Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Student-Student Interaction: Upaya Guru Dalam Meningkatkan Keterampilan Abad Ke-21 Peserta Didik Okta Rosfiani; Cecep Maman Hermawan; Putri Ratu Bilqis El Amini
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Vol. 3 No. 3 (2023): Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Bale Literasi: Lembaga Riset, Pelatihan & Edukasi, Sosial, Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/alinea.v3i3.740

Abstract

Keterampilan abad ke-21 terdiri dari keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas dan inovasi, kolaborasi, dan komunikasi yang harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan masa depan. Student-student interaction merupakan strategi pembelajaran yang diharapkan memajukan pemahaman siswa dan berdampak pada kepuasan siswa. Ada kekurangan penelitian empiris untuk model pembelajaran student-student interaction dalam meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan keterampilan abad ke 21 pada siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumen yang dilakukan kepada partisipan guru dan siswa kelas V MI. Data dianalisis menggunakan analisis teks, dan divalidasi melalui triangulasi. Temuan menunjukkan, strategi student-student interaction dapat diadopsi untuk meningkatkan keterampilan abad ke-21 siswa, namun perbedaan karakteristik, latar belakang, serta kesiapan belajar siswa perlu dipertimbangan.
Strategi Sekolah dalam Mencegah dan Menangani Kekerasan Seksual Berbasis Perspektif Feminis Kritis: Studi Etnografi Kebijakan Okta Rosfiani; Ahmad Najihan Maulana; Muhamad Farhan; Zakki An Nafis; Ammara Lutfatunnisa; Cecep Maman Hermawan
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 4, No 1 (2026): August 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21536643

Abstract

Sexual violence in educational environments, including Islamic boarding schools (pesantren), is a serious issue that requires appropriate and timely prevention and response strategies. However, research on policy implementation in pesantren that apply complete gender segregation remains limited, particularly studies employing a critical feminist approach to uncover the power relations underlying such policies. This study aims to examine the prevention and response mechanisms for sexual violence at Madrasah Aliyah Ummul Qura Pondok Cabe and to analyze how the institution addresses patronal power relations within its existing policy framework. This ethnographic study was conducted through direct observation, in-depth interviews with madrasah principals, teachers, dormitory administrators, and students, as well as an analysis of institutional policy documents. The main findings reveal that complete gender segregation effectively reduces heterosexual violence but simultaneously creates new vulnerabilities in the form of same-sex violence within homogeneous dormitory environments. In response to this issue, the institution established Student Regulations and a Student Code of Ethics that are gender-neutral. The theoretical significance of this study lies in the deconstruction of the doctrine of students absolute obedience to teachers or kiai through the internalization of the principle la tha'ata li mahlukin fi ma'shiyatil khaliq, which empowers students to reject and report abuse committed by authority figures. In terms of response mechanisms, the institution implements a zero-tolerance policy through sanctions such as expulsion and direct reporting to the police in cases involving serious criminal offenses, prioritizing victims justice over institutional reputation. The limitation of this study lies in its single-site scope; therefore, broader generalizations should be made with caution.
PENGALAMAN GURU MERANCANG ASESMEN DIAGNOSTIK UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PAI SEKOLAH DASAR Okta Rosfiani; Batara Giflan Khairan; Gina Azizah; Khayla Adhani; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Ikhtibar Nusantara Vol 5 No 3 (2026): Jurnal Ikhtibar Nusantara
Publisher : STAI Nusantara Kota Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62901/j-ikhsan.v5i3.674

Abstract

The Merdeka Curriculum positions diagnostic assessment as the starting point for designing differentiated instruction, yet how teachers actually build this practice from field experience—particularly in Islamic Religious Education (PAI) at the elementary level—remains underexplored. This study aims to describe and interpret teachers' experiences in designing cognitive and non-cognitive diagnostic assessments to support differentiated learning at SD Rawa Buntu 03. A qualitative approach with an instrumental case study design was employed. Data were collected through semi-structured interviews with three teachers whose teaching experience ranged from eight to more than fifteen years, complemented by field notes and observation results. Data were analyzed using the reduction, display, and conclusion-drawing model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings show that teachers developed informal non-cognitive assessments based on spontaneous behavioral observation to map student character, alongside cognitive assessments using rotating oral tests to map students' Qur'anic reading and writing abilities. These mapping results were followed up through learning grouping, peer tutoring, intensive out-of-class guidance, and flexible task deadlines. A notable anomaly emerged: the most effective non-cognitive assessment arose from the teacher's spontaneous improvisation rather than from a pre-designed formal instrument. This study contributes to strengthening the concept of contextual non-cognitive diagnostic assessment within PAI instruction and recommends developing a systematic, replicable informal observation guideline.
OPTIMALISASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA: STUDI KASUS DI SMPIT MANARUL ICHSAN Okta Rosfiani; Muhammad Naufal Rifaldi; Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien; Ghaizalfa Humairoh Naqiya; Zahra Ahlia; Tasya Hanifa; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam membentuk Profil Pelajar Pancasila pada jenjang Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT). Latar belakang penelitian ini adalah perlunya pemahaman mendalam mengenai bagaimana sekolah berbasis keislaman mengintegrasikan kerangka kurikulum nasional dengan nilai-nilai keagamaan dalam membentuk enam dimensi profil pelajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal yang dilaksanakan di SMPIT Manarul Ichsan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi Kurikulum Merdeka dilakukan secara berjenjang kepada guru, siswa, dan orang tua melalui in house training, pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar, serta seminar parenting. Dimensi bergotong royong dioptimalkan melalui pembelajaran berbasis proyek berupa bakti sosial, sedangkan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia diperkuat melalui kegiatan tahfiz dan salat duha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi Kurikulum Merdeka di sekolah Islam terpadu memerlukan integrasi epistemologis antara nilai keislaman dan kerangka profil pelajar Pancasila yang didukung kepemimpinan visioner dan keterlibatan orang tua.
PRAKTIK DIFERENSIASI KONTEN, PROSES, DAN PRODUK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Okta Rosfiani; Muhamma Dzaky Izzuddin; Muhammad Bintang; Ryan Hidaytullo; Afifah Nurul Natwarlan; Najwa Hanifah Sidik; Cecep Maman Hermawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.60816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi di sekolah dalam konteks Kurikulum Merdeka dengan menggali tiga perspektif utama, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah menerapkan kebijakan pembelajaran berdiferensiasi yang diawali dengan asesmen diagnostik dan pemetaan karakteristik siswa. Guru telah mengimplementasikan diferensiasi konten melalui variasi format bahan ajar, diferensiasi proses melalui pemberian peran mentor dan pendampingan bertahap, serta diferensiasi produk melalui pemberian pilihan tugas yang beragam. Siswa merasakan manfaat pembelajaran berdiferensiasi melalui pengalaman belajar yang bervariasi dan pemberian pilihan tugas. Namun, implementasi masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan waktu, jumlah siswa yang besar, kurangnya pelatihan profesional yang mendalam, dan keterbatasan sarana prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas pembelajaran berdiferensiasi sangat bergantung pada dukungan sistemik yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas guru, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI SPASIAL DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI SD Qurrotaini, Lativa; Atmoko, Mehira; Cecep Maman Hermawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.45393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran digital terhadap kemampuan literasi spasial siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SD Islam Al Azhar 4 Kebayoran Lama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experimental design) dalam bentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran digital dan kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran poster. Data dianalisis menggunakan perhitungan indeks N-Gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa serta uji Mann-Whitney U untuk menguji perbedaan peningkatan antara kedua kelompok. Hasil penelitian melalui uji Mann-Whitney U terhadap nilai N-Gain memperoleh nilai signifikansi (Asymp. 2-tailed) sebesar 0,029 (< 0,05). Hasil perhitungan N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata sebesar 0,17, sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata sebesar -0,19. Dengan demikian, media pembelajaran digital terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi spasial siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
ETNOGRAFI KURIKULUM SEKOLAH ALAM: ANTARA KEBEBASAN DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN Okta Rosfiani; Amatillah, Afifah Afra; Faatihah Oktavia Priislami; Ilham Nur Rifqi; Muhammad Juan Alfaridzi; Najwa Hamid; Cecep Maman Hermawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60048

Abstract

This ethnographic research aims to describe and analyze the construction of the natural school curriculum, learning practices that reflect freedom and achievement of learning targets, as well as strategies used by teachers and school administrators in balancing these two aspects. The research employed a qualitative approach with ethnographic methods at Sekolah Alam Depok, involving principals, teachers, students, and school administrators as research subjects. Data collection techniques included participatory observation, in-depth interviews, and documentation, with data validity guaranteed through source triangulation, method triangulation, extended participation, and member checks. Data analysis used the Spradley model consisting of domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural theme analysis. The findings reveal that Sekolah Alam Depok implements the Selaras Curriculum which integrates national curriculum competencies, IB curriculum, and Tauhidi curriculum mapped into four main pillars: science logic for academic aspects, morals as a hidden curriculum for character building, leadership for life skills, and business for economic independence. The learning methodology highly appreciates autonomy and learning freedom, with teachers acting as facilitators. The PUP assessment system (Assignment for Understanding Demonstration) has shifted from formal summative exams to daily formative assessments. The findings also indicate challenges regarding equivalence of achievement with formal schools, particularly for students targeting transition to public high schools. This research contributes to the development of alternative curriculum and pedagogical studies, as well as practical benefits for natural school administrators, teachers, and education policymakers in formulating more contextual and responsive curriculum approaches to student needs.
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI SISWA KELAS IV SD Ichsanurrahmah, Dina; Cecep Maman Hermawan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.65496

Abstract

This study aims to describe the teacher's role in improving the descriptive essay writing ability of fourth-grade elementary school students and identify supporting and inhibiting factors. A qualitative approach with a case study design was employed, involving one classroom teacher and six students as subjects. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the teacher carried out five integrated roles: as a learning planner, as a model and example giver, as a scaffolder, as a constructive feedback provider, and as a creator of a supportive literacy environment. Supporting factors included student enthusiasm, availability of varied media, and teacher patience, while inhibiting factors were time limitations and diversity of student abilities. The study concludes that a systematic and sustainable teacher role effectively improves descriptive writing skills.
Co-Authors Abrar-ul-Hassan, Shahid Achmad Abdur Rozaq Afifah Nurul Natwarlan Agil, Pujoseno Ahmad Najihan Maulana Aini, Zahratul Amatillah, Afifah Afra Ammara Lutfatunnisa Angellika, Putri Anisa Anggraeni, Anisa Anjani, Lalita Shafa Aprilliano, M. Ravito Atmajaya Atmoko, Mehira Aulia, Muhammad Hanif Aulia, Suci Syakila Batara Giflan Khairan Chairil Raddin Daffa, Tajaufa Maulitaj Danisa Amalia Sidqi Denis Ramadhan Devanita Novia Ardana Elfia Zahra Elfirza Elfirza, Elfirza Faatihah Oktavia Priislami Fadhilah, Sahra Fadil, Labib Fauza Rizqiya Febriansyah, Vicky Fuadah, Syifa Fitri Fuadah Gani, Irfan Abdul Ghaizalfa Humairoh Naqiya Gina Azizah Gunawan Santoso Gunawan Santoso Gunawan Santoso Habibi, Ilyas Hafnida, Tri Widya Haidir, Narulita Kinandhani Hasan, Nailah Najwa Hasbi Ramadhan Hawari, Sulthan Heryawan, Zaidan Nur Hesti Hesti Hizrian Nugraha Ichsanurrahmah, Dina Ilham Nur Rifqi Intan Aprillia Irfan Abdul Gani Irma Saraswati Jalalludin, Imam Kevin Dilly Junior Khayla Adhani Kuswiyanti, Tanti Sri Lalita Shafa Anjani Lutfiyanti, Azizah M. Fadhlurrahman M. Mu’thasim Billah Mahmudin Sudin Manal, Muhammad Sahlul Maryatih, Maryatih Mochammad Riza Ali Najmul Muttaqien Muhamad Farhan Muhamma Dzaky Izzuddin Muhammad Bintang Muhammad Juan Alfaridzi Muhammad Naufal Rifaldi Muhammad Randy Islami Muhammad Ridwan Nadia Nadia Nadiah Rohadatul Aisy Shabri Najwa Hamid Najwa Hanifah Sidik Nur Elizah, Siti OKTA ROSFIANI Putra, Putra Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El Amini Putri Ratu Bilqis El-Amini Putri, Alviana Qurrotaini, Lativa Rachmawati, Anida Rahayu, Lisda Rahmah, Aqila Azizah Rahman, Ridwan Nur Ramadhanti, Elsa Rani Sheilla Rihadatu Alifia Rizky, Marsyah Qoriatul Roswati, Siti Ryan Hidaytullo Saddam, Anargya Satrio Anugrah, Satrio Sayyida nafisa Shahid Abrar-ul-Hassan Sheilla, Rani Silvia Fitriani Siti Nur Elizah Siti Roswati Sudin, Mahmudin Sulthan Hawari Syamsudin Syamsudin Syamsudin AB Syamsudin Abdullah, Syamsudin Syifa Fitri Fuadah Fuadah Tajaufa Maulitaj Daffa Tanti Sri Kuswiyanti Tasya Hanifa Thoharroh, Ridho Nur Umaliah, Hiffatul Yoga, Aldian Yusup Zulfikar Zahra Ahlia Zahraningtyas, Firda Zahratul Aini Zakki An Nafis Zaky, Fauzan Zulfikar, Yusup