaitu ditemukan 2 jenis strategi komunikasi verbal yaitu strategi langsung literal dan strategi tidak langsung literal yang diterapkan dalam 27 data verbal murni dan 12 data verbal yang diikuti dengan bentuk nonverbal. Bentuk-bentuk nonverbal yang mengikuti tuturan verbal hanya berfungsi untuk menekankan tuturan verbal dan melengkapi tuturan verbal. Selain itu, ditemukan peranan dari proses komunikasi sebagai strategi problem solving dalam drama Misaki Number One ini sebanyak 6 peran yaitu memberikan perhatian, memberikan kepercayaan atau keyakinan, memberikan kedekatan atau kehangatan, memediasi permasalahan siswa, tidak memojokkan atau menyalahkan siswa, serta memberikan dukungan dan semangat.Kata Kunci : komunikasi, verbal, nonverbal, strategi problem solving 本論は、ドラマ「美咲ナンバーワン」で問題解決の手段として純粋な言語表現、言語表現により表される言語表現、非言語表現によるコミュニケーションが成り立つ過程を論じたものである。対象は、日本ドラマ「美咲ナンバーワン」である。また、データは視聴した際、場面を見つけ出し、それをデータカードを作成することにより収集、定性的記述法により分析した。結果は次の通りである。言語表現による伝達方法は直接的、間接的伝達の2種類認めれた。純粋な言語表現による伝達手段は27例、非言語表現により表される言語表現は12例認められた。また、非言語表現形式は強調及び補完を表す。また、問題解決手段の過程において同ドラマでは、注意提起、信頼、接近生徒間の問題仲裁、生徒保護、激励の6例が認められた。keyword : コミュニケーション、言語表現、非言語表現、問題解決手段
PENGUATAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG OLEH GURU BAHASA JEPANG SMA NEGERI 1 SUKASADA S Aryawan, I Made Agustina; Mardani, Desak Made Sri; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 4, No 1 (2018)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v4i1.13323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Model-model penguatan yang digunakan oleh guru bahasa Jepang dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Sukasada, (2) Penggunaan bahasa Jepang dan kejepangan dalam penguatan oleh guru bahasa Jepang dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Sukasada. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Sukasada. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Guru bahasa Jepang dalam pembelajaran bahasa Jepang di SMA Negeri 1 Sukasada menggunakan penguatan verbal berupa kata dan kalimat dalam bentuk pujian, persetujuan, dukungan, penghargaan, teguran dan nasihat, penguatan nonverbal berupa mimik dan gerak badan (gestural), dengan cara mendekati, dengan sentuhan, dan dengan kegiatan yang menyenangkan. Penguatan berupa simbol atau benda tidak dilakukan guru. (2) Penggunaan bahasa Jepang dan kejepangan dalam penguatan dilakukan guru dengan cara menggunakan pujian, dukungan, pengakuan, dan penghargaan dalam bahasa Jepang, pengamalan budaya Jepang, serta menceritakan perbandingan budaya, pola pikir, dan prinsip orang Jepang.Kata Kunci : Bahasa Jepang, Model, Pembelajaran, Penguatan 本論の目的は、(1)公立スカサダ第一高等学校の日本語学習時における日本語指導者の指導モデル、(2)当校日本語指導者の日本語学習時の日本語および日本文化紹介などの利用状況を明らかにしたものである。対象は公立スカサダ第一高等学校の日本語指導者である。データは授業観察、ドキュメント、インタビューにより収集し、それを定性的記述法により分析した。結果、(1)当校の日本語学習時における日本語指導者は、単語、文章による言語的指導では、称賛、認識または承認、サポートと感謝、警告とアドバイスなどを施し、動作表情による非言語的指導では、ジェスチャー、近接、ユニークな動きの表情を使用する。シンボルまたは物を使用する指導がない。(2)当校指導者の日本語の使用状況は、ほめる、サポート、認識、感謝を表現する場合に使用され、日本文化の紹介においては、比較文化、日本人の基本的考え方、しきたりなどを指導している。keyword : 日本語、モデル、学習、指導力
ANALISIS KESULITAN GURU BAHASA JEPANG DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI SMA DAN SMK SE-KABUPATEN TABANAN Murtiningsih, Putu Utari; Sadyana, I Wayan; Adnyani, Kadek Eva Krishna
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 4, No 3 (2018)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v4i3.14462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis tingkat kesulitan guru bahasa Jepang di SMA dan SMK se-Kabupaten Tabanan dalam mengimplementasikan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian, (2) menganalisis kategori guru bahasa Jepang yang mengalami kesulitan lebih tinggi dalam mengimplementasikan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Kategori tersebut meliputi status kepegawaian, latar belakang pendidikan, pelatihan Kurikulum 2013, status sekolah, dan jangka waktu mengimplementasikan Kurikulum 2013. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket dan wawancara. Angket dianalisis menggunakan teknik analisis data kuantitatif, sedangkan data wawancara dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu (1) pada perencanaan 13,64% responden tergolong tidak sulit, 59,09% responden tergolong cukup sulit, dan 27,27% tergolong sulit, pada pelaksanaan 36,36% responden tergolong tidak sulit, 45,45% responden tergolong cukup sulit, dan 18,18% tergolong sulit, pada penilaian 50% responden tergolong tidak sulit, 27,27% tergolong cukup sulit, dan 22,73% tergolong sulit, (2) kategori guru yang mengalami kesulitan lebih tinggi yaitu guru non PNS, guru lulusan non kependidikan, guru yang belum pernah mengikuti pelatihan K13, dan guru yang mengajar di sekolah swasta. Guru yang menerapkan Kurikulum 2013 selama kurang dari 1 tahun mengalami kesulitan paling tinggi pada pelaksanaan dan penilaian. Tetapi pada perencanaan, guru yang menerapkan Kurikulum 2013 selama 1 tahun mengalami kesulitan tertinggi. Kata Kunci : kesulitan guru bahasa Jepang, implementasi, Kurikulum 2013 本研究では、(1)タバナン地区の高等学校 および専門学校の日本語教師が直面した 計画、実施、評価段階で2013 年のカリキュラム実施困難分析することであり、(2)計画、実施、評価段階で 2013年のカリキュラム実施のもっと困難日本語教師のカテゴリを分析することである。そのカテゴリーは雇用状態、教育の背景、2013カリキュラムのトレーニング、学校の状態と 2013カリキュラムを実施する時間である。調査対象は、インタビュー、アンケートより収集したデータである。アンケートは定量的記述法により分析して、インタビューデータは定性的記述法により分析した。本研究の結果は、(1)計画段階では 「困難ではない」が 13.64%、「かなり困難」が 59.09%、「困難である」が 27.27%と 回答された。実施段階では 「困難ではない」が 36,36% 、「かなり困難」が 45,45%、「困難である」が 27.27%と回答された。評価段階では 「困難ではない」が 50% 、「かなり困難」が 27,27%、「困難である」が 22,73%と回答された。(2) 非常勤教員、教員養成受けない教員、2013年のカリキュラムの研修を受けてない教員、私立学校の教員は もっと困難なことがある。2013カリキュラムを1年未満で適用する教師は実施段階と評価段階では一番困難なことがある。しかし、計画段階では 2013年のカリキュラムを1年間適用する教師は一番困難なことがある。keyword : 日本語教師の困難、実施、2013年のカリキュラム
Analisis Kesalahan (Errors) Penggunaan Partikel (Joshi) Pada Karangan (Sakubun) Mahasiswa Semester 3 (Tiga) Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNDIKSHA Tahun Ajaran 2017/2018 Hodri, Muhamad; Sadyana, I Wayan; Mardani, Desak Made Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v5i1.17035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan partikel dalam karangan mahasiswa semester tiga jurusan Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode dokumentasi dalam pengumpulan data. Sedangkan analisis data dilakukan dengan metode analisis kesalahan berbahasa (EA) oleh Ellis (1987). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kesalahan partikel yang dilakukan oleh pembelajar terdiri dari kesalahan partikel no, ni, wa, ga, o, de, to, demo, e, mo. Kesalahan paling sering dilakukan adalah kesalahan partikel no yang berfungsi untuk menghubungkan nomina dengan nomina sebanyak 12 kesalahan. Kemudian kesalahan dikelompokkan kedalam empat tipe kesalahan penghilangan (occusion), penambahan (addition), salah formasi (misformation). Kesalahan dalam memformasikan (misformation) dan penghilangan (occusion) menjadi kesalahan yang paling banyak terjadi. Kesalahan disebabkan oleh Interferensi, penggunaan yang berlebihan (Overgeneralization), pengambil alihan sistem bahasa yang tidak lengkap sehingga terjadi suatu penghilangan dalam suatu unsur bahasa (occusion), kegagalan dalam memahami batasan dalam struktur bahasa target sehingga menggunakan unsur bahasa ke dalam konteks yang tidak bisa digunakan atau tidak sesuai dengan aturan yang benar (misformation).Kata Kunci : erros analysis, interferensi, karangan, partikel. 研究の目的はガネシャ教育大学の日本語教育学科の学生の二年生の作文の助詞誤りを分析することである。研究では記述の定性的が使うことであり、データをドキュメンテーション方法で収集することである。データはEllis (1987) の言語エラー分析 (EA) によって分析した。結果によって学習者が助詞誤りの種類はの、に、は、が、を、で、と、でも、へ、も、という誤り事であり、名詞を合同することでいちばんよくある誤りことである。また三つタイプが削減助詞 (omission)、追加助詞 (addition),ミスフォーメーション助詞 (misformation)で類別された。一番よくある誤りのはミスフォーメーション助詞 (misformation)と削減助詞 (omission)。助詞誤りの原因は母国語の干渉、それに過度の一般(overgeneralization)、不完全な応用する言語 (omission)、失敗の言語の限界のシステムの理解することである(misformation)。keyword : エラー分析、助詞、作文、干渉
ANALISIS PERBANDINGAN LINTAS BUDAYA PADA BUKU NIHONGO KIRA-KIRA 1 Nirayani, Luh Meilinda; Suartini, Ni Nengah; Sadyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 5, No 2 (2019)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v5i2.18689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek dan model perbandingan lintas budaya pada buku teks bahasa Jepang. Subjek pada penelitian ini adalah buku Nihongo Kira-kira 1 dari The Japan Foundation. Objek penelitiannya adalah aspek dan model perbandingan lintas budaya yang ada dalam buku Nihongo Kira-kira 1. Data dikumpulkan melalui metode pustaka dan kartu data, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) aspek budaya yang diperkenalkan dalam buku yaitu materi budaya yang berkaitan dengan sistem kemasyarakatan, sekolah, pekerjaan dan kemahiran. Aspek budaya yang lebih banyak diperkenalkan pada buku Nihongo Kira-kira 1 adalah budaya yang berkaitan dengan lingkungan sekolah. (2) model perbandingan lintas budaya yang diperkenalkan yaitu menggambarkan model active construction, making connection, dan responsibility. Perbandingan lintas budaya tersebut diperkenalkan secara eksplisit dengan mengintegrasikan materi budaya melalui empat keterampilan berbahasa dalam bentuk informasi, ilustrasi gambar dan lembar kerja siswa. Kata Kunci : perbandingan lintas budaya, buku Nihongo Kira-kira 1, budaya 本研究の目的は、日本語教科書における異文化比較の角度と模型を説明する。研究の対象は日本の国際交流基金によって出版された日本語キラキラ1である。研究の対処は日本語キラキラ1の教科書にある異文化比較の角度と模型である。データー収集はデーターカードである。また、本研究は定性的で記述的という研究方法を利用する。結果は (1)紹介された文化は、社会システムと学校と仕事と趣味である。日本語キラキラ1の教科書にある学校の文化活動をもっと紹介された。(2)紹介された模型は、Active constructionとMaking connectionとResponsibilityである。日本語キラキラ1という教科書の異文化比較紹介は、情報と挿絵と及び学習者質問用紙が四技能と組み合わせされ、紹介された。keyword : 異文化比較、日本語キラキラ1、文化
ANALISIS MAKNA SHUUJOSHI NE DAN YO DI DALAM DRAMA SEIGI NO MIKATA EPISODE 1-2 KARYA HIJIRI CHIAKI TAHUN 2008 ., Ni Made Sri Jayanthi; ., I Wayan Sadyana, S.S.,M.Si; ., Desak Made Sri Mardani, S.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Undiksha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbj.v1i2.5447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna shuujoshi –ne dan –yo dalam tuturan dialog drama seigi no mikata. Telaah mengenai shuujoshi ne dan yo dalam memberikan pemaknaan pada tuturan dengan memperhatikan konteks dan situasi yang ada saat penuturan. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Penyajian data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mendeskripsikan kalimat yang mengandung shuujoshi –ne dan –yo . Setelah melalui proses analisis ditemukan unsur makna yang berbeda-beda dalam setiap penggunaan shuujoshi –ne dan –yo, adapun makna tersebut yakni untuk menunjukkan pujian, memeperhalus permintaan, penegasan, meminta kepastian, omelan dan menunjukkan perintah. Kata Kunci : shuujoshi, ne, yo, makna この研究はドラマ「正義の味方」の会話で使用される終助詞「ね」と「よ」の意味を分析することを目的とする。物語の状況や文脈を観察することにより、文章中の意味を考察する。データはドキュメント法によ。その抽出にしたものを定性的な記述方法した。分析の結果「ね」と「よ」の意味には称賛、要求を和ける、強制、確認、文句、そして命令が認められた。keyword : 終助詞、ね、よ、意味
Co-Authors ., Bunga Nita ., I Gede Adi Pratama ., Kadek Citrayani D. ., Kadek Tiara Virgianti ., Ni Komang Ayu Mandiastari ., Ni Luh Putu Lindasari ., Ni Putu Suantini ., Ni Wayan Ari Astari ., Ni Wayan Yogi Widiantari ., Widyaningsih Ni Kadek Abd. Rasyid Syamsuri Adrianti, Ni Kadek Ayu Andika Padmadinarta Ani, Ni Putu Sri Merry Anna Sherly Tiofanny Sherly Tiofanny Antartika, I Kadek Apriliani, Ni Kadek Buda Ariasta, I Komang Dika Aristia Wulandari Astawa, I Putu Yogi Bagiasa, Wayan Budinata, Rino Akbar Bunga Nita . Candra, Raditya Gita Damayanti, Putu Ayu Sista Darmini, Ni Made Desak Made Dwitawati Desak Made Sri Mardani Desak Made Widnyana Wati Desak Putu Heny Lusiana Dewi . Desak Putu Heny Lusiana Dewi ., Desak Putu Heny Lusiana Dewi Devi, Putu Krisda Ratma Deviliastari, Putu Dewa Made Ari Marsutayasa . Dewi, Komang Uli Tusaning Dewi, Ni Komang Yasinta Dewi, Ni Luh Putu Novita Dewi Novita Diantari, Ni Putu Indah Dinda Maryanti Dwitawati, Desak Made Dyan Indramahatma Wijana Putri Fakhrian Fakhrian Fakhrian, Fakhrian Fanani, Seftya Dwita Gede Satya Hermawan Gede Satya Hermawan Gede Satya Hermawan Satya Hermawan Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si . Handika, Wely Suriya Harni P, W Nanda Putri Hermawan, Gede Satya Hermawan, Gede Satya Hermawan, Gede Satya Hermawan Satya Hodri, Muhamad I Dewa Gede Oka Ardana Yasa I Gede Adi Pratama . I Gede Putra Yogisswara . I Gede Putra Yogisswara ., I Gede Putra Yogisswara I Gusti Agung Abi Surya Dewa I Gusti Agung Mega Mas Dewi Pertiwi . I Gusti Agung Mega Mas Dewi Pertiwi ., I Gusti Agung Mega Mas Dewi Pertiwi I Kadek Agus Manuartawan I Komang Dika Ariasta I Komang Sertiana Putra I Made Agustina S Aryawan I Made Kris Wijayadi I Nyoman Agus Ardita . I Putu Andhika Wedha Pradiptya I Putu Riyan Riadi I Putu Yogi Astawa I Wayan Julia Tanopa Ida Ayu Laksmi Widyadnyani . Ida Bagus Gede Ananda Putra Kusuma Ita Mustafa Kadek Citrayani D. . Kadek Dwi Cahyani . Kadek Dwi Cahyani ., Kadek Dwi Cahyani Kadek Dwi Savitri Udiyani Kadek Eva Krishna Adnyani Kadek Tiara Virgianti . Kadek Yuliantari . Kadek Yuliantari ., Kadek Yuliantari Karmili, Ni Ketut Ketut Sintya Charisti . Ketut Sintya Charisti ., Ketut Sintya Charisti Ketut Surasiawan Komang Ayu Agnes Puspitasari Komang Uli Tusaning Dewi Kori, Putu Shinta Desyana Kusuma, Ida Bagus Gede Ananda Putra Lestari Giri, Putu Ririn Indra Lestari, Putu Kartika Chandra Lidia Eta Ina Elo Lie, Mebbie Haouk Luh Eni Dipya Wulandari Luh Gede Utari .Utami Dewi Luh Januarti Asri Yastini . Luh Januarti Asri Yastini ., Luh Januarti Asri Yastini Luh Meilinda Nirayani Luh Purnama Yanti . Luh Purnama Yanti ., Luh Purnama Yanti Luh Putu Asti Putri Utami Luh Sinthia Arizona . Luh Sinthia Arizona ., Luh Sinthia Arizona Made Andi Sudana Andi Sudana Made Diah Arawinda Sari . Made Diah Arawinda Sari ., Made Diah Arawinda Sari Made Dwi Adelina Indah Pratiwi Made Elisa Nityasari D Made Sudarma Yasa . Made Sudarma Yasa ., Made Sudarma Yasa Made Yuliasih Manuartawan, I Kadek Agus Md Marta Sari Dewi Mebbie Haouk Lie Muhamad Hodri Murtiningsih, Putu Utari Ni Gusti Komang Marseni . Ni Kadek Ayu Adrianti Ni Kadek Ayu Wulandari Ni Kadek Buda Apriliani Ni Kadek Hadiningsih . Ni Kadek Hadiningsih ., Ni Kadek Hadiningsih Ni Kd Juni Ningsih Ni Ketut Karmili Ni Komang Ayu Mandiastari . Ni Komang Yasinta Dewi Ni Luh Ayu Putri Utari Ni Luh Ayu Trisna Yani Ni Luh Gede Serinadi . Ni Luh Gede Serinadi ., Ni Luh Gede Serinadi Ni Luh Mita Sari Ni Luh Putu Lindasari . Ni Luh Putu Novita Dewi Novita Dewi Ni Made Darmini Ni Made Sida Utami Ni Made Sri Jayanthi . Ni Made Sri Jayanthi ., Ni Made Sri Jayanthi Ni Nengah Nunuk Suryawati . Ni Nengah Nunuk Suryawati ., Ni Nengah Nunuk Suryawati Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini Ni Nengah Suartini, Ni Nengah Ni Nengah Sukni Ni Nyoman Paramita Rasmi Ni Nyoman Putri Noviyanthi Ni Nyoman Vivin Yulianti Ni Putu Era Renovati Diana Ni Putu Febriana Sari . Ni Putu Febriana Sari ., Ni Putu Febriana Sari Ni Putu Indah Diantari Ni Putu Sri Merry Ani Ni Putu Suantini . Ni Wayan Ari Astari . Ni Wayan Yogi Widiantari . Ningsih, Ni Kd Juni Nirayani, Luh Meilinda Nityasari D, Made Elisa Noviyanthi, Ni Nyoman Putri P K, Putu Robert Padmadinarta, Andika Paramita Rasmi, Ni Nyoman Pradana, Gede Arya Kevin Kusuma Pradiptya, I Putu Andhika Wedha Puspitasari, Komang Ayu Agnes Putra, I Komang Sertiana Putri Ayu Wulandari Putri Ayu Wulandari, Putri Ayu Putri Utami, Luh Putu Asti Putu Arry Krisdayanthi . Putu Arry Krisdayanthi ., Putu Arry Krisdayanthi Putu Ayu Sista Damayanti Putu Deviliastari Putu Dewi Merlyna Yuda Pramesti Putu Edi Sutrisna . Putu Edi Sutrisna ., Putu Edi Sutrisna Putu Evy Friska Susmiarti . Putu Evy Friska Susmiarti ., Putu Evy Friska Susmiarti Putu Hendra Suputra Putu Indriaty Megatara Putu Kartika Chandra L Putu Kartika Chandra Lestari Putu Krisda Ratma Devi Putu Pebri Suradika Pebri Suradika Putu Ririn Indra Lestari Giri Putu Robert P K Putu Sartika . Putu Shinta Desyana Kori Putu Utari Murtiningsih Putu Wira Yudi Pratama Putu Yosea Purbasari . Putu Yosea Purbasari ., Putu Yosea Purbasari Raditya Gita Candra Rahman , Zaifur Renovati Diana, Ni Putu Era Riadi, I Putu Riyan Rino Akbar Budinata S Aryawan, I Made Agustina S.S.,M.Si ., Gede Satya Hermawan, S.S.,M.Si Sang Nyoman Putrayasa . Sang Nyoman Putrayasa ., Sang Nyoman Putrayasa Sari, Ni Luh Mita Seftya Dwita Fanani Sudana, Made Andi Sudana Andi Sukni, Ni Nengah Suradika, Putu Pebri Suradika Pebri Surasiawan, Ketut Surya Dewa, I Gusti Agung Abi Tanopa, I Wayan Julia Udiyani, Kadek Dwi Savitri Utami, Ni Made Sida Utari, Ni Luh Ayu Putri W Nanda Putri Harni P Wati, Desak Made Widnyana Wayan Bagiasa Wely Suriya Handika Widyaningsih Ni Kadek . Wijayadi, I Made Kris Wulandari, Aristia Wulandari, Luh Eni Dipya Wulandari, Ni Kadek Ayu Yani, Ni Luh Ayu Trisna Yasa, I Dewa Gede Oka Ardana Yeni Yeni Yeni Yeni Yudi Pratama, Putu Wira Yulianti, Ni Nyoman Vivin Yuliasih, Made Zaifur Rahman