Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analysis of Nutrition Intake Calorie Requirements on The Performance of Futsal Athletes of Students of State University of Makassar Sports Science Study Program Class B 2022 Faiz, Faiz; Hakim, Arif; Setiawan, Muhammad Arief
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 1 (2025): February
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i1.70986

Abstract

This study aims to analyze the effect of nutritional intake on the performance of futsal athletes of Makassar State University class B class 2022. Futsal activities require prime physical condition, which is influenced by proper nutritional intake. This study uses a quantitative method with a descriptive approach and experimental design, as well as data collection through the Fat Secret application and BMR Calculator to calculate the nutritional intake of athletes. The subjects of the study were 10 active futsal athletes who underwent regular training programs and rest patterns. The results showed that 6 out of 10 athletes experienced a lack of daily calorie intake, which had an impact on their performance in training and matches. Factors causing this calorie deficiency include the economic and environmental limitations of students. Based on these results, it is recommended that athletes be more disciplined in maintaining a balanced and nutritious diet, and receive better education from coaches and universities regarding the importance of nutritional management. Further research is needed to explore other factors that may affect the performance of futsal athletes.
Knowledge Survey Badminton Extracurricular Students SMA 1 Klari on Injury Handling With The Rice Method Syirojudin, Haikal Maulana; Firdaus, Rayya Pramandha; Dharmawan, Muhammad Rifki; Setiawan, Muhammad Arief
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 2 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i2.74445

Abstract

This study aims to analyze the level of knowledge of badminton extracurricular students at SMA 1 Klari on the RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation)  method in handling sports injuries. The research method uses a quantitative approach with a descriptive analysis design. Data collection through surveys uses questionnaires created in Google Forms to make it easier for respondents to distribute and fill out. The population in this study is 30 students who are members of the badminton extracurricular at SMA 1 Klari. The sampling technique used purposive sampling, with a sample of 20 students who met the criteria. The questionnaire consists of 20 questions, which include 15 positive statements and 5 negative statements. The scoring scale used is the Guttman scale, with a "Yes" or "No" answer option. The results showed that the level of knowledge of students varied, with 26.7% being at the high level, 53.3% at the medium level, and 20% at the low level. Most students understand the basic concepts of the RICE method, but lack the mastery of its practical applications, such as the use of "Compression" and the optimal duration of "Ice." Low knowledge is found in early-grade students, while upper-grade students have better understanding thanks to longer experience and exposure to information. Extracurricular programs need to include educational modules and injury management simulations to ensure all students can handle sports injuries optimally.
The Impact of Sports Injuries on Athlete Performance Khairani, Azahra; Farhanah, Shafazila Nisa; Nurfauziah, Erika; Setiawan, Muhammad Arief; Aulia, Dany
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 17, No 2 (2025): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v17i2.72680

Abstract

Injuries that occur to a person's body during exercise are caused by physical activity that can cause injury, disability, or damage to muscles or joints, as well as other parts of the body, Injuries that occur to a person's body while exercising doing certain exercises, sports injuries are not only rapid damage that occurs during exercise, such as strains on the body's soft tissues, but also overuse syndrome, which is caused by continuous exercise with inconsistent movements or postures that cause clinical symptoms, Such as functional overreaching or non-functional overreaching is used to describe the performance or performance of athletes or athletes. This condition affects the healing process and the training load on the athlete. In addition, overtraining syndrome is divided into two clinical categories: sympathetic and parasympathetic. More than 50% of athlete injuries involve the lower extremities, and on average sports injuries occur more during matches than during training, An athlete's recovery process takes longer If this is not handled properly, it will hurt the athlete's performance.
Pengaruh Sikap Terhadap Intensi Berperilaku Melakukan Cuci Tangan Pada Lanjut Usia Di Masa Pandemi COVID-19 Wariah, Uway; Apriningrum, Nelly; Aulia, Dany; Setiawan, Muhammad Arief; Sopiah, Oon; Fariji, Achmad; Setiawati, Riska
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i1.179

Abstract

Mencuci tangan merupakan upaya yang mudah dan murah dalam pencegahan infeksi, diantaranya dengan pencegahan penyebaran SarsCov2. Penelitian ini bertujuan  menganalisa pengaruh sikap terhadap intensi berperilaku cuci tangan bagi lansia pada masa pandemi covid 19 di Wilayah kerja Puskesmas Telagasari Tahun 2020. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini 8920 lansia di wilayah kerja Puskesmas Telagasari Tahun 2020 dan sampel penelitian sebesar 382 orang yang diperoleh dengan metode stratified random sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara sikap dan intensi dengan nilai r = 0.419 dan p = 0.000. Kesimpulanya terdapat pengaruh sikap terhadap intensi melakukan cuci bagi lansia pada masa pandemi covid 19.
Efektivitas Protokol Rice Dalam Penanganan Pertama Cedera Lutut Pada Atlet: Tinjauan Literatur Abbas, Muhammad; Muksin, Muksin; Putra, Ghozian Muhammad Shidqi; Setiawan, Muhammad Arief; Aulia, Dany
JURNAL OLAHRAGA PAPUA Vol 7 No 01 (2025): JUNE
Publisher : Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jop.v7i01.4999

Abstract

Cedera lutut merupakan salah satu jenis cedera yang paling sering dialami oleh atlet, terutama dalam olahraga yang melibatkan gerakan cepat, perubahan arah mendadak, dan lompatan. Penanganan awal yang tepat sangat penting untuk mencegah keparahan cedera dan mempercepat proses pemulihan. Protokol RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) telah lama digunakan sebagai metode pertolongan pertama pada cedera jaringan lunak, termasuk cedera lutut. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau literatur terkait efektivitas protokol RICE dalam penanganan pertama cedera lutut pada atlet. Melalui analisis berbagai studi dan penelitian, ditemukan bahwa penerapan protokol RICE dapat secara signifikan mengurangi rasa sakit, pembengkakan, dan waktu pemulihan pada cedera lutut ringan hingga sedang. Namun, efektivitasnya dapat bervariasi tergantung pada waktu penerapan, jenis cedera, dan kepatuhan individu terhadap protokol. Diperlukan edukasi yang lebih luas kepada atlet, pelatih, dan tenaga medis olahraga mengenai penerapan yang tepat dari protokol RICE untuk memastikan penanganan cedera yang optimal
Peran Nutrisi Dan Hidrasi Dalam Meningkatkan Performa Atlet Futsal SMAN 1 Karawang Maulana, Tabah Raharja; Faisyal, Hesky; Priyatna, Farrel Adrian; Setiawan, Muhammad Arief; Rahayu, Selvia
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran gizi dan hidrasi dalam meningkatkan prestasi atlet futsal di SMAN 1 Karawang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 10 atlet futsal, pelatih, dan guru penjas. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atlet belum memiliki pola gizi dan hidrasi yang optimal. Sebanyak 70% atlet masih mengonsumsi makanan cepat saji dan makanan tinggi karbohidrat sederhana, sementara hanya 30% yang menerapkan pola makan gizi seimbang. Dari segi hidrasi, sebagian besar atlet hanya minum ketika merasa haus dengan rata-rata asupan 500–800 ml per sesi latihan, di bawah anjuran 1,5–2 liter. Kondisi ini mengakibatkan kelelahan dini, penurunan fokus, dan risiko cedera. Atlet yang menerapkan pola gizi dan hidrasi yang baik menunjukkan performa yang lebih stabil, daya tahan tubuh yang lebih baik, dan pemulihan yang lebih cepat. Oleh karena itu, manajemen nutrisi dan hidrasi yang tepat berperan penting dalam meningkatkan performa dan kebugaran atlet futsal. Pendidikan nutrisi dan hidrasi perlu diterapkan dalam pengembangan atlet di tingkat sekolah.
The Role of Reguler Physical Activity In Improving Fitnes And Cardiovascular Health Of Sports Science Students In 2025 With The 60-Meter Running Of Men’s TKJI Hasan, Rahman Muhammad; Prasetyo, Bayu Tri; Subarjah, Muhammad Akmal; Setiawan, Muhammad Arief; Rahayu, Selvia
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.64

Abstract

Aktivitas fisik yang teratur berperan penting dalam meningkatkan kebugaran tubuh dan menjaga kesehatan kardiovaskular, terutama bagi mahasiswa ilmu olahraga yang dituntut untuk menjaga kondisi fisik yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik teratur terhadap peningkatan kebugaran dan kesehatan kardiovaskular mahasiswa ilmu olahraga tahun 2025 menggunakan parameter Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), khususnya item lari 60 meter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksperimen semu. Subjek penelitian adalah mahasiswa ilmu olahraga putra yang mengikuti program aktivitas fisik teratur selama periode tertentu. Data diperoleh melalui pengukuran lari 60 meter, serta mengamati perubahan detak jantung istirahat sebagai indikator kesehatan kardiovaskular. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan lari 60 meter yang signifikan dan penurunan denyut jantung istirahat setelah penerapan program aktivitas fisik teratur. Hal ini menunjukkan bahwa latihan fisik yang konsisten dapat meningkatkan kapasitas jantung dan paru-paru, meningkatkan efisiensi otot, dan memperkuat sistem kardiovaskular secara keseluruhan. Dengan demikian, aktivitas fisik teratur terbukti berperan penting dalam meningkatkan kebugaran tubuh dan kesehatan kardiovaskular pelajar.
Analisis Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Kebugaran Jasmani Mahasiswa Di Era Gaya Hidup Sedentari Firdaus, Rayya Pramandha Rayya; Syirojudin, Haikal Maulana; Dharmawan, Muhammad Rifki; Setiawan, Muhammad Arief
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.66

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era modern menyebabkan perubahan signifikan terhadap pola aktivitas masyarakat, terutama pada mahasiswa yang rentan mengalami penurunan aktivitas fisik akibat meningkatnya gaya hidup sedentari. Kondisi ini berdampak pada peningkatan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan penurunan kebugaran jasmani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani mahasiswa di era gaya hidup sedentari. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 30 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UNSIKA berusia 18–24 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data IMT diperoleh melalui pengukuran berat dan tinggi badan, sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara IMT dan tingkat kebugaran jasmani (r = -0,431; p = 0,017). Mahasiswa dengan IMT lebih tinggi cenderung memiliki tingkat kebugaran yang lebih rendah. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan berat badan akibat gaya hidup sedentari berdampak pada penurunan kapasitas fisik dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan aktivitas fisik dan pengendalian IMT untuk menjaga kebugaran jasmani mahasiswa di era digital.
Korelasi Antara Tingkat Kebugaran Jasmani (Vo₂Max) Dan Indeks Massa Tubuh Mahasiswa Studi Ilmu Keolahragaan Subarjah, Muhammad Akmal; Hasan, Rahman Muhammad; Prasetyo, Bayu Tri; Setiawan, Muhammad Arief; Rahayu, Selvia
Jurnal MensSana Vol 10 No 2 (2025): Jurnal MensSana
Publisher : Pusat Kajian Pendidikan Olahraga, Kesehatan, dan Rekreasi Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/MensSana.10012025.69

Abstract

Physical fitness and body composition are important indicators in determining a person's physical condition, especially Sports Science students who are required to have optimal performance. This study aims to determine the relationship between physical fitness level as measured through VO₂Max and Body Mass Index (BMI) of students of the Sports Science Study Program, University of Singaperbangsa Karawang. The research method uses a correlational quantitative approach with a sample of 60 active students of the 2021–2023 class selected through purposive sampling. VO₂Max data is collected through the 12-minute Cooper Test, while BMI is calculated based on the formula of body weight (kg) divided by height squared (m²). The results showed a significant negative relationship between VO₂Max and BMI (r = –0.613; p < 0.05), which means that the higher the BMI, the lower the level of physical fitness. These findings reinforce the theory that body composition has an effect on a person's aerobic capacity. In conclusion, college students with a normal BMI tend to have a better VO₂Max than those who are overweight. This study recommends that students maintain an active lifestyle and balanced nutrition to support optimal physical fitness.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PEMULIHAN DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA Hidayat, Fadhillah Maulana; Syandi, Fahreza Muhammad; Fauzi, Muhammad Imam; Setiabudid, Muhammad Rizaldy Putra; Hidayatullah, Syarif; Setiawan, Muhammad Arief
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.5932

Abstract

Pemulihan merupakan komponen penting dalam proses latihan dan performa olahraga karena berperan dalam mengembalikan kondisi tubuh ke keadaan optimal setelah aktivitas fisik. Namun, banyak mahasiswa yang aktif berolahraga belum sepenuhnya memahami pentingnya strategi pemulihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengenai konsep dan penerapan pemulihan dalam aktivitas olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Sampel terdiri atas 100 mahasiswa aktif yang melakukan kegiatan olahraga minimal dua kali per minggu, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 4 poin yang mencakup tiga indikator utama: pengetahuan dasar, jenis-jenis pemulihan, dan penerapan strategi pemulihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 3,12. Indikator jenis-jenis pemulihan memperoleh nilai tertinggi (3,34) dengan kategori tinggi, sedangkan penerapan strategi pemulihan menjadi yang terendah (2,89). Kesimpulannya, mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik namun belum sepenuhnya mampu menerapkannya dalam praktik. Diperlukan program edukasi dan kebijakan kampus yang menumbuhkan literasi pemulihan sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan sehat.