Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF BENSON'S RELAXATION TECHNIQUE ON PATTERNS SLEEP OF DIABETES MELLITUS PATIENTS Devi Ernija, Fira; Adrianis Telaumbanua, Rina; Mawaddah, Putri; Anggeria, Elis
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1667

Abstract

Health problems such as metabolic disorders, which cause osmotic diuresis and dehydration, are experienced by diabetes mellitus patients, with manifestations of nocturia, as well as stress and anxiety disorders that result in reduced sleep quality. This can influence the management of diabetes mellitus treatment to be less than optimal. The aim of this study was to determine the effect of Benson relaxation on sleep patterns in diabetes mellitus patients. The type of research used is a quasi experiment with a pre and post test design without control group, which means that this research design does not have a comparison group. The population in this study were 74 patients diagnosed with diabetes mellitus which resulted in sleep pattern disturbances at RSU Royal Prima Medan during the last month. The sample in this study was 62 people using purposive sampling. Data collection in research uses instruments in the form of observation sheets. Research data analysis was univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon rank test. The results of the study explaining the sleep patterns of diabetes mellitus patients before using the Benson relaxation technique showed that the majority of respondents' sleep patterns were poor, 43 people (69.4%), the sleep patterns of diabetes mellitus patients after using the Benson relaxation technique, it was found that the majority of respondents' sleep patterns were good, 32 people. (51.6%), and there was an influence of the Benson relaxation technique on improving sleep patterns in diabetes mellitus patients (p= 0.048). The conclusion of this research is that there is an influence of the Benson relaxation technique on improving the sleep patterns of diabetes mellitus patients at RSU Royal Prima Medan.
The Effectiveness of the Use of Acupressure Therapy on Reducing the Pain Scale of Gout Arthritis in the Elderly at the Guna Budi Bakti Foundation Nursing Home Krisman Harapan Ziliwu; Fitri Kristianis Zalukhu; Mhd Luthfi Rifai; Desman Hosada Halawa; Mesy Gultom; Elis Anggeria
STRADA : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2021): May
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/sjik.v10i1.784

Abstract

This study was conducted to determine the effectiveness of the use of acupressure therapy on the scale of arthritis gout pain in the elderly. This study used a quantitative method with a quasi-experimental design with one group pre-test post-test design. The population is all elderly respondents with gout arthritis. Sampling using saturated sampling. Bivariate analysis is using the Wilcoxon test. The results showed that the majority aged 60-69 years were female. The results of the data before the intervention were that the majority of severe pain, and after the intervention, the majority of mild pain. Based on the effectiveness of the use of acupressure therapy interventions given to elderly people with gouty arthritis pain, the sig (2-tailed) value was 0.00, meaning that there was a difference in pain before and after acupressure therapy.
Pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 Elysabeth Christina Maranatha Samosir; Betty Maria Manalu; Elis Anggeria
Jurnal Keperawatan Vol 19 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKES Insan Cendekia Medika Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35874/jkp.v19i1.836

Abstract

Pandemi COVID-19 tidak hanya mengancam kesehatan fisik bagi penderitanya, hal ini juga berdampak buruk bagi kesehatan psikologis, dan dapat menimbulkan stres psikososial bagi keluarga pasien. Cara untuk menangani stres psikososial yaitu dengan terapi relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini menggunakan quasi-experiment melalui pendekatan one group pre-test dan post-test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 orang keluarga pasien COVID-19.Teknik pengambilan sampel dengan Accidental Sampling, dan sampel yang didapat sebanyak 30 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisa data univariat dalam tabel distribusi frekuensi. Uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov Smirnov. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian sebelum dilakukan pemberian terapi relaksasi otot progresif keluarga pasien mayoritas mengalami stres berat sebanyak 50% dan setelah dilakukannya pemberian terapi terjadi peningkatan stres dari 50% menjadi 83%. Perbedaan sebelum dan sesudah dilakukannya pemberian terapi relaksasi otot progresif didapatkan nilai p-value = 0,003, maka Ho ditolak. Kesimpulan didapatkan ada perbedaan stres psikososial keluarga pasien COVID-19 sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi otot progresif. Hasil menunjukkan tidak ada pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap stres psikososial keluarga pasien COVID-19 karena terjadi peningkatan stres. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaharui stres psikososial pasien.
EDUKASI HIDUP SEHAT DENGAN MENJAGA FUNGSI GINJAL DAN CEGAH CHORIONIC KIDNEY DISEASE PADA REMAJA Resmi Pangaribuan; Almina Rospitaria Tarigan; Elis Anggeria; Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v8i2.4046

Abstract

Gagal ginjal kronik adalah salah satu masalah kesehatan serius yang dapat muncul pada anak-anak dan orang dewasa. Kebiasaan hidup yang tidak sehat, kurangnya kebersihan diri, konsumsi makanan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik adalah salah satu faktor risiko utamanya. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman remaja tentang hidup sehat dengan menjaga fungsi ginjal dan cegah chorionic kidney disease. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok. Ada 26 siswa mengikuti kegiatan dengan baik. Siswa mengetahui cara pemelihaaraan ginjal yang sehat. Sebelum edukasi, tes dilakukan sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan. Remaja SMP sangat antusias dengan kegiatan pendidikan yang diberikan oleh penyuluh. Pengetahuan remaja tentang hidup sehat setelah dilakukan dengan media kertas meningkat dengan hasil pengetahuan cukup 27% dan pengetahuan baik 73%. Hasil kegiatan ini disimpulkan bahwa edukasi merupakan intervensi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang hidup sehat dengan menjaga fungsi ginjal dan cegah chorionic kidney disease
Sosialisasi Pelaksanaan Discharge Planning Pada Perawat di Ruang Rawat Inap RSU. Royal Prima Br Ginting, Liani; Rahmi, Intan Mutia; Anggeria, Elis; Hutomo, Rizky Aditya; Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discharge Planning dilaksanakan dengan menitikberatkan pada keinginan dan kebutuhan pasien. Perawat memiliki andil yang cukup besar dalam keberhasilan discharge planning. Discharge planning bertujuan untuk memperpendek jumlah hari rawatan, mencegah risiko kekambuhan, meningkatkan perkembangan kondisi kesehatan pasien dan menurunkan beban perawatan pada keluarga. Oleh karena itu diharapkan kepada perawat untuk melaksanakan semua proses pelaksanaan discharge planning secara komprehensif mulai dari seleksi pasien, pengkajian, intervensi, hingga implementasi dan evaluasi. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, dilakukan sosialisasi kepada perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf, dengan harapan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam melaksanakan discharge planning yang efektif dan tepat sasaran. Sasaran kegiatan ini yaitu perawat yang bekerja di ruang rawat inap bedah saraf sebanyak 40 peserta. Terjadi pengingkatan pengetahuan dengan skor post-test sebesar rata-rata 52% dibandingkan pre-test. Peserta merasa terbantu dan lebih percaya diri dalam melakukan persiapan discharge planning kepada pasien dan keluarga pasien
Edukasi Kesehatan dan Manajemen Risiko Pada Pasien Hipertensi Evalatifah Nurhayati; Elis Anggeria; Tiarnida Nababan; Sunarti; Patimah Sari Siregar; Dedek Sucahyo; Lisnawati Lubis
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v4i1.115

Abstract

Meskipun edukasi dan pengelolaan hipertensi telah banyak dibahas dalam berbagai program kesehatan, masih terdapat kesenjangan dalam penerapan langsung edukasi perilaku di tingkat komunitas, khususnya terkait pemahaman pasien mengenai pengetahuan, sikap, dan tindakan mereka terhadap kondisi ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperkuat manajemen perilaku penderita hipertensi di Puskesmas Glugur Darat. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode sosialisasi dan diskusi terhadap pasien hipertensi yang terdaftar di puskesmas. Tim Peneliti mengumpulkan pasien penderita hipertensi di puskesmas glugur darat, kemudian melakukan penuyuluhan secara langsung serta memberikan leaflet tentang manajemen perilaku penderita hipertensi, selanjutnya Tim memberikan kesempatan kepada pasien untuk bertanya. Hasil pengabdian menunjukkan adanya variasi tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan pasien dalam mengelola hipertensi. Simpulan dari pengabdian ini bahwa perlunya program komprehensif yang berfokus pada peningkatan KAP pasien untuk manajemen hipertensi yang efektif di Puskesmas Glugur Darat.
THE EFFECT OF SLEEP HYGIENE ON INSOMNIA IN DIABETES MELLITUS PATIENTS AT ROYAL PRIMA HOSPITAL MEDAN 2024 Tarigan, Putri Karina; Manggalika, Widya Santi; Halawa, Wirna Wati; Zega, Selvi Sri Ica Purwasih; Samosir, Andros Christopher; Anggeria, Elis
Nurse and Holistic Care Vol. 5 No. 1 (2025): Nurse and Holistic Care
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/nhc.v5i1.7167

Abstract

Introduction: Diabetes mellitus (DM) is a metabolic disorder characterized by hyperglycaemia due to abnormalities in insulin secretion, insulin action, or both. Insomnia is a common complication among DM patients and may worsen their overall condition. Objective: This study aimed to examine the effect of sleep hygiene on insomnia in 36 patients with diabetes mellitus at RSU Royal Prima Medan in 2024. Methods: A quasi-experimental one-group pre-test post-test design was employed. A total of 36 DM patients were selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: Before the intervention, 77.8% of patients experienced severe clinical insomnia. Following the sleep hygiene intervention, 97.2% of patients reported moderate insomnia, indicating a significant reduction in severity (p < 0.05). Conclusions: Sleep hygiene intervention significantly reduced insomnia levels in patients with diabetes mellitus. However, the study was limited by its small sample size and single-site setting, which may affect the generalizability of the results. Further research involving larger, multicenter samples is recommended.
The Relationship Between Providing Diabetes Mellitus Education and Stress Levels in Diabetes Mellitus Patients Gulo, Agnes; Manullang, Anggi Sita Br; Sihombing, Lisca Elisabeth; Anggeria, Elis
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i2.7479

Abstract

Diabetes is a metabolically complex disorder characterized by chronic hyperglycemia caused by abnormalities in insulin production and function. Diabetes is classified into type 1 and type 2. Type 1 diabetes is triggered by an autoimmune process that damages pancreatic beta cells, whereas type 2 diabetes is characterized by insulin resistance. The purpose of this study was to identify the relationship between diabetes mellitus education and stress levels among patients with diabetes mellitus at UPT Puskesmas Sei Agul. This research employed a correlational design with a descriptive approach, using a cross-sectional method to examine the relationship between two variables: the independent variable and the dependent variable. The sampling technique used was total sampling, involving 50 respondents. The results showed a significant relationship between the provision of education and stress levels among respondents. Specifically, 10.0% of respondents with poor education experienced severe stress, while in the good education category, 78.0% experienced mild stress and 12.0% experienced moderate stress, with no cases of severe stress. Statistical analysis revealed a p-value of 0.001, indicating that the level of education significantly influences respondents’ stress levels. In conclusion, there is a significant relationship between education and stress levels, suggesting that effective counseling and education play an important role in reducing stress among patients.
Aktivitas fisik dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis: A literature review Pangaribuan, Resmi; Tarigan, Almina Rospitaria; Anggeria, Elis; Girsang, Ermi; Gea, Saharman
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 7 (2025): Volume 19 Nomor 7
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i7.1315

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) is a condition in which kidney function gradually declines or is even lost completely. This decline in kidney function can lead to fluid and metabolic waste accumulation in the body, which, if not properly managed, can progress to end-stage kidney failure, requiring renal replacement therapy in the form of dialysis or a kidney transplant. For patients with chronic kidney disease (CKD), the presence of caregivers and family members is the most important source of support. Purpose: To determine the physical and psychological impact of CKD on patients undergoing hemodialysis. Method: This literature review utilized databases such as PubMed, Google Scholar, and Science Direct and included articles published between 2020 and 2024. Inclusion criteria included studies discussing physical activity, quality of life, and psychological aspects in CKD patients undergoing hemodialysis. Studies not available in English or Indonesian, as well as studies not relevant to the topic, were assessed in this review. The search yielded 14 articles, which were selected through keyword selection. Results: Physical activity is an important treatment and prevention measure for chronic kidney disease. The concept of "exercise as medicine" emphasizes that exercise not only helps improve physical function and muscle strength but also provides positive benefits in slowing the progression of chronic diseases. Conclusion: Physical activity such as aerobic exercise, resistance training, and other light exercise can reduce levels of depression and anxiety, improve sleep quality, and enhance perceived quality of life. Suggestion: More longitudinal studies and randomized controlled trials (RCTs) are needed in Indonesia or other developing countries to assess the effectiveness of physical activity-based programs on the psychological aspects of CKD patients.   Keywords: Chronic Kidney Disease; Hemodialysis; Psychological; Physical Activity.   Pendahuluan: Gagal ginjal kronis adalah suatu kondisi ketika fungsi ginjal secara bertahap menurun atau bahkan hilang sepenuhnya. Turunnya fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukan cairan dan sisa metabolisme dalam tubuh yang apabila tidak ditangani dengan baik akan berkembang menjadi gagal ginjal stadium akhir, membutuhkan terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Bagi pasien gagal ginjal kronis, kehadiran perawat dan keluarga merupakan sumber dukungan yang paling utama. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas fisik  dan psikologis pada pasien chronic kidney disease yang menjalani hemodialisis. Metode: Penelitian literature review menggunakan database dari pubmed, google scholar dan science direct, artikel diterbitkan antara 2020-2024. Kriteria inklusi yang digunakan mencakup studi yang membahas aktivitas fisik, kualitas hidup, dan aspek psikologis pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis. Studi yang tidak tersedia dalam bahasa Inggris atau Indonesia, serta yang tidak relevan dengan topik, dikecualikan dari review ini. Pencarian yang diperoleh dari seleksi penilaian dan kata kunci sebanyak 14 artikel. Hasil: Aktivitas fisik merupakan pengobatan dan tindakan pencegahan yang penting untuk penyakit. Konsep “olahraga sebagai obat” menekankan bahwa olahraga tidak hanya membantu meningkatkan fungsi fisik dan kekuatan otot, tetapi juga memberikan manfaat positif untuk memperlambat perkembangan penyakit kronis. Simpulan: Aktivitas fisik seperti latihan aerobik, resistensi, dan latihan ringan lainnya mampu menurunkan tingkat depresi dan kecemasan, meningkatkan kualitas tidur serta persepsi kualitas hidup. Saran: Diperlukan lebih banyak studi longitudinal dan uji coba terkontrol secara acak (RCT) di Indonesia atau negara berkembang lainnya untuk menilai efektivitas program berbasis aktivitas fisik pada aspek psikologis pasien CKD.   Kata Kunci: Aktivitas Fisik; Chronic Kidney Disease; Hemodialisis; Psikologis.
Edukasi Mengenai Diare pada Anak Usia Sekolah di TK Nasrani 4 Medan Nababan, Tiarnida; Anggeria, Elis; Sianturi, Elsa Romaito; Sebayang , Laura Adelina Br; Halawa , Lira Virna; Gowasa, Honorius; Zega, Putri Nidar; Sihotang, Desi Ratna Sari
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitraprima.v6i2.5825

Abstract

Salah satu penyakit anak yang paling umum di dunia adalah diare, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan malnutrisi. Salah satu penyakit anak yang paling umum di negara berkembang seperti Indonesia adalah diare. Ini adalah hasil dari tingkat morbiditas dan mortalitas yang masih tinggi. Karena dehidrasi dan malnutrisi, diare menyebabkan kematian lebih cepat pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Empat faktor dapat menyebabkan diare menyebar dan menginfeksi anak: makanan (makanan), tinja (tinja), angin (udara), dan jari. Karena itu, cara terbaik untuk mencegah penyakit ini menyebar dan menular adalah dengan menghentikan rantai penularan. Mengonsumsi makanan ringan yang sehat di kantin sekolah adalah salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang harus diperhatikan pada anak-anak yang pergi ke sekolah. Ini karena berbagai makanan yang disediakan memiliki nutrisi yang cukup, aman untuk dimakan oleh anak-anak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan siswa. Makanan sekolah saat ini semakin beragam, dari yang tradisional hingga modern, sehingga dapat menarik siswa untuk makan jajanan sekolah. Akses ke makanan sekolah yang sehat dan tidak sehat mungkin memengaruhi pilihan jajanan anak-anak. Anak-anak biasanya membeli jajanan paling dekat dengannya.
Co-Authors Adrianis Telaumbanua, Rina Afeus Halawa Agnes Gulo Agus Rahmat Yanto Buaya Ajeng Fatikasari Almina Rospitaria Tarigan Angelina, Clarita Ardin Ndruru Berutu, Suryani Betty Maria Manalu Br Ginting, Liani Brahmana, Elkana Pramujaya Brigity Sephanie Buulolo, Yasman Suasono Cindy Faulina Silaban Daeli, Vesty Aprilian Dakhi, Yitro Debi Novita Siregar Debora, Trionyta Dedek Sucahyo Depari, Srika Julia Trikana Br S. Desman Hosada Halawa Devi Ardila Devi Ernija, Fira Dewi Qurniawati Dwi Sinta Larasati Elen Madala Handayani Ndruru Elysabeth Christina Maranatha Samosir Erman Syukur Laowa Eva Latifah Nurhayati Evalatifah Nurhayati Ezra Inawati Barus Fajaruddin Nasution Faridnasra Faridnasra Fatemaluo, Ferianus Ferdiansyah Sitopu, Robin Ferianus Fatemaluo Fira Devi Ernija Fitri Kristianis Zalukhu Giawa, Selina Br Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Liani Br Girsang, Ermi Gowasa, Honorius Gulo, Fika Erfin Rawati Gulo, Legisnaria Halawa , Lira Virna Halawa, Erniyanti Halawa, Wirna Wati Harpenta Halawa Harpenta Halawa, Mardan Darman Hasrat Ndruru Hendrik Berkat Nurmansari Zebua Hesti Pramudya Wardani Maha Hesti Wulansari Hutabarat, Rini Elvira Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung Hutomo, Rizky Aditya I Nyoman Ehrich Lister Iqbal Maidira Darmansyah Jamaluddin Jamaluddin Juniatulo Tafonao Karmila Br. Kaban Karolina Dhuka Kemala Sari Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea Krisman Harapan Ziliwu Kristin Mei Sara Zebua Kristina L Silalahi Laily, Eka Isranil Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Lase, Hestin Damaris Lenni Krisdayanti Nababan Leo Nardo Dicaprio Lase Lisnawati Lubis Lombu, Meirini Citrahati Luce Yulpina Silaban Lumbantoruan, Marlina Manggalika, Widya Santi Manullang, Anggi Sita Br Mardan Darman Maria Maria Maria Maria Mawaddah, Putri Meiman Berkat Bawamenewi Mesy Gultom Mhd Luthfi Rifai Muliani, Sulis Mutiara Sari Tarigan, Yolanda Nasution, Ali Napiah Netti Vera Simanjuntak Novita, Elsa Nurhabibi Berutu Nurhayati, Evalatifah Otomosi Hulu Parida Hanum Patimah Sari Siregar Pratama, Wanda Bagus Putri Mawaddah Rahmaini Fitri Harahap Rahmi, Intan Mutia Ramanisah Sahputri Sigalingging Resmi Pangaribuan Restueli Waruwu Rina Adrianis Telaumbanua Ronatama Paulina Rostina Rostina Rotua Lenawati Tindaon Rut Karina Br Sembiring Sagala, Irfan Ramadhan Saharman Gea Samosir, Andros Christopher Saruza, nn Sebayang , Laura Adelina Br Septiana Maryani Enjelita Simangunsong Shayla Octaviana Salsabilla Sianturi, Elsa Romaito Sihombing, Agustina Sihombing, Lisca Elisabeth Sihotang, Desi Ratna Sari Silalahi, Kristina L Silitonga, Martha Simamora, Ernita Sinar Kristina Telaumbanua Siregar, Theresia Marito Siska Br Sitepu Siska Ndruru Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sofia A. Simanullang Subki Ramadhan Sunarti Sunarti Sunarti Supriyadi Supriyadi Syukria Syukria Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Putri Karina Tiarnida Nababan Tindaon, Rotua Lenawati Triono, Heru Bambang Venty Putri Kristari Larosa Verawaty Fitrinelda Silaban Vesty Aprilian Daeli Waruwu, Restueli Yosni Yohana Sipayung Zebua, Allowda Helena Roselyn Zega, Putri Nidar Zega, Selvi Sri Ica Purwasih