p-Index From 2021 - 2026
10.231
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Proceeding International Conference on Information Technology and Business International conference on Information Technology and Business (ICITB) EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Sosio Konsepsia Naditira Widya SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Primanomics : Jurnal Ekonomi & Bisnis Sebatik SEIKO : Journal of Management & Business KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Pendidikan Ekonomi (JURKAMI) Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Jurnal Ilmiah Ekonomi Global Masa Kini Jurnal Administrasi dan Manajemen Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI RISTEK : Jurnal Riset, Inovasi, dan Teknologi Kabupaten Batang JURNAL LENTERA BISNIS Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Valid Jurnal Ilmiah JURNAL PENELITIAN SEJARAH DAN BUDAYA Business, Economics and Entrepreneurship JPEKA: Jurnal Pendidikan Ekonomi, Manajemen dan Keuangan Diseminasi : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendekia Niaga Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Borneo Akcaya : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Publik ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat International Journal of Multi Discipline Science (IJ-MDS) Jurnal Ekonomi Humantech : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra Jurnal Inovasi Pembangunan COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Community Journal RISTEK: Jurnal Riset, Inovasi dan Teknologi Kabupaten Batang ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pengabdian Bukit Pengharapan Naditira Widya JEBA PRODUCTIVITY: Journal of Integrated Business, Management, and Accounting Research Jurnal Ilmu Administrasi dan Pemerintahan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Sebatik

PELAKSANAAN e-MAR KETING USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) SEBAGAI STRAGI UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN (STUDI KASUS UMKM DI KOTA BENGKAYANG KALIMANTAN BARAT Blasius Manggu; Sabinus Beni
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.368 KB)

Abstract

konsumen. Sekarang ini pelaku usaha sudah banyak yang menerapkan sistem pemasaran secara online. Pemasaran melalui internet (internet marketing) atau lebih dikenal dengan nama e-marketing dapat menjangkau konsumen dimanapun berada. Belanja online yang saat ini diminati oleh masyarakat memberikan andil besar terhadap perkembangan e-marketing. Dengan menggunakan e-marketing kita dapat memperoleh keuntungan yang meliputi layanan konsumen dan layanan citra perusahaan menjadi baik, menemukan parnert bisnis baru, proses menjadi sederhana dan waktu dapat dipadatkan, dapat meningkatkan produktivitas, efisiensi, akses informasi menjadi cepat, belajar menarik dan berkomunikasi dengan pelanggan di situs jejaring sosial. Dengan dukungan internet e-Marketing mampu menjangkau pemasaran ruang lingkup yang lebih luas karena mengacu pada media digital seperti web, e-mail dan media nirkabel, meliputi pengolahan data pelanggan digital, dan juga bagaimana internet dapat digunakan bersama dengan media tradisional untuk memperoleh dan memberikan layanan kepada pelanggan Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan salah satu bagian penting dari perekonomian suatu negara maupun daerah, begitu juga dengan Daerah Tingkat II Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, Usaha Mikro Kecil Menengah memiliki peranan sangat penting dan merupakan salah sektor unggul dalam menopang pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik. Pelaksanaan e-Comerce menuntut pergeseran paradigma secara fundamental, dari yang semula marketplace yang menekankan interaksi secara fisik antara penjual dan pembeli menjadi marketspace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location based).
PERAN PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN DI PERBATASAN DALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 (Studi Kasus: Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) Sabinus Beni; Yosua Damas Sadewo
Sebatik Vol 23 No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.162 KB)

Abstract

Revolusi industri keempat (Era 4.0) dicirikan oleh kompleksnya persoalan yang akan dihadapi penduduk dunia. Semua jenis pekerjaan akan semakin kompleks. Hal ini disebabkan kombinasi globalisasi dengan teknologi informasi yang kecepatan perkembangannya sangat di luar dugaan. Salah satu persoalan dewasa ini adalah penciptaan lapangan kerja dan salah satu peluang industri 4.0 yaitu integrasi Usaha Kecil Menengah dan kewirausahaan. Program Studi Kewirausahaan menjadi salah satu solusi dalam menyiapkan sumber daya manusia dalam menghadapi revolusi industri keempat. Daerah perbatasan merupakan garda terdepan dalam menggambarkan kemajuan suatu bangsa, program studi kewirausahaan menjawab semua permasalahan dalam proses pembangunan perbatasan. Dengan hadirnya program studi kewirausahaan di perbatasan Kabupaten Bengkayang sangat mendapatkan apresisasi dari masyarakat dan pemerintah, dimana kelak lulusannya dapat menjadi para entrepreneur maupun intrapreneur yang secara tidak langsung dapat meningkatakan rasa nasionalisme dan jiwa patriotik masyarakat perbatasan dikarenakan masyarakat sudah sejahtera dan tidak mengandalkan malaysia (Sarawak) sebagai temapat untuk mencari pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif yang dilakukan di perbatasan Indonesia (Kabupaten Bengkayang-Kalimantan Barat) dengan Malaysia (Sarikin-Sarawak) dengan mayoritas penduduknya sebagai petani dan sepenuhnya bergantung kepada Malaysia untuk pemasaran hasil-hasil pertanian dan perkebunan.hasil penelitian menunjukkan bahwa peran program studi kewirausahaan memberikan dampak sangat besar bagi perubahan masyarakat perbatasan, dimana pada awalnya masih berorientasi pada produk bahan baku yang langsung dijual ke Malaysia berubah kearah penambahan nilai tambah produk yang dapat meningkatkan pendapatan.
ANALISIS PENERAPAN SEGMENTASI, TARGETING, POSITIONING (STP) DAN PROMOSI PEMASARAN SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN PERKEMBANGAN UMKM KOTA BENGKAYANG Blasius Manggu; Sabinus Beni
Sebatik Vol 25 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.329 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i1.1146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pentingnya segmentasi, tergenting, positioning dan promosi pemasaran pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota Bengkayang, sehingga dapat memudahkan menyusun strategi pemasaran. Pasar dapat dipetakan berdasarkan geografis, demografis, kelas ekonomi, psikografis. Membidik pasar mana yang dituju agar program pemasaran perusahaan sesuai dengan karakteristik. Penempatan produk di benak konsumen melalui kinerja produk, pelayanan, harga, inovasi produk agar konsumen selalu menggunakan produk kita. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kota Bengkayang terdiri dari bermacam macam jenis usaha dan selama ini usaha yang mereka jalankan belum fokus pada target market berdasarkan karakteristik wilayah, demografi, psikografis, pasar yang dituju belum terarah masih memusatkan pada pasar secara menyeluruh, sementara dalam melayani pasar produk yang diunggulkan masing-masing UMKM masih kurang, kualitas pelayanan masih terbatas. Program pemasaran dalam segi promosi belum begitu dijalankan dengan baik, karena minimnya pengetahuan dan strategi yang dijalankan untuk menghadapi pasar masih sebatas jual dan laku belum mengarah kepada pengembangan usaha untuk bersaing. Jenis penelitian ini dengan pendekatan kualitatif, sedangkan metode dalam penelitian ini yaitu dengan melaksanakan observasi ke lapangan, dengan mendatangi beberapa UMKM yang bergerak di bidang usaha dagang, jasa keuangan, toko kelontong, kedai kopi, sebagai sampel, serta studi literatur, dokumentasi, sehinga dapat diperoleh data untuk dianalisis guna mengetahui penerapan segmentasi, targeting, positioning dan promosi pemasaran untuk meningkatkan perkembangan UMKM di kota Bengkayang.
PEMBERDAYAAN ANGGOTA CREDIT UNION SEBAGAI UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI KALIMANTAN BARAT Sabinus Beni
Sebatik Vol 25 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.004 KB) | DOI: 10.46984/sebatik.v25i1.1339

Abstract

Penelitian dilakukan pada Credit Union (CU) anggota Pusat Koperasi Kredit di Kalimantan Barat yaitu PUSKOPCUINA, PUSKOPDIT Bumi Borneo, PUSKOPDIT Khatulistiwa, dan PUSKOPDIT Kapuas untuk mengetahui kegiatan pemberdayaan yang telah dilakukan oleh CU terhadap anggotanya sebagai upaya untuk mengentaskan kemiskinan melalui CU. Metode penelitian merupakan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif untuk menjelaskan tentang jenis-jenis pemberdayaan anggota CU sehingga dapat menjadi rujukan bagi pengentasan kemiskinan di Indonesia khususnya Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh CU dengan berbagai cara dan pendekatan penerapannya sesuai dengan kearifan lokal setempat dan tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta tertuang dalam Pola Kebijakan dalam rangka ikut serta mengambil peran menyejahterakan masyarakat yang menjadi anggota diantaranya melalui kegiatan pemberdayaan antara lain Pendidikan Calon Anggota, Pendidikan Dasar, Pendidikan Kredit, Pendidikan Lanjutan/Pendidikan Motivasi, Pendampingan Usaha Produktif Anggota, Pendampingan Kelompok Anggota, Iuran Solidaritas, Rapat Anggota Tahunan, Kelompok Inti/Anggota Potensial. Semua kegiatan pemberdayaan tersebut wajib diikuti oleh setiap anggota agar cita-cita kesejahteraan bersama melalui gerakan CU dapat tercapai. Pelaksanaan kegiatan pemberdayaan tersebut dilakukan secara fleksibel serta tidak memaksa namun diwajibkan, karena sebagai anggota CU wajib dan harus memiliki kesadaran untuk merubah derajat hidup keluarga sebagaimana tujuan dan cita-cita berdirinya CU.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KECIL MENENGAH (UMKM) KEDAI KOPI ONGAKU KOTA BENGKAYANG BERDASARKAN ANALISIS SWOT Blasius Manggu; Sabinus Beni
Sebatik Vol. 27 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v27i1.2036

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berwirausaha dalam bidang yang sejenis yaitu kedai kopi di kota Bengkayang yang nota bene saling berkompetitif satu sama lain untuk meraih konsumen. Oleh karena itu, perlu merumuskan suatu strategi yang tepat agar tetap bertahan merebut pangsa pasar. Deskriptif kualitatif termasuk jenis dari pada penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah konsumen Kedai Kopi Ongaku dengan jumlah responden berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan responden dan menyebarkan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Untuk mengidentifikasi rumusan strategi yang secara sistematis berbagai faktor pada perusahaan maka analisis SWOT sangatlah disarankan. Berdasarkan pada logika hasil analisis yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats), juga menyertakan penggunaan tabel IFAS dan EFAS. Tabel IFAS, tabel untuk mengetahui lingkungan internal dalam perusahaan, kekuatan dan dan kelemahannya, IFAS, tabel yang memuat faktor eksternal yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Berdasarkan analisis dari penelitian ini menunjukkan bahwa Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kedai Kopi Ongaku berada pada kuadran IV pemanfaatan strategi diversifikasi, yaitu memanfaatkan kekuatan (strength) yang dimiliki dalam menghadapi ancaman (threats) guna bersaing dengan para kompetitor
PERSEPSI NASABAH TERHADAP BANK BRI DAN CREDIT UNION PANCUR KASIH DI KOTA BENGKAYANG : MARKETING MIX Manggu, Blasius; Beni, Sabinus
Sebatik Vol. 26 No. 1 (2022): Juni 2022
Publisher : STMIK Widya Cipta Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46984/sebatik.v26i1.1701

Abstract

Perbankan merupakan salah satu badan usaha dalam bidang jasa pelayanan keuangan. Tugas utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan dana tersebut kepada peminjam, kemudian digunakan untuk ditanamkan pada sector produksi dan investasi. Oleh karena itu, system keuangan memiliki peranan yang sangat mendasar dalam perekonomian dan kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi konsumen terhadap Bank dan Credit Union di Kota Bengkayang, dari sisi marketing mix, diharapkan penelitian dapat memberikan solusi kepada pihak manajemen Bank BRI Dan CU Pancur Kasih cabang kota Bengkayang. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif,. Dan jenis penelitiannya studi kasus didukung dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan observasi dengan subyek Penelitian yaitu Bank BRI dan Credit Union (CU) Pancur Kasih serta nasabah yang ada di Kota Bengkayang. Sifat penelitian ini adalah Explanatoring Research, dimana Teknik analisis dalam penelitian untuk mencapai tujuan yaitu dengan menggunakan analisis komparatif yaitu dengan menggunakan test “t” (uji beda) yakni untuk mencari perbedaan yang signifikan dari dua buah mean, baik antara dua sampel data atau antara beberapa sampel data. Berdasarkan hasil analisis data dengan pendekatan probalitas untuk dimensi produk dan promosi, persepsi nasabah Bank BRI Dan CU Pancur Kasih berbeda, sementara untuk ketiga dimensi pelayanan, lokasi, kredibilitas dengan pendekatan analisis probalitasnya > 0,025 maka H0 diterima yang artinya rata-rata persepsi nasabah terhadap Bank BRI dan CU Pancur Kasih ketiganya sama.