Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengembangan dan pemberdayaan e-book aplikatif untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa di SD Janawati, Desak Putu Anom; Purnami, Ni Made Ayu; Putra, Ketut Dedi Agung Susanto; Darmayanti, Ni Wayan Sri; Sudirman, I Nyoman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30751

Abstract

Abstrak Pengembangan literasi digital di sekolah dasar menjadi hal yang sangat penting seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Namun, keterbatasan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pembelajaran menjadi tantangan utama. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan literasi digital guru di SD N 4 Nongan melalui pelatihan pembuatan e-book aplikatif menggunakan aplikasi Gravity Write dan pemanfaatannya dalam pembelajaran. Kegiatan ini melibatkan 10 guru dari SD N 4 Nongan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dasar pembuatan e-book. Metode pelaksanaan pengabdian ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) peningkatan pemahaman guru tentang e-book aplikatif melalui pelatihan lanjutan, (2) pendampingan pembuatan e-book berbasis kurikulum, dan (3) pemberdayaan e-book dalam proses pembelajaran di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru memiliki peningkatan signifikan dalam kemampuan membuat e-book yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran. Sebanyak 90% peserta berhasil mengembangkan e-book aplikatif yang digunakan dalam materi ajar. Pemberdayaan e-book ini juga meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, dengan 80% siswa mengungkapkan bahwa e-book membuat mereka lebih tertarik dan memahami materi lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan guru dalam pembuatan dan penggunaan e-book aplikatif dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta literasi digital di sekolah dasar. Kata kunci: literasi digital; e-book aplikatif; pembelajaran berbasis teknologi; pelatihan guru; pemberdayaan media pembelajaran. Abstract The development of digital literacy in elementary schools is becoming increasingly important in line with the rapid growth of information and communication technology (ICT). However, the limited ability of teachers to utilize technology to support learning remains a major challenge. The purpose of this community service activity is to enhance the digital literacy skills of teachers at SD N 4 Nongan through training on creating interactive e-books using the Gravity Write application and their utilization in teaching. This activity involved 10 teachers from SD N 4 Nongan who had previously received basic e-book creation training. The implementation method of this community service consisted of three stages: (1) improving teachers' understanding of interactive e-books through advanced training, (2) assisting in the creation of curriculum-based e-books, and (3) empowering the use of e-books in the classroom learning process. The results of the activity show a significant improvement in teachers' ability to create e-books that align with learning needs. 90% of the participants successfully developed interactive e-books used in teaching materials. The use of these e-books also increased student engagement in the learning process, with 80% of students stating that e-books made them more interested and helped them understand the material better. This activity demonstrates that empowering teachers in the creation and use of interactive e-books can improve the quality of teaching and digital literacy in elementary schools. Keywords: digital literacy; interactive e-books; technology-based learning; teacher training; empowerment of learning media.
THE ANALYSIS OF THE STUDENTS ENGLISH SPEAKING ABILITY IN CLASS X AUTOMOTIVE ENGINEERING 1 AT SMK N 3 BANGLI Purnami, Ni Made Ayu; Juniartini, Ni Putu Ayu; Janawati, Desak Putu Anom
JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Vol 13 No 1 (2025): Vol 13 No 2 Mei 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i1.7001

Abstract

Quintessentially, the process of interaction between student and educator, which is supported by learning resources in a particular learning environment is called the process of learning. Learning English brings crucial influence, furthermore it is ​​utilized widely in various fields including education, commerce, knowledge, legal system, tourism sector, international diplomacy, technology, and various other aspects it has been recognized. Thereupon, developing proficiency in speaking English and communicating effectively and efficiently are the main purpose of language learning. Furthermore, this research aimed to find out and explain how to analyze students' English-speaking skills in class X Automotive Engineering 1 at SMK N 3 Bangli. This study method used a qualitative research method. The subjects of this research were class X Automotive Engineering 1 students at SMKN 3 Bangli. In this research, the data collection methods used were interviews and questionnaires. Based on the results of research, there are several conclusions that can be obtained, namely that students show generally positive responses, students participate actively and express their enthusiasm in learning English. This research highlighted various factors that influence students' English learning experiences, including fear of assessment, the importance of positive feedback, and the impact of different teaching methods.
The Nilai Karakter Kerjasama dalam Ice Breaking Permainan Kartu Huruf pada Siswa Kelas 2 SDN 1 Kawan Purnami, Ni Made Ayu; Damayanti, Avita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.5851

Abstract

Kerjasama sangat efektif dibentuk melalui aktifitas permainan. Salah satu aktivitas pembentukan karakter kerjasama terimplementasi di SDN 1 Kawan Kabupaten Bangli, melalui kegiatan ice breaking kartu huruf. Pengabdian ini bertujuan untuk mengupas pembentukan karakter kerjasama dan nilai-nilai kerjasama yang terkandung di dalam ice breaking permainan berkelompok. Teknik pengumpulan data yang mendukung pengabdian ini adalah (1) observasi dan (2) tindakan. Teknik analisis data pada pengabdian menggunakan teknik Deskriptif kualitatif. Praktik baik ini menunjukkan bahwa kegiatan ice breaking di SDN 1 Kawan adalah sebuah bentuk kegiatan pembentukan karakter kerjasama. Dalam proses pembentukan karakter kerjasama, fase pertama yang dilalui adalah adanya nilai yang diserap oleh siswa. Nilai tersebut berupa nilai saling memahami, saling menghargai, saling membantu, saling mengatasi kekurangan dan saling menguatkan kebersamaan. Sekolah dan guru perlu menanamkan karakter kerjasama baik saat ini dan secara berkelanjutan. Pembentukan dan pengembangan karakter kerjasama yang difasilitasi melalui kegiatan ini akan menciptakan siswa yang memiliki karakter yang kuat dalam membantu dan menghargai temannya dan mendorong siswa untuk semangat belajar.
Phonological Analysis in Delivering Stories through Video Recording Purnami, Ni Made Ayu; Junipisa, Ni Made Ernila; Wedayanthi, Luh Made Dwi
Linguistics and ELT Journal Vol 11, No 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v11i1.15525

Abstract

Postulating the language as means of communication playing crucial role in our daily lives is truly indisputable. A lot of problems occurred in the field of phonology by the students in delivering their speaking performance. This research is intended to analyze the phonological error in the second semester students in performing stories in the form of speaking. The kind of this research is classified as qualitative research which focuses on analyzing students’ utterances, particularly in terms of English phonology. In this study, the data were collected in the form of video-recorded speaking performance and written transcription by the subjects of the research. Furthermore, after a careful and detailed analyzing process by the researcher, it is concluded that most students made several phonological errors in pronouncing some English words. The result of the study showed that diversity of language skills and components particularly pronunciation, fluency, and accuracy is dominantly due to the previous educational background, students’ motivation in learning, the intensity of students’ exercise, students’ current efforts in learning English, and having a grit. By having a grit, the students have passion and perseverance to train themselves in learning English and practicing the English skills for long-term.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Indonesia Melalui Metode Mendongeng Berbasis Cerita Rakyat Di Kelas 5 SD N 1 Kawan Sri Miana Aniari, Dewa Ayu; Purnami, Ni Made Ayu; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2539

Abstract

Pendampingan pembelajaran Bahasa Indonesia melalui metode mendongeng berbasis cerita rakyat di kelas 5 SD N 1 Kawan.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Bahasa Indonesia dengan memanfaatkan warisan budaya lokal.  Evaluasi dilakukan untuk menilai efektivitas pendekatan ini dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat dasar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih menarik dan efektif. Metode mendongeng juga dapat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan. Metode yang dipakai oleh peneliti ini metode kualitatif deskriptif yang digungkan wawancara dan observasi kepada wali kelas 5 SD N 1 Kawan yang dilaksakan pada saat kkn. Hasil dari peneliti ini menemukan 2 kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tersebut. Kelompok eksperimen yaitu  lebih dapat komunikasi yang efektif, semua angota kelompok dapat berkomunikasi dengan jelas dan terbuka dan juga berperan lebih jelas , memberikan umpan balik secara positif dan apresiasi untuk memontivasikan siswa kelas 5 . sedangkan kelompok kontrol yaitu  tidak membantu memastikan bahwa efek yang diamati dalam kelompok eksperimen disebabkan eloh intervensi ( mendengarkan cerita rakyat ) , dengan menggunakan kelompok kontrol siswa dapat mengendalikan variabel eksternal yang mungkin memengaruhi hasil eksperimen seperti latar belakang siswa atau factor – factor lingkungan, menerapkan kelompok kontrol tidak dapt membantu bahwa intervensi tidak menyebabkan dampak negative yang tidak diinginkan pada kelompok eksprimen .  
Analisis Kerja Sama Siswa Dengan Game Edukasi Mencocokkan Gambar Panca Indra di Kelas IVB SDN 1 Kawan Swandepi, Ni Luh Rina; Purnami, Ni Made Ayu; Numertayasa, I Wayan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.3764

Abstract

Kerja sama memiliki peran yang sangat penting dalam proses pembelajaran, khususnya dalam menyelesaikan sebuah permainan edukasi berkelompok.  Pelaksanaan pengabdian ini sendiri yaitu bertempat di SDN 1 Kawan khususnya pada siswa kelas IV B, kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Jumlah siswa kelas IV B terdiri dari 16 siswa. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kerja sama siswa dalam bekerja sama secara tim saat mencocokkan gambar bersama temannya. Teknik pengumpulan data yang mendukung deskripsi best practice ini adalah (1) observasi, (2) kuesioner, (3) wawancara, (4) dokumentasi. Berdasarkan hasil kuesioner, hanya terdapat 4 orang anak memberikan response baik terhadap permainan mencocokkan gambar panca indera, sedangkan 12 siswa lainnya mengatakan lebih menyukai permainan mencocokkan gambar panca indera apabila dilakukan secara mandiri. Melalui kegiatan mencocokkan gambar ini siswa diharuskan untuk bekerja sama secara tim dan melatih kecekatan siswa dalam menyelaraskan antara kecepatan mata untuk melihat gambar dan tangan untuk mengambil gambar yang sesuai dengan gambar lainnya agar menjadi satu kesatuan dengan gambar yang lainnya. Sekolah dan guru perlu lebih banyak mengadakan game edukasi seperti ini sehingga siswa tidak hanya bisa bekerja sama secara tim tetapi siswa juga menjadi lebih bersemangat dalam pembelajaran dikarenakan game ini sangat menantang dan menyenangkan.
ANALISIS KETERAMPILAN BERBICARA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XI AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA SMKN 1 PAKUAN RATU Purnami, Ni Made Ayu; Santi, Ketut; Janawati , Desak Putu Anom
Stilistika : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni Vol. 14 No. 1 (2025): Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Seni
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Daerah Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/stilistika.v14i1.5587

Abstract

Speaking skills influence someone in conveying messages in speaking or communicating activities. Not all students are able to speak Indonesian, because sometimes students are still carried away by their respective regional languages. Regional languages ​​are very attached so that students have difficulty explaining using Indonesian, therefore students find it easier to explain using their regional languages. This study seeks to identify the process of analyzing Indonesian speaking skills of class XI agribusiness food crops and horticulture (ATPH) at SMK N 1 Pakuan Ratu. A qualitative descriptive research design was used in this study. The research findings indicate that the majority of XI ATPH students at SMK N 1 Pakuan Ratu are interested in learning Indonesian, but are constrained by the habit of using regional languages ​​in communication. The results show that the motivation and interest of XI ATPH students of SMK N 1 Pakuan Ratu in learning Indonesian are quite high, this is reflected in every learning meeting, these students are very enthusiastic in learning Indonesian language skills. However, students' Indonesian speaking skills do not develop optimally due to environmental factors, habits, and parenting patterns. These students only learn Indonesian when they are in the school environment, while returning to using regional languages ​​in the family or community environment, thus the role of teachers is very crucial in teaching Indonesian, which is expected to enable students to start getting used to communicating in Indonesian outside the school environment.