Claim Missing Document
Check
Articles

Stimulation of Creative Entrepreneurship: Utilizing Natural Materials in Healthcare through a Nanotechnology Approach Andini, Ary; Prayekti, Endah; Wulandari, Devyana Dyah; Romdloni , Muhammad Afwan; Syafiuddin, Achmad; Sari, Widya Novita; Zain, R.A Wafiqah Aulia; Akhmad, Nur Faradila; Suryandaru, Suryandaru; Kifli, Nurolaini
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As the world becomes increasingly modern, technology continues to advance at a rapid pace. The rise of Artificial Intelligence (AI) has contributed to a decline in job opportunities, leading to an increase in unemployment rates. In response, the D-VI Health Analyst Study Program at UNUSA aims to nurture young entrepreneurs in the health sector by organizing seminars and training sessions on creative entrepreneurship. These focus on the utilization of natural materials in health services through a nanotechnology approach, targeting young people, medical laboratory technicians, lecturers, and students. The event featured speakers from industry and international experts to expand the knowledge of youth and the broader community. It was conducted online as part of the International Seminar on Medical Laboratory Technology (ISoMLatech), held on March 6, 2024, via Zoom, with 216 internal participants. Evaluation results showed that over 75% of participants rated the ISoMLatech event as good or very good. It is hoped that such activities will continue in the future, as they play a crucial role in enhancing the knowledge and skills of healthcare workers in advancing nanotechnology innovation within the global healthcare industry. Keyword: Nanotechnology, Natural product, Entrepreuner, Healtcare
HUBUNGAN KADAR KREATININ DENGAN KALIUM PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (GGK) DENGAN DIABETES MELLITUS DI RSUD MOHAMMAD NOER PAMEKASAN Kamariyah, ST.; Angggraini, Rahayu; Andini, Ary
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.35504

Abstract

Salah satu indikasi yang ditunjukkan pada penyakit gagal ginjal adalah penurunan GFR. Responden yang saya teliti yang memiliki GFR < 30ml. GFR merupakan parameter dalam menilai fungsi ginjal. Diagnosis gagal ginjal dapat ditegakkan ketika nilai serum kreatinin melebihi batas normal. Salah satu indikasi lainnya pada penyakit gagal ginjal adalah kadar kalium (K+) serum meningkat (hiperkalium) dikarenakan ginjal tidak mampu mensekresi kalium melalui tubulus ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar kreatinin dengan kalium pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan desain observasional cross-sectional analitik dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien. Pemeriksaan kadar kreatinin dan kalium dideteksi menggunakan alat auto matic analyzer. Data dilakukan uji statistik menggunakan uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test sign. 0,520 lebih besar dari 0,05 maka data berdistribusi normal. Dilanjutkan uji homogenitas one way ANOVA diperoleh nilai 0,122 lebih besar dari 0,05 maka data homogen. Hasil uji Korelasi Perason didapatkan nilai (r) 0,564 dengan nilai p (sig)= 0,001, berargti nilai p<0,05. Hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yaitu ada hubungan yang signifikan antara kadar kreatinin dengan kadar kalium pada pasien gagal ginjal kronik.
Perbedaan Kadar Pemanis Buatan (Natrium Siklamat) pada Minuman Instan Rasa Cappucino, Choco dan Oreo di Kawasan Wonocolo Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.733 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.98

Abstract

Pemanis buatan merupakan bahan tambahan pangan yang dapat menyebabkan rasa manis pada pangan, tetapi tidak memiliki nilai gizi. Salah satu jenis pemanis buatan adalah siklamat biasanya digunakan dalam bentuk garam seperti natrium siklamat. Natrium siklamat bersifat mudah larut dalam air dan tahan terhadap panas. Penggunakan natrium siklamat yang telah di tetapkan Peraturan Meteri Kesehatan RI Nomor 722/Menkes/Per/IX/1988 yaitu 3 g/kg atau 3000 ppm. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui adanya kadar pemanis buatan (Natrium-Siklamat) pada minuman rasa cappucino, choco dan oreo. Penelitian ini dilakukan di laboratorium kimia Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2019 dengan  menggunakan 14 sampel  pada berbagai varian rasa yaitu choco, oreo, dan original yang dijual di kawasan Wonocolo Surabaya. Analisis kadar natrium siklamat dilakukan dengan menggunakan metode spektrofometri. Berdasarkan hasil penelitian pada sampel  rasa cappucino, choco dan oreo didapatkan hasil positif tetapi masih dalam batas normal dengan rata-rata cappucino 0,035 ppm, choco 0,017 ppm dan oreo 0,020 ppm. Ketiga sampel menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan pada minuman cappucino, choco dan oreo.
Analisa Kandungan Logam Timbal (Pb) Dan Kromium (Cr) Pada Kreco (Pila ampullacea) Di Sepanjang Sungai Rungkut Surabaya Andini, Ary
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 3 No. 2 (2019): Environmental issue as a priority to assure global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.607 KB) | DOI: 10.30736/jev.v3i2.99

Abstract

Dalam dekade terakhir, perkembangan industri telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, Sungai Rungkut Surabaya merupakan salah satu perairan yang berpotensi mengalami perubahan lingkungan akibat adanya pembuangan limbah industri cair. Salah satu bahan pencemaran yang berbahaya bagi kesehatan adalah logam timbal (Pb) dan Kromium (Cr). Berdasarkan BSN tahun 2004  menunjukkan bahwa nilai standar timbal (Pb) sebesar 1,5 mg/kg dan logam (Cr) Kreco  1,0 mg/kg. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kandungan Timbal (Pb) dan Kromium (Cr) yang terdapat pada Kreco (Pila ampullacea) di sepanjang sungai Rungkut Surabaya. Metode Pengujian kadar Pb dan Cr dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom Shimadzu AA-6200 (SSA) dengan panjang gelombang 283,3 nm sedangkan Pengujian kadar Cr dengan menggunakan panjang gelombang 357,9 nm yang dilakukan Balai Riset Standardisasi Industri Surabaya, dilaksanakan pada bulan Februari s/d Maret 2019.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb dan Cr dalam daging Kreco menunjukan rata rata 1,620 mg/kg pada kadar Pb dan nilai rata rata 1,976 mg/kg pada Cr. Kadar Pb dan Cr pada daging Kreco tidak memenuhi standart yang telah ditentukan oleh Badan Standart Nasional 2009.
Business Feasibility Analysis Herbaldrink NU NanoFit: Peluang dan Tantangan di Pasar Minuman Kesehatan Romdloni, Muhmmad Afwan; Andini, Ary; Mardhotillah, Rachma Rizqina; Khusnah, Hidayatul; Putri, Endah Budi Permana; Santoso, Andreas Putro Ragil; Nidianti, Ersalina; Prayekti, Endah; Lukiyono, Yauwan Tobing
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.524

Abstract

Analisis kelayakan usaha ini dilakukan sebagai upaya untuk menentukan potensi kelayakan suatu produk yang dikembangkan oleh industri, baik berskala besar maupun industri rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung dan menilai kelayakan usaha dari produk minuman herbal NU NanoFit yang diproduksi oleh Program Studi D-IV Analis Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA). Produk ini merupakan inovasi minuman herbal yang berfungsi sebagai imunomodulator serta membantu melancarkan sistem pencernaan. Proses analisis kelayakan dilakukan melalui dua tahap utama, yaitu uji laboratorium untuk memastikan kualitas produk dan uji kelayakan pasar melalui penyebaran kuesioner guna mengukur minat konsumen serta menentukan segmentasi pasar yang tepat. Hasil uji sitotoksisitas menunjukkan bahwa formulasi produk ini aman untuk dikonsumsi, dengan nilai LC₅₀ > 1000 ppm, yang mengindikasikan bahwa produk tidak bersifat toksik bagi tubuh. Berdasarkan hasil analisis terhadap 106 responden, diketahui bahwa minat masyarakat terhadap produk ini cukup tinggi, dengan 39,6% responden menyatakan tertarik hingga sangat tertarik. Selain itu, mayoritas responden (60,4%) memilih rentang harga jual antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Temuan ini menunjukkan bahwa produk NanoFit memiliki prospek yang menjanjikan untuk dikembangkan secara komersial dalam pasar minuman kesehatan berbasis herbal.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DETEKSI MOLEKULER PADA TENAGA KESEHATAN MENGGUNAKAN METODE SEMINAR ONLINE Prayekti, Endah; Wulandari, Devyana Dyah; Andini, Ary; Nugraha, Gilang; Hermawati, Septina Isro’; Maghfuroh, Qonita Iklila; Mukarramah, Imraatul; Rahmawati, Lili Susan; Fauziah, Luqiana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37610

Abstract

Perkembangan teknologi biologi molekuler menjadi sebuah terobosan baru untuk mendeteksi sumber infeksi sehingga dapat membantu dalam proses diagnosis. Metode biologi molekuler mempunyai beberapa keunggulan diantaranya lebih sensitif, lebih spesifik, dan lebih cepat. Kelemahan yang harus dihadapai dari perubahan metoode deteksi ini adalah peningkatan kemampuan tenaga Kesehatan yang bergerak dibidang tersebut untuk mempermudah penguasaan teknologi. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tenaga Kesehatan dalam diagnostic molekuler. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan adalah menggunakan seminar secara daring menggunakan platform zoom. Sasaran kegiatan adalah tenaga Kesehatan yang berkecimpung dilaboratorium pemeriksaan Kesehatan. Pengukuran keberhasilan kegiatan dilihat dengan hasil peserta dalam menjawab post test dan dinyatakan lulus pada laman Plataran Sehat. Peserta yang mengikuti kegiatan adalah sebanyak 185 orang, dan 157 orang dinyatakan lulus, 5 orang dinyatakan tidak lulus. Berdasarkan hasil kegiatan ini dapat disimpulkan kegiatan yang dilakukan secara online berhasil meningkatkan pengetahuan peserta
PELATIHAN PRAKTIS POCT: DETEKSI DINI HB DAN GLUKOSA DARAH UNTUK REMAJA SEHAT Edjianto, Soebagijo Poegoeh; Andini, Ary; Santoso, Andreas Putro Ragil; Nugraha, Gilang; Asror, Anita Rizki Rahmawati; Wijanarko, Robert Aditya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.42626

Abstract

Di Indonesia, kasus anemia dan diabetes melitus masih mendapat perhatian tinggi terutama kesehatan bagi remaja. Anemia berkaitan erat dengan kadar Hb dalam darah, sementara diabetes melitus berkaitan dengan kadar glukosa darah. Salah satu pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan metode Point of Care Testing (POCT), yang dapat dilaksanakan di luar laboratorium, menggunakan peralatan portabel yang dekat dengan pasien untuk mendapatkan hasil secara cepat dan mengidentifikasi kadar hemoglobin (Hb) serta glukosa. Salah satu upaya untuk memberikan edukasi tentang penggunaan POCT bagi remaja khususnya dilakukan di SMK Muhammadiyah 1 Pandaan, dengan tujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan dan cara menggunakan alat POCT untuk pencegahan penyakit. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada Rabu, 24 Juli 2024, di Aula SMK Mutu Pandaan, diikuti oleh 47 siswa dari jurusan Teknik Laboratorium Medik, Asisten Keperawatan, dan Farmasi Klinis dan Komunitas. Kegiatan ini terdiri dari dua tahap: penyuluhan dan pelatihan/praktek penggunaan POCT secara langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa terkait pemeriksaan Hemoglobin (Hb) dan Glukosa menggunakan POCT mencapai rata-rata 85,10, menandakan keberhasilan penyuluhan. Pelatihan diikuti oleh tujuh peserta, di mana dukungan dari dosen dan mahasiswa Analis Kesehatan mendapat penilaian sangat membantu (71,4%) dan tingkat kepuasan peserta mencapai 100%.
Co-Authors Ainiyah, Siti Dzurrotul Aisyah . Akhmad, Nur Faradila Alfri Danti Izky Oktavia Andreas Putro Ragil Santoso, Andreas Putro Ragil Angggraini, Rahayu Anggriyani, Rinda Anita Anita Anita Anita Anita Ardyarini Dyah Savitri Arsya Tazkiya Asror, Anita Rizki Rahmawati Atika Nur Laila Awwalia, Evy Sylvia Brina Thursina Dibiasi Budiarti, Rizqi Putri Nourma Chilyatuz Zahroh Devita Rahma Putri Deviyani, Dira Devyana Dyah Wulandari Edjianto, Soebagijo Poegoeh Endah Budi Permana Putri Endah Prayekti Endang Sulistiyani Ersalina Nidianti Evi Sylvia Awwalia Evy Sylvia Awwalia Fadillah Triasmoro Fadlillah Triasmoro Iskandar Fakurazi, Sharida Farah Nuriannisa Fauziah, Luqiana Fitria Agustina Gilang Nugraha Halimah Prisilia Hamiduumajid Ballihg Ballihgoo Hana Murni Kartika Sari Handayani Handayani Hermawati, Septina Isro’ Hidayat, Muhammad Taufiq Husein Firdaus Ibrahim Dwi Waluyo Putra Ima Kurniastuti Imratul Mukarramah Indah Lestari Indah Lestri Indah Nur Kamaliyah Irda Puspita Kamariyah, ST. Kardina, Rizki Nurmalya Khamida Khamida Khiliah Navis Khusnah, Hidayatul Kifli, Nurolaini Lili Susan Rahmawati Maghfuroh, Qonita Iklila Mardhotillah, Rachma Rizqina Marinda Dwi Puspitarini Mega Silvia Anggraini Sukri Moch Samsul Arifin Mohammad Nasir Mufarikoh, Zainatul Muhamad Damar Baskara Muhammad Afwan Romdloni Muhammad Raffli Muhammad Taufiq Hidayat Mukarramah, Imraatul Nathalya Dwi Kartika Sari Navis, Khiliah Nerisafitra, Paramitha Nila Qurrotul A’yun Nur Hamidah Paramitha Nerisafitra Prayekti, Endah Puspitasari, Adela Puspitasari, Renny Novi Rahayu Anggraini Rahmawati Fitri Awalia Rahmawati, Lili Susan Ratna Sofaria Munir Retno Diah Putri Ekayanti Rhomadhoni , Muslikha Nourma Riyan Sisiawan Putra Rizki Amalia Rizki Nurmalya Kardina Rizki Nurmalya Kardina Rohmah, Wardah Rukman, Nia Kurniaty Salimi, Syafrina Maulidyatus Salman Firmansyah Satya Nugraha Wirayudha Siska Wulandari, Siska Siti Dzurrotul Ainiyah Siti Husnul Khotimah Siti Nur Aniza Sofaria Munir, Ratna Soleha, Umdatus Sri Hartatik Suryandaru, Suryandaru Syafiuddin, Achmad Thomas Sumarsono Thomas Sumarsono Wandara Sekar Ayu Pramesti Wideistianti, Annisa Pricilya Widya Novita Sari Widya Novitasari Wijanarko, Robert Aditya Wulandari, Deyana Dyah Yauwan Tobing Lukiyono Zain, R.A Wafiqah Aulia Zainatul Mufarikoh