Claim Missing Document
Check
Articles

STEM TEACHER STRATEGIES FOR THE LITERACY OF ENGLISH LANGUAGE LEARNERs Irma Savitri Sadikin; Oktian Fajar Nugroho
PROJECT (Professional Journal of English Education) Vol 5, No 4 (2022): VOLUME 5 NUMBER 4, JULY 2022
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/project.v5i4.p898-908

Abstract

Teachers have a responsibility to help students who are not yet fluent in English in learning the language while they are enrolled in lessons. Researchers examined at how English language learners' academic progress could be benefited by STEM knowledge. Students can learn more about technology and how to use it in their daily lives with the help of STEM instructors. In addition, students who are learning to read and write in another language should take an English language course as part of their literacy curriculum. There are many different techniques and strategies that may be used to help students enhance their understanding of the concepts of STEM subjects as well as their academic English, which will help them become more proficient in the language and more confident in their ability to utilize it. Since this activity is cantered on Isaac Newton's first, second, and third laws of motion, STEM teachers can gain from these ideas. Keywords:  English Language Learners; Cultural and Linguistic Diversity; Content-Specific TeachingMethodologies; Science, Technology, Engineering, and Math (STEM) Literacy
Penerapan Model Pembelajaran ICM dalam Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Pemahaman Konsep Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Mutia Oktiani mutia; Oktian Fajar Nugroho
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v3i2.898

Abstract

This research was conducted in class III public elementary school 2 Pasirkembang with a total of 28 students in the even semester of the 2019/2020 academic year. The procedure in this study went through two cycles, where each cycle consisted of; (1) the planning stage, (2) the implementation phase of the action, (3) the observation phase, (4) the reflection pahse. Collecting data in this study using observation sheets of student learning activities, observation aheets of teacher activities in using the index card match learning model, test questions to measure students’ understanding of concepts in the material addition and subtraction of numbers, and use aquestionnaire to determine student responses to the learning model index card match. Data analysis techniques in this research are qualitative and quantitative analysis. The results showed that the application of numbers in class III public elementary school 2 Pasirkembang could increase learning activities and concept understanding. This reults can be seen from the average value of cycle I activity (61%), in cycle II (88%) and an increase of (27%). Average learning outcomes of students’ understanding of concepts in the material addition and subtraction of numbers in the first cycle (64%), in the second (92%).
Pengaruh Model Pembelajaran Guided Inquiry Berbasis Pictorial Riddle Dalam Meningkatkan Berpikir Kreatif Siswa pada Pembelajaran IPA di SDN Gudang Titin Fahmi Qoyyimah; Oktian Fajar Nugroho
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v4i3.1321

Abstract

This study aims to see the effect of the pictorial riddle-based guided inquiry learning model in improving students' creative thinking. This study uses a pre-experimental design research method in the form of one group pretest-posttest design. This study used purposive sampling where the sample was selected on the consideration of the researcher, the sample used was 28 fourth grade students at SDN Gudang. The instrument of this research is the observation of the syntax of the guided inquiry learning model based on pictorial riddles, the observation of creative thinking, and the essay test. The results of this study stated that the average value of the pretest was 21.75 and the average value of the posttest was 31.11. The significance value at the pretest is 0.107 and the significance value at the posttest is 0.200, which means that each significance value is more than 0.05. Hypothesis testing with t-test obtained a significance value of 0.000 <0.005, which means that there is a significant difference. So it can be stated that the pictorial riddle-based guided inquiry learning model has a significant positive effect on students' creative thinking.
Pengaruh Motivasi Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Masa Pandemi Tiar Maylinda Nur Afifah; Oktian Fajar Nugroho
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 3 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v4i3.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh Motivasi terhadap Hasil Belajar Siswa. Manfaat dari penelitian ini yaitu diharapkan memberikan perhatian lebih dalam membimbing dengan memberikan motivasi pada anak. Penelitian ini dilakukan di SDN Pasarkemis 2, kelas III B tahun ajaran 2020-2021. Metode dari Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas III B yang berjumlah 38. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Hasil hipotesis dengan uji t Berdasarkan dari hasil data di atas dapat diketahui bahwa variabel motivasi memiliki nilai signifikan sebesar 0,000 < dari tingkat signifikan 0.05, dengan nilai koefisien beta sebesar 0,788 memiliki arah pengaruh positif. Berdasarkan data tersebut, berarti variabel motivasi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap variabel hasil belajar.
Pelatihan Media Pembelajaran Digital Berbasis Canva bagi Guru di SDN 9 Nagrikaler Purwakarta Putri Ayunia Lestari; Evi Nurhikmah; Fauziah Farhani; Hanifah Pauziah; Iis Winati; Ovie Ayunda Rahmaputri Isnawan; Anwar Mulyana; Puji Rahayu; Fitri Nuraeni; Diniya Diniya; Oktian Fajar Nugroho
Indonesian Journal of Community Services in Engineering & Education (IJOCSEE) Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.365 KB)

Abstract

Di abad 21 ini guru harus mengembangkan literasi digital, terutama dalam menciptakan media pembelajaran. Pelatihan membuat media pembelajaran menggunakan Canva diadakan untuk meningkatkan keterampilan dan literasi digital guru di SDN 9 Nagrikaler, Purwakarta. Kegiatan ini berjalan dalam 3 fase yakni pra pelatihan, pelatihan dan pasca pelatihan. Tahap pra pelatihan yakni tahap persiapan, seperti penyusunan acara, mengurus perizinan, mempersiapkan materi dan kuesioner. Tahap Pelaksanaan atau inti kegiatan pelatihan, dimulai dengan pemberian kuesioner pra pelatihan, pematerian, serta pelatihan dan pembimbingan pembuatan media pembelajaran digital menggunakan Canva. Terakhir tahap pasca pelatihan atau evaluasi yakni pemberian kuesioner pasca pelatihan, penugasan/pembuatan proyek oleh peserta, serta pengaplikasian media pembelajaan tersebut dalam pembelajaran. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa 85% guru memberikan persepsi positif serta tertarik untuk menggunakan Canva untuk membuat media pembelajaran digital dan 85% guru berpendapat bahwa Canva mudah digunakan dan meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Berdasarkan pelaksanaan pelatihan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan Canva ini dapat meningkatkan kemampuan literasi digital guru serta dapat menambah keberagaman media pembelajaran untuk memotivasi belajar peserta didik. Pelatihan canva ini memiliki dampak terhadap pembelajaran diantaranya guru dapat mengetahui cara pembuatan media pembelajaran yang lebih kreatif, pembelajaran menjadi lebih berkreasi dan tidak monoton, terdapat perubahan dari pembelajaran yang hanya biasa saja menjadi lebih baik dan menyenangkan.
STEM Education Planning Based on Contextual Issues Sustainable Development Goals (SDGs) Oktian Fajar Nugroho; Silvia Ratna Juwita; Nurul Febrianti
Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): Pedagonal : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/pedagonal.v6i2.5554

Abstract

Integration and the practice of addressing real-world issues are crucial components of STEM education. In this study, which was conducted as part of an endeavor to boost students' and instructors' knowledge and interest in STEM education, existing STEM courses have been incorporated into the Indonesian curriculum requirements in order to address real-world problems. This article gives a description of the planning process for after-school STEM education programs, with a focus on significant global issues related to the Sustainable Development Goals (SDGs). At the junior high school level, the present curriculum requirements for all three STEM subjects will be integrated. Document analysis is the principal means of data collection. This consists of the standard papers of three distinct STEM fields, curriculum maps developed for schools, and documents pertaining to "Continuing Development Education." Four possible design problems are inspired by the Sustainable Development Goals (SDGs). These challenges blend standards selected from three distinct STEM domains and include several new interconnected concepts and skills. This description offers a way by which educators may be supported in the production of lessons or other equivalent STEM educational programs or activities by integrating curricular requirements with existing STEM disciplines for many levels and settings relevant to students.
EFEKTIFITAS MODUL BERBASIS LITERASI LINGKUNGAN MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Harlinda Syofyan; Ratnawati Susanto; Oktian Fajar Nugroho; Vebryanti; Dita Ramadhanti; Ratih; Indah Mentari; Rani Mahareka
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11 No 02 (2020): JPD - Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.461 KB) | DOI: 10.21009/jpd.v11i02.18667

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berlatar belakang tentang semakin menurunnya kesadaran kecintaan terhadap lingkungan dari generasi penerus bangsa ini. Perlu dilakukan internalisasi metode ataupun pendekatan dalam membangun kesadaran dalam menumbuhkan rasa bertangggung jawab kepada alam dan lingkungan. Lingkungan adalah tempat bernaung makhluk hidup sebagai tempat menjalani kehidupan. Pemenuhan kebutuhan akan hidup memberikan dampak buruk bagi lingkungan alam. Perhatian terhadap kelestarian lingkungan harus ditingkatkan dari berbagai aspek, salah satunya dalam bidang Pendidikan unttuk membimbing siswa dalam menumbuhkan generasi berliterasi lingkungan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Siswa diajak mengamati, menanya, mengumpulkan informasi,menalar, dan kemudian mengkomunikasikan hasil yang telah disusun dari membaca, melihat fakta, serta berbagai informasi yang diperoleh dari berbagai cara dan sumber. Hal ini dapat dilatihkan melalui mahasiswa calon guru Pendidikan sekolah dasar untuk diterapkan dalam menunaikan tugas profesionalnya sebagai guru. Penelitian ini dilakukan untuk melihat keefektifan pemakaian modul berbasis literasi lingkungan melalui pendekatan saintifik dalam mata kuliah Konsep Dasar IPA Kelas Rendah. Subjek dari penelitian ini merupakan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Esa Unggul Jakarta. Metode penelitian menggunakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Dick dan Carey. Keefektifan diukur berdasarkan hasil belajar yang didapatkan dari pretest dan postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan penggunaan modul berbasis literasi lingkungan melalui pendekatan saintifik, dengan rata-rata kenaikan yakni 28%. Pendekatan Saintifik berbasis literasi lingkungan dapat digunakan dalam pembelajaran Konsep IPA Kelas Rendah. Kata Kunci : modul, literasi lingkungan, pendekatan saintifik
Dimensional of Pancasila Student Profile in Science Learning PGSD Students Harlinda Syofyan; Oktian Fajar Nugroho; Ainur Rosyid; Syahrizal Dwi Putra
Indonesian Journal Of Educational Research and Review Vol. 5 No. 3: October 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijerr.v5i3.56308

Abstract

Character education must be carried out early and continuously to overcome problems such as dishonesty, irresponsibility, not caring about other people or the environment, and so on. Value and character education are needed to balance technological and human development. This study aimed to measure the profile dimensions of Pancasila students in PGSD students in science learning. This type of research is descriptive qualitative. The sample used in this study were all students taking science courses, totaling 67 students. The method used for data collection is a questionnaire—acquisition of data generated from Angke. The instrument used in collecting data is a questionnaire. The data analysis technique used is descriptive qualitative and quantitative analysis. The research results on the dimensions of righteousness to God Almighty are very good. In the second dimension get, 46% for the very good category, while in the good category get, 54%. The third dimension gets 48% for the very good category, while the good category gets 52%. The fourth dimension is 55% for the very good category and 45% for the good category. The fifth dimension gets 12% for the very good category and 88% for the good category. The last dimension, the very good category, gets 16% and 84% for the good category.
Kesalahan Berbahasa dalam Penulisan Karya Ilmiah Silvia Ratna Juwita; Oktian Fajar Nugroho; Puspita Chairun Nisa; Youna Chatrine Bachtiar
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/119531-019883

Abstract

Artikel ilmiah merupakan salah satu aktivitas yang tidak terlepas dari kegiatan berbahasa. Notabennya ejaan dalam penulisan artikel ilmiah juga menjadi sorotan kajian sesuai dengan Peraturan Kementerian Kebudayaan Nomor 50 tahun 2015 yaitu Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) yang mana terdapat empat, yaitu (1) pemakaian huruf, (2) penulisan kata, (3) pemakaian tanda baca, dan (4) penulisan unsur serapan. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengkaji kesalahan berbahasa pada penulisan artikel ilmiah mahasiswa. Peneliti menggunakan penelitian deskriptif kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa data-data dan perilaku yang diamati menggunakan teks secara detil dan secara mendasar penelitian kualitatif memiliki dua tujuan: (1) menggambarkan dan mengungkapkan (to describe and explore), dan (2) menggambarkan dan menjelaskan (to describe and explain). Peneliti juga menggunakan pendekatan analisis isi. Disimpulkan banyaknya kesalahan berbahasa yang dilakukan dalam penulisan artikel ilmiah mahasiswa
Optimalisasi Gerakan Literasi Sekolah dalam Menumbuhkan Budaya Membaca Siswa Sekolah Dasar Ezik Firman Syah; Oktian Fajar Nugroho
ABDIMAS EKODIKSOSIORA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora (e-ISSN: 2809-3917) Vol 2 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.652 KB) | DOI: 10.37859/abdimasekodiksosiora.v2i2.4304

Abstract

Guru-guru di SDN Candu 1 Kabupaten Tangerang belum memahami proses mengelola dan menerapkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dan fasilitas sekolah belum mendukung menerapkan literasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini ialah untuk mengoptimalisasikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam menumbuhkan budaya membaca. Metode dari kegiatan ini ialah menggunakan partisipasi aktif secara berkelanjutan antara tim pengusul dengan mitra sebagai pengendali program kemitraan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini diantaranya (1) melakukan simulasi budaya membaca selama 15 menit yang diperaktekan oleh guru-guru dan tim dosen pengabdian masyarakat sebagai fasilitator dalam menerapkannya. (2) Melakukan pembuatan pojok literasi dengan menghias dari hasil karya siswa seperti pembuatan poster bertema membaca dan tulisan yang bertema untuk mengajak membaca.