Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Algoritme Fisher Yates Dalam Pembuatan Aplikasi Pengenalan Media Pembelajaran Hurup, Angka, Jenis Warna, Sayuran dan Buah-Buhan Untuk Anak Usia Dini Berbasis Smartphone Android Muntahanah Muntahanah; Khairunnisyah Khairunnisyah; Irvan Dwi Pangestu
Jurnal Pseudocode Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 September 2020
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1385.847 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.7.2.88-96

Abstract

Dunia anak adalah dunia bermain dan bergembira oleh karena itu masa emas bagi mereka janganlah dibebani dengan hal-hal yang berat membani tumbuh kembang sehingga membebani dengan kurikulum belajar dan tugas-tugas yang menghabiskan waktu. Faktor orang tua yang mendapat pendidikan yang keras yang menjadi kehendak mereka maka anak-anak dibebani dan mendapat tekanan untuk memperoleh hasil yang sempurna dengan cara memaksakan untuk ikut  bimbingan belajar dan privat untuk mengajar di rumah, metode pembelajaran pada anak usia dini  diperlukan aplikasi komputer  berbasis android  sehingga pembelajaran dapat dibuat seminimalis dan semenarik mungkin  sehingga lebih mudah dan efektif menggunakan Algoritme  Fisher-Yates  yang  menghasilkan  permutasi  acak  dari  suatu  himpunan  terhingga,  dengan kata lain untuk mengacak suatu himpunan tersebut. Hasil pengujian Waktu akses pengacakan soal rata-rata adalah 0,25% dan Pengacakan dipengaruhi oleh jumlah bank soal, sehingga semakin banyak data di database maka semakin menurun soal yang akan terulang kembali dikarenakan faktor kemungkinan yang skalanya membesar dan  Persentase kemungkinan soal yang sama akan menurun soal yang akan terulang. Kata Kunci: anak-anak, bermain, game, algoritme fisher yates, optimal
Sistem Pendukung Keputusan Penetuan Perawatan Bagi Peserta BPJS Kesehatan Dengan Metode Simple Additive Weighting Yulia Darnita; Muntahanah Muntahanah
Jurnal Pseudocode Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Februari 2019
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (661.208 KB) | DOI: 10.33369/pseudocode.6.1.39-48

Abstract

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) dalam penentuan kelas perawatan pada saat ini masih menggunakan sistem manual dengan cara peserta memilih sendiri kelas perawatan mana yang harus dipilih. Sedangkan kelas perawatan yang harus dipilih tidak sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan oleh pihak BPJS Kesehatan. Terkadang para peserta memilih kelas perawatan tidak sesuai dengan kemampuan para peserta. Mereka lebih memilih kelas yang rendah dikarenakan bayaran tiap bulannya rendah yang semestinya mereka mampu memilih kelas perawatan yang lebih tinggi berdasarkan kriteria dari pekerjaannya. Pada ketentuan tersebut maka sistem pendukung keputusan ini akan membantu BPJS Kesehatan dalam menentukan kelas perawatan bagi para peserta dengan melihat kriteria dari pekerjaan para peserta sehingga para peserta tidak bisa memilih sendiri kelas perawatannya. Sistem dirancang dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. untuk efisiensi waktu dalam menentukan kelas peserta. Berdasarkan hasil pengujian sistem dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Pada sistem pendukung keputusan ini diperoleh 3 kelas perawatan yang dapat ditentukan dengan kriteria pada setiap kelas perawatan berdasarkan sub kriteria berupa Non PBI dan PBI, metode Simple Additive Weighting ini mempunyai kelemahan dalam perubahan kriteria yang ada sehingga harus menambah penilaian normalisasi. Adapun kelebihannya adalah metode ini dapat mempermudah dalam penentuan solusi.Kata Kunci: Perawatan, Peserta, Asuransi, Simple Additive Weighting. 
PEMANFAATAN VPN DENGAN IP CLOUD MIKROTIK MENGGUNAKAN JARINGAN 3G (STUDI KASUS : PT. BPRS MUAMALAT HARKAT BENGKULU) Rozali Toyib; Muntahanah Muntahanah
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 8, No 1 (2019): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.56 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v8i1.428

Abstract

Salah satu teknologi penting dan menjadi trend dalam jaringan komputer maupun handphone adalah teknologi jaringan nirkabel/ Wireless LAN, teknologi ini adalah perkembangan dari teknologi jaringan local yang memungkinkan efesiensi dalam implementasi dan pengembangan jaringan komputer  karena dapat meningkatkan mobilitas dan Fleksibilitas user, saat ini, jaringan wireless menjadi target yang paling menarik bagi hacker). Untuk mengatasi permasalahan keamanan data di jaringan internet ada suatu metode yaitu Virtual Private Network (VPN), merupakan jaringan lokal yangterhubung melalui jaringan publik (Internet). metode tuneling danenkripsi yang menjamin keamanan data walaupun data melewati jaringan public, Hal ini yang membuat VPN handal dalam mengatasi permasalahan ini.  Hasil Pengujian dapat diambil kesimpulan : Karena dalam uji coba koneksi internet menggunakan modem gsm dan provider Three, sering mengalamai lost sinyal sehingga ip publik berubah dan PVN terputus, Walaupun memanfaatkan jaringan public  lalu lintas data dirasa  lebih aman karena lalu lintas data antar jaringan dalam PVN teleh terekripsi, Lebih efisien dalam hal mengkoneksikan User ke Server. Karena koneksi di dialup langsung dari router , jadi setiap client langsung dapat koneksi ke VPN Server. Client tidak harus mendial up terlebih dahulu ke VPN Server agar terbentuk jalur tunneling.
Sosialisasi Platform Teknologi Informasi Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan di SMK Negeri 10 Bengkulu Utara Yulia Darnita; Sastya Hendri Wibowo; Rozali Toyib; Muntahanah Muntahanah; Harry Witriyono
Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v2i1.1710

Abstract

The problem faced by schools in managing grant funds or school Operational Assistance is that there is often a confusion of information related to fund management, from planning, budgeting and reporting processes, the school is often confused when facing challenges due to misinformation, there is no source of validated questions and answers and integrated schools can be trusted to answer school confusion regarding the management of BOS funds, the existing question and answer channels (Whatshap, telegram) are still not integrated, have not been verified and tracked, the process of finding answers that are not well communicated adds to the administrative burden of educators, Not yet available application to help teachers and students in the teaching and learning process. Service activities in the form of socialization, practice, question and answer and Focus Group Discussion related to the use of digital platforms aimed at reducing complexity, increasing efficiency, adding inspiration, and customized approaches related to the School Resource Platform, the Merdeka Teaching Platform and the Teacher: Learning Platform. This community service process can be expected so that participants as the Assistance Team from Higher Education are able to: 1) Explore the Merdeka Mengajar Platform and its various products from their Android-based devices / devices (including web-based information systems via computers, desktops or laptops) 2) Explain the functions and the benefits of the Teaching Device Product on the Merdeka Mengajar Platform 3) Explaining the functions and benefits of the Student Assessment Product on the Merdeka Mengajar Platform 4) To teachers as the main users of the Merdeka Mengajar Platform (and its various products) as well as other key users such as school principals and stakeholders other related activities and need ongoing activities because most participants still need other training to help the learning process lead to a digital system, online-based and independent learning.
APLIKASI TES BUTA WARNA DENGAN METODE FARNSWORTH MUNSELL BERBASIS ANDROID Ardi Wijaya; Muntahanah muntahanah
JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics) Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnai Scientific and Applied Informatics
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jsai.v3i1.848

Abstract

Abstrak - Tes buta warna saat ini sangat dibutuhkan bagi dunia industri, pendidikan, maupun pemerintahan. Hal ini disebabkan oleh ketergantungan manusia dalam pekerjaan atau pendidikan yang erat sekali berhubungan dengan warna. Salah satu metode tes buta warna adalah metode Farnsworth Munsell. Farnsworth Munsell adalah metode untuk melihat kemampuan seseorang menyusun kecerahan warna. Tes ini dapat membedakan tipe defisiensi penglihatan warna dan mengevaluasi tingkat keparahan diskriminasi warna. Sistem operasi Android saat ini paling banyak digunakan pada smartphone dan komputer tablet. Aplikasi dibangun pada sistem berbasis Android dengan minimal versi Android 4.4.4 (Kitkat). Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah ingin membangun sebuah aplikasi tes buta warna berbasis android dengan menerapkan metode Farnsworth Munsell  sehingga dapat memudahkan kalangan umum dalam mendapatkan dan menggunakannya serta ini diharapkan dapat mendapatkan hasil yang cukup akurat. Dari hasil pengembangan aplikasi ini sesuai dengan perencanaan dan hasil pengujian blackbox sistem aplikasi dapat berjalan dengan baik tanpa kendala. Aplikasi dapat memproses perhitungan metode Farnsworth Munsell dan menghasilkan output yang sesuai dengan kaidah metode tersebut. Aplikasi tes buta warna menggunakan metode Farnsworth Munsell ini dapat mempermudah perhitungan skor error secara otomatis sehingga mempermudah pengguna dalam mendapatkan hasil tes.Kata kunci: Buta warna, Kelainan mata, Tes mata, Metode Farnsworth Munsell, Aplikasi Android, Sistem operasi Android
SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN MEMBANTU GURU/STAF DAN SISWA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR NEGERI 73 KOTA BENGKULU Muntahanah Muntahanah; Rozali Toyib; Yulia Darnita; Tito Novrialdi; Beni Juanda; Yebri Putra; Pradika Diatama
Jurnal Abdimas Serawai Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan perpustakaan sekolah bertujuan untuk mengumpulkan dan menyimpan bahan-bahan pustaka, yang diharapkan dapat membantu guru dan siswa menyelesaikan tugas-tugas dalam proses belajar mengajar, serta menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan. Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan minat, kemampuan dan kebiasaan membaca, serta mengembangkan minat untuk mencari, mengelola, dan memanfaatkan informasi. Melalui hasil pengamatan, diketahui bahwa penyelenggaraan perpustakaan di sekolah mitra masih belum mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah dan bahkan pelayanan perpustakaan juga masih manual, belum elektronik. Berdasarkan permasalahan tersebut, kami mengusulkan salah satu solusi berupa aplikasi perpustakaan berbasis teknologi komputer melalui kegiatan PKM Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Pelatihan/Tutorial  ini perpustakaan ini untuk memudahkan dalam operasional perpustakaan untuk guru/staf dan siswa Dari hasil kuisoner yang disebarkan untuk melihat tingkat keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan dan pentingnya sistem informasi perpustakaan di sekolah di dapat 81 %-90% setuju dan penting penggunaan dan kegiatannya, Sosialisasi budaya literasi sangat penting bagi siswa ditengah badai dunia digital yang berhubungan kecaduan game online dan perlunya peningkatan prasarana sekolah.
PELATIHAN KETERAMPILAN DASAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI BAGI PERANGKATDESA PURBOSARI KECAMATAN SELUMA BARAT KABUPATEN SELUMA Muntahanah Muntahanah; Khairunnisyah Khairunnisyah; Rozali Toyib; Yulia Darnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v1i1.188

Abstract

Desa Purbosari merupakan daerah administratif Kecamatan Seluma Barat Kabupaten Seluma, Desa Purbosari Terletak dikabupaten Seluma  sejarah terbentuknya Desa Purbosari di mulai dari   tahun 1990 adalah awal pemukiman transmigrasi warga eks Kedung ombo, yang bernama UPT Seluma Kanan. Kemudian pada tahun 1994 UPT Seluma Kanan berubah menjadi Desa Definitif dengan nama PURBOSARI yang berarti gabungan dari nama kabupaten Purwodadi , Boyolali dan Sragen. Keadaan Ekonomi Masyarakat Desa Purbosari Hanya 2 Kategori. 50 % Menengah keatas dan 50 % Menengah ke bawah. Hambatan yang dialami oleh aparat desa untuk pencairan dana bantuan atau pengalokasian terkendala dengan data yang ada dikarena masih sederhana dan pendataannya masih secara sederhana sehingga membutukan waktu yang lama untuk menyusun proposal yang diajukan dan kadang karena  keterbatasan kemampuan aparat desa yang berhubungan dengan teknologi khususnya komputer menghambat mereka dalam bekerja dan minimnya kemampuan menyusun proposal dan data keuangan sehingga bantuan yang diberikan dapat segera  cairkan oleh pemerintah.  Manfaat yang dapat diperoleh adalahdengan pelatihan ini diharapkan perangkat desa bisa membuat proposal, surat menyurat, pembukuan sederhana, administrasi dan bisa mencari informasi secara langsung dengan menggunakan teknologi  yang dipelajar khususnya internet.Kata Kunci : Aparat, Data, Keuangan, Pembukuan, Proposal
PELATIHAN KEPEMIMPINAN, PEMBUKUAN SEDERHANA DAN APLIKASI OFFICE DALAM RANGKA TERTIB AMINISTRASI DI DESA DATAR RUYUNG KECAMATAN ARGA MAKMUR KABUPATEN BENGKULU UTARA Rozali Toyib; Muntahanah Muntahanah; yulia darnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 2 No. 3 (2019): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v2i3.454

Abstract

Desa Datar Ruyung berada pada ketinggian 0-541 M di atas permukaan laut, dengan topografi dataran tinggi, berbukit-bukit,gambut, dan bersungai. Jenis tanah pada umumnya tanah hitam dan abu-abu. Potensi di Desa Datar Ruyung yaitu Wilayah Pengembangan, Pemukiman, Pertanian, penduduk Desa Datar Ruyung berjumlah 240 KK dan Jumlah penduduk seluruhnya 770 jiwa Desa Datar Ruyung dipimpin oleh seorang kepala desa yang dibantu oleh sekretaris desa dan lima kepala seksi yang terdiri dari kepala seksi pemerintahan, kepala seksi pembangunan, kepala seksi pelayanan umum, dan kepala seksi trantip. Organisasi lain yang dibentuk berdasarkan undang-undang atau peraturan pemerintah yang ada di Desa Datar Ruyung yaitu Karang Taruna, PKK, Koperasi, Remaja Islam Masjid dan Pos Pelayanan Terpadu. Adapun lembaga-lembaga sosial tersebut berfungsi untuk menampung aspirasi masyarakat juga sebagai wadah untuk mengembangkan kesadaran masyarakat untuk pembangunan. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa menjelaskan bahwa Desa pada Tahun 2015 akan mendapatkan kucuran dana sebesar 10% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana yang masuk ke Desa tersebut dinamakan Dana Desa. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk itu perlunya pengelolahan dana desa yang menjadi konsen dari pemerintah untuk itu dibutuhkan kemampuan manejerial dari kepala desa sebagai pemimpin  dan kemampuan perangkat desa dalam hal pembukauan dan administrasi perkantoran dituntut kemampuannya dalam penguasai teknologi komputer dalam hal ini adalah aplikasi office.
Promosi Produk Pertanian Dan Kerajinan Menggunakan Website Serta Pembukuan Sederhanadi Desa Sido Dadi Kecamatan Arma Jaya Kabupaten Bengkulu Utara Rozali Toyib; Onsardi Onsardi; yulia darnita; Muntahanah Muntahanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v3i1.723

Abstract

Produk Unggulan Kawasan Pedesaan merupakan langkah untuk memajukan desa dengan menciptakan produk unggulan desa, memiliki potensi menciptakan kesempatan kerja yang tinggi, selanjutnya berpotensi meningkatkan daya beli dan kesejaterahan desa, produk yang dihasilkan perlu dipasarkan  agar bisa diserap swasta atau perusahan oleh karena itu diperlukan media pemasaran yang relevan dengan perkembangan teknologi  yang begitu pesat untuk memudah dalam pemasaran produk unggulan desa melalu media Promosi Melalui Media Website agar bisa dikenal untuk menarik minat swasta atau perusahan menyerap hasil produk dari desa  atau berinvestasi di daerah/desa, Para investor akan tertarik untuk bekerjasama produk unggulan desa memiliki kulaitas, kuantitas dan kontinuitas yang baik. Investasi bisa dilakukan pada kerjasama on farm (budidaya), off farm (pengolahan komodit) dan market (pemasaran). Sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan semakin cepat dan merata, Promosi Produk Unggulan Desa akan berdampak pada membuka lapangan kerja baru dan peluang usaha baru, dengan adanya lapangan kerja dan peluang usaha baru secara otomatis akan meningkatkan penyerapan Tenaga Kerja dan mengurangi Pengangguran yang ada di Desa.
STRATEGI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI 36 KOTA BENGKULU rozali toyib; Muntahanah Muntahanah; Rahmad Afriandi; Fira Rahmadhini; Yusi Isnadia; Afrinando Kusnadi Kusnadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jpmbr.v4i2.1454

Abstract

Pandemi Covid 19 yang timbul di pertengan Maret 2020 menyebabkan  ada perubahan dalam tata cara mengajar yang biasanya lewat tatap muka menjadi pembelajaran daring menimbulkan permasalahan yang besar bagi guru-guru yang telah terbiasa dengan metode lama serta adanya perubahan dan petunjuk teknis dari mendikbud yang mewajibkan guru-guru melakukan kegiatan belajar mengajar via online lewat jaringan internet dimana proses pembelajarannya langsung berhadapan dengan sistem yang membuat sebagian besar guru yang sudah senior yang Gaptek menjadi kesusahan dalam proses ini dan keterabatasan penguasahaan teknologi tentu menghambat proses alih ilmu ke siswa. Sikap yang dapat diambil dalam proses belajar mengajar ditengah pandemic Covid 19, ada 3 solusi yang ditawarkan pada pengabdian kali ini yaitu penggunaan media belajar yaitu google classroom, menggunakan metode belajar yang terstruktur sesuai dengan kondisi pandemic Covid 19, menggunakan bahan ajar yang interaktif dan berbentuk digital untuk memudahkan dalam belajar daring. penggunaan metode  Pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini, Antusias yang tinggi dari peserta dalam mengikuti kegiatan ini dan partisifasi dari sekolah dengan meluangkan waktu dan prasarna untuk kegiatan, Sosialisasi penggunaan Google Classroom dan media lainnya dapat membantu proses Kegiatan belajar mengajar  selama pandemi COVID19 dan perlu  penyediaan prasarana yang layak untuk kegiatan ini dan penguatan Jaringan internet disekolahKata Kunci: Guru, kegiatan belajar mengajar, covid 19, daring
Co-Authors -, Rozali Toyib Abdillah, Muhammad Harits Abdullah, Dedy Abdurrasyid, Fakhri Adinda, Fitri Adriansyah, M. Ari Afriandi, Rahmad Afrinando Kusnadi Kusnadi Ahmad Novianto Akbar, Anggi Sunata Nur Albar, Ahmad Rere Alexander, Jefri Amandika, Rama Andilala Andre Kurniawan Andrian Kuor Nando Andry Sartika Annisa Sonita Apriansyah, Nugraha Apridiansyah, Yovi Ardi wijaya Ariestanto, Dian Arif Triyandi, Muhammad Beni Juanda Dandi Sunardi Dani, Aliman Darnita , Yulia Darnita, Yulia David Maria Veronika, Nuri Diana Diana Diana Diana Diatama, Pradika Egia Apriansyah Evandra, Geri Melano Febitri, Nora Febriani, Lovi Febrina, Nanda Fira Rahmadhini Fitri Lestari Fitriah Fitriah Gilang Nurva Wijaya Gilang Pamungkas, Habib Guntur Alam Hadi , Alam Kurnia Harry Witriyono Harry Witriyono Witriyono Hendri, Sastya Herianto, Agib Kristian hidayah, agung kharisma Husni Rifqo, Muhammad Imanullah, Muhammad Indri Dwi Lestari Irvan Dwi Pangestu Irwandi Irwandi Islan Wardiman Isnadia, Yusi Jandri M.Siban Jaya Saputera, Juwanda Jefri Alexander Joka Jasri Juanda, Beni Juhardi, Ujang Keken Pinandita Khairullah, Khairullah Khairunisa, Dinda Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah Khairunnisyah, Khairunnisyah Kharisma , Agung Kristian Herianto, Agib Kristika Meza Werda Kusnadi, Afrinando Kusnadi Lidia Lidia Lilian Guntari M. Imanullah, M. Imanullah marhalim, marhalim Miko Ansyori Nabila, Pipit Nanda Yugo Pangestu Nita, Taura Novrialdi, Tito Nur'aini, Shandra Nuri David Maria Veronika Nuri David MV Nuri David Veronika Nurlestari, Oktarani Okta, Leo Oktarani Nurlestari Onsardi, Onsardi Pagestu, Yolan Pahrizal, Pahrizal Pangestu, Irvan Dwi Pradika Diatama Putra, Fherdi Hunata Putra, Iqbal Pratama Putra, Yebri Putri, Deliana Rahmad Afriandi Rahmadhini, Fira Ricardo, Ryo Rifqo, Muhammad Husni Rohanan Yusuf Rojali Toyib Rozali Toyib Rozali Toyib Rozali Toyib Safari, Chessar Sahputra , Eka Sahputra, Eka Salsabila, Aprilia Sandi, Zainove Saparudin Saroni Sastya Hendri Wibowo Sastya Hendri Wibowo Sastya Hendri Wibowo Sastya Hendri Wibowo Wibowo Sastya Wibowo Seprianti, Widia sholekhah, Ananda Shopiana, Sella Siregar, Fadel Muhammad Sonita , Anisya Sonita, Anisya Sri Ekowati Sri Handayani Sri Handayani Supriyadi, Anisyah Oktariani Syahfitri, Jayanti Tanjung, Rahman Fadli Teguh Susanto Titi Darmi Tito Novrialdi Toyib, Rozali Triyandi, Muhammad Arif Ulit, Icuk Gempa Veronika, Nuri David Maria Wahyu Nugroho Wibianto, Alvian Febri Widodo, Aditya Deko Wijaya, Ardi Wilio Papian Witriyono , Harry Witriyono, Harry Yanto, Febi Febri Yebri Putra Yulia Darmi Yulia Darnita Yulia Darnita Yulia Darnita Yulia Darnita yulia darnita yulia darnita yulia darnita Yulia Rahmi Yusi Isnadia Yuza Reswan Zantohar, Moh Rere Velentino