Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

HUBUNGAN KEBIASAAN MENGKONSUMSI MINUMAN BERENERGI DENGAN STATUS DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA SOPIR TAKSI DI KOTA PONTIANAK Salim, Maulidiyah; Afni, Adisty; Sari, Emilda
EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2024): EMPIRIS : Jurnal Sains, Teknologi dan Kesehatan, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/0ndz6m02

Abstract

Diabetes is one of the leading non-communicable diseases causing mortality worldwide. Type 2 diabetes mellitus is characterized by elevated blood sugar levels due to insulin dysfunction, influenced by behaviors such as energy drink consumption. This study aims to examine the relationship between energy drink consumption habits and type 2 diabetes mellitus status among taxi drivers in Pontianak City.This research employed a cross-sectional design involving 31 taxi drivers as participants. Data collected through interviews revealed that among respondents consuming energy drinks ≤4 times per week, 64.51% were in the normal category with no prediabetes cases. Conversely, in the group consuming >4 times per week, 12.90% were in the normal category, and 22.58% in the prediabetes category. Bivariate analysis using the Chi-square test demonstrated a significant relationship between energy drink consumption habits and type 2 diabetes mellitus status (p-value 0.001 < α 0.005). These findings indicate that the frequency of energy drink consumption contributes to type 2 diabetes mellitus status among taxi drivers in Pontianak City.
PENINGKATAN EDUKASI EKONOMI KREATIF UNTUK MEWUJUDKAN KEMANDIRIAN EKONOMI Setijawati H, Rr. Ismawati; Silviawati, Selly; Sari, Emilda; Dwi Sari Utami, Kurnia; Sigit Adi Nugraha, Mohammad
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 4 No. 4 (2026): Artikel Pengabdian bulan Januari-Maret 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v4i4.4527

Abstract

Kemandirian ekonomi merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan dan berwirausaha. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan edukasi ekonomi kreatif untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan berwirausaha, serta mendorong masyarakat untuk berani berwirausaha dan berinovasi. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi ekonomi kreatif dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan berwirausaha. Besarnya peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan berwirausaha adalah 42,5%. Kesimpulan pengabdian ini menunjukkan bahwa peningkatan edukasi ekonomi kreatif dapat mewujudkan kemandirian ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan edukasi ekonomi kreatif untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan berwirausaha.
Pengaruh Pengaruh Penyuluhan Media Dental Story Sticker Terhadap Pengetahuan Gingivitis Pada Murid Kelas I dan II di SDN 3 Sungai Besar Banjarbaru hajar, rizqi; Habibah, Siti Sabatul; Sari, Emilda; Rahmawati, Ida
JURNAL TERAPIS GIGI DAN MULUT Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Terapis Gigi dan Mulut
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jtgm.v7i1.149

Abstract

Hasil studi pendahuluan yang dilakukan pada 20 murid dengan memberikan kuesioner sebanyak 20 item tentang pengetahuan gingivitis di SDN 3 Sungai Besar Banjarbaru sebanyak 6 murid kriteria baik dan 14 murid kriteria kurang baik sehingga masih banyak murid yang pengetahuannya masih kurang mengenai gingivitis. Promosi kesehatan yang sebelumnya pernah diberikan oleh puskesmas terdekat kurang memperhatikan media yang digunakan karena hanya menggunakan alat peraga yang terbatas dan kurang variatif. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian menggunakan media dental story sticker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan media dental story sticker terhadap pengetahuan gingivitis pada murid kelas I dan II di SDN 3 Sungai Besar Banjarbaru. Jenis penelitian ini eksperimen semu (Quasi Experiment). Rancangan pada penelitian ini menggunakan “One Group Pre-test Post-test Design”. Sampel pada penelitian ini berjumlah 92 orang, dengan uji statistik Paired Sample T-test. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan dengan media dental story sticker yaitu sebesar 10,00 dan rata-rata pengetahuan sesudah penyuluhan yaitu sebesar 13,02. Berdasarkan hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa ρ (0.000) < α (0.05) atau ρ (value) lebih kecil dari α, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya ada pengaruh penyuluhan media dental story sticker terhadap pengetahuan gingivitis pada murid kelas I dan II di SDN 3 Sungai Besar Banjarbaru. Disarankan, dengan adanya media dental story sticker ini dapat membantu dalam memahami masalah kesehatan gigi dan mulut
Stroke Emergency Education among Diabetes Mellitus Patients in the Working Area of Puskesmas Martapura Barat, Banjar Regency Kai, Meggy Wulandari; Sari, Emilda; Fratama, Ferry Fadli
JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JPEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/adc.v4i2.1848

Abstract

Stroke is the second leading cause of death and the third leading cause of disability worldwide. Patients with Diabetes Mellitus (DM) have a 1.8 times higher risk of recurrent stroke in men and 2.2 times higher in women. Based on data from Puskesmas Martapura Barat in 2025, this area recorded a high prevalence of DM, with most patients experiencing hypertension as a comorbidity. However, no prior education on stroke emergencies had been conducted. This condition may increase the risk of disability and mortality due to delays in stroke management. Therefore, educational and health empowerment–based interventions are needed. This Community Service Program aimed to improve the knowledge of DM patients regarding stroke emergency management through structured health education using posters and banners as educational media. The program was conducted in the working area of Puskesmas Martapura Barat, Banjar Regency, in May 2026, involving 30 DM patients as participants. The methods included a pretest, interactive health education sessions using PowerPoint presentations, posters, and banners, early stroke detection simulations using the SEGERA method, and a posttest. The effectiveness of the program was evaluated through improvements in pretest and posttest scores, which were analyzed descriptively. The results demonstrated a significant increase in participants’ understanding, with the mean pretest score improving from 58.4 to 85.6 in the posttest, representing a 46.6% increase. All DM patients were declared competent in performing early stroke detection simulations. This program is expected to promote a stroke-responsive community through continuous educational approaches and the empowerment of local community potential.