Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT MENGGUNAKAN TANAMAN HIAS SEBAGAI PENGEMBANGAN KREATIVITAS IBU-IBU PKK DI DESA BHAKTI NEGARA KECAMATAN BARADATU KABUPATEN WAY KANAN Afriyani, Afriyani; Damayanti, Ervina; Marcellia, Selvi; Islami, Suryadi; Januaristy, Gracia Rescuefa; Laksana, Bayu
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i2.3419

Abstract

Ecoprint adalah kegiatan membatik dengan motif yang berupa daun atau bunga tanaman hias tertentu pada sebuah kain putih. Proses pembuatan ecoprint ini menggunakan teknik pounding, dimana teknik ini dilakukan dengan cara memukul motif dimulai dari tepi daun lalu mengikuti alur hingga keseluruhan daun telah terekstrak dengan baik pada kain yang ditandai dengan hasil transfer pigmen warna dari daun ke kain merata. Pelatihan pembuatan ecoprint ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan sumberdaya alam di sekitarnya menjadi sebuah karya ecoprint, dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat dan meningkatkan ekonomi masyarakat dari menjual hasil karya batik dengan bentuk dan corak yang eksklusif sehingga ecoprint memiliki nilai ekonomi.
IMPLEMENTASI PESANTREN SEHAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN KECACINGAN DI PONDOK PESANTREN TAHFIDZUL QUR’AN DEWAN DAKWAH LAMPUNG Marcellia, Selvi; Ramadhian, M. Ricky; Septiani, Linda; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3550

Abstract

Penyakit cacingan adalah penyakit menular disebabkan oleh infeksi jenis Soil-transmitted helminths seperti cacing gelang (Ascaris lumbricoides), cacing tambang (Necator americanus dan Ancylostoma duodenale) dan cacing cambuk (Trichuris trichiura). yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Cacingan dapat menyebabkan kehilangan darah dan penurunan penyerapan zat gizi seperti karbohidrat, zat besi, dan protein. Cacing yang menginfeksi hidup dan berkembang biak di usus manusia, maka cacing akan menyerap protein dan zat besi dalam darah, yang membuat terganggunya penyerapan nutrisi pada tubuh akibat rusaknya dinding usus. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan upaya penanggulangan cacingan melalui penyuluhan dan demonstrasi indikator Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yaitu cara mencuci tangan yang benar. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan observasi pengetahuan santri dengan lembar kuisioner (pre-test dan post-test). Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Dewan Da’wah Lampung dengan sasaran kegiatan adalah santri kelas VIII. Hasil dari Kegiatan PkM ini menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan santri sebelum dilakukan penyuluhan dan pelatihan sebesar 54,52±23,35. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan awal peserta cukup baik, namun masih memerlukan penguatan. Setelah melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan, nilai post-test meningkat menjadi 75,76±21,99, dengan kenaikan rata-rata pengetahuan sebesar 21,24±20,97. Hasil analisis statistik menggunakan Uji Paired Sample t-test, menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata yang signifikan (p<0.05) antara pengetahuan santri sebelum dan setelah diberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai penyakit kecacingan. Berdasarkan Hasil ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan para santri PPTQ Dewan Da’Wah Lampung terhadap penyakit kecacingan pada anak
PENYULUHAN TENTANG HIPERTENSI DAN PEMERIKSAAN TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK MASYARAKAT TANI DI DESA JATI MULYO, JATI AGUNG, LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG Ervina Damayanti; Afriyani, Afriyani; Zahra, Ghina Nazhifah Az; Vanadis, Zifa Aisha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3615

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Kelompok petani termasuk dalam populasi yang rentan terhadap hipertensi karena faktor usia, pola makan, aktivitas fisik yang tidak seimbang, serta keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan serta paparan pestisida. Penyuluhan edukasi mengenai hipertensi menjadi langkah preventif penting untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman para petani terhadap faktor risiko, gejala, dan pencegahan hipertensi. Kegiatan ini juga melakukan pemeriksaan tekanan darah sebagai deteksi awal penyakit hipertensi serta memantau tekanan darah para petani yang telah terdiagnosis hipertensi. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan dengan melakukan penyampaian materi menggunakan media leaflet serta dilakukan sesi tanya jawab dan kuis, yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai hipertensi. Sasaran pada kegiatan ini adalah petani di Desa Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan yang berjumlah 24 orang. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah kegiatan penyuluhan, yang diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan di komunitas petani sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pencegahan terhadap penyakit hipertensi.
PENGENALAN PROSES PRODUKSI MIE PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Andriani Yasin, Nurfatwa; Masmarulan, Masmarulan; Muliati, Muliati; Artiyany, Megawhati; Afriyani, Afriyani
Arunika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Desember 2022
Publisher : Unit Publikasi dan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53654/ar.v1i2.310

Abstract

Learning strategies through outing classes to improve aspects of child development. Learning is an important thing that is done in an educational process. Therefore it takes the right learning strategy. As for one of the learning strategies that can be done is through outing class activities. This outing class was conducted by SD Inp students. Toddopuli's flagship by visiting PT. Megah Putra Sejahtera, a company that produces instant noodles under the Megah Mie brand. The purpose of writing this article is to introduce students to the process of mass-producing instant noodles in a machine-run factory. In this community service the lecturer team works closely with the management of PT. Megah Putra Sejahtera, introduced and guided students during the visit. The result of this dedication is that students get additional knowledge and an overview of the world of management, in this case PT. Megah Putra Sejahtera operates and produces instant noodles in bulk packages.
PEMBUATAN TANAMAN SAYURAN DENGAN SISTEM HIDROPONIK SEBAGAI SUMBER GIZI DAN PANGAN SEHAT DI KELURAHAN BANJAR SARI, KECAMATAN BARADATU, KABUPATEN WAY KANAN Afriyani, Afriyani; Firdaus, Wahyu Alfath; Damayanti, Ervina
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3774

Abstract

Kelurahan Banjar Sari, Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan yang sebagian masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani dengan komoditas pertaniannya sayur-sayuran. Masalah yang di hadapi masyarakat banjar sari saat ini adalah keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang adanya metode pertanian yang terbarukan, sehingga masyarakat hanya mengetahui teknik budidaya konvensional yang memerlukan area lahan yang luas. Sistem hidroponik memiliki kelebihan karena tidak memerlukan lahan yang luas dan mudah dalam perawatan tanaman. Sistem hidroponik memungkinkan masyarakat untuk menanam sayuran bernutrisi tinggi sehingga dapat menjadi sumber gizi dan pangan sehat bagi masyarakat. Dari masalah dan peluang sistem hidroponik maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi dan pelatihan pembuatan tanaman sayuran secara hidropronik dengan menggunakan botol bekas. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan menambah pengetahuan masyarakat untuk menanam tanaman sayuran tanpa tanah dan lahan yang luas serta pentingnya konsumsi sayuran sebagai asupan gizi untuk mencegah permasalahan kesehatan. Dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu menambah pengetahuan masyarakat akan pentingnya konsumsi sayuran dan masyarakat mampu membuat sistem tanaman hidroponik dengan memanfaatkan bahan tidak terpakai. Kata Kunci: Pelatihan, hidroponik, sayuran, gizi, kesehatan.
PELATIHAN DAN SEMINAR PEMBERDAYAAN WANITA PELAKU UMKM DI KAWASAN PANTAI BIRU Yasin, Nurfatwa Andriani; Afriyani, Afriyani; Asmawiyah, Asmawiyah; Abbas, Muliati; Islamiah, Nurhidayati; Agustuty, Lasty; Zulaeha, Wisda
Arunika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2: Desember 2025
Publisher : Unit Publikasi dan Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tri Dharma Nusantara Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Women micro, small, and medium enterprise (MSME) actors in the Pantai Biru area play a strategic role in supporting household economies and driving the economic development of coastal communities. However, limited knowledge of entrepreneurship, business management, and financial literacy remains a major constraint to business development and sustainability. This Community Service program aims to enhance the entrepreneurial capacity of women MSME actors through entrepreneurship seminars and basic business management training. The implementation methods include interactive lectures, simple case studies, and participatory discussions to encourage active participant engagement. The results indicate an improvement in participants’ understanding of basic entrepreneurial concepts, the importance of financial record-keeping, and awareness of more effective marketing strategies. In addition, the program increases participants’ motivation and self-confidence in managing their businesses independently and sustainably. This activity is expected to serve as an initial step in strengthening women’s economic empowerment and the economic resilience of coastal households in the Pantai Biru area.
Aktivitas Penghambatan Enzim α-Glukosidase dan Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Tapak Liman (Elephantopus scaber L.) Secara In Vitro Hasmal, Aditia Leo; Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Afriyani, Afriyani
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 1 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss1.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes melalui penghambatan enzim α-glukosidase serta aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 96% daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) secara in vitro. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium, di mana ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Aktivitas antidiabetes diuji menggunakan metode penghambatan enzim α-glukosidase dengan akarbosa sebagai kontrol positif, sedangkan aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan metode DPPH. Parameter yang digunakan pada kedua pengujian adalah nilai IC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak liman menghasilkan rendemen sebesar 16,267% b/b serta mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik, dan tanin. Aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 96,3089 µg/mL yang tergolong aktivitas sedang, sedangkan aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 212,7 ppm yang lebih kuat dibandingkan akarbosa (275,0 ppm). Nilai IC₅₀ yang lebih kecil menunjukkan kemampuan inhibisi enzim yang lebih tinggi sehingga mengindikasikan potensi ekstrak dalam menurunkan kadar glukosa darah. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol 96% daun tapak liman memiliki aktivitas antioksidan dan antidiabetes secara in vitro serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai kandidat agen antidiabetes berbasis bahan alam.
Inovasi Teh Herbal berbahan Sintrong (Crassocephalum crepidiodes (Benth.) S. Moore) di Pekon Gunung Terang, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus Oktoba, Zulpakor; Afriyani, Afriyani; Seta, Amanda Putra; Fathia, Syaharani Noer; Ramadhan, Ananda Abdullah Zaki; Maulano, Muhammad Ravlizar; Makki, Callista Auli; Putri, Adhilah Marani
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21179

Abstract

Background: Sintrong (Crassocephalum crepidiodes (Benth.) S. Moore) merupakan tumbuhan gulma pada perkebunan masyarakat. Sintrong digunakan sebagai nutraseutikal dan dipercaya dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti gangguan pencernaan, mengobati luka, sakit kepala, antelmentik, antiinflamasi, antidiabetes, dan antimalaria. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) bertujuan meningkatkan kapabilitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan sumber daya yang potensial dimiliki pekon yaitu pelatihan pembuatan sediaan produk teh celup herbal sebagai suplemen antioksidan penguat imunitas tubuh. Metode: Penyuluhan berupa edukasi dengan metode ceramah dan diskusi kelompok terarah (DKT) dan praktik simulasi pembuatan teh herbal. Hasil: Peningkatan pengetahuan peserta PkM mitra Kelompok Tani di Pekon Gunug Terang dari 59,26 % menjadi 68,15% berdasarkan hasil analisa data evaluasi program PkM. Dampak positif edukasi peningkatan kapasitas mitra Pekon Gunung Terang telah dapat mengembangkan inovasi pembuatan teh celup herbal gulma daun sintrong. Kesimpulan: Program kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan mitra terkait potensi manfaat kesehatan dari gulma daun sintrong untuk dijadikan teh herbal. Mitra menjadi terlatih dalam membuat teh celup herbal serta mendapatkan wawasan pengetahuan dalam pembuatan kemasan dan strategi pemasaran produk P-IRT pembuatan teh herbal Sinvia.
Literature Review Article: Aktivitas Antioksidan Formulasi Sabun Cair Dari Berbagai Tanaman Andrifianie, Femmy; Anggraeni, Ranesya Eka; Afriyani, Afriyani; Soleha, Tri Umiana
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 8 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada kulit, mempercepat penuaan, dan memicu berbagai gangguan kesehatan. Keberadaan antioksidan, terutama yang bersumber dari bahan alam seperti flavonoid, tanin, dan polifenol pada ekstrak tanaman, sangat penting untuk menetralkan radikal bebas dan melindungi kulit dari stres oksidatif. Tujuan pembuatan literatur review ini untuk memberikan informasi kepada pembaca mengenai tanaman apa saja yang berpotensi sebagai antioksidan dalam sediaan sabun cair. Metode yang dilakukan dalam penelitian literature review article ini yaitu menggunakan pencarian data base berupa Google Scholar dan PubMed pada 10 tahun terakhir. Berdasarkan hasil literature review didapatkan 10 jurnal dengan macam-macam tanaman antara lain ekstrak tomat (Solanum Lycopersicum L.), daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.), kulit buah naga (Hylocereus polyrhizuz), kopi robusta (Coffea canephora), daun teh hijau (Camellia sinensis L.), kombinasi daun kemangi (Ocimum sanctum L.) dan madu, daun jambu biji (Psidium guajava L.), umbi bit (Beta vulgaris L.), kulit wortel (Daucus carota L.) dan kulit salak (Salacca zalacca (Gaertn.). Dari semua jenis tanaman tersebut yang mempunyai aktivitas antioksidan sediaan sabun cair yang tergolong sangat kuat yaitu Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dengan nilai IC50 yaitu 1,17 ppm.
Literature Review: Variasi Konsentrasi Ekstrak Rambut Jagung (Zea mays L.) Sebagai Bahan Aktif Dalam Formulasi Sediaan Farmasi Eristo PNR, Claresta Salma; Afriyani, Afriyani; Firdaus, Wahyu Alfath; Oktoba, Zulpakor
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1094

Abstract

Pemanfaatan bahan alam dalam industri farmasi mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan keberlanjutan produk. Salah satu bahan alam yang berpotensi untuk pengembangan adalah rambut jagung (Zea mays L.) yang selama ini dianggap sebagai limbah pertanian. Penelitian menunjukkan bahwa rambut jagung mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, polifenol, dan saponin yang memiliki berbagai aktivitas biologis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji variasi konsentrasi ekstrak rambut jagung sebagai bahan aktif dalam formulasi farmasi melalui pendekatan literature review. Penelusuran artikel pada basis ilmiah dianalisis dan diidentifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak rambut jagung dapat diformulasikan dalam berbagai bentuk sediaan seperti gel, krim, lotion, serum, dan pelembab bibir dengan berbagai variasi konsentrasi, serta menunjukkan aktivitas biologis yang umumnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, namun efektivitas yang dihasilkan tidak hanya bergantung pada konsentrasi, namun juga dipengaruhi oleh jenis sediaan.