Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI VERIFIKASI KEAKURATAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU PERPUSTAKAAN DAN INFORMASI UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA Fithria Rizka S; Muhammad Rasyid Ridlo; Diana Maulida Zakiah
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No.1 (2025): Maret
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i1.29238

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi yang dilakukan mahasiswa program studi ilmu perpustakaan Universitas Sari Mutiara-Indonesia dalam memverifikasi informasi di media sosial untuk menghindari penerimaan dan penyebaran informasi bohong yang merugikan banyak orang.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi dan wawancara yang melibatkan sepuluh informan yang telah dipilih dengan menggunakan teknik convenience sampling. Informan yang dipilih merupakan alumni dan mahasiswa S-1 Perpustakaan dan Sains Informasi USM Indonesia angkatan 2021-2024 yang sudah sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik thematic analysis. Teori yang digunakan yaitu teori Mike Caulfield yaitu The Four Moves maksudnya empat gerakan untuk memverifikasi sumber informasi (Stop, Investigate the source, Find better coverage, Trace claim). Berdasarkan hasil penelitian, strategi verifikasi informasi yang digunakan mahasiswa untuk menghindari hoax adalah mencermati dahulu akun yang menyebarkan konten tersebut. Selanjutnya, melihat tanggapan dari pengguna lain di kolom komentar. Selain itu, membandingkan dengan sumber lain atau media sosial lainnya untuk mencari sumber utama. Tantangan yang dialami yaitu rasa malas dan penyebaran informasi yang sangat cepat dan banyak menjadikan sulit untuk diverifikasi.
Pengenalan Pengetahuan Tradisional Sumatera Utara melalui Literasi Budaya pada Anak Usia Sekolah di Desa Paya Itik, Kabupaten Deli Serdang Septa Septa; Muhammad Rasyid Ridlo; M. Nashih Huddin Ubaidillah; Fithria Rizka S
Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2026): Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat, April-July 2026
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital telah mengancam keberlanjutan pengetahuan tradisional Sumatera Utara, di mana anak-anak semakin jarang berinteraksi dengan warisan budaya lokal seperti cerita rakyat, permainan tradisional, dan seni pertunjukan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan kegiatan literasi budaya dan mengidentifikasi dampaknya terhadap pemahaman anak usia sekolah mengenai pengetahuan tradisional di Desa Paya Itik, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 13 anak berusia 7-12 tahun sebagai partisipan utama. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan kegiatan literasi budaya yang mengintegrasikan interactive storytelling, permainan tradisional congklak, aktivitas kreatif visual, dan refleksi kolaboratif berhasil merevitalisasi pengetahuan tradisional melalui tiga dimensi transformasi: internalisasi pengetahuan budaya yang mendalam, transformasi sikap positif terhadap identitas budaya Sumatera Utara, dan peningkatan kualitas interaksi sosial melalui pembentukan community of practice. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa pendekatan experiential learning berbasis literasi budaya efektif dalam melestarikan warisan tradisional dan membangun emotional connection yang kuat antara generasi muda dengan budaya leluhur. Disarankan untuk mengimplementasikan model literasi budaya ini secara berkelanjutan dalam kurikulum formal pendidikan dasar dengan dukungan komunitas lokal.
Penggunaan e-Pusda Mobile: Perspektif Pemustaka Himma Dewiyana; Dirmansyah Dirmansyah; Muhammad Rasyid Ridlo; Raja Adun Tumedang
Jurnal Sifo Mikroskil Vol. 27 No. 1 (2026): JSM VOLUME 27 NOMOR 1 TAHUN 2026
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55601/jsm.v27i1.1814

Abstract

Transformasi digital pada era Industri 5.0 telah mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses informasi melalui perangkat bergerak. Perpustakaan sebagai institusi penyedia informasi publik dituntut untuk menghadirkan layanan yang adaptif, fleksibel, dan mudah diakses kapan saja dan di mana saja. Salah satu inovasi tersebut adalah aplikasi mobile library e-Pusda yang dikembangkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pemustaka terhadap penerimaan penggunaan aplikasi e-Pusda berbasis mobile menggunakan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh pengguna aplikasi e-Pusda yang mengunduh aplikasi melalui Google Playstore. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode accidental sampling, sehingga diperoleh 91 responden. Instrumen penelitian berupa angket berbasis skala Likert yang disebarkan melalui Google Form dengan dua indikator utama TAM, yaitu perceived usefulness dan perceived ease of use. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata perceived usefulness sebesar 74,3% dan perceived ease of use sebesar 73,8%. Secara keseluruhan, tingkat penerimaan pengguna terhadap aplikasi e-Pusda mencapai 74,1%, yang mengindikasikan bahwa aplikasi ini diterima dengan baik oleh pemustaka dari aspek kebermanfaatan maupun kemudahan penggunaan. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan berperan penting dalam meningkatkan penerimaan teknologi perpustakaan digital. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi pengelola perpustakaan untuk meningkatkan kualitas antarmuka, pengalaman pengguna, dan strategi pengembangan layanan perpustakaan digital di Indonesia.
Ideology and gender in political literature: a feminist reading of Indonesian political dramas Muhammad Rasyid Ridlo
Indonesian Journal of Politics and Literary Studies Vol. 1 No. 1 (2026): Political discourse and representation in Indonesian literature
Publisher : CV Narasi Khatulistiwa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67490/ijpl.v1i1.534

Abstract

Background: Indonesian political drama serves as a medium of resistance but often embeds patriarchal views of gender and agency. Objective: This study examines how political ideology and gender intersect in dramas by W.S. Rendra and Nano Riantiarno. Method: A qualitative approach integrates Feminist Critical Discourse Analysis, narrative, and ideological analysis. Results: Male characters dominate political discourse, while women are positioned as moral or subordinate figures; narratively, they function as catalysts or victims, and symbolically as markers of patriarchal power. Implication: These findings reveal that political drama both critiques authoritarianism and reproduces gender inequality, calling for feminist reinterpretation. Novelty: This study offers an integrative framework linking discourse, narrative, and stage symbolism to expose gendered power within political theatre.
Revitalisasi Literasi Anak Melalui Pendekatan Membaca Aktif di Taman Baca PMI Medan Denai Septa Septa; Fithria Rizka S; Dirmansyah Dirmansyah; Himma Dewiyana; Muhammad Rasyid Ridlo
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v5i1.569

Abstract

This community service activity aimed to revitalize children’s literacy enthusiasm through participatory and humanistic approaches at the PMI Reading Garden (Taman Baca PMI) in Medan Denai, Medan City, Indonesia. The program addressed the declining reading interest among children and the limited digital promotion skills of the library manager. The implementation involved 39 children aged 7–12 years and one library manager as the community partner. The methods used included active reading, retelling, and educational film discussions for children, along with one-on-one digital coaching for the library manager. Quantitative observations showed that 82% of participants were able to retell stories independently with good comprehension, and 95% actively participated during the activities. In addition, the library manager successfully reactivated the library’s social media account for promotional purposes. These results demonstrate that participatory-educational approaches effectively foster reading motivation and communication skills in children while empowering local literacy managers. This activity provides a replicable model of community-based literacy revitalization that is simple, low-cost, yet socially and educationally impactful.
Co-Authors Ahmad Rodoni Ainul Fatha Isman Aldri Frinaldi Ali Wardani Alya Rahmayani Hutagalung Andika Gunawan Apin Choirunnisa Putri Aprilla Utari Arman Bemby Sinaga Asriyani, Wahyu Aulia Rahma Ritonga Bebe, Paulina Inya Catur Adi Pangestu Cut Fitri Eliza Mawaddah Dedy Arisandi Desi Simaremare Dewiyana, Himma Diana Maulida Zakiah Dirmansyah Dirmansyah Dirmansyah Dirmansyah, Dirmansyah F Ari Anggraini Sebayang Fardana, Nur Ainy Fari’ah Izmi Fazla Andini Wijaya Febrilliandika, Bayu Fida Abdurrofi6 Fithria Rizka S Ganie, Rohani Grace Ayu Simanungkalit Halawa, Kerisman Harefa, Habakuki Harefa, Sarah Imelda Putri Hasbi Abdul Al-Wahhab KH Hasrina Arum Maulida Herry Fernando Tarigan Hesya Anandita Tanjung Hilda Syaf'aini Harefa Himma Dewiyana Ida Mariani Pasaribu, Ida Mariani Iren Aulia Hutagalung Johanes Ranto Prancis Karina Br Silalahi Lusi Aprilia M. Nashih Huddin Ubaidillah Marajari, Muhammad Rinaldo Marbun, Novia Adelina Mawardi Mawardi Mei Lyna Girsang Michel Karin Sihombing Muh. Ahsan Kamil Muhajirin Muhammad Jefri Noer Muthia Ikmah Nabila Raihana Nst Naomy Gresia Sitohang Nasution, Laila Hadri Nazihah Jafnah An Nizam Nababan Ndruru, Moniawati Nina Ramadhani Wulandari Nitema Zebua, Tri Andika Noel Gabrio Pratama Hutauruk Nono Hery Yoenanto Nur’aini Nur’aini Nurhadi Nurhadi Nur’aini Nur’aini Ordekoria Saragih Pasaribu, Andi Parulian Rahmatika Luthfiana Sholikhah Raja Adun Tumedang Randa Hutapea, Petrix Gusti Rayyana Dario Silva Ritonga, Aulia Rahma Robi Yoswan Zain Salwa Chania Saputri, Yoandini Saragih, Ordekoria Saragih, Vyana Azzura Sari, Yulia Prima Selamat Riadi Septa Septa Septa, Fithria Rizka S Septa, Septa Seri Wahyuni Siregar Shifwah Suhaila Shinta Nofita Sari Sinaga, Arman Bemby Sri Mulyati Sri Mulyati Sunyianto Sururi Maudhunati Suryanto Suryanto Syahputra, Fikry Prastya Syahriyah Semaun Syam, Trisky Aldina Syarifudin, Ahmad T. Kasa Rullah Adha Tarigan, Herry Fernando Tasya Dwi Novita Telaumbanua, Arles Febriman Tiara Kirani Sani Ulil Albab Umi Farida Wau, Siswar Nelsih Wawan Sukanda Wiyatmi Yahya Riva’i Yesika Anggreini Br Ginting Yessi Ananta Yoandini Saputri Yoandini Saputri Yoandini Saputri Yulia Prima Sari Zakiah, Diana Maulida