Claim Missing Document
Check
Articles

SWOT Analysis on Marketing Strategy in Mutiara Swalayan Minimarket Medan Filbert; Sembiring, Anita Christine; Antoni, Jufri
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 11 No 2 (2024): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v11i2.5306

Abstract

Mutiara Swalayan, a minimarket selling various products like basic necessities, faces challenges in maintaining high-quality production due to competition. This study identifies and analyzes competition that occurs using the method of SWOT Analysis, the study reveals that Strength of the minimarket account for 2.03. Additionally, Weakness obtained for 1.98, Opportunity and Threats respectively 2.12 and 2.10 The result of this research obtained weighting IFE score of 4.01 while EFE obtained score weighting of 4.22.This research provides insights to improve productivity and develop a growth strategy for Mutiara Swalayan, focusing on effective marketing strategies to boost competitiveness and market position. The impact of this study lies in its ability to offer practical recommendations that enhance the minimarket's resilience against competitive pressures, ultimately leading to sustainable business growth and stronger market presence.
Analisis Kondisi Manajemen Dokumen dengan Metode 5S di Institusi Pendidikan Manik, Cindy Vivi Anggreni; Sembiring, Anita Christine; Budiman, Irwan
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 3 No. 1 (2024): Edisi Juli
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v3i1.577

Abstract

Sistem 5S adalah pendekatan sistematis untuk mengatur dan memelihara tempat kerja yang bersih dan efisien Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status pengelolaan dokumen dengan menggunakan sistem 5S. Pengelolaan dokumen pada institusi pendidikan memegang peranan penting dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dokumen dapat digunakan sistem 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, dengan melibatkan studi kasus pada institusi pendidikan terpilih. Pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Proses ini berfokus pada manajemen dokumen yang lebih efisien, dan pemantauan kualitas dokumen yang lebih baik. Dalam penelitian ini penulis mengkaji situasi pengelolaan dokumen di institusi pendidikan dengan mengunakan metode 5S. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem 5S dapat meningkatkan efisiensi organisasi dan produktivitas pengelolaan dokumen di institusi pendidikan. Kajian ini merekomendasikan agar institusi pendidikan mengadopsi sistem 5S sebagai standar sistem pengelolaan dokumen untuk menjamin pengelolaan dokumen yang efisien dan efektif, yang penting untuk menjaga kualitas layanan akademik.
Perencanaan Distribusi Ayam Menggunakan Metode Transportasi pada UD. Wastu Purba, Daphot Pardamean; Sembiring, Anita Christine; Nababan, Ronny Allan
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.15018

Abstract

Metode transportasi adalah suatu metode memecahkan masalah yang bertujuan untuk minimalisasi biaya pengiriman produk dari beberapa sumber ke beberapa tujuan. Dua tahapan metode transportasi, yaitu: solusi awal terdiri dari north west corner, least cost, dan Vogel Approximation Method serta solusi optimal, terdiri dari stepping stone dan modified distribution. Peramalan permintaan menggunakan single moving average. Sedangkan untuk biaya adalah bentuk pengeluaran terkait proses transportasi. UD. Wastu merupakan unit usaha penyalur ayam di Medan bersumber di Sumatera Utara seperti, PT. KSM. UD. Wastu mempunyai tempat pendistribusian di daerah Mencirim, Ayahanda dan Helvet. peramalan dengan model single moving average, yaitu untuk Mencirim sebanyak 12803, Helvetia sebanyak 12320, dan Ayahanda sebanyak 12645. Sebelum menggunakan metode transportasi, UD. Wastu diperhitungkan mengeluarkan biaya distribusi sebesar Rp. 18.900.000,-, namun setelah menggunakan metode tranportasi biaya distribusi dikeluarkan sebesar Rp. 15.342.700 sehingga UD. Wastu telah menghemat biaya distribusi sebesar Rp. 3.557.300,-.
Peningkatan Pengetahuan Petani Kopi Karo dalam Pengolahan Pasca Panen Buah Kopi di Desa Buluhnaman Sumatera Utara Sembiring, Anita Christine; Tampubolon, Jusra; Nina Purnasari
Jurnal Mitra Prima Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Mitra Prima
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v5i2.4270

Abstract

Pengolahan pasca panen yang baik dan benar akan berdampak baik pada kualitas tanaman. Terutama budidaya kopi, terkhusus proses pengolahan pasca panen yang tepat akan meningkakan kualitas kopi. Melihat permintaan pasar yang tinggi akan kopi Indonesia dan keberagaman jenis kopi berdasarkan daerah tanamnya, sehingga dirasa perlu memberikan edukasi kepada petani kopi karo desa Buluhnaman dalam menambah informasi juga pengetahuannya akan proses pengolahan pasca panen buah kopi, petani kopi harus berbenah dan melakukan perbaikan. Desa Buluhnaman terletak 9 km dari kaki gunung sinabung dikarenakan letusan gunung maka petani mengubah jenis tanaman yang tahan akan cuaca panas yaitu kopi. Kopi adalah tanaman baru bagi petani yang berada di Desa Buluhnaman Kabupaten Karo yang merupakan mitra dari tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Prima Indonesia (UNPRI) dengan skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang berkolaborasi dan didanai hibah dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM). Mitra memiliki kendala seperti keterbatasan pengetahuan, keterbatasan alat dan teknologi dalam pengolahan pasca panen, dan pemasaran produk. Dengan pendampingan dan pendidikan yang diberikan maka permasalahan mitra dapat dipecahkan bersama. Meningkatnya pengetahuan petani dalam tahapan pemahaman tentang pengolahan pasca panen kopi sangat berperan penting dalam menentukan kualitas dan harga jual kopi di pasar. Dengan edukasi dan monitoring yang tetap dilakukan maka petani menjadi paham tahapan proses pengolahan pasca panen. Kegiatan yang dilakukan dengan pendampingan dan pendidikan bagi petani kopi karo di desa Buuhnaman Kecamatan Munte Kabupaten Karo dengan memberikan mesin kupas kulit tanduk dan mesin sangrai kopi.
Perbaikan Rute Distribusi Cabai dengan Pendekatan Algoritma Dijkstra di Kota Medan Situmorang, Ika Verawasty; Sembiring, Anita Christine
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 3 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i3.31703

Abstract

The shortest track is the shortest track used to get from a place to a destination. In general, road users logically choose the road with the shortest route to avoid distance, time and expensive costs. The problem in this study is the problem of chili distribution which will be distributed to several markets in the city of Medan according to the market demand that is passed. The problem of the shortest route is a very interesting thing to discuss in human life so that in carrying out activities becomes more optimal by calculating the distance between nodes and later it will be a solution that will be used to find the opimal distance that must be traveled. One of the solutions that will be applied in this study is by utilizing one of the methods, namely the Dijkstra Algorithm. The Dijkstra algorithm is a method used to determine the shortest distance from the origin node of the destination node that passes through several nodes or places. So that by using the Dijkstra Algorithm, route improvements are obtained, namely the point that must be passed by the distributor so that the cost is more optimal in distributing chili, namely through the X-B-C-D-E-F-G-H point with a distance that must be traveled, which is 27 km. This route is the optimal result in carrying out chili distribution.
PROSES PERENCANAAN PRODUKSI DAN PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN MENTAH MENGGUNAKAN METODE PPIC DI CV. GARUDA JAYA justianus, jeriel; Sembiring, Anita Christine; Tampubolon, Jusra; Winston Roy Abednego Pakpahan
INDUSTRIKRISNA Vol 14 No 2 (2025): INDUSTRIKRISNA
Publisher : Universitas Krisnadwipayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61488/industrikrisna.v14i2.675

Abstract

Karoseri adalah proses pembuatan atau modifikasi bentuk kendaraan di atas rangka mobil atau truk sesuai kebutuhan. Secara sederhana, karoseri adalah pakaian kendaraan yang membuat kendaraan tersebut berfungsi untuk keperluan tertentu, seperti mengangkut barang, penumpang, atau digunakan sebagai kendaraan khusus seperti ambulans atau pemadam kebakaran yang memiliki bentuk berbagai macam dan memiliki fungsi untuk melindungi pengemudi dan penumpang, memberikan bentuk dan tampilan kendaraan, meningkatkan efesiensi bahan bakar, dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Hal tersebut secara khurus dalam bidang produksi CV. Garuda Jaya Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan atau karoseri menggunakan bahan mentah di CV. Garuda Jaya
Design Of Vegetable Logistics Network from Tanah Karo to Medan City Pratama, Rizky; Halawa, Kristia Ayu Putri; Sembiring, Anita Christine
JTI: Jurnal Teknik Industri Vol 11, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jti.v11i2.37794

Abstract

Indonesia, as an archipelagic nation, faces significant challenges in establishing an efficient food logistics system, particularly in major agricultural centers such as Karo Regency, North Sumatra. This region is recognized as a key producer of vegetables including cabbage, carrots, and tomatoes, contributing strategically to national food security. However, the distribution system has been hindered by extended supply chains, limited infrastructure, and information asymmetry among supply chain actors. This study was conducted to design an optimal distribution network and to evaluate the efficiency of cost allocation using Linear Programming (Minimum Least Cost Allocation) and Distribution Requirements Planning (DRP) methods. Data were collected through field surveys, interviews, and secondary sources from the Central Bureau of Statistics. The findings indicated that the distribution of cabbage and carrots was relatively efficient, while tomatoes experienced significant supply shortages. DRP analysis for the next four periods projected a positive inventory trend, yet declining stock levels highlighted the need for more accurate demand forecasting. Integration of local food systems into national logistics models and the adoption of digital distribution systems were identified as potential solutions. This study is expected to serve as a reference for developing resilient agricultural logistics policies in other regions. Keywords: Food Logistics, Distribution Network, Linear Programming, Distribution Requirements Planning (DRP), Agricultural Supply Chain, Karo Regency.
Co-Authors Albert William Wijaya Alhadi, Rafli Andes Stefen Sembiring Andreas Panjaitan Anggianika Mardhatillah Anggianika Mardhatillah Anggreini, Vania Anthony Septian ANTONI, JUFRI Arniwika Waruwu Arumbasari, Atita Atita Arumbasari Barus, Maitin Utomo Putra Budiman , Irwan Charles M Sianturi Christin Erniati Panjaitan Daniel Firmanto Meliala Daniel Simon Sitinjak Delima Sitanggang, Delima Dini M. Hutagalung Fadhil, Rafli Haykal Filbert Ginting , Paris Johannes Ginting, Alman Ginting, Yolanda Gunawan Sinaga, Gunawan Halawa, Kristia Ayu Putri Haposan Banjarnahor Hapzi Ali Hartono, James Luis In Chien Indira Ruth Indira Ruth Septarini Indra S. Lumban toruan Irwan Budiman Irwan Budiman James Luis Hartono James Luis Hartono Jason Jason Jason, Jason Jeffri Jenny Nurani Hutasoit Jeremy Jonathan Simanjuntak Juan Junius Jufri Antoni Jusra Tampubolon Jusra Tampubolon justianus, jeriel Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Kamaluddin Kuswanto Kuswanto Leni Lie, Steven Lubis, Ibnu Farras Azzikri Manalu, Erikson Handinata Manik, Cindy Vivi Anggreni Mardhatillah, Anggianika Margomgom, Linggom Mariana D Sibuea Mariana Devi Agustina Mariana Devi Agustina Nababan, Ronny Allan Nabila, Hadisty Nevin Lojie Nina Purnasari Nina Purnasari Oktavianus, Sandi Pandia, Nanda Zahra Humairoh Paris Johannes Ginting Paris Johannes Ginting Poetri Rhamadani Pratama, Rizky Purba, Daphot Pardamean Putri, Widya Fernanda Reformasi Putra Halawa Rhamadani, Poetri Ridho, Hery Rizky Sanjaya Nainggolan Saina Tesalonika Br Perangin Angin Sandi Oktavianus Septarini , Indira Ruth Septarini, Indira Ruth Siagian, Irvan I. Sibuea, Mariana D Sihombing, Mael Juniko simangunsong, lady Sinaga, Septri Asri Enjelina Siregar, Abdillah Hanif siregar, martin salomo Siregar, Zufri Hasrudy Situmeang, Johannes Situmorang, Ika Verawasty Situmorang, Josua SP, Mohammad Ichsan Sri Wahyuni Tarigan Stefen Sembiring, Andes Steven Lie Steven Steven Tampubolon, Jusra Tan, Leonardo Tarigan, Markonius Boy Tarigan, Sri Wahyuni Tarigan, Uni Pratama Tarigan, Uni Pratama Pebrina Tesar, Michael Tiffany Uni Pratama Tarigan Vertikal Willis Viviana Viviana Viviana, Viviana Waruwu, Arniwika Widya Fernanda Putri Wijaya, Albert William Winston Roy Abednego Pakpahan Yennimar Yennimar Yoga Nanda yolanda ginting