Pelayanan publik ialah fungsi utama pemerintah di mana harus dilaksanakan secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan, pemerintah menerapkan kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) sebagai bentuk inovasi pelayanan. Dalam pelaksanaannya masih menghadapi beberapa permasalahan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, belum optimalnya kinerja aparatur pelayanan, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan yang berlaku. Studi ini bermaksud guna mengidentifikasi kualitas pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada Kantor Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Studi ini memakai pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan lewat observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan 13 informan di mana mencakup Camat, Sekretaris Camat, petugas pelayanan, serta masyarakat pengguna layanan PATEN. Analisis data dilaksanakan dengan model Miles dan Huberman di mana mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan riset memperlihatkan jika kualitas pelayanan PATEN di Kantor Kecamatan Haruyan tergolong cukup baik, kualitas pelayanan yang sudah baik dapat di lihat pada respon pegawai, keramahan pegawai dan kebersihan ruangan. Adapun yang cukup baik yaitu ketepatan waktu pelayanan, akurasi pelayanan, dan petugas cukup baik melayani. Namun yang menjadi perhatian adalah sarana fisik perkantoran, tempat informasi dan ruang pelayanan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan meliputi sarana dan prasarana, dan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai persyaratan pelayanan. Dengan demikian, dibutuhkan strategi peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan lewat penguatan sarana dan prasarana pendukung pelayanan PATEN, seperti penyediaan fasilitas teknologi informasi yang memadai, perbaikan dan menjaga kenyamanan ruang tunggu, serta pemenuhan fasilitas ramah bagi kelompok rentan serta meningkatkan kinerja sesuai standar pelayanan.