Claim Missing Document
Check
Articles

THE CORRELATION BETWEEN HOUSING SANITATION AND EXISTENCE OF VECTORS IN KENDARI SUB DISTRICTS, INDONESIA Arisanto, Zuing Putra; Tosepu, Ramadhan; Karimuna, Sitti Rabbani; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani; Nurmaladewi, Nurmaladewi
Public Health of Indonesia Vol. 5 No. 2 (2019): April - June
Publisher : YCAB Publisher & IAKMI SULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.989 KB) | DOI: 10.36685/phi.v5i2.266

Abstract

Background: Sanitation is an effort to prevent disease by removing or regulating environmental factors related to the chain of disease transfer. Vector is an Arthropod that can cause and transmit an Infectious agent from an Infection source to vulnerable landlords.Objective: To find out the relationship between housing sanitation and the presence of vectors in densely populated neighborhoods in the Kendari sub-district of Kendari city in 2019.Methods: This was a descriptive quantitative study with a cross-sectional approach. The study was conducted between 3 April 2019 and 3 May 2019. Data were collected using Field Learning Experience Report, and analyzed using Chi-Square test.Results: Findings indicated that there was a statistically significant relationship between housing sanitation and the existence of vectors (p=<.05).Conclusion:  There was a significant relationship between the physical conditions of the house, the environment with the presence of vectors in the densely populated environment of the population of Kendari District. It is suggested for the community to improve the condition of the house to meet health requirements. The Department of Health of Kendari should continuously conduct environment and housing sanitation programs.
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli DAN KUALITAS FISIK AIR PADA BAK PENAMPUNGAN AIR UMUM TERBUKA DESA TAPULAGA KECAMATAN SOROPIA TAHUN 2023 Ardila, Lala Sari; Tosepu, Ramadhan; Zainuddin, Asnia
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.14234

Abstract

Standar penentuan kualitas air dalam skala standar kesehatan untuk media air sebagai keperluan kebersihan dan sanitasi secara mikrobiologi adalah total bakteri Coliform dan Escherichia coli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri Escherichia coli dan Kualitas Fisik Air pada Bak Penampungan Air Umum Terbuka di Desa Tapulaga. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan sampel dalam penelitian ini adalah air pada Bak Penampungan Umum Terbuka di Dusun 3 Desa Tapulaga dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pada sampel air bak yang telah diperiksa ditemukan bakteri Escherichia coli dan memiliki kualitas fisik berwarna hijau kekuningan, berbau, berasa serta memiliki pH 5. Hasil pengetahuan diare responden yang memiliki pengetahuan buruk sebanyak 21 responden (70%) dan terdapat 9 responden (30%) berpengetahuan baik. Hasil pengetahuan personal higiene responden yang memiliki personal higiene buruk sebanyak 17 responden (56,7%) dan 13 responden (43,3%) memiliki personal higiene baik. Dapat disimpulkan bahwa sampel air bak penampungan umum terbuka di Desa Tapulaga positif bakteri Escherichia coli dengan kualitas fisik yang tidak memenuhi syarat, pengetahuan diare Masyarakat yang buruk dan personal higiene yang buruk.
GAMBARAN HIGIENE PENJAMAH DAN SANITASI TEMPAT PENGOLAHAN MINUMAN ‎THAI TEA YANG DIJUAL PEDAGANG KAKI LIMA DI KECAMATAN KADIA KOTA KENDARI ‎ Murdani, Wa Ode Reni; Zainuddin, Asnia; Sety, La Ode Muhamad
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i4.47094

Abstract

Minuman termasuk pangan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia yang harus ‎dipenuhi setiap hari. Minuman Thai tea merupakan produk olahan berbahan dasar ‎teh hitam khas thailand yang dicampur dengan es, gula, kental manis dan krimer. ‎Higiene Sanitasi adalah upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya ‎kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, ‎tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi. Salah satu bakteri yang sering di ‎jadikan indikator terjadinya keracunan pangan adalah Salmonella Typhi. Salmonella ‎Typhi merupakan mikroorganisme kelompok bakteri gram negatif berbentuk batang, ‎masuk dalam kelompok family Enterobacteriacea, yang menyebabkan penyakit ‎demam tifoid, transmisi penyakit ini terjadi melalui makanan dan air yang ‎terkontaminasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kondisi hygiene ‎penjamah, dan sanitasi tempat pengolahan minuman Thai tea yang dijual pedagang ‎kaki lima di Kecamatan Kadia Kota Kendari Tahun 2023. Metode penelitian ini ‎menggunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunkan ‎total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa seluruh hygiene penjamah ‎minuman Thai tea telah memenuhi syarat dengan presentase (10%). Kesimpulan ‎dalam penelitian ini yaitu hygiene sanitasi penjamah telah memenuhi syarat sesuai ‎dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesai Nomor ‎‎942/MENKES/SK/VII/2003 tentang pedoman persyaratan hygiene sanitasi makanan ‎jajan.‎
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PEKERJA BAGIAN ‎SMELTING PT ANTAM UNIT BISNIS PERTAMBANGAN NIKEL KOLAKA Putra, Ray Valdy Dwi; Zainuddin, Asnia; Yasnani, Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i3.46692

Abstract

Stres kerja adalah ketegangan yang dialami oleh individu karena adanya tuntutan ‎pekerjaan yang ditandai dengan perubahan fisiologis, psikologis dan perilaku. Faktor ‎penyebab terjadinya stress kerja yaitu kondisi lingkungan kerja, hubungan ‎interpersonal, tekanan pekerjaan, perasaan tidak nyaman, beban kerja. Berdarkan hasil ‎survei awal dari 15 pekerja didapatkan 10 pekerja (96%) mengalami stres, 5 pekerja (4%) ‎tidak mengalami stres.Gejala stress yang dominan muncul antara lain 2 pekerja (74%) ‎kadang-kadang merasa tidak mampu mengatasi masalah, 4 pekerja (56%) sering sulit ‎berkonsentrasi, 3 pekerja (70%) sering merasa selalu kecapean, 1 pekerja (56%) sering ‎mengalami hal-hal berikut; nyeri punggung dan leher, pusing, nyeri otot, sembelit, ‎diare, hilang selera makan, rasa panas dalam perut (pirosis), gangguan pencernaan. ‎Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebisingan, suhu tempat ‎kerja dan beban kerja dengan stress kerja pada pekerja di bagian Smelting PT ANTAM ‎UBPN Kolaka tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif ‎dengan pendekatan Cross-sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ‎ini menggunakan teknik probability sampling. Populasi pada penelitian ini berjumlah ‎‎140 pekerja, dengan jumlah sampel sebanyak 50 pekerja. Hasil dari penelitian ini ‎menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan antara kebisingan dengan stres kerja ( p-‎value= 5,22 >0,05), tidak terdapat hubungan antara suhu tempat kerja dengan stres ‎kerja (p-value 0,908 >0,05), Terdapat hubungan antara beban kerja dengan stres kerja ‎‎(p-value 0,025
HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DAN PERILAKU MEMAKAI MASKER DENGAN ‎KEJADIAN ISPA PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUL MUKHLISIN ‎ KOTA KENDARI ‎ Al Farazy, Muhamad; Zainuddin, Asnia; Saktiansyah, La Ode Ahmad
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v4i4.47092

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) merupakan penyakit yang menginfeksi ‎saluran pernapasan atas. Santri Pesantren rentan mengalami ISPA disebabkan oleh ‎sanitasi lingkungan dan perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis ‎hubungan sanitasi lingkungan dan perilaku memakai masker dengan kejadian ISPA ‎pada santri Pondok Pesantren Darul Mukhlisin Kota Kendari. Penelitian ini ‎menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. ‎Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 151 santri. Pengumpulan data dilakukan ‎dengan melakukan observasi dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-‎square. Hasil penelitian ini ada hubungan antara kepadatan hunian (p = 0,0039) dan ‎pemakaian masker (p=0,027) dengan kejadian ISPA. Sedangkan ventilasi (p=0,708) ‎dan jenis lantai (p=0,708) tidak memiliki kejadian ISPA. Kesimpulan dari penelitian ‎ini menyatakan bahwa dari empat variabel, terdapat dua variabel yang ‎berhubungan dengan kejadian ISPA pada santri Pesantren Darul Mukhlisin yaitu ‎kepadatan hunian dan pemakaian masker. Oleh karena itu disarankan agar ‎dilakukan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kondisi sanitasi lingkungan dan ‎Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).‎
Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan dan Penilaian Kesehatan dengan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 pada Lansia di Kota Kendari Nurnaningsih, Nurnaningsih; Yusran, Sartiah; Zainuddin, Asnia
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 2 No. 2 (2022): NCHAT July - December period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v2i2.45

Abstract

Dalam pelaksanaan vaksinasi, tidak semua kelompok lansia dapat divaksinasi, kelompok tersebut merupakan kelompok komorbid dan survivor COVID-19. Studi pendahuluan yang dilakukan mencatat masih adanya persepsi negatif terhadap vaksin COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Kota Kendari. Analisis data menggunakan analisis uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan responden lansia di Kota Kendari responden yang menilai keterjangkauan dengan kategori baik sebanyak 58 orang (58.0%) sedangkan responden yang menilai keterjangkauan dengan kategori kurang sebanyak 42 orang (42.0)%), pelayanan vaksinasi dalam kategori baik sebanyak 58 orang (58.0%) sedangkan responden yang menilai pelayanan vaksinasi dalam kategori buruk sebanyak 42 orang (42.0%). Ada hubungan antara pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan keterjangkauan (P-value < 0.000), penilaian kesehatan (P-value < 0.000). Kesimpulan dalam penelitian bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara keterjangkauan dan penilaian kesehatan dengan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Kota Kendari.
Faktor Risiko Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari Tahun 2023 Jamal, Jusni; Zainuddin, Asnia; Azim, La Ode Liaumin
Endemis Journal Vol 4, No 4 (2024):
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i4.47182

Abstract

Abstrak Secara global, diabetes melitus menempati urutan ketujuh sebagai penyebab kematian terbanyak. Di Indonesia, DM diperkirakan memiliki prevalensi sebesar 6,2%. Faktor risiko diabetes melitus dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu faktor yang tidak dapat diubah dan faktor yang dapat diubah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain Kasus-Kontrol, dengan jumlah responden sebanyak 84 orang yang dibagi menjadi 42 kelompok kasus (penderita diabetes) dan 42 kelompok kontrol (bukan penderita diabetes). Indikator usia, berat badan, tinggi badan, jenis kelamin, aktivitas fisik, latar belakang keturunan, pola makan, dan obesitas responden dimasukkan ke dalam kuesioner pengambilan sampel. Untuk analisis data, digunakan uji chi-square. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik memiliki rasio odds (OR) 13,320 (CI 95% 4,315; 41,117), sedangkan riwayat keturunan memiliki OR 3,874 (CI 95% 1,521; 9,863), pola makan memiliki OR 0,294 (CI 95% 0,106; 0,815), dan obesitas memiliki OR 4,500 (CI 95% 1,793; 11,293). Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari 84 sampel, maka dapat disimpulkan bahwa variabel obesitas, predisposisi genetik, pola makan, dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko terhadap prevalensi diabetes melitus pada masyarakat yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Perumnas Kota Kendari pada tahun 2023 Kata Kunci : Diabetes Mellitus, Aktivitas Fisik, Riwayat Keturunan, Pola Makan, Obesitas
EDUKASI PENGELOLAAN BEBAN KERJA UNTUK OPTIMALISASI KEPUASAN PEKERJA PADA MASYARAKAT DESA WAWORAHA, KECAMATAN SOROPIA, KABUPATEN KONAWE Zainuddin, Asnia; Saptaputra, Syawal Kamiluddin
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 5, No 1 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v5i1.48870

Abstract

Workload is a difference between the capacity or ability of workers and the job demands that must be faced. Inappropriate workload has an impact on employee job satisfaction which results in low employee performance. The results of observations made during field observations found several complex problems, such as the relationship between leaders and subordinates which was less than harmonious, such as communication from superiors to subordinates which was not smooth and cooperation which existed less than optimally so that subordinates felt uncomfortable in carrying out their work, so it became worthy of research. . Therefore, creating work programs related to increasing knowledge on how to manage excessive workload through educating the public is very important to increase worker satisfaction. The aim of this service is to increase the knowledge of the Waworaha Village community about how to manage excessive workload. The method used in service is an offline educational method. The result of this service is that workers can understand and implement efforts to deal with excessive workloads in order to increase worker satisfaction.
PENGALAMAN BELAJAR LAPANGAN (PBL) I “CERDAS TANPA ASAP ROKOK” DI DESA MORAMO KECAMATAN MORAMO TAHUN 2023 Saptaputra, Syawal Kamiluddin; Dewi, Sri Tungga; Jafriati, Jafriati; Zainuddin, Asnia
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v4i2.47021

Abstract

Smoke-free areas are the only effective and inexpensive way to protect people from the dangers of secondhand smoke. Smoking is one of the bad habits of society, the number of consumers continues to increase every year. With the emergence of various health problems that plague the community due to smoking, this study aims to provide an understanding to the community about the dangers of smoking, and its impact on health, and encourage healthy living behavior and smoking cessation so that the Moramo village community is smart without cigarette smoke, This research method uses qualitative research methods, with the technique of determining the information using porposive sampling. While data collection techniques include observation and interviews, in fact in the field it is not done, so there are still many people who smoke carelessly. Some of the obstacle factors, namely the lack of socialization, the lack of commitment of policy implementers, the lack of community compliance, and the non-enforcement of predetermined sanction rules. Therefore, there needs to be increased socialization in the Moramo Village community about the importance of the dangers of smoking and the consequences that will be felt.
HUBUNGAN KONDISI KERJA DENGAN KEPUASAN TENAGA KESEHATAN DI RUANG RAWAT INAP RSUD KOTA KENDARI Muharni, Muharni; Suhadi, Suhadi; Zainuddin, Asnia
(Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat) Vol 9, No 2 (2024):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jimkesmas.v9i2.48939

Abstract

Berkaitan dengan efektivitas dan kualitas layanan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari, terdapat beberapa indikator yang belum mencapai standar yang diinginkan, salah satunya adalah tingkat realisasi Bed Occupation Rate pada tahun 2019 (58,5%), tahun 2020 (58,5%), tahun 2021 (38,1%) dengan target nasional 75%-85%. Turn Over Interval tahun 2019 (0,26 hari), tahun 2020 (0,28 hari), tahun 2021 (0,30 hari) dengan target nasional (1 s.d 3 hari). Average Length of Stay tahun 2019 (7,4 hari), tahun 2020 (7,6 hari), tahun 2021 (7,5 hari) dengan target nasional (3 s.d 12 hari). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara kondisi kerja dan kepuasan tenaga kesehatan di ruang perawatan inap RSUD Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan studi potong lintang. Populasi yang menjadi subjek penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan yang bekerja di ruang perawatan inap RSUD Kota Kendari, yang berjumlah 238 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 149 orang. Pengambilan data dengan menggunakan metode proportional random sampling, teknik ini digunakan karena populasinya tidak homogen. Hasil peneltian diperoleh bahwa ada hubungan antara kondisi kerja dengan kepuasan kerja diperoleh nilai ƿ value = 0,004, Saran; Hendaknya pihak rumah sakit memperbaiki kondisi kerja yang belum aman, nyaman dan terus mempertahankan kondisi kerja yang ada agar menciptakan kepuasan kerja bagi tenaga Kesehatan di Rumah Sakit. Kata Kunci: Kepuasan, Kondisi Kerja, Rumah Sakit