Claim Missing Document
Check
Articles

The Influence of Organizational Climate and Leadership on Nurse Performance: A Narrative Review Siregar, Patimah Sari; Anggeria, Elis; Nababan, Tiarnida
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v9i1.7860

Abstract

Nurse performance is a crucial determinant of healthcare quality and patient safety. Beyond clinical competence, contextual factors such as organizational climate and leadership styles play a crucial role in shaping professional outcomes. This study aims to synthesize empirical evidence regarding the influence of organizational climate and leadership on nurse performance and to identify the mediating mechanisms between these variables. A narrative review was conducted using a systematic search strategy across four major databases: PubMed, ScienceDirect, ProQuest, and Google Scholar. The search was limited to articles published between 2019 and 2025. Following the PRISMA guidelines, a total of 213 initial articles were screened, resulting in 7 articles that met the inclusion criteria for final thematic analysis. The thematic synthesis identified three key themes: (1) The role of organizational climate in well-being and retention, (2) The impact of leadership styles on performance, and (3) The mediating role of organizational climate. Findings indicate that a supportive organizational climate is significantly associated with reduced burnout and increased intention to stay. Furthermore, transformational leadership was found to be the most effective style for improving patient outcomes, whereas toxic leadership negatively impacts retention. Organizational climate and leadership are fundamental determinants that simultaneously influence nurse performance. Effective leadership cannot function in isolation; it requires a supportive organizational climate to optimize nurse engagement and clinical outcomes. Management strategies should focus on creating a synergistic environment that combines visionary leadership with a constructive work atmosphere.
Patient Perceptions on The Role of Nurses in Discharge Planning for Post-Neurosurgery Patients: A Qualitative Study Br Ginting, Liani; Nasution, Ali Napiah; Anggeria, Elis
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 7 No. 2 (2025): Vol 7 No 2 2025 Caring: Indonesia Journal of Nursing
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v7i2.22998

Abstract

Nurses play a vital role and bear primary responsibility in discharge planning due to their constant interaction with patients and families. Research on discharge planning in Indonesia, particularly for post-neurosurgery patients, is still limited and rarely explored in depth, especially using a qualitative approach. Through a qualitative approach, this study was able to reveal the perceptions, challenges, and strategies of nurses that are often not seen in quantitative data.  This study aims to analyse the role of nurses in discharge planning for families of patients who have undergone neurosurgery. This study employed a descriptive qualitative approach using phenomenological methods. The number of participants or informants based on saturation data or redundancy concepts can generally be achieved using purposive techniques. In-depth interviews were used in data collection. The data analysis process in this study used Colaizzi's approach. This study produced nine themes based on the Modified Concept of Meleis' Transitional Nursing Theory and Roy's Adaptive Nursing Model Theory. including medical education, clarity of information, involving the family, addressing concerns, support for access to follow-up services, follow-up support, patient/family readiness, post-discharge challenges, recommendations for services. The impact of discharge planning carried out by nurses prior to discharge home results in patients and their families being prepared to carry out nursing actions at home. Nurses should always be mindful of their role in the discharge planning process because quality discharge planning is not merely an “administrative procedure before discharge,” but rather a strategic investment. Keyword: Patient Discharge Planning, Neurosurgery Procedure, Nursing Role
Pengaruh Senam Kaki Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pasien Diabetes Melitus di RSU Royal Prima Medan Rostina Rostina; Supriyadi Supriyadi; Faridnasra Faridnasra; Jamaluddin Jamaluddin; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43804

Abstract

Senam kaki merupakan intervensi yang efektif untuk memperlancar sirkulasi darah ke neuron pada bagian kaki sehingga mencegah terbentuknya endapan gula darah. Darah yang kaya oksigen dan nutrien dengan sirkulasi yang baik membantu penderita diabetes dapat beristirahat (tidur) dengan lebih rileks. Penderita diabetes melitus sering mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap peningkatan kualitas tidur pasien diabetes melitus di RSU Royal Prima Medan. Sampel penelitian sebanyak 30 orang responden. Metode penelitian menggunakan desain quasi experimental melalui pendekatan one group pre-test post-test design. Sebelum senam kaki mayoritas responden dengan kualitas tidur yang kurang sebanyak 53.33% dan setelahnya mayoritas responden dengan kualitas tidur yang baik sebanyak 50%. Sebelum senam kaki mayoritas responden dengan latensi tidur 31-60 menit, durasi tidur pada 5-6 jam, tingkat efisiensi tidur pada 65-74% serta sering mengalami gangguan tidur malam dan aktivitas di siang hari. Setelah senam kaki mayoritas responden mengalami perubahan yang baik dengan latensi tidur 16-30 menit, durasi tidur hampir mendekati > 7 jam, tingkat efisiensi tidur pada 75-84%, mendekati 85% serta hampir tidak mengalami kendala tidur malam dan rutinitas pada siang hari. Maka disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki terhadap peningkatan kualitas tidur pasien diabetes melitus.
Pengaruh Sleep Hygine Terhadap Kecemasaan pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Tahun 2024 Siska Br Sitepu; Meiman Berkat Bawamenewi; Rut Karina Br Sembiring; Sofia A. Simanullang; Sinar Kristina Telaumbanua; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45034

Abstract

Diabetes merupakan Ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif atau kurangnya produksi insulin oleh pankreas dalam kondisi jangka panjang. Kecemasan berhubungan dengan stress psikologi yang herkolerasi dengan kualitas tidur yang baik, kebersihan tidur yang buruk. Sleep hygiene merupakan istilah yang mengacu pada kebiasaan yang mendukung tidur yang sehat dan berkualitas. Tujuan penelitian untuk mengetehai pengaruh sleep hygiene terhadap kecemasan pada penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima. Riset ini memanfaatkan metode kuantitatif melalui desain quasi-experimen. menerapkan strategi one group pre-test post-test design, kemudian menggunakan uji Wilcoxon. Pada data Analisa yang ditampilkan diketahui 48 pasien antara variable sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dilakukan perlakuaan sleep hygiene atau kebersihan tidur z -5.00 dengan nilai Sig. (2- tailed) yaitu 0.000. Dari hasil penelitian kecemasan sebelum dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur) didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan.setelah dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur) selama 10-15 menit didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan sudah berkurang dari sebelumnya dan didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan (62.5%) sebelum dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur), dan kecemasan ringan menjadi menurun (52.1%) setelah dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur). Jika dalam data tersebut didapat tidak berdistribusi normal, maka digunakan uji nonparametrik. Jika p ≤ 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang mengindikasikan adanya pengaruh antara variabel independen dan dependen. Sebaliknya, jika p ≥ 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara kedua variabel tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh antara sebelum dan sesudah dilakukan nya sleep hygiene terhadap pasien yang mengalami kecemasan terhadap penyakit Diabetes melitus di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kata Kunci: diabetes melitus, kecemasan, sleep hygiene
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Leaflet Terhadap Perawatan Luka Untuk Mencegah Infeksi Pada Pasien Diabetes Mellitus Hesti Pramudya Wardani Maha; Syukria Syukria; Lenni Krisdayanti Nababan; Elis Anggeria; Ezra Inawati Barus
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48705

Abstract

Infeksi pada area luka merupakan salah satu komplikasi yang paling umum dan serius pada pasien dengan diabetes melitus. Kondisi hiperglikemia pada pasien DM dapat menghambat proses penyembuhan luka serta meningkatkan risiko infeksi, sehingga diperlukan penanganan yang tepat. Edukasi yang baik dan perawatan luka yang benar menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya komplikasi lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet dalam meningkatkan kemampuan perawatan luka pada pasien diabetes melitus sebagai upaya pencegahan infeksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Pelaksanaan studi dilakukan di RSU Mitra Medika Amplas selama dua minggu pada bulan Mei 2025. Sampel terdiri dari pasien rawat inap yang telah terdiagnosis Diabetes Melitus Tipe 2, yang dipilih berdasarkan pencatatan di ruang perawatan sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner digunakan untuk menilai tingkat pengetahuan dan praktik perawatan luka sebelum dan sesudah intervensi edukatif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan perawatan luka setelah diberikan edukasi melalui leaflet. Temuan ini menegaskan bahwa media edukatif sederhana seperti leaflet dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien serta mendorong praktik perawatan luka yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan kesehatan menggunakan leaflet dapat dijadikan strategi edukatif yang praktis dan berdampak positif dalam mendukung kualitas pelayanan keperawatan, khususnya dalam pencegahan infeksi pada pasien diabetes melitus.
Pengaruh Foot Reflexology Terhadap Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Tahun 2025 Siska Ndruru; Karolina Dhuka; Shayla Octaviana Salsabilla; Cindy Faulina Silaban; Ramanisah Sahputri Sigalingging; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52824

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun pemanfaatan insulin. Penderita diabetes melitus kerap mengalami kecemasan akibat penyakit kronis, komplikasi, dan terapi jangka panjang. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasinya adalah foot reflexology, yaitu pijatan pada titik refleksi telapak kaki yang terhubung dengan organ tubuh. Terapi ini membantu relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta mengurangi ketegangan fisik maupun psikis. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh foot reflexology terhadap kecemasan pada pasien diabetes melitus. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien diabetes melitus yang dirawat di RSU Royal Prima. Sebanyak 50 responden dijadikan sampel penelitian dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank, diperoleh nilai 0,00<α0,05. Kesimpulan: Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh foot reflexology terhadap penurunan kecemasan pada pasien diabetes melitus di RSU Royal Prima.
THE EFFECT OF BENSON'S RELAXATION TECHNIQUE ON PATTERNS SLEEP OF DIABETES MELLITUS PATIENTS Fira Devi Ernija; Rina Adrianis Telaumbanua; Putri Mawaddah; Elis Anggeria
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1667

Abstract

Health problems such as metabolic disorders, which cause osmotic diuresis and dehydration, are experienced by diabetes mellitus patients, with manifestations of nocturia, as well as stress and anxiety disorders that result in reduced sleep quality. This can influence the management of diabetes mellitus treatment to be less than optimal. The aim of this study was to determine the effect of Benson relaxation on sleep patterns in diabetes mellitus patients. The type of research used is a quasi experiment with a pre and post test design without control group, which means that this research design does not have a comparison group. The population in this study were 74 patients diagnosed with diabetes mellitus which resulted in sleep pattern disturbances at RSU Royal Prima Medan during the last month. The sample in this study was 62 people using purposive sampling. Data collection in research uses instruments in the form of observation sheets. Research data analysis was univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon rank test. The results of the study explaining the sleep patterns of diabetes mellitus patients before using the Benson relaxation technique showed that the majority of respondents' sleep patterns were poor, 43 people (69.4%), the sleep patterns of diabetes mellitus patients after using the Benson relaxation technique, it was found that the majority of respondents' sleep patterns were good, 32 people. (51.6%), and there was an influence of the Benson relaxation technique on improving sleep patterns in diabetes mellitus patients (p= 0.048). The conclusion of this research is that there is an influence of the Benson relaxation technique on improving the sleep patterns of diabetes mellitus patients at RSU Royal Prima Medan.
Co-Authors Adrianis Telaumbanua, Rina Afeus Halawa Agnes Gulo Agus Rahmat Yanto Buaya Ajeng Fatikasari Almina Rospitaria Tarigan Angelina, Clarita Ardin Ndruru Berutu, Suryani Betty Maria Manalu Br Ginting, Liani Brahmana, Elkana Pramujaya Brigity Sephanie Buulolo, Yasman Suasono Cindy Faulina Silaban Daeli, Vesty Aprilian Dakhi, Yitro Debi Novita Siregar Debora, Trionyta Dedek Sucahyo Depari, Srika Julia Trikana Br S. Desman Hosada Halawa Devi Ardila Devi Ernija, Fira Dewi Qurniawati Dwi Sinta Larasati Elen Madala Handayani Ndruru Elysabeth Christina Maranatha Samosir Erman Syukur Laowa Eva Latifah Nurhayati Evalatifah Nurhayati Ezra Inawati Barus Fajaruddin Nasution Faridnasra Faridnasra Fatemaluo, Ferianus Ferdiansyah Sitopu, Robin Ferianus Fatemaluo Fira Devi Ernija Fitri Kristianis Zalukhu Giawa, Selina Br Ginting, Chrismis Novalinda Ginting, Liani Br Girsang, Ermi Gowasa, Honorius Gulo, Fika Erfin Rawati Gulo, Legisnaria Halawa , Lira Virna Halawa, Erniyanti Halawa, Wirna Wati Harpenta Halawa Harpenta Halawa, Mardan Darman Hasrat Ndruru Hendrik Berkat Nurmansari Zebua Hesti Pramudya Wardani Maha Hesti Wulansari Hutabarat, Rini Elvira Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung Hutomo, Rizky Aditya I Nyoman Ehrich Lister Iqbal Maidira Darmansyah Jamaluddin Jamaluddin Juniatulo Tafonao Karmila Br. Kaban Karolina Dhuka Kemala Sari Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea Krisman Harapan Ziliwu Kristin Mei Sara Zebua Kristina L Silalahi Laily, Eka Isranil Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Lase, Hestin Damaris Lenni Krisdayanti Nababan Leo Nardo Dicaprio Lase Lisnawati Lubis Lombu, Meirini Citrahati Luce Yulpina Silaban Lumbantoruan, Marlina Manggalika, Widya Santi Manullang, Anggi Sita Br Mardan Darman Maria Maria Maria Maria Mawaddah, Putri Meiman Berkat Bawamenewi Mesy Gultom Mhd Luthfi Rifai Muliani, Sulis Mutiara Sari Tarigan, Yolanda Nasution, Ali Napiah Netti Vera Simanjuntak Novita, Elsa Nurhabibi Berutu Nurhayati, Evalatifah Otomosi Hulu Parida Hanum Patimah Sari Siregar Pratama, Wanda Bagus Putri Mawaddah Rahmaini Fitri Harahap Rahmi, Intan Mutia Ramanisah Sahputri Sigalingging Resmi Pangaribuan Restueli Waruwu Rina Adrianis Telaumbanua Ronatama Paulina Rostina Rostina Rotua Lenawati Tindaon Rut Karina Br Sembiring Sagala, Irfan Ramadhan Saharman Gea Samosir, Andros Christopher Saruza, nn Sebayang , Laura Adelina Br Septiana Maryani Enjelita Simangunsong Shayla Octaviana Salsabilla Sianturi, Elsa Romaito Sihombing, Agustina Sihombing, Lisca Elisabeth Sihotang, Desi Ratna Sari Silalahi, Kristina L Silitonga, Martha Simamora, Ernita Sinar Kristina Telaumbanua Siregar, Theresia Marito Siska Br Sitepu Siska Ndruru Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sofia A. Simanullang Subki Ramadhan Sunarti Sunarti Sunarti Supriyadi Supriyadi Syukria Syukria Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Putri Karina Tiarnida Nababan Tindaon, Rotua Lenawati Triono, Heru Bambang Venty Putri Kristari Larosa Verawaty Fitrinelda Silaban Vesty Aprilian Daeli Waruwu, Restueli Yosni Yohana Sipayung Zebua, Allowda Helena Roselyn Zega, Putri Nidar Zega, Selvi Sri Ica Purwasih