Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Psychoeducation Based on Short Education Movie as An Educational Media to Improve Knowledge about Online Game Addiction in Students Liklikwatil, Nelma; Imlabla, Floria Veramaya; Wiguna, Paramita Kurnia; Hariat, Ummul; Latuconsina, Nur Aisah; Agustiningsih, Agustiningsih; Wijaya, Norra Hendarni; Rahayu, Bety Agustina
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.5735

Abstract

Game addiction can result in a significant decrease in an individual's ability to perform routine activities. Lack of education about game addiction can cause behavioral disorders and other health problems. Seeing the existing problems, the purpose of this study is to conduct a psychoeducational analysis study based on short education movies as an educational medium to increase knowledge about online game addiction in students. This study is a quantitative study with a quasi-experimental pretest-protest design. This study will be conducted at Ambon vocational high schools. Sampling using random sampling techniques obtained 40 students. The statistical test used is the Wilcoxon signed Rank test. The results showed that the majority of respondents were 15 years old (57.5%) with the largest gender being female (62.5%). The majority of respondents had insufficient knowledge before being given psychoeducation based on short education movies as an educational medium to increase knowledge about online game addiction in students in Ambon city as many as 27 respondents (67.5%). The results of student knowledge after psychoeducation based on short education movies as an educational medium to increase knowledge about online game addiction in students in Ambon city are mostly in the good category, namely 30 respondents (75%). The results of the Analysis test obtained a p-Value of 0.001. The conclusion in this study is that there is a significant influence between psychoeducation based on short education movies as an educational medium to increase knowledge about online game addiction in students (p-value 0.001).
Upaya Preventif Diabetes Mellitus Melalui Foot Self Care Pada Lansia Riza Yulina Amry; Rahayu, Bety Agustina; Fauna Andriani; Debby Yulianthi Maria; Anna Nur Hikmawati
Media Pengabdian Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/wy2ebb66

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit gangguan metabolisme yang yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat penurunan jumlah insulin dalam organ pancreas. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi upaya preventif diabetes mellitus melalui foot self care pada lansia. Kegiatan ini dilakukan dalam 3 tahap yaitu persiapan,pelaksanaan dan konsolidasi. Metode pelaksanaan menggunakan pengukuran, ceramah dan praktik. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Juni 2023 pada minggu ke 1 di balai pertemuan warga di dusun Pungkuran, Pleret Bantul dengan jumlah peserta 24 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah terlaksana kegiatan pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, cek gula dan asam urat, pemberian materi pencegahan diabetes mellitus serta praktik foot self care dengan senam kaki diabetic. Evaluasi dari kegiatan didapatkan peserta aktif mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir, aktif dalam diskusi serta aktif mengikuti senam yang dipandu. Melihat hasil ini maka dapat disimpulkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dinyatakan berhasil dan berjalan lancar sesuai tujuan
Hubungan Health Literacy dengan Pengetahuan Pencegahan HIV AIDS pada Remaja Amry, Riza Yulina; Rahayu, Bety Agustina; Maria, Debby Yulianthi
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/02rms568

Abstract

Rendahnya tingkat literasi kesehatan telah menjadi epidemi pada remaja. Terbatasnya pengetahuan kesehatan dikaitkan dengan tidak memadainya pengelolaan literasi kesehatan salah satunya tentang HIV AIDS. Melihat hal tersebut peneliti bertujuan menganalisa hubungan health literacy dengan pengetahuan pencegahan HIV AIDS pada remaja. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ini adalah siswa remaja MA Baburoyyan berjumlah 13 siswa. Teknik pengambilan sampling dilakukan dengan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner health literacy dan kuesioner perilaku pencegahan HIV AIDS. Analisa data menggunakan kendall tau. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 16 tahun (46,2%) yang berjenis kelamin laki-laki (53,8%).  Mayoritas responden mengatakan tidak pernah  mendapatkan edukasi tentang HIV AIDS. Health literacy responden mayoritas dalam kategori baik (53,8%), namun pada pengetahuan tentang HIV AIDS dalam kategori baik (69,2%). Pada hasil uji analisa hubungan health literacy dan pengetahuan remaja tentang HIV AIDS dengan uji kendall tau didapatkan nilai 0,013. Maka disimpulkan terdapat hubungan antara health literacy dengan pengetahuan pencegahan HIV AIDS pada remaja MA Baburoyyan.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI GRIYA JAHIT KHOTIJAH Purnomo, Parmadi Sigit; Setyowati, Sri; Supatmi, Supatmi; Mahmudah, Ani Mashunatul; Rahayu, Bety Agustina
Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE) Vol. 7 No. 3 (2025)
Publisher : Humanism: Journal of Community Empowerment (HJCE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hjce.v7i3.1383

Abstract

Media sosial berperan penting sebagai sarana komunikasi, interaksi sosial, sekaligus media promosi dalam pemasaran usaha. Pemanfaatan media sosial secara tepat dapat memperluas jangkauan pasar, memperkuat brand awareness, serta berdampak positif terhadap peningkatan produksi dan pendapatan usaha kecil dan menengah (UKM). Griya Jahit Khotijah masih menghadapi kendala dalam promosi dan pemasaran yang dilakukan secara konvensional, sehingga belum mampu menjangkau konsumen secara luas. Keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan media sosial sebagai sarana pemasaran digital juga menjadi hambatan dalam pengembangan usaha. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, serta praktik langsung. Fokus kegiatan adalah pelatihan pemanfaatan media sosial untuk pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 80% peserta mampu membuat akun bisnis dan mengelola tampilan profil secara profesional, serta 70% peserta mampu membuat konten promosi (foto dan caption) yang menarik. Selain itu, jumlah pengikut akun Instagram Griya Jahit Khotijah meningkat dari 50 menjadi 150 dalam dua minggu setelah pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi kepuasan, peserta memberikan nilai rata-rata 4,6 dari 5. Dengan demikian, kegiatan PKM ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan promosi digital mitra.
Edukasi gizi remaja sebagai upaya deteksi dini prediabetes Maria, Debby Yulianthi; Setyowati, Sri; Kurnia, Nia Marlina; Fatimah, Andini Nur; Murandari, Murandari; Setiadi, Adi; Rahayu, Bety Agustina; Ispandiyah, Woro
Link Jurnal Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): December : Jurnal Masyarakat
Publisher : CV LINK Education Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63425/ljm.v2i2.122

Abstract

Latar belakang: Prediabetes pada remaja merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup, pola makan tidak seimbang, dan rendahnya aktivitas fisik. Kondisi ini sering tidak terdeteksi secara dini karena minimnya pengetahuan remaja mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan. Tujuan: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan manajemen diri remaja dalam mendeteksi dini prediabetes melalui pendekatan edukasi gizi. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada remaja usia sekolah menengah dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan evaluasi pre-test serta post-test. Materi edukasi meliputi pengenalan prediabetes, faktor risiko, prinsip gizi seimbang, pemilihan makanan sehat, serta strategi manajemen diri dalam kehidupan sehari-hari. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan. Data hasil PKM dianalisa dengan dekriptif analitik. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai prediabetes dan pentingnya pola makan sehat sebagai langkah preventif. Simpulan: Edukasi gizi terbukti efektif sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam deteksi dini prediabetes serta mendorong perilaku hidup sehat pada remaja. Disarankan agar program edukasi gizi mengenai prediabetes dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi dalam kegiatan promosi kesehatan di sekolah. Tenaga pendidik dan petugas kesehatan perlu berkolaborasi dalam memperkuat materi pola makan sehat serta gaya hidup aktif pada remaja.