Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI PASCA DIKLAT MEDIS PEMASANGAN IUD PASCA PLASENTA TERHADAP KINERJA PROVIDER DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN Bernadeta Verawati; Rahayu Widaryanti; Sri Sugiharti
The Shine Cahaya Dunia Kebidanan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA KEBIDANAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscbid.v1i1.93

Abstract

Latar Belakang : BKKBN DIY sudah mengkoordinir terlaksananya diklat medis dari tahun 2010 sampai 2014 yang diikuti oleh provider di 5 kabupaten. Sampai saat ini jumlah akseptor yang masih rendah adalah mereka yang menggunakan alat kontrasepsi IUD pasca plasenta. Metode:Penelitian ini meggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di kabupaten Bantul dan Sleman. Waktu penelitian dilakukan pada bulan September dan Oktober tahun 2015. Informan utama pada penelitian ini adalah provider peserta diklat medis. Informan pendukung adalah SKPD KB Kabupaten Bantul dan Sleman serta Kasubid Penyelenggaraan dan Evaluasi pelatihan BKKBN DIY. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tak berstruktur dan wawancara mendalam terhadap 5 informan utama dan 3 informan kunci. Hasil: Hasil penelitian sebelum mengikuti diklat sebagian besar provider belum memberikan pelayanan. Pada saat pelaksanaan diklat sebagian besar belum dilaksanakan praktik langsung ke pasien. Setelah pelaksanaan diklat sebagian besar provider belum memberikan pelayanan IUD pasca plasenta sesuai dengan teknik yang diajarkan pada saat diklat. Kendala yang dihadapi adalah Provider mengalami kesulitan dalam melaksanakan teknik pemasangan IUD Pasca Plasenta sesuai hasil diklat. Provider memberikan masukan untuk praktik ke pasien saat Diklat, diajarkan dua teknik pemasangan IUD pasca plasenta. Kata kunci : Diklat medis, IUD pasca plasenta
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG SIBLING RIVALRY DENGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP ANAK DI PADUKUHAN GUDE DAN PAKWUNGU Casnuri Casnuri; Rahayu Widaryanti; Febriana Febriana
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 1, No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DIII KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v1i1.105

Abstract

Latar Belakang: Sibling rivalry adalah perasaan tidak nyaman yang ada pada anak berkaitan dengan kehadiran orang asing yang semula tidak ada (dalam hal ini adalah saudara yang dilahirkan oleh ibunya yang dianggap mengancam posisi anak sebelumnya, ditujukan dengan perasaan iri hati). Masalah sibling rivalry dan pola asuh pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah tingkat pengetahuan ibu. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang sibling rivalry dengan pola asuh orang tua terhadap anak di Padukuhan Gude dan Pakwungu, Tepus, Gunungkidul, DIY.Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel adalah ibu-ibu yang memiliki balita di Padukuhan Gude dan Pakwungu, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta diambil dengan teknik total sampling sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisis Bivariat.Hasil: Ibu berumur antara 20-35 tahun sebanyak 19, persentase tinggi pendidikan ibu adalah dengan lulusan SD/SMP sebanyak 29, dan mayoritas ibu bekerja sebanyak 27, paritas kebanyakan anak 2 sebanyak 32. Tingkat pengetahuan ibu balita tentang sibling rivalry adalah tinggi sebanyak 15, pola asuh orang tua terhadap anak adalah pola asuh permisif sebanyak 30, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sibling rivalry dan pola asuh, r(35) = 0,228; p > 0,05.Kesimpulan: tidak ada hubungan yang signifikan antara sibling rivalry dan pola asuh, r(35) = 0,228; p > 0,05. Kata Kunci : Pengetahuan, Sibling Rivalry, Pola Asuh
Edukasi Program 8000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk Memutus Siklus Stunting Rahayu Widaryanti; Istri Yuliani
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 3 No. 2 (2022): Juli-Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpni.v3i2.74

Abstract

Program 8000 hari pertama kehidupan merupakan salah satu Langkah untuk memutus siklus stunting, dimana program ini dimulai sejak terjadinya konsepsi hingga individu berusia 19 tahun. Program 8000 HPK pertamakali diterapkan di Kota Yogyakarta melalui peraturan Walikota Yogyakarta No 41 tahun 2021 yang kemudian di ikuti oleh beberapa wilayah lain di Indonesia. Kegiatan edukasi program 8000 HPK ini dilakukan di Desa Sitimulyo. Piyungan Bantul, DIY dengan pada tanggal 7 Juli 2022 dengan jumlah peserta 24 kader kesehatan. Peserta memiliki antusias yang tinggi mengingat program 8000 HPK merupakan program baru dan belum familiar. Kegiatan edukasi juga menggunakan media stiker smart chart, stiker smart chart ini merupakan alat bantu untuk edukasi yang berisi tentang pengertian stunting, dampak stunting, cara pencegahan stuinting dan alat bantu mengukur tinggi badan balita. Peserta telah menerima materi edukasi mengenai praktik memutus siklus stunting melalui program 8000 HPK dan masih memerlukan sosialisasi lebih lanjut dan memerlukan pendampingan terkait program pencegahan stunting.
Upaya Meningkatkan Nafsu Makan Balita dengan Pijat Tuina dan Edukasi Pemanfaatan Herbal Rahayu Widaryanti; Muflih Muflih; Dian Rhesa Rahmayanti; Florida Arliana Bora; Halmawati Halmawati
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 1 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v4i1.4051

Abstract

Stunting is a problem faced both globally and nationally, the increase in stunting cases begins in the MP ASI phase or when the baby is 6 months old. One of the causes is suboptimal feeding of babies and children and problems such as decreased appetite in toddlers. One effort to overcome a toddler's decreased appetite is with complementary therapy, tuina massage, and herbal administration. Method: This activity was carried out in May-December 2024 in Sambiroto, Puromartani, Kalasan, Sleman. There are 5 stages in this activity including socialization, implementation, mentoring, evaluation, and program sustainability. There is an increase in the knowledge and skills of mothers and cadres regarding the practice of tuina massage and the use of herbs to increase appetite in toddlers.
Complementary and Alternative Therapy for Picky Eater: Systematic Review Muflih Muflih; Rahayu Widaryanti; Fika Lilik Indrawati; Natasya Gabryella Trisagita
NurseLine Journal Vol 8 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/nlj.v8i2.38832

Abstract

The picky eater problem is one of the beginnings of toddler stunting. This problem needs to be solved with scientifically proven interven- tions. This systematic review is focused on looking at complementary and alternative interventions that are scientifically proven to be ef- fective in treating picky eaters. This study aims to identify, evaluate, and summarize the findings of all relevant literature on complemen- tary & alternative therapies for picky eaters in children (1-6 years). Search for articles on PubMed, ProQUestProQuest, Google Scholar, and Crossref search engines related to literature from 2012-2022. Inclusion criteria were original research articles that examined an intervention on picky eating in children with complementary & alter- native therapeutic approaches. Quantitative, experimental research published in English and Indonesian with child participants with picky eater problems. The data were studied and analyzed with qualitative and narrative methods. There are a few articles (10 items) that re- view the effectiveness of an intervention to treat nutritional problems and the symptoms of picky eaters. Interventions with complementary approaches and alternative therapies were found to be very few. Most of them are in the form of conventional interventions such as health education, oral supplementation, counselling, and interventions with similar approaches. Several interventions are given in combination. There is an intervention for handling picky eaters given to respon- dents who have nutritional problems accompanied by other diseases. There is an insufficient number of scientific articles found related to interventions for picky eaters with complementary approaches and alternative therapies, therefore scientific evidence with research and publications is still a big opportunity and is very much needed in the future.
Edukasi Dan Pendampingan Untuk Meningkatkan Produksi ASI Dengan Kombinasi Woolwich dan Back Rolling Massage Maydianasari, Lenna; Widaryanti, Rahayu; Utami, Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning; Marinda, Ima
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : MEMAKSIMALKAN POTENSI
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/snpm.v3i1.1230

Abstract

Rendahnya pemberian ASI eksklusif merupakan ancaman bagi tumbuh kembang anak yang akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan kualitas sumber daya manusia. Mayoritas ibu menyusui menghentikan pemberian ASI pada beberapa minggu postpartum karena merasa ASI kurang dan bayi tidak puas menyusu. Back rolling massage terbukti lebih efektif jika dikombinasikan dengan woolwich massage karena stimulasi dilakukan pada otot-otot payudara dan punggung ibu nifas sehingga memicu hormon oksitosin memeras ASI di saluran lebih lancar ASI hingga dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi sampai 6 bulan. Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan edukasi dan pendampingan kepada ibu menyusui di Kelurahan Madurejo, Kecamatan Prambanan tentang upaya meningkatkan produksi ASI dengan kombinasi woolwich dan back rolling massage. Edukasi dilaksanakan dengan metode penyuluhan tentang upaya meningkatkan produksi ASI dengan kombinasi woolwich dan back rolling massage dilaksanakan pada tanggal 4 Juni 2023, dilanjutkan dengan pendampingan pada tanggal 6,9 dan 11 Juni 2023. Adapun monitoring dan evaluasi dilaksanakan pada tanggal 3-8 Agustus 2023. Peserta kegiatan adalah ibu menyusui di Kelurahan Madurejo sebanyak 24 orang. Sebelum penyuluhan nilai rata-rata pengetahuan sebesar 23,92±1,792 dan meningkat setelah diberikan penyuluhan menjadi 27,00±1,794. Ada pengaruh penyuluhan terhadap pengetahuan peserta tentang upaya meningkatkan produksi ASI dengan kombinasi woolwich dan back rolling massage. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi penyuluhan sudah sesuai dengan kebutuhan ibu menyusui. Alokasi waktu penyampaian materi dan tanya jawab dinilai cukup. Sedangkan hasil evaluasi narasumber menunjukkan bahwa narasumber menguasai materi yang disampaikan, menyampaikan materi dengan menarik dan mudah dimengerti serta memberikan jawaban terhadap pertanyaan peserta dengan jelas. Sebagian besar peserta sudah mempraktikan kombinasi woolwich dan back rolling massage dan merasakan produksi ASI meningkat sehingga direkomendasikan penerapannya oleh semua ibu menyusui untuk mendukung keberhasilan ASI eksklusif.
KESIAPAN PENERAPAN PROGRAM 8000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) DI KOTA YOGYAKARTA Widaryanti, Rahayu; Yuliani, Istri; Rahmuniyati, Merita Eka
Jurnal Jarlit Vol. 17 No. 1 (2021): PERCEPATAN PEMULIHAN SOSIAL EKONOMI UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70154/jid.v17i1.11

Abstract

Investasi pada 1000 hari pertama kehidupan merupakan program yang sudah diterapkan di berbagai negara karena periode ini merupakan periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan anak serta penentu kualitas kesehatan seumur hidupnya. Namun untuk menciptakan generasi yang unggul tidak hanya cukup pada periode itu saja namun 7000 hari setelah periode 1000 HPK juga perlu mendapatkan perhatian. Pemerintah Kota Yogyakarta tengah menyusun program untuk mempersiapkan generasi unggul melalui program 8000 hari pertama kehidupan (HPK). Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan penerapan program 8000 HPK yang akan diterapkan di Kota Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan selama 8 bulan di 7 Kemantren di wilayah kota Yogyakarta. Dengan informan utama 41 orang yang terdiri dari 6 bidan, 7 ahli gizi, 4 penanggung jawab UKS, 6 guru kelompok bermain (KB)/PAUD, 3 guru TK, 3 guru SD, 3 guru SMP, 3 guru SMA, 3 kader kesehatan dan 3 peserta karangtaruna. Informan triangulasi sebanyak 9 orang yaitu 3 kepala puskesmas, 5 kepala sekolah, 3 lurah dan 1 DP3APKB. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada prinsipnya kegiatan yang terdapat dalam program 8000 HPK tidak semua merupakan program baru, namun sebagian besar sudah lama di terapkan, namun kondisi di lapangan belum semua program yang diterapkan dapat berjalan dengan optimal. Banyak kendala yang dihadapi antaralain karena adanya pandemic Covid-19 sehingga banyak program kesehatan yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Perlu dilakukan inovasi untuk meminimalisir hambatan yang dialami, seperti penggunaan tehnologi informasi untuk menjalankan program secara virtual.
Kandungan Asam Amino Tempe Kedelai Lokal Indonesia dan Tempe Kedelai Impor Widiany, Fery Lusviana; Metty, Metty; Widaryanti, Rahayu; Azizah, Shafira Nur
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v8i2.11913

Abstract

Tempeh can potentially be used as a functional food, because it has high nutritional content. The types of tempeh sold on the Indonesian market include local soybean tempeh and imported soybean tempeh. Many people do not understand the differences between these two types of tempeh. This research was conducted to analyze the differences in amino acid content in local soybean tempeh and imported soybean tempeh. This experimental research was carried out in 2022 at the Dietetics and Culinary Laboratory at Respati University, Yogyakarta and the Saraswanti Laboratory, Bogor, Indonesia. The independent variable was variation of local soybean tempeh and imported soybean tempeh, while the dependent variable was amino acid content. Data were statistically analyzed using the Independent T-Test. The results of the analysis of the differences in amino acid content of local soybean tempeh and imported soybean tempeh for all types of amino acids showed a p-value <0.05. Methionine as a limiting amino acid in local soybean tempeh and imported soybean tempeh. In conclusion, there is a significant difference in amino acid levels between local soybean tempeh and imported soybean tempeh.
Correlation Between Knowledge of Health Information About Picky Eating, Supplementary Feeding, Management Ability of Appetite Herbs Muflih, Muflih; Widaryanti, Rahayu; Indrawati, Fika Lilik; Trisagita, Natasya Gabryella
Journal of Advanced Health Informatics Research Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Peneliti Teknologi Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59247/jahir.v1i2.34

Abstract

Picky eaters continue to pose challenges in providing additional food, hindering efforts to address child stunting. Thus, understanding the causes of picky eating in relation to maternal knowledge of health information about picky eaters, supplementary feeding management, and appetite herbs is crucial. This study aims to explore the correlation between knowledge of health information about picky eater, supplementary feeding, and the ability to manage food and herbal appetite in mothers of stunted children in Srimartani Village, Piyungan, Yogyakarta. Employing a cross-sectional survey design, the study involved 27 mothers (aged 23-42) of stunted children in October 2022. A research instrument comprising 21 questions was developed based on the concept of picky eating, adapted to the research context. Data analysis employed Kendall's tau_b statistical test to assess correlations. Stunting data were obtained from documented diagnoses at the local community health center, including malnourished toddlers and undernourished children. Findings revealed no correlation between knowledge of health information about picky eater and supplementary feeding, as well as between supplementary feeding and the ability to manage supplementary feeding and appetite herbs. However, a significant correlation was observed knowledge of health information about between picky eater and the ability to manage additional food and appetite herbs. In conclusion, higher picky eater knowledge was associated with better ability to manage additional food and appetite herbs, while knowledge of supplementary feeding did not show such a correlation. Further research with a more representative sample is recommended to provide a comprehensive understanding of the picky eater phenomenon
Effectiveness of E-Health for Early Detection of Emergency in Pregnancy : A Systematic Review Nuke Devi Indrawati; Meti Patimah; Rahayu Widaryanti; Martha Irene Kartasurya
Jurnal Kebidanan Vol 13, No 2 (2024): August 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.13.2.2024.132-137

Abstract

Background: The rapid development of digital technology provides a fundamental new understanding of improving public health by utilizing digitalization, especially in health prevention and promotion. The aim of this systematic review is to determine the effect of E-Health for Early Detection of Emergencies in Pregnancy. Method: This research was conducted using a systematic review referring to the 2020 PRISMA checklist. The article search process used databases sourced from PubMed, Scopus, Cinahl and Science Direct, using keywords and inclusion and exclusion criteria. The literature search used several keywords, namely “digital technology in health”, “digital services”, and “digital public health” in 2012-2022. Results: In searching this journal, researchers found 5 (five) pieces of literature related to digital health services. The research results showed that various digital applications were used to provide health services such as m-health and digital healthcare for pregnant women based on Android which were used to provide pregnancy services, knowledge and attitudes towards weight gain guidelines, weight tracking. Conclusion : Medical applications make smartphones a useful tool in the practice of evidence-based medicine at the point of care, and can also play a very important role in patient education, disease self-management, and remote patient monitoring.
Co-Authors Agus Suharto, Agus Alviona Mustamu Amigo, Thomas Aquino Erjinyuare Anggi Indri Wulandary Arifin, Hidayat Azizah, Shafira Nur Bernadeta Verawati Bernadetta Verawati Carolina Alya Casnuri Casnuri Dian Rhesa Rahmayanti Dian Rhesa Rahmayanti Eka Rahmuniyati, Merita Ester Ratnaningsih Febriana Febriana Fery Lusviana Widiany Fery Lusviana Widiany Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Fika Lilik Indrawati Florida Arliana Bora Fransiska Lanni Halmawati Halmawati Hayah Husnun Salsabillah Herliana Riska Herliana Riska Indrawati, Fika Lilik Istiqomah, Dedeh Istri Yuliani Istri Yuliani Istri Yuliani Khasana, Tri Mei Lenna Maydianasari Lenna Maydianasari Lenna Maydianasari Lestariningsih Lestariningsih Listia Dwi Febriati Lydia Cahyaningrum Marinda, Ima Marselina Endah Hiswati Martha Irene Kartasurya Martha Irene Kartasurya Maydianasari, Lenna Melani Maranressy Meti Patimah Metty Metty Metty, Metty Muflih Muflih Muflih Muflih Muflih, Muflih Natasya Gabryella Trisagita Natasya Gabryella Trisagita Natasya Gabryella Trisagita Norhaini Majid Nuke Devi Indrawati Palifiana, Dheska Arthyka Rahfiludin , Mohammad Zen rahmuniyati, merita eka Ratnaningsih, Ester Retnaningsih, Listyana Natalia Reynold Padagas Riska, Herliana Rizky Erwanto, Rizky Siti Fadlilah Sri Achadi Nugraheni Sri Sugiharti Sri Sugiharti Sugimoto, Hiroshi Tri Mei Khasana Trisagita, Natasya Gabryella Utami, Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Vivien Lin Yoga Adhi Dana, Yoga Adhi Yuliani, Istri Yuliani, Istri