Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Self Instructions Terhadap Peningkatan Konsep Diri Siswa Marissa, siti; D, Donal; Khadijah, Khairiyah; Subhan, Mhd
Journal of Education and Teaching Vol 3, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jete.v3i2.20412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self instructions untuk meningkatkan konsep diri siswa, dan untuk mengetahui perbedaan konsep diri siswa sebelum dan sesudah diberikan bimbingan kelompok dengan teknik self instructions. Penelitian ini dilaksanakan di SMAN 12 Pekanbaru, subjek penelitian ini adalah siswa kelas x berjumlah 17 orang yang memiliki konsep diri rendah atau negatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan pendekatan Quasy Experiment With Pretest-Posttest Design Control Group. Pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini bersifat kuantitatif menggunakan teknik uji statistik deskriptif, uji Wilcoxon dan Rank Spearmans. Hasil penelitian sebelum diberikan bimbingan kelompok dengan teknik self instructions konsep diri siswa berada pada kategori rendah, setelah diberikan bimbingan kelompok dengan teknik self instructions konsep diri siswa sebagian besar berada pada kategori tinggi. Terdapat pengaruh yang signifikan konsep diri siswa setelah diberikan bimbingan kelompok dengan teknik self instructions  dibuktikan dengan hasil post-test siswa yang meningkat.
Konsep Dan Teori And Fecktor: Kajian Literatur Ariani, Rini; Izzatunnisa, Fida; Istiqomatunnisa, Istiqomatunnisa; Nurafni, Salma; Subhan, Mhd
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 5 No. 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Juni-Desember 2025
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v5i2.1858

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan untuk menjelaskan konsep dan teori and fecktor dalam konteks ilmu sosial dan pendidikan. Penelitian dilakukan dengan metode library research melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur Indonesia yang relevan, baik berupa buku, artikel ilmiah, maupun jurnal akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep berfungsi sebagai representasi abstrak untuk memahami fenomena, teori berperan memberikan kerangka sistematis dalam menjelaskan hubungan antarvariabel, sedangkan and fecktor merepresentasikan faktor-faktor internal dan eksternal yang saling memengaruhi dalam proses pembentukan suatu fenomena. Dengan demikian, keterpaduan antara konsep, teori, dan and fecktor memberikan dasar yang komprehensif bagi analisis fenomena pendidikan maupun sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman akademik sekaligus menjadi rujukan untuk penelitian lanjutan.
PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DALAM MENGURANGI TINGKAT PENGANGGURAN SARJANA DI INDONESIA: ANALISIS TERHADAP DATA BPS 2025 Syahri, Alvi; Nabila, Annisa Alifia; Warda, Selfia; Izmi, Ulfiya; Subhan, Mhd
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 4 (2025): Volume 8 No. 4 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i4.51901

Abstract

Fenomena pengangguran sarjana di Indonesia merupakan persoalan struktural dan kultural yang tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan ekonomi makro seperti perluasan lapangan kerja atau investasi industri. Faktor non-ekonomi, seperti kurangnya kesiapan mental, etika kerja, dan orientasi tanggung jawab sosial lulusan, juga memiliki kontribusi signifikan terhadap masalah ini (Sukamto, 2020). Oleh karena itu, solusi komprehensif harus mencakup pendekatan pendidikan karakter dan konseling, terutama dalam konteks nilai-nilai Islam. Dalam perspektif Bimbingan dan Konseling Islam (BKI), manusia dipandang sebagai makhluk yang memiliki potensi jasmani, akal, dan ruhani yang harus dikembangkan secara seimbang (Musfiroh, 2019). Melalui layanan BKI di perguruan tinggi, mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk mencapai keberhasilan akademik, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai seperti etika kerja (al-akhlaq al-karimah), tanggung jawab (amanah), dan orientasi pada kemaslahatan (maslahah ‘ammah). Nilai-nilai ini menjadi fondasi moral dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang kompetitif dan dinamis (Hidayat, 2021). Pendekatan BKI juga mengajarkan kesadaran diri (self-awareness) dan pengembangan potensi diri (self-development) sebagai bentuk implementasi dari konsep tazkiyatun nafs proses penyucian diri agar individu mampu mengenali dan mengoptimalkan kemampuannya untuk kemanfaatan sosial (Rahman, 2022). Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mencari pekerjaan sebagai sarana ekonomi, tetapi juga sebagai bentuk ibadah dan kontribusi sosial. Selain itu, BKI berperan preventif dan kuratif. Secara preventif, BKI membantu mahasiswa memahami realitas dunia kerja dan mengembangkan soft skills seperti komunikasi, tanggung jawab, dan etos kerja Islami. Secara kuratif, BKI mendampingi lulusan yang mengalami kebingungan karier (career confusion) atau tekanan psikologis akibat pengangguran, dengan memberikan konseling berbasis spiritual dan nilai-nilai Islam (Nurdin & Fauzan, 2023). Oleh sebab itu, penerapan BKI di perguruan tinggi dapat menjadi strategi integral dalam menghadapi masalah pengangguran sarjana. Ia tidak hanya mencetak lulusan yang kompeten secara intelektual, tetapi juga berkarakter, beretika, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Hal ini sejalan dengan visi pendidikan Islam yang menekankan kesatuan antara ilmu, iman, dan amal (Azra, 2018).
Integrasi Teori Belajar Ausubel dan Rogers dalam Pembelajaran Akidah Akhlak: Antara Kognisi dan Hati Nurani Manar, Al; Afandi, Muslim; Subhan, Mhd
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi teori belajar bermakna David Ausubel dan pendekatan humanistik Carl Rogers dalam pembelajaran Akidah Akhlak di MA Al-Qasimiyah Sorek Satu. Metode kualitatif deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk menganalisis implementasi advance organizer berbasis peta konsep hierarkis dan diskusi reflektif berbasis student-centered learning. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep (62% ke 78%) dan keterlibatan afektif siswa (45% ke 82%). Temuan kunci meliputi: (1) efektivitas peta konsep dalam menghubungkan materi baru dengan pengetahuan awal siswa, (2) peran iklim belajar empatik (unconditional positive regard) dalam menginternalisasi nilai akhlak, dan (3) tantangan guru dalam merancang materi tematik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Ausubel-Rogers mampu menyeimbangkan aspek kognitif dan afektif, meski memerlukan pelatihan lesson study untuk mengatasi resistensi guru. Implikasinya, model hybrid dua fase (struktur kognitif → eksplorasi nilai) direkomendasikan untuk pembelajaran Akidah Akhlak di era digital.