Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Senam Kaki Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Pasien Diabetes Melitus di RSU Royal Prima Medan Rostina Rostina; Supriyadi Supriyadi; Faridnasra Faridnasra; Jamaluddin Jamaluddin; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43804

Abstract

Senam kaki merupakan intervensi yang efektif untuk memperlancar sirkulasi darah ke neuron pada bagian kaki sehingga mencegah terbentuknya endapan gula darah. Darah yang kaya oksigen dan nutrien dengan sirkulasi yang baik membantu penderita diabetes dapat beristirahat (tidur) dengan lebih rileks. Penderita diabetes melitus sering mengalami gangguan tidur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh senam kaki terhadap peningkatan kualitas tidur pasien diabetes melitus di RSU Royal Prima Medan. Sampel penelitian sebanyak 30 orang responden. Metode penelitian menggunakan desain quasi experimental melalui pendekatan one group pre-test post-test design. Sebelum senam kaki mayoritas responden dengan kualitas tidur yang kurang sebanyak 53.33% dan setelahnya mayoritas responden dengan kualitas tidur yang baik sebanyak 50%. Sebelum senam kaki mayoritas responden dengan latensi tidur 31-60 menit, durasi tidur pada 5-6 jam, tingkat efisiensi tidur pada 65-74% serta sering mengalami gangguan tidur malam dan aktivitas di siang hari. Setelah senam kaki mayoritas responden mengalami perubahan yang baik dengan latensi tidur 16-30 menit, durasi tidur hampir mendekati > 7 jam, tingkat efisiensi tidur pada 75-84%, mendekati 85% serta hampir tidak mengalami kendala tidur malam dan rutinitas pada siang hari. Maka disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan senam kaki terhadap peningkatan kualitas tidur pasien diabetes melitus.
Pengaruh Sleep Hygine Terhadap Kecemasaan pada Pasien Diabetes Melitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Tahun 2024 Siska Br Sitepu; Meiman Berkat Bawamenewi; Rut Karina Br Sembiring; Sofia A. Simanullang; Sinar Kristina Telaumbanua; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45034

Abstract

Diabetes merupakan Ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan insulin secara efektif atau kurangnya produksi insulin oleh pankreas dalam kondisi jangka panjang. Kecemasan berhubungan dengan stress psikologi yang herkolerasi dengan kualitas tidur yang baik, kebersihan tidur yang buruk. Sleep hygiene merupakan istilah yang mengacu pada kebiasaan yang mendukung tidur yang sehat dan berkualitas. Tujuan penelitian untuk mengetehai pengaruh sleep hygiene terhadap kecemasan pada penderita diabetes mellitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima. Riset ini memanfaatkan metode kuantitatif melalui desain quasi-experimen. menerapkan strategi one group pre-test post-test design, kemudian menggunakan uji Wilcoxon. Pada data Analisa yang ditampilkan diketahui 48 pasien antara variable sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) dilakukan perlakuaan sleep hygiene atau kebersihan tidur z -5.00 dengan nilai Sig. (2- tailed) yaitu 0.000. Dari hasil penelitian kecemasan sebelum dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur) didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan.setelah dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur) selama 10-15 menit didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan sudah berkurang dari sebelumnya dan didapatkan mayoritas pasien mengalami kecemasan ringan (62.5%) sebelum dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur), dan kecemasan ringan menjadi menurun (52.1%) setelah dilakukan sleep hygiene (kebersihan tidur). Jika dalam data tersebut didapat tidak berdistribusi normal, maka digunakan uji nonparametrik. Jika p ≤ 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang mengindikasikan adanya pengaruh antara variabel independen dan dependen. Sebaliknya, jika p ≥ 0,05, maka Ho diterima dan Ha ditolak, yang menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara kedua variabel tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adanya pengaruh antara sebelum dan sesudah dilakukan nya sleep hygiene terhadap pasien yang mengalami kecemasan terhadap penyakit Diabetes melitus di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Kata Kunci: diabetes melitus, kecemasan, sleep hygiene
Pendidikan Kesehatan Menggunakan Leaflet Terhadap Perawatan Luka Untuk Mencegah Infeksi Pada Pasien Diabetes Mellitus Hesti Pramudya Wardani Maha; Syukria Syukria; Lenni Krisdayanti Nababan; Elis Anggeria; Ezra Inawati Barus
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.48705

Abstract

Infeksi pada area luka merupakan salah satu komplikasi yang paling umum dan serius pada pasien dengan diabetes melitus. Kondisi hiperglikemia pada pasien DM dapat menghambat proses penyembuhan luka serta meningkatkan risiko infeksi, sehingga diperlukan penanganan yang tepat. Edukasi yang baik dan perawatan luka yang benar menjadi kunci penting dalam mencegah terjadinya komplikasi lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan menggunakan media leaflet dalam meningkatkan kemampuan perawatan luka pada pasien diabetes melitus sebagai upaya pencegahan infeksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Pelaksanaan studi dilakukan di RSU Mitra Medika Amplas selama dua minggu pada bulan Mei 2025. Sampel terdiri dari pasien rawat inap yang telah terdiagnosis Diabetes Melitus Tipe 2, yang dipilih berdasarkan pencatatan di ruang perawatan sebanyak 50 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner digunakan untuk menilai tingkat pengetahuan dan praktik perawatan luka sebelum dan sesudah intervensi edukatif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan perawatan luka setelah diberikan edukasi melalui leaflet. Temuan ini menegaskan bahwa media edukatif sederhana seperti leaflet dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan pemahaman pasien serta mendorong praktik perawatan luka yang lebih baik. Dengan demikian, pendidikan kesehatan menggunakan leaflet dapat dijadikan strategi edukatif yang praktis dan berdampak positif dalam mendukung kualitas pelayanan keperawatan, khususnya dalam pencegahan infeksi pada pasien diabetes melitus.
Pengaruh Foot Reflexology Terhadap Kecemasan Pada Pasien Diabetes Mellitus di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Tahun 2025 Siska Ndruru; Karolina Dhuka; Shayla Octaviana Salsabilla; Cindy Faulina Silaban; Ramanisah Sahputri Sigalingging; Elis Anggeria
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52824

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan produksi maupun pemanfaatan insulin. Penderita diabetes melitus kerap mengalami kecemasan akibat penyakit kronis, komplikasi, dan terapi jangka panjang. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk mengatasinya adalah foot reflexology, yaitu pijatan pada titik refleksi telapak kaki yang terhubung dengan organ tubuh. Terapi ini membantu relaksasi, memperlancar sirkulasi darah, serta mengurangi ketegangan fisik maupun psikis. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh foot reflexology terhadap kecemasan pada pasien diabetes melitus. Metode: penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien diabetes melitus yang dirawat di RSU Royal Prima. Sebanyak 50 responden dijadikan sampel penelitian dengan metode total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS), sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank, diperoleh nilai 0,00<α0,05. Kesimpulan: Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh foot reflexology terhadap penurunan kecemasan pada pasien diabetes melitus di RSU Royal Prima.
THE EFFECT OF BENSON'S RELAXATION TECHNIQUE ON PATTERNS SLEEP OF DIABETES MELLITUS PATIENTS Fira Devi Ernija; Rina Adrianis Telaumbanua; Putri Mawaddah; Elis Anggeria
Jurnal Kesehatan Kusuma Husada Vol. 16 No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Kusuma Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34035/jk.v16i1.1667

Abstract

Health problems such as metabolic disorders, which cause osmotic diuresis and dehydration, are experienced by diabetes mellitus patients, with manifestations of nocturia, as well as stress and anxiety disorders that result in reduced sleep quality. This can influence the management of diabetes mellitus treatment to be less than optimal. The aim of this study was to determine the effect of Benson relaxation on sleep patterns in diabetes mellitus patients. The type of research used is a quasi experiment with a pre and post test design without control group, which means that this research design does not have a comparison group. The population in this study were 74 patients diagnosed with diabetes mellitus which resulted in sleep pattern disturbances at RSU Royal Prima Medan during the last month. The sample in this study was 62 people using purposive sampling. Data collection in research uses instruments in the form of observation sheets. Research data analysis was univariate and bivariate analysis using the Wilcoxon rank test. The results of the study explaining the sleep patterns of diabetes mellitus patients before using the Benson relaxation technique showed that the majority of respondents' sleep patterns were poor, 43 people (69.4%), the sleep patterns of diabetes mellitus patients after using the Benson relaxation technique, it was found that the majority of respondents' sleep patterns were good, 32 people. (51.6%), and there was an influence of the Benson relaxation technique on improving sleep patterns in diabetes mellitus patients (p= 0.048). The conclusion of this research is that there is an influence of the Benson relaxation technique on improving the sleep patterns of diabetes mellitus patients at RSU Royal Prima Medan.
Edukasi Mengenai Diare pada Anak Usia Sekolah di TK Nasrani 4 Medan Tiarnida Nababan; Elis Anggeria; Elsa Romaito Sianturi; Laura Adelina Br Sebayang; Lira Virna Halawa; Honorius Gowasa; Putri Nidar Zega; Desi Ratna Sari Sihotang
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5825

Abstract

Salah satu penyakit anak yang paling umum di dunia adalah diare, yang dapat menyebabkan dehidrasi dan malnutrisi. Salah satu penyakit anak yang paling umum di negara berkembang seperti Indonesia adalah diare. Ini adalah hasil dari tingkat morbiditas dan mortalitas yang masih tinggi. Karena dehidrasi dan malnutrisi, diare menyebabkan kematian lebih cepat pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Empat faktor dapat menyebabkan diare menyebar dan menginfeksi anak: makanan (makanan), tinja (tinja), angin (udara), dan jari. Karena itu, cara terbaik untuk mencegah penyakit ini menyebar dan menular adalah dengan menghentikan rantai penularan. Mengonsumsi makanan ringan yang sehat di kantin sekolah adalah salah satu perilaku hidup bersih dan sehat yang harus diperhatikan pada anak-anak yang pergi ke sekolah. Ini karena berbagai makanan yang disediakan memiliki nutrisi yang cukup, aman untuk dimakan oleh anak-anak, meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan derajat kesehatan siswa. Makanan sekolah saat ini semakin beragam, dari yang tradisional hingga modern, sehingga dapat menarik siswa untuk makan jajanan sekolah. Akses ke makanan sekolah yang sehat dan tidak sehat mungkin memengaruhi pilihan jajanan anak-anak. Anak-anak biasanya membeli jajanan paling dekat dengannya.
Penyuluhan Pencegahan Penyakit Asam Lambung (GERD) Gastro Esofangeal Reflux Desease Di SMP Negeri 19 Medan Elis Anggeria; Tiarnida Nababan; Karmila Br Kaban; Eva Latifah Nurhayati; Sunarti Sunarti; Kristina L Silalahi; Legisnaria Gulo; Agnes Gulo; Marnesry Rahmat Kristin Laoly; Priscillia Margaretta Hutagaol; Agustina Sihombing; Heru Bambang Triono; Elkana Pramujaya Brahmana
Jurnal Mitra Prima Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/mitra_prima.v6i2.5826

Abstract

Perubahan gaya hidup di masyarakat, seperti kebiasaan merokok, konsumsi junk food, dan kafein, meningkatkan risiko penyakit Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). GERD adalah kondisi refluks asam lambung ke esofagus yang menimbulkan gejala seperti heartburn, regurgitasi, dan mual. Edukasi tentang pencegahan GERD sangat penting, terutama di kalangan remaja yang mulai menunjukkan pola makan tidak sehat. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMP Negeri 19 Medan tentang pencegahan GERD. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan ceramah menggunakan media presentasi PowerPoint, leaflet, dan video ilustrasi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan observasi awal dan persiapan yang melibatkan pihak sekolah. Hasil menunjukkan bahwa siswa-siswi sangat antusias selama kegiatan berlangsung. Mereka mampu memahami materi tentang penyebab, gejala, dan cara pencegahan GERD. Diskusi dan sesi tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulannya, kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa tentang GERD, sehingga mereka dapat mengelola kondisi ini dengan lebih baik dan mengadopsi pola hidup yang lebih sehat
The Relationship Between Providing Diabetes Mellitus Education and Stress Levels in Diabetes Mellitus Patients Agnes Gulo; Anggi Sita Br Manullang; Lisca Elisabeth Sihombing; Elis Anggeria
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v8i2.7479

Abstract

Diabetes is a metabolically complex disorder characterized by chronic hyperglycemia caused by abnormalities in insulin production and function. Diabetes is classified into type 1 and type 2. Type 1 diabetes is triggered by an autoimmune process that damages pancreatic beta cells, whereas type 2 diabetes is characterized by insulin resistance. The purpose of this study was to identify the relationship between diabetes mellitus education and stress levels among patients with diabetes mellitus at UPT Puskesmas Sei Agul. This research employed a correlational design with a descriptive approach, using a cross-sectional method to examine the relationship between two variables: the independent variable and the dependent variable. The sampling technique used was total sampling, involving 50 respondents. The results showed a significant relationship between the provision of education and stress levels among respondents. Specifically, 10.0% of respondents with poor education experienced severe stress, while in the good education category, 78.0% experienced mild stress and 12.0% experienced moderate stress, with no cases of severe stress. Statistical analysis revealed a p-value of 0.001, indicating that the level of education significantly influences respondents’ stress levels. In conclusion, there is a significant relationship between education and stress levels, suggesting that effective counseling and education play an important role in reducing stress among patients.
The Impact of Service Quality on Hemodialysis Patient Satisfaction: A Literature Review Sunarti Sunarti; Karmila Br Kaban; Elis Anggeria
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v9i1.7787

Abstract

Hemodialysis Unit is performed on patients with End-Stage Renal Failure (ESRD) and a background of various pre-existing health problems. Hemodialysis management requires the skills of competent nurses and is supported by hospital management, particularly good service management, to improve patient satisfaction. The study utilizes secondary data by analyzing journals obtained from 2020 to 2025. This study uses the Preferred Reporting Items for literature review and Meta-Analyzes (PRISMA) approach. The article search process was conducted electronically. Data were obtained from the Scopus database and Google Scholar, Pubmed, DOAJ and GARUDA, the literature review used the keywords service quality, patient satisfaction, and hemodialysis. The results obtained in this study obtained 21 articles, 6 articles were not selected because they were not full-text reviews (3 from Scopus, and 3 from Google Scholar). There were 8 articles that were not analyzed because of qualitative research, and a total of 33 duplicate articles were excluded. Finally, 7 articles were selected for review. From the results of the literature review, it was found that good service quality in the hemodialysis room will increase high satisfaction for patients undergoing hemodialysis. From the results of the study, there are several factors that support improved health services such as service, facilities, atmosphere, and short waiting times have a positive effect on patient satisfaction. Good quality healthcare services in the hemodialysis room increase patient satisfaction. Many factors contribute to service quality, including cleanliness, waiting times, facilities, and the hemodialysis treatment environment.
Analysis of Determinants of Hemodialysis Patient Satisfaction in Nursing Services: A Literature Review Evalatifah Nurhayati; Elis Anggeria; Tiarnida Nababan
Jurnal Keperawatan Priority Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jukep.v9i1.7791

Abstract

Patient satisfaction is an essential indicator of the quality of nursing care, particularly among individuals undergoing hemodialysis treatment. This literature review aims to identify the determinants influencing hemodialysis patients' satisfaction with nursing services. Literature searches were conducted through PubMed, ScienceDirect, Scopus, Google Scholar, and ResearchGate for articles published between 2021 and 2025. From a total of 2,967 articles initially identified, nine studies met the inclusion criteria. The analysis revealed two primary factors significantly associated with patient satisfaction: nurses' caring behavior and therapeutic communication. Caring behavior includes empathy, attention, support, and the ability of nurses to meet both physical and emotional patient needs, while therapeutic communication refers to professional interactions that build trust and enhance patient understanding of the care process. Both factors were found to improve patients' perceptions of service quality and promote adherence to hemodialysis treatment. This review highlights the importance of strengthening caring competencies and therapeutic communication skills as key strategies to enhance the quality of nursing care in hemodialysis units.
Co-Authors Adrianis Telaumbanua, Rina Afeus Halawa Agnes Gulo Agnes Gulo Agus Rahmat Yanto Buaya Agustina Sihombing Ajeng Fatikasari Alfando Tuju Allowda Helena Roselyn Zebua Almina Rospitaria Tarigan Almina Rospitaria Tarigan Angelina, Clarita Anggi Sita Br Manullang Ardin Ndruru Aulia Razi Maulana Berutu, Suryani Betty Maria Manalu Br Ginting, Liani Brahmana, Elkana Pramujaya Brigity Sephanie Cindy Faulina Silaban Daeli, Vesty Aprilian Debi Novita Siregar Debora, Trionyta Depari, Srika Julia Trikana Br S. Desi Ratna Sari Sihotang Desman Hosada Halawa Devi Ardila Devi Ernija, Fira Dewi Qurniawati Dhea Amalia Dwi Sinta Larasati Elen Madala Handayani Ndruru Elkana Pramujaya Brahmana Elsa Romaito Sianturi Elysabeth Christina Maranatha Samosir Eny Patonah Erman Syukur Laowa Ermi Girsang Ernita Simamora Eva Latifah Nurhayati Evalatifah Nurhayati Ezra Inawati Barus Fajaruddin Nasution Faridnasra Faridnasra Fatemaluo, Ferianus Ferdiansyah Sitopu, Robin Ferianus Fatemaluo Fika Erfin Rawati Gulo Fira Devi Ernija Fitri Kristianis Zalukhu Gerri Anastasya Simamora Ginting, Chrismis Novalinda Girsang, Ermi Gowasa, Honorius Gulo, Legisnaria Halawa , Lira Virna Halawa, Erniyanti Halawa, Wirna Wati Harpenta Halawa Harpenta Halawa, Mardan Darman Hasrat Ndruru Helena Sanofa Hendrik Berkat Nurmansari Zebua Heru Bambang Triono Hesti Pramudya Wardani Maha Hesti Wulansari Honorius Gowasa Hutabarat, Rini Elvira Hutagaol, Priscillia Margaretta Hutapea, Kimberley Maharani Maulibulung Hutomo, Rizky Aditya Imelda Putri Rahayu Iqbal Maidira Darmansyah Irfan Ramadhan Sagala Jamaluddin Jamaluddin Juniatulo Tafonao Karmila Br. Kaban Karolina Dhuka Kemala Sari Kimberley Maharani Maulibulung Hutapea Krisman Harapan Ziliwu Kristin Mei Sara Zebua Kristina L Silalahi Kristina L Silalahi Laily, Eka Isranil Laoly, Marnesry Rahmat Kristin Lase, Hestin Damaris Laura Adelina Br Sebayang Legisnaria Gulo Lenni Krisdayanti Nababan Leo Nardo Dicaprio Lase Lira Virna Halawa Lisca Elisabeth Sihombing Lombu, Meirini Citrahati Luce Yulpina Silaban Lumbantoruan, Marlina Manggalika, Widya Santi Manullang, Anggi Sita Br Mardan Darman Maria Maria Maria Maria Marnesry Rahmat Kristin Laoly Mawaddah, Putri Meiman Berkat Bawamenewi Mesy Gultom Mhd Luthfi Rifai Muliani, Sulis Mutiara Sari Tarigan, Yolanda Netti Vera Simanjuntak Novita, Elsa Nurhabibi Berutu Otomosi Hulu Parida Hanum Patimah Sari Siregar Priscillia Margaretta Hutagaol Putri Mawaddah Putri Nidar Zega Rahmaini Fitri Harahap Rahmi, Intan Mutia Ramanisah Sahputri Sigalingging Rani Risa O. Siagian Resmi Pangaribuan Restueli Waruwu Rina Adrianis Telaumbanua Riswanto Ronatama Paulina Rostina Rostina Rostina Rotua Lenawati Tindaon Rut Karina Br Sembiring Saharman Gea Samosir, Andros Christopher Saruza, nn Sebayang , Laura Adelina Br Selina Br Giawa Septiana Maryani Enjelita Simangunsong Shayla Octaviana Salsabilla Sianturi, Elsa Romaito Sihombing, Agustina Sihombing, Lisca Elisabeth Sihotang, Desi Ratna Sari Silalahi, Kristina L Silitonga, Martha Sinar Kristina Telaumbanua Siska Br Sitepu Siska Ndruru Sitompul, Mutiara Rolika Putri Sofia A. Simanullang Subki Ramadhan Sunarti Sunarti Supriyadi Supriyadi Susanna Syukria Syukria Tarigan, Almina Rospitaria Tarigan, Putri Karina Theresia Marito Siregar Theresia Megawati. H.G. Putri Tiarnida Nababan Tindaon, Rotua Lenawati Triono, Heru Bambang Venty Putri Kristari Larosa Verawaty Fitrinelda Silaban Vesty Aprilian Daeli Wanda Bagus Pratama Waruwu, Restueli Winarti Yasman Suasono Buulolo Yitro Dakhi Yosni Yohana Sipayung Zega, Putri Nidar Zega, Selvi Sri Ica Purwasih