Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN ANDRAGOGI DALAM PROGRAM PAKET C BAGI WARGA BINAAN DI LAPAS PEREMPUAN KELAS IIB KOTA BENGKULU Kurniati, Yolanda; Sofino, Sofino; Hutauruk, Lenni Mantili
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28748

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of andragogie-based learning in the Package C equality education program implemented at the Class IIB Women's Correctional Institution (Lapas) in Bengkulu City. The main focus of this study is on the pre-implementation stage, the application of andragogy principles, and the learning model applied to the inmates. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that the implementation of andragogy learning in prisons reflected the active involvement of the inmates as learning participants, adjustment of materials to their needs, and the use of experiential learning models. This implementation makes a significant contribution to building independence, confidence, and readiness for social reintegration for female assisted residents.
PROGRAM NIKAH BALAI SEBAGAI INTERVENSI SOSIAL BERBASIS PENDIDIKAN NONFORMAL UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA BENGKULU Anggraini, Aria Septa; Putra, Ari; Sofino, Sofino
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28815

Abstract

This study examines the implementation and impact of the Nikah Balai Program organized by the Office of Women's Empowerment and Child Protection, Population Control, and Family Planning (DP3AP2KB) of Bengkulu City. As a form of non-formal education-based social intervention, this program aims to empower women and protect children in underprivileged families by overcoming economic and administrative barriers to marriage that is valid according to religion and the state. The research uses a qualitative descriptive approach with a focus on the 2024 implementation, which facilitated the marriage process and legal documents for seven underprivileged couples in Bengkulu City. This program applies the “Six in One” model, which includes financing the procession, KUA administration, dowry, population documents, and family education. Data was obtained through documentation, observation, and interviews with stakeholders and beneficiaries. The results of the study show that this program not only legalizes marriage status and updates population documents, including E-Simil certificates, but also increases family awareness, strengthens the position of women, and guarantees children's rights.  
PELAKSANAAN KEGIATAN BINA KELUARAGA BALITA (BKB) PADA KADER BKB RUKUN DI KAMPUNG KELUARGA BERKUALITAS (KB) Pratiwi, Saniyyah Difta; Gusti, Ririn; Sofino, Sofino
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28834

Abstract

This study examines the implementation and impact of the Nikah Balai Program organized by the Office of Women's Empowerment and Child Protection, Population Control, and Family Planning (DP3AP2KB) of Bengkulu City. As a form of non-formal education-based social intervention, this program aims to empower women and protect children in underprivileged families by overcoming economic and administrative barriers to marriage that is valid according to religion and the state. The research uses a qualitative descriptive approach with a focus on the 2024 implementation, which facilitated the marriage process and legal documents for seven underprivileged couples in Bengkulu City. This program applies the “Six in One” model, which includes financing the procession, KUA administration, dowry, population documents, and family education. Data was obtained through documentation, observation, and interviews with stakeholders and beneficiaries. The results of the study show that this program not only legalizes marriage status and updates population documents, including E-Simil certificates, but also increases family awareness, strengthens the position of women, and guarantees children's rights.
FAKTOR PENDUKUNG STRATEGI PEMBELAJARAN PADA KETERAMPILAN VOKASIONAL TERNAK AYAM PETELUR BAGI PPKS PENYANDANG DISABILITAS MENTAL DI SENTRA DHARMA GUNA BENGKULU Suhanti, Nadila Putri; Sofino, Sofino; Ulfasari, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28906

Abstract

The purpose of this study is to determine the supporting factors for learning strategies in laying hen vocational skills for social welfare service users (PPKS) at the Dharma Guna Center in Bengkulu. Data collection techniques using interview, observation, and documentation techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was ensured using technique triangulation, source triangulation, and time triangulation. The research results show that the supporting factors for the learning strategy in laying hen vocational skills at the Dharma Guna center are the healthy physical condition of the PPKS, enabling them to participate in laying hen vocational skills activities, and external factors such as the competence of instructors in the field of animal husbandry, which affects the smooth running of learning, good interaction between managers, instructors, and PPKS, family support in the form of providing motivation to PPKS to encourage them to participate enthusiastically in skills activities, adequate facilities and infrastructure, and sufficient funding for the smooth running of the laying hen vocational skills program.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMPERSIAPKAN LITERASI PRA-MEMBACA PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN arifin, muhamad; Putra, Ari; Sofino, Sofino
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan minat dan kesiapan literasi pra-membaca pada anak usia dini di TK Dzakkyyah, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan. Peran orang tua dalam penelitian ini mencakup pemberian motivasi, penyediaan fasilitas, peran sebagai mediator, evaluator, serta pengawas dalam mendukung perkembangan keterampilan membaca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki kontribusi yang signifikan dalam tahap awal perkembangan literasi anak. Pendampingan yang dilakukan oleh orang tua sebelum anak mulai membaca berperan dalam pengembangan keterampilan kognitif, pembentukan sikap positif terhadap aktivitas membaca, serta peningkatan motivasi anak. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan berbagai kendala yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak, seperti keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman terhadap metode pendampingan yang efektif, dan minimnya akses terhadap bahan bacaan yang sesuai. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih optimal untuk mendukung peran orang tua guna meningkatkan kesiapan membaca anak usia dini secara efektif.
Proses Pembelajaran Informal Musik Dol Di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu Septha Dwi Syafitri; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran informal musik dol di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pembelajaran dilakukan dengan mengajak anak-anak belajar berdasarkan minat dan bakat mereka. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan sistematis dan kerja tim, di mana materi yang diajarkan mencakup tiga pukulan dasar alat musik dol tamatam, suena, dan sueri. Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar anak-anak dapat membangun teknik dasar sebelum mengembangkan karya musik yang lebih kompleks. Faktor pendukung internal terdiri dari pengurus, pelatih, dan yang berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dukungan eksternal dari pemerintah dan komunitas juga berperan penting dalam penyelenggaraan acara dan penyediaan alat musik. Namun, penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan internal, seperti ketidakstabilan cuaca yang mempengaruhi latihan yang dilakukan di luar ruangan, serta kurangnya keterlibatan orang tua. Hambatan eksternal, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu, juga dapat mengganggu kelancaran program. Dari hasil penelitian, disarankan agar Sanggar Pesona Rumpun Pesisir lebih aktif dalam menjalin kerjasama dengan pihak luar, mengembangkan program pelatihan yang lebih terstruktur, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dan pemantauan rutin. Dengan mengikuti rekomendasi ini, diharapkan sanggar dapat terus berkontribusi pada perkembangan seni dan budaya lokal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan generasi mendatang
Pembelajaran Berbasis Global Skill Training Porsing 4C (Berpikir Kritis, Kreativitas, Komunikasi, dan Kolaborasi) Dalam Pelatihan Fotografi Pada LPK Sonic Training Center Kota Bengkulu Dea Indah Lestari; Lenni Mantili Hutauruk; Sofino Sofino
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan keterampilan abad ke-21, yaitu keterampilan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi (4C), dalam pelatihan fotografi di LPK Sonic Training Center Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan tiga subjek utama, yaitu ketua lembaga, instruktur, dan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta berkembang melalui proses analisis unsur teknis fotografi, sintesis berbagai teknik dan konsep, pemecahan masalah saat praktik, serta evaluasi karya secara logis dan reflektif. Keterampilan kreativitas peserta tampak melalui kemampuan menghasilkan ide secara lancar, menggunakan teknik yang bervariasi, mengembangkan ide secara detail, serta menciptakan karya fotografi yang orisinal dan memiliki gaya visual pribadi. Keterampilan komunikasi peserta terlihat dari kemampuan dalam menyampaikan gagasan secara lisan dan visual, mendengarkan dengan aktif, menjelaskan informasi teknis secara runtut, serta menyesuaikan gaya bahasa dengan audiens. Adapun keterampilan kolaborasi terbentuk melalui partisipasi aktif, pembagian tugas yang jelas, pendampingan instruktur, serta sikap saling menghargai dan fleksibel dalam menyelesaikan proyek bersama. Kesimpulannya, pelatihan fotografi ini berhasil mengembangkan keterampilan 4C secara menyeluruh melalui pendekatan pendidikan nonformal yang kontekstual, partisipatif dan berbasis praktik, sehingga relevan untuk mendukung kesiapan peserta menghadapi dunia kerja kreatif.
Implementasi Pembelajaran Al-Qur’an Di Rumah Al-Qur’an At-Tartil Kota Bengkulu Rani Chairunisya; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di Rumah Al-Qur’an At-Tartil Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran Al-Qur’an di Rumah Al-Qur’an At-Tartil dilaksanakan secara efektif, terstruktur, dan adaptif. Proses pembelajaran mencakup kegiatan inti seperti tahsin, talaqqi (menirukan bacaan guru), tahfiz, dan tasqif, dengan Metode Usmani sebagai metode utama. Pendekatan pengajaran disesuaikan berdasarkan kelompok usia; anak-anak menggunakan metode kreatif dan menyenangkan, sementara remaja/dewasa menggunakan diskusi dan pendalaman makna. Tujuan pembelajaran tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca, tetapi juga membentuk karakter sholeh pribadi dan sholeh sosial. Faktor pendukung utama meliputi antusiasme santri yang tinggi, pendekatan guru yang ramah, dan fasilitas yang memadai. Sementara itu, faktor penghambat yang dihadapi adalah kurangnya konsistensi santri dalam mengulang hafalan di rumah dan perbedaan tingkat kemampuan santri. Hambatan diatasi melalui evaluasi rutin, pembinaan guru, dan kerja sama dengan orang tua.
Pendampingan Literasi Digital Berbasis Fitrah untuk Mengurangi Risiko Kecanduan Gadget pada Anak Usia Dini Sofino, Sofino; Gusti, Ririn; Mantili Hutauruk, Lenni; Yunita, Wiwin; Pradikto, Bayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4095

Abstract

The rapid development of digital technology has had a significant impact on family parenting patterns, particularly with young children's use of gadgets. Children often experience excessive use of digital devices without supervision, as many parents lack adequate digital literacy skills. This community service activity aims to improve parents' understanding and skills in managing their children's use of gadgets through a natural digital literacy approach. The activity was carried out at PAUD SPNF-SKB, Central Bengkulu Regency, on October 8-22, 2025, involving 26 parents of PAUD students. Participants engaged in hands-on workshops that demonstrated effective strategies for setting boundaries and fostering healthy tech habits. By empowering parents with knowledge, the initiative sought to create a more balanced relationship between children and their digital devices, ultimately enhancing family dynamics and children's overall well-being. The implementation methods included participatory counseling, interactive training, and assistance through home visits and online communication. The results of the activity showed a significant increase in parents' knowledge and attitudes regarding digital parenting. The average score on the pretest was 5.15 (42.9%), and it went up to 10.77 (89.8%) on the posttest. During the training phase, all participants successfully developed a digital family agreement containing rules for gadget use at home, with 77% committing to consistent implementation and 33% planning to implement it gradually. The results of the mentoring showed a decrease in the duration of children's gadget use from an average of 3-4 hours per day to 1-1.5 hours per day, as well as an increase in children's interest in non-digital activities such as reading, drawing, and playing outdoors. In addition, 77% of participants reported an increase in emotional closeness with their children after applying the principles of digital literacy based on human nature. This activity proves that the natural-based digital literacy approach is effective in improving parental competencies in the digital age while strengthening family relationships.