Claim Missing Document
Check
Articles

Penyuluhan Pentingnya Peran Orang Tua dalam Pendidikan seksualitas Anak Usia Dini Sofino, Sofino; Gusti, Ririn; Pradikto, Bayu; Hutauruk, Lenni Mantili
Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 2 (2024): Transformasi Pendidikan dan Pemberdayaan Berbasis Komunitas untuk Masyarakat ya
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v2i2.37638

Abstract

Kabupaten Bengkulu Tengah menjadi salah satu kabupaten yang angka kekerasan seksual terhadap anak maningkat dengan pesat. Dari 34 kasus kekerasan pada anak, 27 kasus merupakan kekerasan seksual pada tahun 2023, padahal tahun 2021 hanya ada 13 kasus dan tahun 2022 sebanyak 16 kasus. Data ini hanyalah data yang tercatat dan melapor, sedangkan diyakini masih ada kejadian kekerasan yang tidak melapor. Sebagain besar kasus dilakukan oleh orang-orang terdekat dengan anak atau berada pada lingkungan terdekat anak. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan memberikan edukasi kepada orang tua tentang pentingnya peran mereka dalam pendidikan seksualitas anak usia dini dan sebagai langkah pencegahan awal bagi orang tua yang memiliki anak akan bahaya kejahatan dan pelecehan seksual yang terjadi pada anak. Kegiatan penyuluhan dilakukan dengan pendekatan dialogis dengan metode diskusi, simulasi, konseling individu dan kelompok, dan sharing konten di media sosial. Sasaran kegiatan adalah orang tua peserta didik PAUD di SPNF SKB Bengkulu Tengah. Kegaitan penyuluhan berjalan dengan baik, respon peserta terhadap materi penyuluhan dianggap sangat bermanfaat, dan materi yang disampaikan mudah untuk dipahami. Sebagai bentuk keberlanjutan, peserta membentuk kelompok layanan konseling terkait pendidikan seksualitas anak usia dini
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENYULUHAN PENDIDIKAN KELUARGA DENGAN MENGAJARKAN KEBIASAAN HIDUP SEHAT SEJAK DINI DI RA ISLAMIC CENTER BAITUL MAKMUR CURUP, KAB. REJANG LEBONG, PROV. BENGKULU Sofino, Sofino; Wahyuningsih, Yessi
Journal of Community Empowerment Vol. 3 No. 1 (2025): Penguatan Peran Keluarga dalam Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat di Era Di
Publisher : UPP FKIP UNIB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jacom.v3i1.38980

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan penting untuk meningkatkan kualitas hidup, terutama melalui pendidikan keluarga. Tujuan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pendidikan keluarga untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini di RA Islamic Center Baitul Makmur Curup, Kab. Rejang Lebong, Bengkulu. Alasan dilakukannya program ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam keluarga. Kegiatan penyuluhan akan dilakukan dengan pendekatan edukatif yang melibatkan anak dan orang tua melalui materi interaktif seperti permainan edukatif, simulasi pola hidup sehat, dan diskusi kelompok. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan praktik kebiasaan hidup sehat, antara lain: Menjaga kebersihan diri, pola makan bergizi, dan teratur melakukan aktivitas fisik di lingkungan rumah. Program tersebut memberikan dampak positif dalam membentuk pola pikir masyarakat untuk menjadi agen perubahan di komunitasnya. Oleh karena itu, untuk mencapai kualitas hidup masyarakat yang lebih baik diperlukan keterpaduan yang berkelanjutan dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi serupa.
ALUR MERRDEKA PADA WORKSHOP PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) UNTUK PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN DI SPNF- SKB KABUPATEN BENGKULU TENGAH Putra, Ari; Sofino, Sofino
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v1i2.31441

Abstract

Pendidikan kesetaraan memiliki peran krusial dalam melibatkan masyarakat yang belum dapat mengakses pendidikan formal agar masyarakat memperoleh akses dan manfaat dari pendidikan. Workshop ini diselenggarakan dengan tujuan utama memperdalam pemahaman Pamong Belajar dan Tutor di SPNF-SKB Kabupaten Bengkulu Tengah terkait dimensi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Program Pendidikan Kesetaraan. Pendekatan pelaksanaan kegiatan pengabdian ini diwujudkan dalam bentuk workshop dengan langkah-langkah konkret yang diimplementasikan melibatkan alur MERDEKA. Adapun langkah-langkah dalam alur merdeka belajar yang digunakan, meliputi: 1) mulai dari diri, 2) eksplorasi konsep, 3) ruang kolaborasi, 4) demonstrasi kontekstual, 5) elaborasi pemahaman, 6) koneksi antar materi, dan 7) aksi nyata. Hasil yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini mengindikasikan peningkatan pemahaman Pamong Belajar dan Tutor terhadap pemahaman dimensi profil pelajar yang terkait dengan nilai-nilai Pancasila. Peningkatan pemahaman ini menjadi kunci untuk mencapai tujuan utama dari kurikulum merdeka, yaitu membentuk karakter dan memperkuat identitas Indonesia pada diri warga belajar. Workshop ini juga mengungkapkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman Pamong Belajar dan Tutor terhadap dimensi/ nilai-nilai P5 melalui mata pelajaran pemberdayaan dan keterampilan. Keberhasilan implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan alur MERRDEKA dalam pendidikan kesetaraan dapat menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya inklusif dan bermakna, tetapi juga mendorong pengembangan karakter positif pada warga belajar. Oleh karena itu, workshop ini dianggap sebagai langkah strategis dalam memperkaya dan memperkuat pengalaman belajar pamong dan tutor di SPNF-SKB Kabupaten Bengkulu Tengah.
PENGUATAN TEMA PROYEK PEMBELAJARAN GAYA HIDUP BERKELANJUTAN MELALUI PRODUKSI ECOPRINT MOTIF BESUREK KARYA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH LUAR BIASA KOTA BENGKULU Putra, Ari; Veranti, Adella; Stiadi, Elwan; Yanti, Nafri; Oktarandi, Isti; Sofino, Sofino
Jurnal Abdimas Bencoolen Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/abdimas.v3i1.40923

Abstract

Pembelajaran yang inklusif dan berbasis budaya memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan tema proyek pembelajaran gaya hidup berkelanjutan melalui produksi ecoprint motif Besurek di SLB N 3 Kota Bengkulu. Ecoprint, sebagai teknik pewarnaan alami pada kain, tidak hanya menjadi media belajar yang adaptif tetapi juga memperkenalkan peserta didik pada konsep keberlanjutan lingkungan dan warisan budaya lokal. Metode yang diterapkan menggunakan alur MERDEKA yang mana mengacu pada struktur pendampingan yang lebih fleksibel, berorientasi pada capaian kegiatan, dan berbasis pada kebutuhan peserta didik. Kegiatan ini meliputi teknik ecoprint berbahan alami, pendampingan dalam produksi karya, serta implementasi hasil ecoprint sebagai media belajar yang interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembuatan ecoprint mampu meningkatkan keterampilan motorik halus, sensitivitas sensorik, serta kreativitas anak dalam berkarya. Selain itu, pendekatan ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan bahan-bahan ramah lingkungan. Respon positif dari pendidik dan peserta didik mengindikasikan bahwa proyek ini berkontribusi dalam membangun pengalaman belajar yang lebih bermakna, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Ke depan, inisiatif serupa dapat diperluas dengan mengintegrasikan teknologi dan elemen budaya serta lingkungan dalam praktik pembelajaran anak berkebutuhan khusus.
Model Pembelajaran oleh Tutor Pkbm Centella Asiatica pada Program Paket C Di Pondok Rumah Belajar An Najma Suci Cahya Fadila; Sofino Sofino; Dwi Ismawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode pembelajaran yang diterapkan oleh tutor di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Centella Asiatica dalam program Paket C yang diselenggarakan di Pondok Rumah Belajar An Najma. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen pembelajaran. Proses pengumpulan data dilakukan secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai strategi pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tutor menggunakan berbagai metode, antara lain ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, dan praktik langsung. Metode tersebut diterapkan secara terpadu dengan menekankan pendekatan kontekstual dan fleksibel, sehingga selaras dengan karakteristik peserta didik dewasa yang memerlukan pembelajaran yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik, membangun suasana belajar yang partisipatif, serta mendorong pencapaian kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kurikulum Paket C. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa variasi metode yang adaptif dapat memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan nonformal serupa.
PERENCANAAN PROGRAM PEMBELAJARAN ALTERNATIF DI SEIRING ART SPACE KOTA BENGKULU Yolanda Sari, Jetesa; Putra, Ari; Sofino, Sofino
Jurnal Pendidikan Luar Sekolah Vol. 19 No. 1 (2025): MEI
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/jpls.v19i1.19192

Abstract

Dalam era modern, masyarakat menghadapi berbagai tuntutan aktivitas yang memicu stres, sehingga mencari cara untuk merelaksasikan diri menjadi penting. Salah satu respons yang muncul adalah kegiatan healing, termasuk berwisata, yang efektif untuk melepaskan kepenatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan program pendidikan alternatif di Seiring Art Space Kota Bengkulu, yang menggabungkan seni, budaya, dan pariwisata. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program melibatkan identifikasi kebutuhan peserta, rumusan tujuan yang edukatif, objek perekrutan yang inklusif, serta monitoring dan evaluasi yang sistematis. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan terstruktur dalam perencanaan program pendidikan nonformal untuk meningkatkan efektivitas dan relevansi kegiatan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan nonformal dan menjadi referensi bagi pengelola program lainnya dalam menciptakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
PERAN ORANG TUA DALAM MEMPERSIAPKAN LITERASI PRA-MEMBACA PADA ANAK USIA DINI DI KECAMATAN KEDURANG KABUPATEN BENGKULU SELATAN arifin, muhamad; Putra, Ari; Sofino, Sofino
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol. 8 No. 1 (2025): Transformasi Pendidikan Nonformal di Era Global: Literasi, Kesiapan Kerja, dan
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v8i1.19204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam meningkatkan minat dan kesiapan literasi pra-membaca pada anak usia dini di TK Dzakkyyah, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan. Peran orang tua dalam penelitian ini mencakup pemberian motivasi, penyediaan fasilitas, peran sebagai mediator, evaluator, serta pengawas dalam mendukung perkembangan keterampilan membaca anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki kontribusi yang signifikan dalam tahap awal perkembangan literasi anak. Pendampingan yang dilakukan oleh orang tua sebelum anak mulai membaca berperan dalam pengembangan keterampilan kognitif, pembentukan sikap positif terhadap aktivitas membaca, serta peningkatan motivasi anak. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan berbagai kendala yang dihadapi orang tua dalam mendampingi anak, seperti keterbatasan waktu, kurangnya pemahaman terhadap metode pendampingan yang efektif, dan minimnya akses terhadap bahan bacaan yang sesuai. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang lebih optimal untuk mendukung peran orang tua guna meningkatkan kesiapan membaca anak usia dini secara efektif.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PROGRAM KETERAMPILAN BATIK TULIS KAGANO DI DESA TALANG KERING, BENGKULU UTARA Despinaya, Despinaya; Gusti , Ririn; Sofino, Sofino
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.27825

Abstract

The Kagano Handwritten Batik Skills Program in Talang Kering Village, Air Napal District, North Bengkulu, aims to develop the creativity of PKK women through batik training based on local culture. This study employs a qualitative approach using a case study method, with data collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and data analysis conducted using triangulation to ensure validity. The results show that the batik training not only enhances the technical skills of canting (batik applying) for PKK women who previously had no experience but also fosters creativity in designing original motifs and choosing colors aligned with local cultural values, such as the Rafflesia motif and Kaganga script. This activity provides participants with space to express themselves and explore creative ideas independently, consistent with the theory of divergent thinking in creativity. Additionally, the program contributes to economic empowerment, as the skills acquired open opportunities for independent businesses and additional income for the PKK women. The training also strengthens participants’ confidence and solidarity while serving as a means of preserving local culture through the inheritance of traditional motifs. Therefore, the Kagano Handwritten Batik Program not only supports the technical capacity and creativity of the participants but also promotes social-economic and cultural development at the community level. These findings emphasize the importance of non-formal education as an effective means of developing life skills and creativity in a comprehensive and sustainable manner.
DAMPAK PELATIHAN TATA RIAS PENGANTIN TERHADAP KECAKAPAN WIRAUSAHA DI SKB BENGKULU SELATAN Putri, Lidia Eka; Sofino, Sofino; Ulfasari, Nia
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28376

Abstract

This study aims to describe the extent of the impact of bridal makeup training on entrepreneurial skills at the Learning Activity Center (SKB) in South Bengkulu. This study is a mixed method with a convergent parallel design approach. The population in this study consists of participants in the bridal makeup training program at the SKB in South Bengkulu, with a sample size of 20 individuals. The sampling technique was conducted quantitatively using saturated sampling with 20 participants and qualitatively using purposive sampling with 5 participants. Instrument validation was performed by experts. Data collection techniques included questionnaires, observations, documentation, and interviews. Data analysis was conducted using descriptive statistics with percentage formulas, normality tests, and simple linear regression hypothesis tests. Data was collected through written questionnaires and interviews. The research results indicate that the influence of bridal makeup training on entrepreneurial skills is 85% based on the coefficient of determination test. This is supported by the results of bridal makeup training, which have an impact on participants' entrepreneurial skills, as evidenced by the interview results, where after participating in bridal makeup training, participants acquired makeup skills and started businesses independently or in groups in the field of makeup.
EFEKTIVITAS JEJARING KEMITRAAN KOMUNITAS 1000 GURU BENGKULU DENGAN DONATUR DALAM PELAKSANAAN PROGRAM EDUKASI TRAVELING AND TEACHING Sibarani, Diana Pebriyanti Rotua Pangurupi; Sofino, Sofino; Hutahuruk , Lenni Mantili
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 8 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v8i3.28611

Abstract

This study aims to describe the implementation of the partnership network between the Bengkulu 1000 Teachers Community and donors, analyze the effectiveness of the partnership in supporting the Traveling and Teaching program, and identify factors that influence its success. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results show that the partnership pattern is participatory, based on the principle of equality, and implemented transparently. The effectiveness of the partnership is reflected in the program's success in reaching 3T areas, the active involvement of volunteers and donors, and the building of trust between parties. Factors supporting success include intensive communication, shared vision and goals, and flexibility in the roles of each partner. This study confirms that strategic collaboration between communities and donors has an important contribution in strengthening community-based non-formal education practices, while also serving as a model for program sustainability in remote areas.