Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pemandu Wisata dan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Sutoman (Sustainable Tourism Mandalagiri) Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya Hartiningrum, Chanty Yunie; P, Adrian Wirahardi; Paflefi, Alfi Reza; Islami, Aziziyah Al; Suherman, Doni; Herdiana, Herdiana; Fikri, Lutfi Ahmad; Zakaria, Muhammad; Jannah, Miftahul; Hidayah, Nadia; Rolena, Nitamara; Saputri, Rissa Fadilla; Padilah, Rizki; Fauzi, Salman; Agustina, Sinta Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12838

Abstract

ABSTRAK Desa Mandalagiri amat unik dan beragam serta layak dikembangkan diantaranya wisata alam Curug Wallet, Curug Citereup, dan Sanghiang Hayang. Dan banyak keseniannya seperti kesenian lodong gejlig, reog, rumah pohon, dan rumah persinggahan yang lebih dikenal dengan sebutan home stay. Dan wisata lain seperti wisata sejarah dimana Desa Mandalagiri ini merupakan salah satu tempat yang dijadikan pendirian pos-pos pagar betis saat tentara dan masyarakat menghadapi kelompok DI/TII. Termasuk keberadaan makam Syekh Ngari, tokoh masyarakat yang menyebarkan agama islam diwilayah Desa mandalagiri beragam potensi wisata yang dimiliki akan di kembangkan untuk kemajuan desa dan meningkatkan kesjahteraan masyarakatg di kecamatan Leuwisari, Tasikmalaya, Jawa Barat. Prospek industri pariwisata di Indonesia sangat besar mengingat kekayaan alam Indonesia yang melimpah. Sektor pariwisata memberikan kontribusi yang cukup besar untuk Produk Domestik Bruto (PDB) nasional (Ardhikrisna YB, 2016). Pemandu Wisata adalah sumber daya manusia yang berperan sebagai ujung tombak dalam kegiatan wisata. Oleh karena itu pemandu wisata harus memiliki kompetensi yang memandai untuk melaksanakan tugas dan kewajibanya. Peningkatan kompentsi sumber daya manusia dapat dilakukan memelalui pelatihan kemanduan bagi pemandu wisata khususnya pemandu wisata Kawasan Desa Mandalagiri. Desa wisata sudah mampu mewarnai variasi destinasi yang lebih dinamis dalam suatu kawasan pariwisata. Perkembangan industri pariwisata yang dalam hal ini adalah desa wisata mempunyai dampak bagi ekonomi suatu wilayah, antara lain peningkatan pendapatan masyarakat, penyerapan tenaga kerja, peningkatan pendapatan pemerintah desa, peningkatan permintaan produk lokal dan peningkatan fasilitas untuk masyarakat (Pangestuti, 2018).  Keselamatan kerja dalam suatu tempat mencangkup berbagai aspek yang berkaitan dengan aspek yang berkaitan dengan kondisi dan keselamatan sarana dan prasarana produksi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemandu wisata dalam memandu wisatawan yang berkunjung ke Desa Mandalagiri Kecematan Leuwisari Tasikmalaya Jawa Barat. Sasaran dari Kegiatan ini adalah  masyarakat ataupun tokoh pemuda yang mau dan ingin secara sukarela berpartisipasi untuk menjadi seorang pemandu wisata. Pendekatan yang dugunakan dalam kegiatan ini meliputi metode kualitatif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pemandu wisata dalam memandu wisatawan yang berkunjung ke Desa Mandalagiri Kecematan Leuwisari Tasikmalaya Jawa Barat. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan observasi. Program-program yang telah dilakukan berupa sosialisasi pengembangan desa wisata yang meliputi sosialisasi mengenai maksud dan tujuan program yang akan dilaksanakan, Pemandu wisata, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), dan pelatihan pemandu wisata. Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata memberikan implikasi terhadap ketahanan budaya wilayah berupa penguatan budaya khususnya panahan dan beberapa perubahan pada tata nilai sosial serta lingkungan. Kegiatan pelatihan pemandu wisata dan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata sutoman (sustainable tourism mandalagiri) Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya tahun 2023 sosialisasi Pelatihan Pemandu wisata dan Pelatihan. Harapannya setelah mengikuti kegiatan tersebut masyarakat mendapat kemampuan berupa memahami tentang pemandu wisata. Kata Kunci: Desa Mandalagiri, Desa Wisata, Pemberdayaan Masyarakat   ABSTRACT Mandalagiri Village is very unique and diverse and worthy of development, including the natural attractions of Curug Wallet, Curug Citereup, and Sanghiang Hayang. And there are many arts such as lodong gejlig, reog, tree houses, and transit houses which are better known as home stays. And other tourism such as historical tourism where Mandalagiri Village was one of the places where posse posts were set up when the army and the community faced the DI/TII group. Including the existence of the grave of Sheikh Ngari, a community figure who spread Islam in the Mandalagiri Village area, the various tourism potentials will be developed for village progress and improving the welfare of the community in Leuwisari sub-district, Tasikmalaya, West Java.Tour guides are human resources who act as the spearhead in tourism activities. Therefore, tour guides must have competent competence to carry out their duties and obligations. Increasing human resource competency can be done through scouting training for tour guides, especially tour guides in the Mandalagiri Village Area. Work safety in a place covers various aspects related to aspects related to the condition and safety of production facilities and infrastructure. This activity aims to improve the understanding and skills of tour guides in guiding tourists visiting Mandalagiri Village, Leuwisari District, Tasikmalaya, West Java. The target of this activity is the community or youth leaders who are willing and wish to voluntarily participate in becoming a tour guide. Research Method: The approach used in this activity includes qualitative methods to improve the understanding and skills of tour guides in guiding tourists visiting Mandalagiri Village, Leuwisari District, Tasikmalaya, West Java. Data collection was obtained through interviews and observations. Results: The programs that have been carried out are in the form of outreach on the development of tourist villages which includes outreach regarding the aims and objectives of the program to be implemented, tour guides, occupational safety and health (K3), and tour guide training. Community empowerment through the development of tourist villages has implications for regional cultural resilience in the form of strengthening culture, especially archery and several changes to social and environmental values. Conclusion: Tour guide training activities and community empowerment through the development of the Sutoman tourist village (sustainable tourism Mandalagiri) Leuwisari sub-district, Tasikmalaya district, in 2023, socialization of tour guide training and training. The hope is that after participating in this activity, people will gain the ability to understand tour guides. Keywords: Mandalagiri Village, Tourism Village, Community Empowerment
Proses Kreativitas dan Interaksi Sosial Musik Metal pada Band Suropati di Kabupaten Serang Herdiana, Herdiana; Rizal, Syamsul; Septian, Dadang Dwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana proses kreativitas dan interaksi sosial band suropati dalam karya musik dan interaksi social internal maupun eksternalnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etik emik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan personil band suropati. Analisis menggunakan teori proses kreatif Graham Wallas dalam metode 4 tahap yaitu persiapan, inkubasi, illuminasi, dan verifikasi untuk memahami proses kreatif dalam menciptakan karya dan teori interaksi sosial sarwono dan meinarno dalam kerangkak bentuk interaksi social yaitu kerjasama, persaingan, konflik dan akomodasi untuk memahami interaksi social di internal maupun eksternal. Hasil peneltian menunjukan bahwa proses kreatif dan interaksi social band suropati terbentuk melalui perpaduan antara pemikiran intelektual, eksplorasi artistik, pengalaman pribadi, serta interaksi sosial yang saling mendukung.
Spiritual Business Communication Model: Integration of Trust and Brotherhood in Sharia Cooperatives Herdiana, Herdiana; Rosyadi, Imron
Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Vol. 5 No. 6 (2025)
Publisher : PT Mattawang Mediatama Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.daengku4496

Abstract

Contemporary business world that is solely profit-oriented has eroded the values of trust and brotherhood which are the foundation of sustainable business relationships. This research aims to formulate a spiritual business communication model that integrates the value of trust from modern business communication theory with the value of ukhuwah islamiyah as an instrument of dakwah bil hal in the context of Islamic cooperatives. This research uses a qualitative approach with library research type, analyzing various literatures in the fields of business communication, Islamic ethics, and Islamic economics through qualitative content analysis and critical analysis techniques. The results show that the spiritual business communication model consists of five main components: (1) spiritual foundation in the form of sincere intention; (2) operational principles consisting of a triad of Islamic values (amanah, shiddiq, and ukhuwah); (3) multi-level communication strategies (vertical, horizontal, and external); (4) hybrid media and communication channels; and (5) outcomes in the form of triple benefits (spiritual, social, and economic). This model is circular and dynamic with a positive feedback loop mechanism that makes it sustainable. The integration of trust and ukhuwah produces the concept of "spiritual trust" which is more profound because it is based not only on rational calculations but also on spiritual beliefs. The implementation of this model makes all Islamic cooperative activities an effective practice of dakwah bil hal, creating confidence for managers and comfort for members. This research contributes theoretically by enriching the literature on business communication based on Islamic spirituality and practically can serve as a guide for Islamic cooperative managers in designing communication strategies that are not only effective in business but also spiritually meaningful.
GAYA BAHASA INFORMAL DALAM KONTEN YOUTUBE RADITYA DIKA Barokah, Melinda; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.19936

Abstract

Melinda Barokah, 2108210076, Gaya Bahasa Informal Dalam Konten Youtube Raditya Dika (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Teks Anekdot), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh Ciamis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa informal dalam konten Youtube Raditya Dika dan menganalisis potensinya sebagai alternatif pengembangan bahan ajar teks anekdot di sekolah. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kesenjangan antara bahan ajar teks anekdot yang cenderung formal dengan kecenderungan siswa yang lebih akrab dengan gaya bahasa informal dari media digital, seperti Youtube. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan analisis isi pada beberapa video Raditya Dika yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa informal yang digunakan Raditya Dika ditandai dengan penggunaan kosakata sehari-hari, struktur kalimat tidak baku, idiom, humor, dan sindiran yang komunikatif. Gaya bahasa ini efektif dalam membangun kedekatan dengan audiens dan meningkatkan pemahaman pesan. Adaptasi gaya bahasa informal tersebut sebagai bahan ajar teks anekdot terbukti dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa karena materi menjadi lebih kontekstual, menarik, dan sesuai dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, gaya bahasa informal dalam konten Youtube Raditya Dika sangat potensial dijadikan alternatif bahan ajar inovatif pada pembelajaran teks anekdot.Kata kunci : Gaya Bahasa Informal, Youtube, Raditya Dika, Bahan Ajar, Teks Anekdot
GAYA BAHASA SINDIRAN MEDIA SOSIAL TIKTOK DALAM KOLOM KOMENTAR AKUN TIKTOK ANIES RASYID BASWEDAN Nadifa, Razwa; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa sindiran yang terdapat dalam kolom komentar akun TikTok Anies Rasyid Baswedan serta mengkaji alternatif pengembangan bahan ajar teks anekdot berdasarkan gaya bahasa tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena maraknya ujaran sindiran dalam bentuk komentar pada media sosial, khususnya TikTok, yang mencerminkan dinamika komunikasi masyarakat digital dan berpotensi diimplementasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi, simak, catat, dan analisis isi. Data berupa 52 komentar yang dianalisis berdasarkan teori gaya bahasa sindiran menurut Gorys Keraf, yaitu ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan innuendo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis gaya bahasa sindiran yang paling dominan digunakan adalah sinisme, disusul oleh ironi dan sarkasme. Komentar-komentar tersebut menggambarkan bentuk sindiran terhadap figur publik dengan cara yang bervariasi, mulai dari halus hingga kasar.Temuan ini kemudian dikembangkan menjadi alternatif bahan ajar teks anekdot untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia Fase E kelas X SMA. Pengembangan didasarkan pada kriteria bahan ajar yang baik menurut Kosasih, meliputi keberadaan isi, penyajian materi, dan keterbacaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya bahasa sindiran dalam media sosial dapat dijadikan sebagai sumber yang kontekstual dan aktual dalam pembelajaran teks anekdot, sehingga mampu meningkatkan literasi kritis dan sensitivitas bahasa peserta didik terhadap dinamika sosial yang terjadi di masyarakat.Kata Kunci: gaya bahasa sindiran, TikTok, komentar media sosial, teks anekdot, bahan ajar. 
VARIASI BAHASA DALAM JUALAN ONLINE SHOP PADA AKUN SOSIAL MEDIA TIKTOK Dewi, Lina Melati Kusuma; Herdiana, Herdiana; Gunawan, Heryanto
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan variasi bahasa dari jualan oline shop pada akun sosial media tiktok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui teknik simak katat dari media sosial tiktok akun @skintific_id, @camillebeauty_official dan @basreng.sultan.bandung yang kemudian dianalisis dengan teknik klasifikasi dan deskripsi. Dari hasil analisis, ditemukan tiga variasi bahasa yaitu variasi bahasa gaul, variasi bahasa gaul, dan variasi bahasa asing. Variasi bahasa gaul yaitu bahasa remaja yang unik dan menyimpang dari makna aslinya. Variasi bahasa gaul yaitu variasi bahasa yang rahasia dan dapat berubah seiring waktu. Variasi bahasa asing yaitu penggunaan dasar bahasa lain dalam kehidupan sehari-hari. Kemungkinannya variasi bahasa tersebut mempermudah antara penjual dengan pembeli pada penjualan online. Kata Kunci : variasi bahasa; tiktok; bahasa gaul; bahasa gaul; bahasa asing
ALIH WAHANA CERITA RAKYAT SITU LENGKONG PANJALU KEDALAM BENTUK NOVEL Vaujiyatul A, Siva; Herdiana, Herdiana; Noviadi, Andri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.19980

Abstract

ABSTRAK : penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan alih wahana cerita rakyat Situ Lengkong Panjalu kedalam bentuk novel. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini adalah folkor atau cerita rakyat Situ Lengkong Panjalu. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah teknik studi pustaka, teknik observasi dan wawancara yang dilakukan kepada narasumber. Teknik analisis data pada penelitian ini sebagai berikut. Teknik pertama adalah teknik reduksi data, selanjutnya adalah penyajian data serta yang terakhir adalah penarikan simpulan. Hasil dari penelitian ini merupakan alih wahana cerita rakyat Situ Lengkong Panjalu dengan menggunakan teori alih wahana Damono, terdapat  2 pengurangan dan 30 penambahan meliputi 18 penambahan dari segi tokoh, dan 12 penamabahan dari segi lattar atau setting.Kata kunci : alih wahana, cerita rakyat Situ Lengkong Panjalu, novelAbstract : This study aims to describe the transfer of the Situ Lengkong Panjalu folklore into a novel. This study uses a qualitative descriptive method. The data source in this study is the Situ Lengkong Panjalu folklore. The data collection techniques used are library study techniques, observation techniques, and interviews conducted with informants. The data analysis techniques in this study are as follows. The first technique is the data reduction technique, then the data presentation and the last is drawing conclusions. The results of this study are the transfer of the Situ Lengkong Panjalu folklore using the Damono transfer theory, there are 2reductions and 30 additions including 18 additions in terms of characters, and 12 additions in terms of background or setting..Key words: folklore,novel, Situ Lengkong Panjalu folklore
FENOMENA BAHASA GAUL GENERASI Z DI INSTAGRAM DAN DAMPAKNYA TERHADAP KETERAMPILAN BERBAHASA INDONESIA FORMAL Maulana, Rahmi Taufik; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20192

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan bahasa gaul oleh Generasi Z di media sosial Instagram Picky Picks yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan bahasa Indonesia secara formal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakteristik penggunaan bahasa gaul Generasi Z di Instagram Picky Picks dalam aplikasi dengan kemampuan berbahasa Indonesia secara formal serta mendeskripsikan alternatif pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi berdasarkan fenomena tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis konten dan analisis tematik. Sumber data berupa caption dan komentar pada akun Instagram Picky Picks, dikumpulkan melalui dokumentasi dan dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri-ciri bahasa gaul yang digunakan oleh Generasi Z meliputi singkatan, akronim, penggalan, dan kontraksi. Penggunaan yang masif dapat menurunkan sensitivitas siswa terhadap struktur dan kaidah bahasa formal. Oleh karena itu, dikembangkan bahan ajar menulis teks eksposisi fenomena berbasis bahasa gaul dengan memperhatikan aspek isi, penyajian, dan keterbacaan sesuai fase perkembangan siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa gaul dapat dimanfaatkan sebagai jembatan pembelajaran kontekstual yang mampu meningkatkan kesadaran berbahasa formal secara kreatif dan adaptif.
GAYA BAHASA DALAM KONTEN YOUTUBE NADIA OMARA EDISI KRIMINAL INDONESIA Silvia, Ai Ayu; Herdiana, Herdiana; Andini, Siti
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.20164

Abstract

Penelitian ini berjudul “Gaya Bahasa dalam Konten YouTube Nadia Omara Edisi Kriminal Indonesia (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Membuat Teks Berita).” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik gaya bahasa dalam konten YouTube Nadia Omara edisi kriminal Indonesia, sekaligus memberikan alternatif pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan hasil penelitian tersebut. Maksud dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan bagaimana gaya bahasa yang digunakan di dalam konten YouTube tersebut dapat dimanfaatkan sebagai referensi pengajaran yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik dalam materi menulis teks berita di Fase F (kelas XI) Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, simak, catat, dan dokumentasi. Sumber data penelitian diambil dari dua video yang diunggah oleh Nadia Omara antara November 2024 hingga Januari 2025, yaitu “Tragedi Supir Maut Tugu Tani” dan “Soto ‘Daging’ Buatan Suami Tukang Selingkuh.” Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa dalam konten tersebut bervariasi: gaya bahasa berdasarkan kata (resmi, tak resmi, percakapan), gaya bahasa berdasarkan nada (sederhana, mulia dan bertenaga, menengah), gaya bahasa berdasarkan struktur kalimat (klimaks, antiklimaks, paralelisme, antitesis, repetisi), serta gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna (retoris dan kiasan). Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan bahan ajar digital yang kontekstual, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa saat ini.
PERUBAHAN MAKNA KATA AKIBAT PERKEMBANGAN BUDAYA POPULER DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Cerita Teks Eksplanasi) Komalasari, Heti; Herdiana, Herdiana; Mulyani, Sri
Diksatrasia : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2026): JURNAL DIKSATRASIA JANUARI 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/diksatrasia.v10i1.19933

Abstract

Heti Komalasari, 2108210005, PERUBAHAN MAKNA KATA AKIBAT PERKEMBANGAN BUDAYA POPULER DALAM MEDIA SOSIAL INSTAGRAM (Alternatif Pengembangan Bahan Ajar Cerita Teks Eksplanasi), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Galuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan makna kata yang dipengaruhi oleh perkembangan budaya populer dalam media sosial Instagram serta potensinya sebagai alternatif bahan ajar teks eksplanasi. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi unggahan, komentar, dan interaksi pengguna Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya populer yang berkembang pesat di media sosial menciptakan fenomena pergeseran makna kata, baik berupa perubahan total, disfemia, penghalusan makna, maupun perluasan dan penyempitan makna. Contoh perubahan makna kata seperti kata banjir, gledek, gas, story, caption, receh dan explore. Kata-kata yang sebelumnya memiliki arti tertentu sering kali mengalami re-interpretasi dalam konteks budaya populer, misalnya melalui penggunaan tagar, meme, atau tren viral. Pergeseran ini tidak hanya mencerminkan dinamika bahasa, tetapi juga memperlihatkan hubungan erat antara bahasa dan budaya dalam ruang digital. Fenomena tersebut menunjukkan bagaimana media sosial berperan sebagai katalis dalam transformasi makna kata, dengan melibatkan unsur kreativitas, kolaborasi komunitas, dan kecepatan penyebaran informasi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya memahami konteks budaya digital dalam pembelajaran bahasa. Temuan ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar bervariatif untuk teks eksplanasi. Dalam hal ini, siswa diajak memahami fenomena kebahasaan secara kontekstual dan kritis. Proses ini dapat dilakukan dengan memberikan contoh perubahan makna kata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai transfer ilmu tetapi juga sebagai media pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap perubahan bahasa yang dipengaruhi oleh dinamika sosial budaya di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan berbasis kontekstual yang selaras dengan realitas budaya digital siswa.Kata Kunci: Perubahan makna kata, budaya populer, Instagram, teks eksplanasi, bahan ajar.
Co-Authors Adhim, Muhammad Fauzan Agus Setiawan Agustina, Sinta Dewi Alfaruq, Atep Rifal Ali, Kadir Andiana, Baiq Dewi Lita Andini,, Siti Anggreani, Rezi Angka, Awerawe Armah, Zulfian Asminah , Asminah Ayinun, Aminah Ayu Fitriani Baiq Inggar Linggarweni Barokah, Melinda Barus, Lidya Hariaty Dasopang, Ramadhana S.M. Delvia, Maya Dewi, Lina Melati Kusuma Diah Meidatuzzahra Fauzi, Salman Fikri, Lutfi Ahmad Gunawan Gunawan Gunawan, Heryanto Hafizin, Ahmad Hajat Hermawati, Nurul Hartiningrum, Chanty Yunie Hendaryan, Hendaryan Hermawan, Yudi Hidayah, Nadia Hidayatullah, Asep hotimah, Siti lia husnul Hutabarat, Vitrilina - Ida, Andi Syintha Iis Apriany, Baiq Ilham, Ilmiawan Imron Rosyadi Inggar Linggarweni, Baiq Islami, Aziziyah Al Islami, Hujjatul Kartika Kartika Komalasari, Heti Krismayanty, Wiwit Krismayanty Kurahman, Fatwa Kurnelia, Ega Lisdawati, Riska Lisnawati, Shinta Dety Mahdawarti, Mahdawarti Mardesela, Ega Mariana Mariana Maulana, Rahmi Taufik Mawar Mawar, Mawar Miftahul Jannah Mudiana, Sula Muhammad Hamsyuni Muhammad Nasir Muhammad Zakaria Muhsin Muhsin Mularahman, Mularahman Munisah, Yeni Mutmainah, Novianti Muzzamil, Adira Taufik Nadifa, Razwa Nadiya, Della Nirmawati, Nirmawati Noviadi, Andri Novida Sari Nur'asih, Ela Sri Nurlailah Mappanganro Octavia, Marta P, Adrian Wirahardi Padilah, Rizki Paflefi, Alfi Reza Pramesty, Merrina Rafika Rafika Rahman Rahman Ramdhani, Tasya Yuda Ramdiawan, Ramdiawan Rohayati, Nia Rolena, Nitamara Rosadi, Narita Amni ROYANI ROYANI Saputri, Rissa Fadilla Sartika Sartika Sasmito, Priyo Septian, Dadang Dwi Silvia, Ai Ayu Sitepu, Stefani Anastasia Siti Andini Sri Mulyani Suardana, I Wayan Agus Suherman, Doni Sunandar, Sunandar . Susiyanti, Hera Syamsul Rizal Ubudiyah, Lailatul Vaujiyatul A, Siva WIDARTI WIDARTI Wulan Sondarika Yasin, Muhamad Yasmina, Yasmina Yunadi, Marwan Zuhda, Hayati