Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI HIDUP SEHAT DENGAN MENJAGA FUNGSI GINJAL DAN CEGAH CHORIONIC KIDNEY DISEASE PADA REMAJA Resmi Pangaribuan; Almina Rospitaria Tarigan; Elis Anggeria; Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i2.4046

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah salah satu masalah kesehatan serius yang dapat muncul pada anak-anak dan orang dewasa. Kebiasaan hidup yang tidak sehat, kurangnya kebersihan diri, konsumsi makanan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu faktor risiko utamanya. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang hidup sehat dengan menjaga fungsi ginjal dan cegah chorionic kidney disease. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok. Ada 26 siswa mengikuti kegiatan dengan baik. Siswa mengetahui cara pemelihaaraan ginjal yang sehat. Sebelum edukasi, tes dilakukan sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan. Remaja SMP sangat antusias dengan kegiatan pendidikan yang diberikan oleh penyuluh. Pengetahuan remaja tentang hidup sehat setelah dilakukan dengan media kertas meningkat dengan hasil pengetahuan cukup 27% dan pengetahuan baik 73%. Hasil kegiatan ini disimpulkan bahwa edukasi merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang hidup sehat dengan menjaga fungsi ginjal dan cegah chorionic kidney disease
Sosialisasi Pelaksanaan Discharge Planning Pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSU. Royal Prima Br Ginting, Liani; Rahmi, Intan Mutia; Anggeria, Elis; Hutomo, Rizky Aditya; Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discharge Planning dilaksanakan dengan menitikberatkan pada keinginan dan kebutuhan pasien. Perawat memiliki andil yang cukup besar dalam keberhasilan discharge planning. Discharge planning bertujuan untuk memperpendek jumlah hari rawatan, mencegah risiko kekambuhan, meningkatkan perkembangan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan beban perawatan pada keluarga. Oleh karena itu diharapkan kepada perawat untuk melaksanakan semua proses pelaksanaan discharge planning secara komprehensif mulai dari seleksi pasien, pengkajian, intervensi, hingga implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan sosialisasi kepada perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf, dengan harapan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan discharge planning yang efektif dan tepat sasaran. Sasaran kegiatan ini yaitu perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf sebanyak 40 peserta. Terjadi pengingkatan pengetahuan dengan skor post-test sebesar rata-rata 52% dibandingkan pre-test. Peserta merasa terbantu dan lebih percaya diri dalam melakukan persiapan discharge planning kepada pasien dan keluarga pasien
THE EFFECT OF SLEEP HYGIENE ON INSOMNIA IN DIABETES MELLITUS PATIENTS AT ROYAL PRIMA HOSPITAL MEDAN 2024 Tarigan, Putri Karina; Manggalika, Widya Santi; Halawa, Wirna Wati; Zega, Selvi Sri Ica Purwasih; Samosir, Andros Christopher; Anggeria, Elis
Nurse and Holistic Care Vol. 5 No. 1 (2025): Nurse and Holistic Care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/nhc.v5i1.7167

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycaemia due to abnormalities in insulin secretion, insulin action, or both. Insomnia is a common complication among DM patients and may worsen their overall condition. Objective: This study aimed to examine the effect of sleep hygiene on insomnia in 36 patients with diabetes mellitus at RSU Royal Prima Medan in 2024. Methods: A quasi-experimental one-group pre-test post-test design was employed. A total of 36 DM patients were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: Before the intervention, 77.8% of patients experienced severe clinical insomnia. Following the sleep hygiene intervention, 97.2% of patients reported moderate insomnia, indicating a significant reduction in severity (p < 0.05). Conclusions: Sleep hygiene intervention significantly reduced insomnia levels in patients with diabetes mellitus. However, the study was limited by its small sample size and single-site setting, which may affect the generalizability of the results. Further research involving larger, multicenter samples is recommended.
The Relationship Between Providing Diabetes Mellitus Education and Stress Levels in Diabetes Mellitus Patients Gulo, Agnes; Manullang, Anggi Sita Br; Sihombing, Lisca Elisabeth; Anggeria, Elis
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i2.7479

Abstract

Diabetes is a metabolically complex disorder characterized by chronic hyperglycemia caused by abnormalities in insulin production and function. Diabetes is classified into type 1 and type 2. Type 1 diabetes is triggered by an autoimmune process that damages pancreatic beta cells, whereas type 2 diabetes is characterized by insulin resistance. The purpose of this study was to identify the relationship between diabetes mellitus education and stress levels among patients with diabetes mellitus at UPT Puskesmas Sei Agul. This research employed a correlational design with a descriptive approach, using a cross-sectional method to examine the relationship between two variables: the independent variable and the dependent variable. The sampling technique used was total sampling, involving 50 respondents. The results showed a significant relationship between the provision of education and stress levels among respondents. Specifically, 10.0% of respondents with poor education experienced severe stress, while in the good education category, 78.0% experienced mild stress and 12.0% experienced moderate stress, with no cases of severe stress. Statistical analysis revealed a p-value of 0.001, indicating that the level of education significantly influences respondents’ stress levels. In conclusion, there is a significant relationship between education and stress levels, suggesting that effective counseling and education play an important role in reducing stress among patients.
Aktivitas fisik dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis: A literature review Pangaribuan, Resmi; Tarigan, Almina Rospitaria; Anggeria, Elis; Girsang, Ermi; Gea, Saharman
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1315

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) is a condition in which kidney function gradually declines or is even lost completely. This decline in kidney function can lead to fluid and metabolic waste accumulation in the body, which, if not properly managed, can progress to end-stage kidney failure, requiring renal replacement therapy in the form of dialysis or a kidney transplant. For patients with chronic kidney disease (CKD), the presence of caregivers and family members is the most important source of support. Purpose: To determine the physical and psychological impact of CKD on patients undergoing hemodialysis. Method: This literature review utilized databases such as PubMed, Google Scholar, and Science Direct and included articles published between 2020 and 2024. Inclusion criteria included studies discussing physical activity, quality of life, and psychological aspects in CKD patients undergoing hemodialysis. Studies not available in English or Indonesian, as well as studies not relevant to the topic, were assessed in this review. The search yielded 14 articles, which were selected through keyword selection. Results: Physical activity is an important treatment and prevention measure for chronic kidney disease. The concept of "exercise as medicine" emphasizes that exercise not only helps improve physical function and muscle strength but also provides positive benefits in slowing the progression of chronic diseases. Conclusion: Physical activity such as aerobic exercise, resistance training, and other light exercise can reduce levels of depression and anxiety, improve sleep quality, and enhance perceived quality of life. Suggestion: More longitudinal studies and randomized controlled trials (RCTs) are needed in Indonesia or other developing countries to assess the effectiveness of physical activity-based programs on the psychological aspects of CKD patients.   Keywords: Chronic Kidney Disease; Hemodialysis; Psychological; Physical Activity.   Pendahuluan: Gagal ginjal kronis adalah suatu kondisi ketika fungsi ginjal secara bertahap menurun atau bahkan hilang sepenuhnya. Turunnya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan dan sisa metabolisme dalam tubuh yang apabila tidak ditangani dengan baik akan berkembang menjadi gagal ginjal stadium akhir, membutuhkan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Bagi pasien gagal ginjal kronis, kehadiran perawat dan keluarga merupakan sumber dukungan yang paling utama. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas fisik  dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian literature review menggunakan database dari pubmed, google scholar dan science direct, artikel diterbitkan antara 2020-2024. Kriteria inklusi yang digunakan mencakup studi yang membahas aktivitas fisik, kualitas hidup, dan aspek psikologis pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Studi yang tidak tersedia dalam bahasa Inggris atau Indonesia, serta yang tidak relevan dengan topik, dikecualikan dari review ini. Pencarian yang diperoleh dari seleksi penilaian dan kata kunci sebanyak 14 artikel. Hasil: Aktivitas fisik merupakan pengobatan dan tindakan pencegahan yang penting untuk penyakit. Konsep “olahraga sebagai obat” menekankan bahwa olahraga tidak hanya membantu meningkatkan fungsi fisik dan kekuatan otot, tetapi juga memberikan manfaat positif untuk memperlambat perkembangan penyakit kronis. Simpulan: Aktivitas fisik seperti latihan aerobik, resistensi, dan latihan ringan lainnya mampu menurunkan tingkat depresi dan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur serta persepsi kualitas hidup. Saran: Diperlukan lebih banyak studi longitudinal dan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di Indonesia atau negara berkembang lainnya untuk menilai efektivitas program berbasis aktivitas fisik pada aspek psikologis pasien CKD.   Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Chronic Kidney Disease; Hemodialisis; Psikologis.
Sosialisasi Pelaksanaan Discharge Planning Pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSU. Royal Prima Br Ginting, Liani; Rahmi, Intan Mutia; Anggeria, Elis; Hutomo, Rizky Aditya; Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discharge Planning dilaksanakan dengan menitikberatkan pada keinginan dan kebutuhan pasien. Perawat memiliki andil yang cukup besar dalam keberhasilan discharge planning. Discharge planning bertujuan untuk memperpendek jumlah hari rawatan, mencegah risiko kekambuhan, meningkatkan perkembangan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan beban perawatan pada keluarga. Oleh karena itu diharapkan kepada perawat untuk melaksanakan semua proses pelaksanaan discharge planning secara komprehensif mulai dari seleksi pasien, pengkajian, intervensi, hingga implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan sosialisasi kepada perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf, dengan harapan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan discharge planning yang efektif dan tepat sasaran. Sasaran kegiatan ini yaitu perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf sebanyak 40 peserta. Terjadi pengingkatan pengetahuan dengan skor post-test sebesar rata-rata 52% dibandingkan pre-test. Peserta merasa terbantu dan lebih percaya diri dalam melakukan persiapan discharge planning kepada pasien dan keluarga pasien
PENGARUH PIJATAN PUNGGUNG TERHADAP PENURUNAN KELELAHAN FISIK PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS Halawa, Afeus; Anggeria, Elis; Ferdiansyah Sitopu, Robin; Mutiara Sari Tarigan, Yolanda; Novita, Elsa; Halawa, Erniyanti
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan (SIKONTAN) Vol. 1 No. 3 (2023): Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikontan.v1i3.619

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang diakibat oleh kerusakan jaringan ginjal yang berlangsung lama. Pasien gagal ginjal kronis mengalami kelelahan. Salah satu manajemen kelelahan fisik non farmakologis dapat dilakukan dengan pemijatan punggung. Pijatan merupakan teknik memberikan tindakan pijat pada punggung dengan usapan secara perlahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijatan punggung terhadap penurunan kelelahan fisik pada pasien gagal ginjal kronis. Metode penelitian menggunakan desain quasi exprimen. Populasi dalam penelitian ini seluruh yaitu gagal ginjal kronis, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling berjumlah 25 orang. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pijatan punggung terhadap penurunan kelelahan fisik pada pasien gagal ginjal kronis di Rumah Sakit Royal Prima Medan dengan p value 0,000 < 0,05. Disarankan kepada manajemen rumah sakit agar menyarankan keluarga pasien untuk melakukan tindakan pijat punggung secara mandiri.
Effectiveness of Moringa oleifera Leaves for Wound Healing: Systematic review Anggeria, Elis; Ginting, Chrismis Novalinda; Nababan, Tiarnida
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v7i1.4846

Abstract

Moringa leaves are a rich source of protein, minerals and fiber. This extract has the potential to be used as an antioxidant, anticancer, anti-inflammatory, antidiabetic and antimicrobial. This systematic review was designed to effectiveness of Moringa Oleifera Leaves for wound healing. Databases were searched for relevant studies: ProQuest, ScienceDirect, Pubmed, Springer Link, and EBSCO to study screening tools used to identify effectiveness of Moringa Oleifera Leaves for wound healing that were published within 2018-2023. Information about study objectives, method, population characteristics, statistical techniques, main findings, and region. Research data analysis was assessed using the ANOVA statistical test. Data from identified studies were analyzed based on objectives, study design, and outcomes. Records identified from: databases (n = 1,375), screened records (n = 1,344), reports searched for retrieval (n = 25), reports assessed for eligibility (n = 17), studies included in the review (n = 9) full text articles in the systematic review. Eligibility of the 9 articles was based on key findings that had been carefully selected to meet the study inclusion criteria. Research with a systematic review of the effectiveness of Moringa leaves for wound healing is very important to provide additional information for patients with acute and chronic wounds who are treated at home or in hospital.
Hubungan pemberian discharge planning dengan psikososial pada pasien diabetes melitus Lombu, Meirini Citrahati; Anggeria, Elis; Muliani, Sulis; Depari, Srika Julia Trikana Br S.; Laily, Eka Isranil; Hutabarat, Rini Elvira
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 7 No. 2 (2023): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v7i2.3899

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) akibat peradangan pada reseptor insulin, atau keduanya. Gangguan piskososial dapat diakibatkan oleh diabetes melitus, dan piskososial dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis yang memerlukan intervensi dalam penanganan masalah kesehatan jiwa. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara discharge planning dengan psikososial pada pasien diabetes melitus. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah penderita diabetes melitus terhadap discharge planning sebanyak 42 orang. Teknik pengambilan sampel dengan cara sampling jenuh, maka jumlah sampel sebanyak 42 orang. Analisa data univariat menganalisis data demografi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Analisa brivariat dilakukan dengan uji Spearman’s rho. Instrumen untuk penilaian pelaksanaan psikososial pada pasien diabetes melitus ini menggunakan metode Diabetes Distress Scale-17 (DDS-17). Hasil penelitian ini mendapatkan mayoritas responden dalam penelitian ini berusia 51-65 tahun, berkerja sebagai wiraswasta, dan pendidikan SMA. Berdasarkan hasil analisa data diperoleh p-value 0,077. Hal ini menunjukkan adanya hubungan antara discharge planning dengan psikososial bagi penderita diabetes melitus.
PERAN KELUARGA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ANGGOTA KELUARGA DENGAN STROKE Halawa, Afeus; Anggeria, Elis; Rahmi, Intan Mutia; Debora, Trionyta; Hutabarat, Rini Elvira
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 8 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v8i2.5370

Abstract

Peran keluarga memiliki fungsi untuk menjaga serta memelihara kesehatan bagi keluarga yang menderita suatu penyakit, termasuk pada pasien stroke. Keluarga dapat menjalankan sebuah peran dalam pemenuhan kebutuhan pasien stroke, selama masa pemulihan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran keluarga dalam pemenuhan kebutuhan keluarga dengan stroke. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui lembar kuesioner. Analisis menggunakan analisis univariat, tidak bersekolah dan, tidak kerja. Peran keluarga dalam pemenuhan kebutuhan pada pasien stroke sebagian besar kurang baik.
Co-Authors Adrianis Telaumbanua, Rina Afeus Halawa Agnes Gulo Agnes Gulo Agus Rahmat Yanto Buaya Agustina Sihombing Ajeng Fatikasari Alfando Tuju Allowda Helena Roselyn Zebua Almina Rospitaria Tarigan Almina Rospitaria Tarigan Angelina, Clarita Anggi Sita Br Manullang Ardin Ndruru Aulia Razi Maulana Berutu, Suryani Betty Maria Manalu Br Ginting, Liani Brahmana, Elkana Pramujaya Brigity Sephanie Cindy Faulina Silaban Daeli, Vesty Aprilian Debi Novita Siregar Debora, Trionyta Depari, Srika Julia Trikana Br S. Desi Ratna Sari Sihotang Desman Hosada Halawa Devi Ardila Devi Ernija, Fira Dewi Qurniawati Dhea Amalia Dwi Sinta Larasati Elen Madala Handayani Ndruru Elkana Pramujaya Brahmana Elsa Romaito Sianturi Elysabeth Christina Maranatha Samosir Eny Patonah Erman Syukur Laowa Ermi Girsang Ernita Simamora Eva Latifah Nurhayati Evalatifah Nurhayati Ezra Inawati Barus Fajaruddin Nasution Faridnasra Faridnasra Fatemaluo, Ferianus Ferdiansyah Sitopu, Robin Ferianus Fatemaluo Fika Erfin Rawati Gulo Fira Devi Ernija Fitri Kristianis Zalukhu Gerri Anastasya Simamora Ginting, Chrismis Novalinda Girsang, Ermi Gowasa, Honorius Gulo, Legisnaria Halawa , Lira Virna Halawa, Erniyanti Halawa, Wirna Wati Harpenta Halawa Harpenta Halawa, Mardan Darman Hasrat Ndruru Helena Sanofa Hendrik Berkat Nurmansari Zebua Heru Bambang Triono Hesti Pramudya Wardani Maha Hesti Wulansari Honorius Gowasa Hutabarat, Rini Elvira Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung Hutomo, Rizky Aditya Imelda Putri Rahayu Iqbal Maidira Darmansyah Irfan Ramadhan Sagala Jamaluddin Jamaluddin Juniatulo Tafonao Karmila Br. Kaban Karolina Dhuka Kemala Sari Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea Krisman Harapan Ziliwu Kristin Mei Sara Zebua Kristina L Silalahi Kristina L Silalahi Laily, Eka Isranil Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Lase, Hestin Damaris Laura Adelina Br Sebayang Legisnaria Gulo Lenni Krisdayanti Nababan Leo Nardo Dicaprio Lase Lira Virna Halawa Lisca Elisabeth Sihombing Lombu, Meirini Citrahati Luce Yulpina Silaban Lumbantoruan, Marlina Manggalika, Widya Santi Manullang, Anggi Sita Br Mardan Darman Maria Maria Maria Maria Marnesry Rahmat Kristin Laoly Mawaddah, Putri Meiman Berkat Bawamenewi Mesy Gultom Mhd Luthfi Rifai Muliani, Sulis Mutiara Sari Tarigan, Yolanda Netti Vera Simanjuntak Novita, Elsa Nurhabibi Berutu Otomosi Hulu Parida Hanum Patimah Sari Siregar Priscillia Margaretta Hutagaol Putri Mawaddah Putri Nidar Zega Rahmaini Fitri Harahap Rahmi, Intan Mutia Ramanisah Sahputri Sigalingging Rani Risa O. Siagian Resmi Pangaribuan Restueli Waruwu Rina Adrianis Telaumbanua Riswanto Ronatama Paulina Rostina Rostina Rostina Rotua Lenawati Tindaon Rut Karina Br Sembiring Saharman Gea Samosir, Andros Christopher Saruza, nn Sebayang , Laura Adelina Br Selina Br Giawa Septiana Maryani Enjelita Simangunsong Shayla Octaviana Salsabilla Sianturi, Elsa Romaito Sihombing, Agustina Sihombing, Lisca Elisabeth Sihotang, Desi Ratna Sari Silalahi, Kristina L Silitonga, Martha Sinar Kristina Telaumbanua Siska Br Sitepu Siska Ndruru Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sofia A. Simanullang Subki Ramadhan Sunarti Sunarti Supriyadi Supriyadi Susanna Syukria Syukria Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Putri Karina Theresia Marito Siregar Theresia Megawati. H.G. Putri Tiarnida Nababan Tindaon, Rotua Lenawati Triono, Heru Bambang Venty Putri Kristari Larosa Verawaty Fitrinelda Silaban Vesty Aprilian Daeli Wanda Bagus Pratama Waruwu, Restueli Winarti Yasman Suasono Buulolo Yitro Dakhi Yosni Yohana Sipayung Zega, Putri Nidar Zega, Selvi Sri Ica Purwasih