Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pemasaran Siti Munira Olshop dalam Meningkatkan Konsumen Hastuti, Nur Izah; Fakhri, Fakhri; Zulyadi, Teuku
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i1.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran, pengaruh media sosial, serta tantangan dan solusi yang dihadapi Siti Munira Olshop dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan usahanya di tengah persaingan e-commerce yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Siti Munira Olshop memanfaatkan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp sebagai saluran utama pemasaran, dengan dukungan strategi kreatif berupa kolaborasi dengan selebgram lokal, penggunaan testimoni pelanggan, dan konten visual yang menarik. Strategi pembayaran fleksibel “ambil barang dulu, bayar kemudian” terbukti mampu menarik minat konsumen, namun juga menimbulkan kendala arus kas. Tantangan lain yang ditemukan meliputi ketidaksesuaian pasokan barang dari supplier, tingginya persaingan antar-UMKM, dan keterlambatan respon komunikasi. Solusi yang diambil antara lain pencatatan arus kas secara terstruktur, pembentukan dana cadangan, peningkatan kontrol kualitas, dokumentasi proses pengiriman, pemilihan mitra promosi yang tepat, serta penguatan komunikasi personal dengan pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan usaha kecil di ranah digital memerlukan kombinasi inovasi pemasaran, pengelolaan operasional yang disiplin, dan strategi membangun kepercayaan konsumen untuk menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah.
EFEKTIVITAS PROGRAM POSYANDU LANSIA DI DESA KUSAMBI HILIR KECAMATAN LAMPIHONG KABUPATEN BALANGAN Maulina, Siti Aisyah; Fakhri, Fakhri; Rifani, Jamil
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1735

Abstract

ABSTRAK Program Posyandu Lansia di Desa Kusambi Hilir yang mulai dilaksanakan pada tahun 2020 masih menghadapi berbagai kendala, antara lain minimnya sosialisasi, pelaksanaan kegiatan yang terpusat di satu lokasi, serta belum adanya variasi kegiatan pendukung, sehingga efektivitas program belum optimal. Penelitian dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi menunjukkan bahwa pemahaman sasaran terhadap program masih rendah akibat kurangnya penyampaian informasi, meskipun undangan dari kader sudah berjalan cukup baik. Dari sisi ketepatan sasaran, penerima manfaat telah sesuai dengan kelompok usia lansia, namun tingkat partisipasi masih belum maksimal. Pelaksanaan program dinilai tepat waktu karena kegiatan rutin dilakukan setiap bulan dan petugas hadir sesuai jadwal, tetapi pencapaian tujuan program dan manfaat nyata yang dirasakan lansia masih terbatas, terutama bagi lansia dengan keterbatasan mobilitas karena belum adanya layanan kunjungan ke rumah. Dampaknya, perubahan positif dan peningkatan kesadaran kesehatan hanya dirasakan oleh sebagian lansia. Rendahnya efektivitas program ini dipengaruhi oleh kurangnya pemahaman sasaran, partisipasi yang belum merata, minimnya variasi kegiatan, serta keterbatasan layanan bagi lansia dengan kondisi fisik tertentu
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) PADA KANTOR KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Norhafizah, Norhafizah; Baihaqi, Ahmad; Fakhri, Fakhri
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1756

Abstract

Pelayanan publik ialah fungsi utama pemerintah di mana harus dilaksanakan secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan, pemerintah menerapkan kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) sebagai bentuk inovasi pelayanan. Dalam pelaksanaannya masih menghadapi beberapa permasalahan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, belum optimalnya kinerja aparatur pelayanan, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan yang berlaku. Studi ini bermaksud guna mengidentifikasi kualitas pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada Kantor Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Studi ini memakai pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan lewat observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan 13 informan di mana mencakup Camat, Sekretaris Camat, petugas pelayanan, serta masyarakat pengguna layanan PATEN. Analisis data dilaksanakan dengan model Miles dan Huberman di mana mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan riset memperlihatkan jika kualitas pelayanan PATEN di Kantor Kecamatan Haruyan tergolong cukup baik, kualitas pelayanan yang sudah baik dapat di lihat pada respon pegawai, keramahan pegawai dan kebersihan ruangan. Adapun yang cukup baik yaitu ketepatan waktu pelayanan, akurasi pelayanan, dan petugas cukup baik melayani. Namun yang menjadi perhatian adalah sarana fisik perkantoran, tempat informasi dan ruang pelayanan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan meliputi sarana dan prasarana, dan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai persyaratan pelayanan. Dengan demikian, dibutuhkan strategi peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan lewat penguatan sarana dan prasarana pendukung pelayanan PATEN, seperti penyediaan fasilitas teknologi informasi yang memadai, perbaikan dan menjaga kenyamanan ruang tunggu, serta pemenuhan fasilitas ramah bagi kelompok rentan serta meningkatkan kinerja sesuai standar pelayanan.