Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Kadar Pemanis Buatan (Natrium Siklamat) pada Minuman Instan Rasa Cappucino, Choco dan Oreo di Kawasan Wonocolo Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.733 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.98

Abstract

Pemanis buatan merupakan bahan tambahan pangan yang dapat menyebabkan rasa manis pada pangan, tetapi tidak memiliki nilai gizi. Salah satu jenis pemanis buatan adalah siklamat biasanya digunakan dalam bentuk garam seperti natrium siklamat. Natrium siklamat bersifat mudah larut dalam air dan tahan terhadap panas. Penggunakan natrium siklamat yang telah di tetapkan Peraturan Meteri Kesehatan RI Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 yaitu 3 g/kg atau 3000 ppm. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya kadar pemanis buatan (Natrium-Siklamat) pada minuman rasa cappucino, choco dan oreo. Penelitian ini dilakukan di laboratorium kimia Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2019 dengan  menggunakan 14 sampel  pada berbagai varian rasa yaitu choco, oreo, dan original yang dijual di kawasan Wonocolo Surabaya. Analisis kadar natrium siklamat dilakukan dengan menggunakan metode spektrofometri. Berdasarkan hasil penelitian pada sampel  rasa cappucino, choco dan oreo didapatkan hasil positif tetapi masih dalam batas normal dengan rata-rata cappucino 0,035 ppm, choco 0,017 ppm dan oreo 0,020 ppm. Ketiga sampel menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada minuman cappucino, choco dan oreo.
Analisa Kandungan Logam Timbal (Pb) Dan Kromium (Cr) Pada Kreco (Pila ampullacea) Di Sepanjang Sungai Rungkut Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.607 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.99

Abstract

Dalam dekade terakhir, perkembangan industri telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, Sungai Rungkut Surabaya merupakan salah satu perairan yang berpotensi mengalami perubahan lingkungan akibat adanya pembuangan limbah industri cair. Salah satu bahan pencemaran yang berbahaya bagi kesehatan adalah logam timbal (Pb) dan Kromium (Cr). Berdasarkan BSN tahun 2004  menunjukkan bahwa nilai standar timbal (Pb) sebesar 1,5 mg/kg dan logam (Cr) Kreco  1,0 mg/kg. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) yang terdapat pada Kreco (Pila ampullacea) di sepanjang sungai Rungkut Surabaya. Metode Pengujian kadar Pb dan Cr dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom Shimadzu AA-6200 (SSA) dengan panjang gelombang 283,3 nm sedangkan Pengujian kadar Cr dengan menggunakan panjang gelombang 357,9 nm yang dilakukan Balai Riset Standardisasi Industri Surabaya, dilaksanakan pada bulan Februari s/d Maret 2019.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb dan Cr dalam daging Kreco menunjukan rata rata 1,620 mg/kg pada kadar Pb dan nilai rata rata 1,976 mg/kg pada Cr. Kadar Pb dan Cr pada daging Kreco tidak memenuhi standart yang telah ditentukan oleh Badan Standart Nasional 2009.
Business Feasibility Analysis Herbaldrink NU NanoFit: Peluang dan Tantangan di Pasar Minuman Kesehatan Romdloni, Muhmmad Afwan; Andini, Ary; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Khusnah, Hidayatul; Putri, Endah Budi Permana; Santoso, Andreas Putro Ragil; Nidianti, Ersalina; Prayekti, Endah; Lukiyono, Yauwan Tobing
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.524

Abstract

Analisis kelayakan usaha ini dilakukan sebagai upaya untuk menentukan potensi kelayakan suatu produk yang dikembangkan oleh industri, baik berskala besar maupun industri rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menilai kelayakan usaha dari produk minuman herbal NU NanoFit yang diproduksi oleh Program Studi D-IV Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Produk ini merupakan inovasi minuman herbal yang berfungsi sebagai imunomodulator serta membantu melancarkan sistem pencernaan. Proses analisis kelayakan dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu uji laboratorium untuk memastikan kualitas produk dan uji kelayakan pasar melalui penyebaran kuesioner guna mengukur minat konsumen serta menentukan segmentasi pasar yang tepat. Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa formulasi produk ini aman untuk dikonsumsi, dengan nilai LC₅₀ > 1000 ppm, yang mengindikasikan bahwa produk tidak bersifat toksik bagi tubuh. Berdasarkan hasil analisis terhadap 106 responden, diketahui bahwa minat masyarakat terhadap produk ini cukup tinggi, dengan 39,6% responden menyatakan tertarik hingga sangat tertarik. Selain itu, mayoritas responden (60,4%) memilih rentang harga jual antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Temuan ini menunjukkan bahwa produk NanoFit memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan secara komersial dalam pasar minuman kesehatan berbasis herbal.
Edukasi Bahaya Penyalahgunaan Antibiotik dan Pemaanfaatan Tanaman Herbal untuk Pengobatan Endah Prayekti; Nathalya Dwi Kartika Sari; Ary Andini; Renny Novi Puspitasari; Yauwan Tobing Lukiyono; Khiliah Navis
Warmadewa Minesterium Medical Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Warmadewa University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/wmmj.2.2.2023.73-79

Abstract

Antibiotics are generally known in the community as a medicine for disease. The use of antibiotics in society is often not matched by knowledge of the consequences of misuse of antibiotics. One of the most dangerous effects of uncontrolled use of antibiotics in humans, animals, or animal products is the presence of bacterial resistance to antibiotics. The existence of bacterial resistance to antibiotics causes infected patients to take longer to recover. The purpose of this community service activity is to provide education to Tanjung Gresik Village Health cadres on the correct use of antibiotics and provide insight into the use of herbal plants as natural medicines. The method of implementing community service is carried out using the seminar method and followed by the distribution of booklets and flyers for reading material for village cadres. After implementation, village cadres are required to fill out an understanding evaluation form for the material that has been provided. The results of the initial measurement indicated that 33 village cadres had knowledge regarding antibiotics, but only an average of 13 participants were able to answer the initial questions correctly. Initial measurements related to herbal plants for treatment, of the 15 herbal plants that were informed, 10 herbal plants had known benefits. While the other 5 herbal plants have not been widely known for their benefits for treatment. After the activity, the understanding of cadres has increased. Increased understanding of the use of antibiotics reached 25% for 16 participants, 50% for 3 participants, and 75% for 1 participant. While the use of herbal plants increased by 5-30% for 9 participants, > 20-30% for 5 participants and > 50% for 5 participants. Based on the results obtained from this activity, village cadres can use the information obtained to be conveyed to residents.
CYTOTOXICITY ASSAY USING BRINE SHRIMP LETHALITY TEST ON COLLAGEN-CHITOSAN WOND DRESSING STERILIZED BY ULTRAVIOLET LIGHT Andini, Ary; Prayekti, Endah; Dyah Wulandari, Devyana; Nidianti, Ersalina
JURNAL INDONESIA DARI ILMU LABORATORIUM MEDIS DAN TEKNOLOGI Vol 2 No 1 (2020): Laboratory Examinations Support in Medical Toxicology
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/ijmlst.v2i1.1467

Abstract

Collagen gives a moist state on the wound area to accelerate the wound healing process. Chitosan is a polymer as known as non-toxic, antibacterial, antifungal, biodegradable, and biocompatible materials. Combination of collagen and chitosan expected to be the best biomaterials as a wound dressing for the healing process. The study aimed to determine cytotoxicity assay on collagen-chitosan wound dressing sterilized by ultraviolet (UV) Light using Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) method. The test groups were divided into K0, K1, K2, and K3 groups. K0 contained pure chitosan as a control group, K1 contained collagen 25%-chitosan 75%, K2 contained collagen 50%-chitosan 50%, K3 contained collagen 75%-Chitosan 25%. Collagen extracted from skin and scalp of snakehead fish (Channa striata) then mixed with chitosan until formed collagen-chitosan wound dressing. This study used Brine Shrimp Level Test (BSLT) method with solution concentration 10, 50, 100, 250, 500, 750 and 1000 ppm. Based on the results showed that K0, K1, K2, and K3 group had LC50 >1000 that proven collagen-chitosan wound dressing was non-toxic materials. As conclusion of the study explained composite wound dressing based on collagen-chitosan in all groups that sterilized under UV-Light along 15 minutes was not toxic based on Brine Shrimp Lethality Test showed LC50 >1000.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DETEKSI MOLEKULER PADA TENAGA KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE SEMINAR ONLINE Endah Prayekti; Devyana Dyah Wulandari; Ary Andini; Gilang Nugraha; Septina Isro’ Hermawati; Qonita Iklila Maghfuroh; Imraatul Mukarramah; Lili Susan Rahmawati; Luqiana Fauziah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37610

Abstract

Perkembangan teknologi biologi molekuler menjadi sebuah terobosan baru untuk mendeteksi sumber infeksi sehingga dapat membantu dalam proses diagnosis. Metode biologi molekuler mempunyai beberapa keunggulan diantaranya lebih sensitif, lebih spesifik, dan lebih cepat. Kelemahan yang harus dihadapai dari perubahan metoode deteksi ini adalah peningkatan kemampuan tenaga Kesehatan yang bergerak dibidang tersebut untuk mempermudah penguasaan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tenaga Kesehatan dalam diagnostic molekuler. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan adalah menggunakan seminar secara daring menggunakan platform zoom. Sasaran kegiatan adalah tenaga Kesehatan yang berkecimpung dilaboratorium pemeriksaan Kesehatan. Pengukuran keberhasilan kegiatan dilihat dengan hasil peserta dalam menjawab post test dan dinyatakan lulus pada laman Plataran Sehat. Peserta yang mengikuti kegiatan adalah sebanyak 185 orang, dan 157 orang dinyatakan lulus, 5 orang dinyatakan tidak lulus. Berdasarkan hasil kegiatan ini dapat disimpulkan kegiatan yang dilakukan secara online berhasil meningkatkan pengetahuan peserta
PELATIHAN PRAKTIS POCT: DETEKSI DINI HB DAN GLUKOSA DARAH UNTUK REMAJA SEHAT Soebagijo Poegoeh Edjianto; Ary Andini; Andreas Putro Ragil Santoso; Gilang Nugraha; Anita Rizki Rahmawati Asror; Robert Aditya Wijanarko
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.42626

Abstract

Di Indonesia, kasus anemia dan diabetes melitus masih mendapat perhatian tinggi terutama kesehatan bagi remaja. Anemia berkaitan erat dengan kadar Hb dalam darah, sementara diabetes melitus berkaitan dengan kadar glukosa darah. Salah satu pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan metode Point of Care Testing (POCT), yang dapat dilaksanakan di luar laboratorium, menggunakan peralatan portabel yang dekat dengan pasien untuk mendapatkan hasil secara cepat dan mengidentifikasi kadar hemoglobin (Hb) serta glukosa. Salah satu upaya untuk memberikan edukasi tentang penggunaan POCT bagi remaja khususnya dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan cara menggunakan alat POCT untuk pencegahan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Rabu, 24 Juli 2024, di Aula SMK Mutu Pandaan, diikuti oleh 47 siswa dari jurusan Teknik Laboratorium Medik, Asisten Keperawatan, dan Farmasi Klinis dan Komunitas. Kegiatan ini terdiri dari dua tahap: penyuluhan dan pelatihan/praktek penggunaan POCT secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa terkait pemeriksaan Hemoglobin (Hb) dan Glukosa menggunakan POCT mencapai rata-rata 85,10, menandakan keberhasilan penyuluhan. Pelatihan diikuti oleh tujuh peserta, di mana dukungan dari dosen dan mahasiswa Analis Kesehatan mendapat penilaian sangat membantu (71,4%) dan tingkat kepuasan peserta mencapai 100%.
Co-Authors Ainiyah, Siti Dzurrotul Aisyah . Akhmad, Nur Faradila Alfri Danti Izky Oktavia Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Angggraini, Rahayu Anggriyani, Rinda Anita Anita Anita Anita Rizki Rahmawati Asror Ardyarini Dyah Savitri Arsya Tazkiya Atika Nur Laila Awwalia, Evy Sylvia Brina Thursina Dibiasi Budiarti, Rizqi Putri Nourma Chilyatuz Zahroh Devita Rahma Putri Deviyani, Dira Devyana Dyah Wulandari Endah Budi Permana Putri Endang Sulistiyani Ersalina Nidianti Evi Sylvia Awwalia Evy Sylvia Awwalia Fadillah Triasmoro Fadlillah Triasmoro Iskandar Fakurazi, Sharida Farah Nuriannisa Fitria Agustina Gilang Nugraha Gilang Nugraha Halimah Prisilia Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo Hana Murni Kartika Sari Handayani Handayani Hidayat, Muhammad Taufiq Husein Firdaus Ibrahim Dwi Waluyo Putra Ima Kurniastuti Imraatul Mukarramah Imratul Mukarramah Indah Lestari Indah Lestri Indah Nur Kamaliyah Irda Puspita Kamariyah, ST. Kardina, Rizki Nurmalya Khamida Khamida Khiliah Navis Khusnah, Hidayatul Kifli, Nurolaini Lili Susan Rahmawati Lili Susan Rahmawati Luqiana Fauziah Mardhotillah, Rachma Rizqina Marinda Dwi Puspitarini Mega Silvia Anggraini Sukri Moch Samsul Arifin Mohammad Nasir Mufarikoh, Zainatul Muhamad Damar Baskara Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Raffli Muhammad Taufiq Hidayat Nathalya Dwi Kartika Sari Navis, Khiliah Nerisafitra, Paramitha Nila Qurrotul A’yun Nur Hamidah Paramitha Nerisafitra Prayekti, Endah Puspitasari, Adela Puspitasari, Renny Novi Qonita Iklila Maghfuroh Rahayu Anggraini Rahmawati Fitri Awalia Ratna Sofaria Munir Retno Diah Putri Ekayanti Rhomadhoni , Muslikha Nourma Riyan Sisiawan Putra Rizki Amalia Rizki Nurmalya Kardina Rizki Nurmalya Kardina Robert Aditya Wijanarko Rohmah, Wardah Rukman, Nia Kurniaty Salimi, Syafrina Maulidyatus Salman Firmansyah Satya Nugraha Wirayudha Septina Isro’ Hermawati Siska Wulandari, Siska Siswahyudianto Siti Dzurrotul Ainiyah Siti Husnul Khotimah Siti Nur Aniza Soebagijo Poegoeh Edjianto Sofaria Munir, Ratna Soleha, Umdatus Sri Hartatik Suryandaru, Suryandaru Syafiuddin, Achmad Thomas Sumarsono Thomas Sumarsono Wandara Sekar Ayu Pramesti Wideistianti, Annisa Pricilya Widya Novita Sari Widya Novitasari Wulandari, Deyana Dyah Yauwan Tobing Lukiyono Zain, R.A Wafiqah Aulia Zainatul Mufarikoh