Claim Missing Document
Check
Articles

Inisiasi Kampung Komplementer Untuk Optimalkan Kesehatan Ibu dan Anak Ester Ratnaningsih; Lenna Maydianasari; Rahayu Widaryanti; Muflih Muflih
Lontara Abdimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2021): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lomas.v2i2.242

Abstract

The majority of mothers who have toddlers in Karangrejo Sub-Village, Karangnongko, Tirtomartani Village, Kalasan Subdistrict come to the baby shaman to massage the baby and provide herbs to increase appetite in her child. The public also does not have knowledge of complementary therapies to address mild health complaints without chemical drugs such as cupping, accupoint and herbal therapy. The purpose of community service is to initiate the formation of complementary villages in Karangrejo Sub-Village . The activities carried out are complementary cadre training, baby healthy food movement, toddler and breastfeeding, healthy toddler movement and healthy living community movement with the use of herbs. Monitoring and evaluation are carried out with assistance to motivate the sustainability of the program. The result achieved is (1) The partner has formed and has a complementary village manager; (2) The partners have complementary cadres (3) The partners have carried out complementary village activities, namely healthy food movements for infants, toddlers and nursing mothers, monitoring growth and healthy community movements with the use of herbal plants
Cegah Masalah Gizi Anak dengan Sosialisasi Pemberian Makanan Bayi dan Anak Rahayu Widaryanti
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2019): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.516 KB) | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v4i2.890

Abstract

Community service activities aim to provide knowledge to mothers about infant and child feeding to prevent child nutrition problems. This community service activity was held at the meeting hall of Maguwoharjo village residents, Depok, Sleman, DI Yogyakarta. Before the socialization, respondents filled the pretest first and after the socialization filled the post-test. Data processing is done by Paired Sample t-Test. Through this program, community knowledge about infant and child feeding can be increased.
MENGURANGI KECEMASAN PADA CALON AKSEPTOR IUD DENGAN TEHNIK SLOW DEEP BREATHING Rahayu Widaryanti; Istri Yuliani; Herliana Riska; Ester Ratnaningsih
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol. 7 No. 1 (2020): Edisi Desember
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN UMMI KHASANAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.48092/jik.v7i1.59

Abstract

Latar belakang: Salah satu kendala penggunaan IUD sebagai metode kontrasepsi adalah tingkat kecemasan prosedur pemasangan. Sebagai upaya menurunkan kecemasan tersebut dapat menggunakan tehnik Slow Deep Breathing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tehnik Slow Deep Breathing terhadap kecemasan calon akseptor KB IUD. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan one group pre test dan post test tanpa menggunakan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah calon akseptor IUD sebanyak 50 orang. Analisis data menggunakan wilcoxon. Hasil: Terdapat penurunan tingkat kecemasan calon akseptor IUD sebelum dan sesudah mendapatkan terapi non farmakologis tehnik relaksasi nafas dalam (slow deep breathing) sebanyak 10.5 point. Berdasarkan hasil perhitungan Wilcoxon signed rank test didapatkan nilai Z sebesar -6.169 dengan nilai signifikansi < 0.000 (p < 0.05) sehingga terdapat perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan setelah mendapatkan terapi non farmakologi berupa intervensi  relaksasi nafas dalam (slow deep breathing). Tingkat kecemasan menyebabkan peningkatan skor nyeri pada akseptor IUD oleh sebab itu penting dilakukan manajemen kecemasan untuk meningkatkan kenyamanan dalam pemasangan IUD sehingga diharapkan dapat meningkatkan cakupan penggunaan kontrasesi IUD.
Cegah Stunting Pada Masa Pandemi Covid-19 dengan Pembentukan Srikandi PMBA Rahayu Widaryanti; Lenna Maydianasari; Melani Maranressy
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2021): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v5i4.5699

Abstract

Pada masa pandemic COVID-19 layanan kesehatan ibu dan anak khususnya pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK) menjadi terhambat. Status kesehatan yang tidak dipantau dalam waktu yang lama dapat menimbulkan masalah baru pada ibu dan anak. Untuk itu pengabdi membentuk Srikandi PMBA yang merupakan kader kesehatan untuk kembali mengaktifkan posyandu sehingga pelayanan kesehatan di masyarakat kembali berjalan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan berupa partisipasi masyarakat yaitu pendidikan masyarakat, pembentukan srikandi PMBA, pendampingan, serta role play. Hasil dari kegiatan ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan kader tentang pemberian makan bayi dan anak serta tehnik komunikasi dan konseling sebanyak 45 point. Kegiatan selanjutnya yaitu pemantauan tumbuh kembang menggunakan KPSP yang diikuti oleh 8 balita dengan hasil 75% sesuai dan 25 % meragukan. Selain pemeriksaan tumbuh kembang Srikandi PMBA juga melakukan edukasi PMBA dan menjadi motor gerakan kebun gizi dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam sayur untuk memenhi kebuthan ruumah tangga. Kegiatan ini penting dilakukan mengingat masih ada balita yang mengalami masalah gizi karena kurang nya pengetahuan tentang menu yang tepat untuk anak
Pendampingan Ibu Menyusui Pada Masa Pandemi COVID-19 Guna Menjaga Ketahanan Keluarga Rahayu Widaryanti
Pancanaka Vol 2 No 1 (2021): PANCANAKA Jurnal Kependudukan, Keluarga dan Sumber Daya Manusia
Publisher : Perwakilan BKKBN Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37269/pancanaka.v2i1.85

Abstract

One of the sectors affected by COVID-19 pandemic is family resilience. One way to maintain family resilience is by continuing to breastfeed during a pandemic. nursing mothers also have to maintain their psychological condition to maintain breast milk production. One way to maintain the continuity of the breastfeeding process without obstacles, is by assisting a breastfeeding counselor. This study aims to increase the knowledge of breastfeeding mothers about lactation management during the COVID-19 pandemic to maintain family resilience. This research using a quantitative approach, with a quasi-experimental design without a control group. The sample in this study was 40 breastfeeding mothers who had breastfeeding problems. Mentoring for breastfeeding mothers was carried out in April-June 2020. Data analysis used the Wilcoxon signed-ranks test. Based on the results of the calculation of the Wilcoxon signed-ranks test, it was found that the median pre-test and post-test value increased by 22 points, so that assistance to breastfeeding mothers during the pandemic had increased knowledge about management. lactation as much as 22 points. With the increased knowledge of mothers, it is hoped that mothers will continue to breastfeed in all conditions because breastfeeding the family's resilience can be maintained to achieve a prosperous family.
Penurunan Masalah Gizi Pada Anak Usia Dini Melalui Edukasi PMT-AS Rahayu Widaryanti
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2022): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v6i5.10762

Abstract

Malnutrisi dan obesitas merupakan masalah yang sering dialami oleh anak usia dini, untuk mengurangi masalah tersebut perlu adanya pemberian makanan sehat dengan menu seimbang melalui program pemberian makanan tambahan anak sekolah (PMT-AS). Sebagai salah satu Langkah untuk mendukung keberhasilan program PMT-AS maka perlu peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru PAUD dan walimurid melalui program edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu partisipasi masyarakat meliputi pendidikan atau penyuluhan, pendampingan serta role play. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi program, pendidikan kesehatan, pendampinga dan roleplay yang diikuti oleh 16 peserta yang terdiri dari guru PAUD dan orang tua wali murid. Hasil pre-test dan pos-test menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai pemberian makanan tambahan anak sekolah. Kegiatan selanjutnya yaitu deteksi dini masalah gizi pada peserta didik yang dilakukan oleh guru PAUD dan praktik menyusun menu seimbang, menyiapkan makanan dengan bentuk yang variasi dan menarik dengan bahan pangan lokal.
INOVASI KAMPUNG KOMPLEMENTER BERBASIS TEHNOLOGI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KETAHANAN KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Rahayu Widaryanti; Muflih Muflih; Marselina Endah Hiswati
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.828 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9119

Abstract

Ketahanan keluarga dapat dioptimalkan salah satunya dengan pemafaatan terapi komplementer, namun terapi ini kurang diketahui oleh masyarakat. Selain itu melihat kemajuan tehnologi dan mudahnya akses internet di Desa Tirtomartani namun diperlukan informasi secara menyeluruh pada media edukasi tentang terapi komplementer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membentuk kampung komplementer dengan konsep pengembangan terapi komplementer berbasis komunitas atau wilayah sehingga diharapkan dapat lebih dekat dengan masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal. Metode kegiatan berupa pelatihan kader komplementer sebagai motor penggerak kampung komplementer serta melakukan inovasi dengan mengoptimalkan teknologi digital untuk media edukasi terapi komplementer, selain itu dilakukan pendampingan dan monitoring serta evaluasi yang dilakukan secara berkala untuk keberlangsungan dari program kampung komplementer. Hasil dari kegiatan ini adalah terbentuknya kampung komplementer serta peningkatan pengetahuan, wawasan dan keterampilan masyarakat mengenai terapi komplementer untuk meningkatkan derajat kesehatan yang dapat diterapkan pada individu, keluarga maupun masyarakat. Mitra memperoleh peningkatan pengetahuan pada kategori baik dengan rata-rata 50,66% dan penurunan pengetahuan dengan kategori kurang dari pengetahuan sebelumnya yaitu 17,71%.
Pendampingan Manajemen Laktasi dan MP ASI Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Rahayu Widaryanti; Lenna Maydianasari
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v6i2.1199

Abstract

Salah satu upaya pencegahan penyebaran virus corona maka WHO menghimbau untuk melakukan physical distancing, sedangkan di Indonesia himbauan ini di implementasikan dalam kebijakan pembatasan sosial berskala besar. Dampak dari kebijakan ini salah satunya yaitu terganggunya pelayanan kesehatan terutama kesehatan ibu dan anak serta kegiatan posyandu di masyarakat. Inovasi untuk tetap memberikan pelayanan terhadap ibu yang mengalami masalah menyusui dan pemberian MP ASI adalah dengan pelayanan konsultasi secara online. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pendampingan manajemen laktasi dan MP ASI dilaksanakan secara online melalui aplikasi WhatsApp pada bulan Juni-Agustus 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 60 ibu. Kegiatan dimulai dengan menyusun rencana kegiatan, membuat flyer serta formulir online dengan google form, sosialisasi program dilaksanakan melalui media sosial, kegiatan pendampingan dan konsultasi online dilakukan melalui aplikasi whatsApp dan kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan pada akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai manajemen laktasi dan MP ASI online sebanyak 23 point. Kata kunci: Pendampingan; Manajemen Laktasi; MP-ASI; Covid-19
Edukasi Program 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk Memutus Siklus Stunting Rahayu Widaryanti; Istri Yuliani
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) AMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v3i2.74

Abstract

Program 8000 hari pertama kehidupan merupakan salah satu Langkah untuk memutus siklus stunting, dimana program ini dimulai sejak terjadinya konsepsi hingga individu berusia 19 tahun. Program 8000 HPK pertamakali diterapkan di Kota Yogyakarta melalui peraturan Walikota Yogyakarta No 41 tahun 2021 yang kemudian di ikuti oleh beberapa wilayah lain di Indonesia. Kegiatan edukasi program 8000 HPK ini dilakukan di Desa Sitimulyo. Piyungan Bantul, DIY dengan pada tanggal 7 Juli 2022 dengan jumlah peserta 24 kader kesehatan. Peserta memiliki antusias yang tinggi mengingat program 8000 HPK merupakan program baru dan belum familiar. Kegiatan edukasi juga menggunakan media stiker smart chart, stiker smart chart ini merupakan alat bantu untuk edukasi yang berisi tentang pengertian stunting, dampak stunting, cara pencegahan stuinting dan alat bantu mengukur tinggi badan balita. Peserta telah menerima materi edukasi mengenai praktik memutus siklus stunting melalui program 8000 HPK dan masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut dan memerlukan pendampingan terkait program pencegahan stunting.
EVALUASI PASCA DIKLAT MEDIS MOW TERHADAP KINERJA PROVIDER DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KELUARGA BERENCANA Bernadetta Verawati; Rahayu Widaryanti; Sri Sugiharti
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.262 KB) | DOI: 10.35842/mr.v13i3.176

Abstract

Latar Belakang : Salah satu Grand Strategi BKKBN yaitu memperkuat SDM operasional program KB sehingga sangat dibutuhkan pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi tenaga kesehatan. Meskipun BKKBN DIY sudah mengkoordinir terlaksananya diklat medis dari tahun 2010 sampai 2014 yang diikuti oleh provider di 5 kabupaten namun jumlah akseptor KB MOW masih rendah.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di kabupaten Bantul dan kabupaten Sleman. Informan utama pada penelitian ini adalah provider peserta diklat medis MOW. Informan pendukung adalah Kasubid Yan KB SKPD KB Kabupaten Bantul dan Sleman serta subid Penyelenggaraan dan Evaluasi pelatihan BKKBN DIY.Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tak berstruktur dan wawancara mendalam terhadap 2 informan utama dan 3 informan kunci.Hasil dan pembahasan: Berdasar hasil penelitian, Pada saat pelaksanaan Diklat MOW sudah praktik langsung ke pasien,. Setelah pelaksanaan Diklat : Sebagian besar provider belum memberikan pelayanan MOW. Kendala yang dihadapi oleh para provider adalah adanya kebijakan pendanaan dari instansi terkait yang masih menghambat aplikasi hasil Diklat MOW.Simpulan : Pendidikan dan pelatihan medis belum diterapkan secara maksimal oleh provider dalam memberikan pelayanan keluarga berencana.Kata kunci : Evaluasi, Diklat medis, MOW
Co-Authors Agus Suharto, Agus Alviona Mustamu Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare Anggi Indri Wulandary Arifin, Hidayat Azizah, Shafira Nur Bernadeta Verawati Bernadetta Verawati Carolina Alya Casnuri Casnuri Dian Rhesa Rahmayanti Dian Rhesa Rahmayanti Eka Rahmuniyati, Merita Ester Ratnaningsih Febriana Febriana Fery Lusviana Widiany Fery Lusviana Widiany Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Florida Arliana Bora Fransiska Lanni Halmawati Halmawati Hayah Husnun Salsabillah Herliana Riska Herliana Riska Indrawati, Fika Lilik Istiqomah, Dedeh Istri Yuliani Istri Yuliani Istri Yuliani Khasana, Tri Mei Lenna Maydianasari Lenna Maydianasari Lenna Maydianasari Lestariningsih Lestariningsih Listia Dwi Febriati Lydia Cahyaningrum Marinda, Ima Marselina Endah Hiswati Martha Irene Kartasurya Martha Irene Kartasurya Maydianasari, Lenna Melani Maranressy Meti Patimah Metty Metty Metty, Metty Muflih Muflih Muflih Muflih Muflih, Muflih Natasya Gabryella Trisagita Natasya Gabryella Trisagita Natasya Gabryella Trisagita Norhaini Majid Nuke Devi Indrawati Palifiana, Dheska Arthyka Rahfiludin , Mohammad Zen rahmuniyati, merita eka Ratnaningsih, Ester Retnaningsih, Listyana Natalia Reynold Padagas Riska, Herliana Rizky Erwanto, Rizky Siti Fadlilah Sri Achadi Nugraheni Sri Sugiharti Sri Sugiharti Sugimoto, Hiroshi Tri Mei Khasana Trisagita, Natasya Gabryella Utami, Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Vivien Lin Yoga Adhi Dana, Yoga Adhi Yuliani, Istri Yuliani, Istri