Claim Missing Document
Check
Articles

LATIHAN BOOTCAMP MEMBANTU MENINGKATKAN KEBUGARAN KARYAWAN INDOFOOD Mury Kuswari; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.032 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v4i1.1781

Abstract

Abstrak: Program latihan atau olahraga ditempat kerja merupakan salah satu kegiatan yang memiliki banyak manfaat terhadap kesehatan dan kebugaran karyawan. Produktivitas kerja dan menurunkan berbagai macam resiko penyakit tidak menular. Salah satu latihah yang popular dan cocok untuk karyawan adalah latihan Bootcamp. Kegiatan ini dilakukan pada karyawan Indofood sebanyak 70 orang. Bootcamp terdiri dari 10 pos yang dirancang untuk melatih seluruh anggota tubuh agar hasilnya lebih optimal. Seluruh karyawan sangat senang dan bersemangat mengikuti latihan Bootcamp ini karena gerakannya sangat mudah tetapi membutuhkan energi yang lumayan besar serta meningkatkan kebersamaan antar karyawan. Hasil pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan kebugaran serta produktivitas karyawan dan dapat diaplikasikan pada berbagai perusaaan di Indonesia.Abstract:  Workout or exercise programs at work are one of the activities that have many benefits to the health and fitness of employees. Work productivity and reduce various risks of non-communicable diseases. One of the most popular and suitable trainings for employees is Bootcamp training. This activity was carried out on 70 Indofood employees. Bootcamp consists of 10 posts designed to train all members of the body so that the results are more optimal. All employees are very happy and eager to take part in this Bootcamp training because the movements are very easy but require a considerable amount of energy and increase togetherness between employees. The results of community service are expected to improve employee fitness and productivity and can be applied to various companies in Indonesia
Pengaruh Pemberian Media “BUJAGI” Terhadap Pengetahuan dan Sikap Mengenai Makanan Jajanan pada Siswa Sekolah Dasar Annisa Dwi Meitha; Nazhif Gifari; Nadiyah Nadiyah; Dudung Angkasa
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 1 (2022): May
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52742/jgkp.v3i2.12791

Abstract

Jajanan sekolah merupakan varian makanan yang sering dikonsumsi karena anak-anak lebih aktif dalam memilih makanan yang disukai dan selalu ingin mencoba makanan yang baru dikenalnya, namun rendahnya tingkat keamanan jajanan masih menjadi permasalahan penting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai makanan jajanan adalah dengan menggunakan media atau alat bantu yang disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan agar proses belajar berlangsung efektif. Jenis penelitian ini adalah Quasy Experiment dengan rancangan penelitian non-randomized pretest-posttest control group design. Besar responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 61 siswa yang berusia 9-11 tahun, terdiri dari 30 siswa SDN Kunciran 06 sebagai kelompok perlakuam dan 31 siswa SDN Kunciran 07 sebagai kelompok kontrol. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil uji statistik pengetahuan dan sikap didapatkan nilai p = 0.000 dan p = 0.001 (p < 0.05) yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan dan sikap mengenai jajanan setelah diberikan pendidikan gizi pada masing-masing kelompok. Tidak ada perbedaan yang signifikan pada post-test 1 pengetahuan, post-test 1 dan post-test 2 sikap antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan masing-masing nilai p=0.523, p=0.380, dan p=0.066 (p > 0.05). Ada perbedaan yang signifikan pada post-test 2 pengetahuan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p=0.010 (p < 0.05). Media BUJAGI dapat menjadi alternatif dalam memberikan pendidikan gizi mengenai jajanan pada siswa kelas V Sekolah Dasar
Edukasi Media Tote Bag Merubah Pengetahuan Serta Sikap Kader Posbindu Dalam Pengukuran Antropometri Dan Gizi Seimbang Lansia Sarah Ameilia Subagyo; Laras Sitoayu; Idrus Jus’at; Nazhif Gifari; Harna Harna
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 5 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v5i1.229

Abstract

Kader posyandu lansia (Posbindu) mempunyai peranan penting dalam kegiatan Posbindu. Beberapa tugas kader adalah mengukur tinggi dan berat badan lanjut usia (lansia) juga memberikan edukasi mengenai gizi seimbang untuk lanjut usia (lansia), akan tetapi kader belum melakukan pengukuran tinggi badan serta berat badan dengan tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah pemberian media tote bag dapat mempengaruhi perubahan pengetahuan serta sikap kader posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia. Desain penelitian memakai metode Quasi Eksperiment dengan desain one group pre-test dan post-test pada 35 responden kader Posbindu di wilayah Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mengukur perubahan pengetahuan serta sikap menggunakan kuesioner pre-post test. Uji analisis bivariat yang di gunakan adalah Uji Paired Sample T-test untuk data yang berdistribusi normal dan Uji Wilcoxon untuk data yang berdistribusi tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perubahan rata-rata nilai pengetahuan dan sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia dibandingkan sebelum dan sesudah intervensi. Pemberian edukasi dengan media tote bag dapat merubah pengetahuan serta sikap kader Posbindu dalam pengukuran antropometri dan gizi seimbang pada lansia
Pendampingan Secara Online pada Ibu Muda dalam Praktik Pemberian Makanan Tambahan untuk balita Laras Sitoayu; Rahmi Kartini Pertiwi; Tommy G Tommy G; Pelita Juliana Gultom; Lintang Purwara Dewanti; Nazhif Gifari
Indonesia Berdaya Vol 3, No 1: November 2021-January 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022172

Abstract

The practice of complementary feeding (MP-ASI) to children still has many obstacles, starting from the schedule for giving it, the type and the amount that must be given according to the child's age. This causes nutritional problems in children, such as gastrointestinal infections, malnutrition, etc. One way to overcome errors in the practice of giving complementary feeding is to provide nutrition education by forming nutrition classes/groups for young mothers who have children under five. Education is carried out online to make it easier for mothers to follow education during the Covid-19 pandemic. Educational programs are effective in increasing mother's knowledge of the practice of giving MP-ASI.   Praktik pemberian MP-ASI pada anak masih banyak mengalami kendala, mulai dari jadwal pemberiannya, jenis dan jumlah yang harus diberikan sesuai dengan usia anak. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah gizi pada anak, seperti infeksi saluran pencernaan, gizi kurang, dsb. Salah satu cara mengatasi kesalahan dalam praktik pemberian MP-ASI adalah melakukan edukasi gizi dengan membetuk kelas gizi/grup pada ibu muda yang memiliki anak balita. Edukasi dilakukan secara online untuk memudahkan ibu dalam mengikuti edukasi di masa pandemi Covid-19. Program edukasi efekti meningkatkan pengetahuan ibu terhadap praktik pemberian MP-ASI.
Effect of tele-exercise versus combination of tele-exercise with tele-counselling on obese office employee’s weight loss Mury Kuswari; Rimbawan Rimbawan; Hardinsyah Hardinsyah; Mira Dewi; Nazhif Gifari
ARGIPA (Arsip Gizi dan Pangan) Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : UHAMKA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/argipa.v6i2.7710

Abstract

Obesity is one of five death risks globally. This is worsened by the increasing sedentary nature of work, where adults spend most of their time. The ongoing COVID-19 pandemic causes many employees to work from home. Online exercise in home or tele-exercise may potentially manage this. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of tele-exercise on decreasing body weight of obese employee, or if it must be combined with nutrition tele-counseling. The design of this study is Pre-Post-Test Quasi-Experimental. This study was conducted on obese office employee in Jakarta with two intervention groups, one who receive tele-exercise intervention and the other who receive tele-exercise and nutrition tele-counseling. Subjects were divided into tele-exercise (n=25) and tele-exercise and nutrition tele-counseling (n=38). Subjects received tele-exercise 30 minutes per session, three sessions per week for six weeks. Tele-counseling was done by WhatsApp application every day, consisting of balanced nutrition education and calorie restriction for weight loss. Paired t-test was done on subject’s body weight before and after intervention. The group who received tele-exercise and tele-counseling experienced weight loss significantly with average bodyweight from 77.36±11.83 kg to 75.49±11.58 kg (Δ=-1.87 kg, p<0.05), while the same didn’t happen on another group (Δ=0.36, p>0.05). This research showed that tele-exercise is not very effective on decreasing obese office employee’s body weight, but must be combined with nutrition tele-exercise to achieve significant weight loss.
Relationship of Energy Intake, Macro and Micro Nutrients to Physical Fitness of Athletes of Dyva Taekwondo Centre Cibinong Mury Kuswari; Fitri Handayani; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 5 No 1 (2020): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v5i1.572

Abstract

Physical Fitness is the ability to do daily activities easily, without getting tired excessive, and has a power reserve to rest. VO2max is a main factor for athletes in order to get a good performance. This study aims to determine the relationship of energy intake, macro and micro nutrients to physical fitness of athletes of Dyva Taekwondo Centre Cibinong. This study used cross sectional design research. The number of respondents was 30 athletes determined by total sampling. The consumption energy and macronutrients were measured by 3x24 hour recall method, whereas intake of micronutrients data was obtained using semy FFQ. Variable relationships were tasted using Pearson Correlation. The result showed that the average age of respondents was 14±1 years, energy intake 2259±571 kkal, protein 73±15 g, fat 51,7±8,9 g, carbohydrate 259±57 g, vitamin B1 1,15±0,4 mg, vitamin C 230±81,7 mg, fe 21±4,5 mg and fitness level 35,69±7,2 kg/ml/minute. There was relationship of energy intake (p= 0,0001), carbohydrate (p=0,0001), vitamin C (p=0,0001), fe (p=0,007 and fitness level. There was no correlation between fat intake, protein, vitamin B1 and fitness level (p=0,081, p=0,497, p=0,383). Intake of energy, carbohydrate, vitamin C, and fe does relate to physical fitness of athletes of Dyva Taekwondo Centre Cibinong. Athletes are advised to consume food according to their daily needs in order to maintain their fitness therefore, they can achieve optimal performance.
Faktor VO2 max Atlet Softball Putri di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Asian Games 2018 Okta Diana Pramono; Mury Kuswari; Prita Dhyani Swamilaksita; Mertien Sa’pang; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 5 No 2 (2020): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.708 KB) | DOI: 10.33222/juara.v5i2.844

Abstract

VO2 max berperan penting dalam mendukung performa terbaik atlet. Gizi berperan besar untuk mendukung atlet agar mencapai performa maksimal saat latihan maupun saat bertanding. Pemenuhan asupan gizi yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan akan membuat komposisi tubuh atlet berada pada kondisi terbaik. Softball merupakan salah satu cabang olahraga yang membutuhkan VO2 max yang baik untuk mendukung performa atlet. Softball putri Indonesia merupakan salah satu tim dalam Asian Games 2018. Desain penelitian ini cross sectional dengan metode total sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet softball putri di Pemusatan Latihan Nasional sebanyak 17 orang. Data yang dikumpulkan yaitu asupan zat gizi makro, status gizi, status hidrasi dan kebugaran. Analisa data penelitian ini menggunakan korelasi Pearson. Terdapat hubungan IMT (p=0,034) dan persen lemak tubuh (p=0,010) dengan VO2 max. Tidak terdapat hubungan energi (p=0,542), karbohidrat (p=0,663), protein (p=0,445), dan lemak (p=0,141) dengan VO2 max. Indeks Massa Tubuh dan persen lemak tubuh merupakan faktor yang berhubungan dengan VO2 max pada atlet softball putri di Pelatnas Asian Games 2018. Atlet perlu memperhatikan indeks massa tubuh (IMT) dan persen lemak tubuh agar VO2 max tidak mengalami penurunan.
Erratum: Hubungan Asupan Energi, Zat Gizi Makro dan Mikro terhadap Kebugaran Atlet Dyva Taekwondo Centre Cibinong Mury Kuswari; Fitri Handayani; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 5 No 2 (2020): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.157 KB)

Abstract

Correction to: JUARA: Jurnal Olahraga This corrects the article DOI: https://doi.org/10.33222/juara.v5i1.572 This article was originally published using English metadata in the article title and this is our fault. but now the article metadata has been changed in Indonesian and appears correctly in the current article.
Analysis of Protein Content on Commercial Protein Supplement in Indonesia Mury Kuswari; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina; Suci Justickarin; Anni Fathiya; Falik Hutasuhut
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 6 No 2 (2021): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v6i2.1225

Abstract

Commercial Protein Supplements that are circulating freely nowadays are consumed not only by athletes but the wider community, especially sports activists who rely upon it to improve performance or merely for aesthetic interests. This study aims to analyze the nutritional content of the five supplements circulating freely in Indonesia to then compare it with the claims on the packaging label. We analyzed five samples of popular supplements in Indonesia obtained online and then tested in three copies for each sample. The actual total protein in the supplement sample is measured using the Kjeldahl method where the appropriate nitrogen material is converted to percentage of protein by multiplying a factor of 6.38 in duplicate. Then the research data processed and analyzed using Microsoft Excel 2016 computer programs then by Statistical Program for Social Sciences (SPSS), consecutively. Relationships between different tests were evaluated by calculating the relevant correlation coefficients (Pearson linear correlation) (p <0.05). Analysis of variance (ANOVA) was used to compare the differences between products with different manufacturing processes (p <0.05). Based on the analysis results, only two of the five samples studied has a minimum of 80% compatibility with the claim on the packaging label. Several main factors including inaccurate analysis, preparation processing on products that triggers protein denaturation, inadequate storage, and regulations that have just been set so that producers are still free to write Nutrition Value Information with a fairly low level of accuracy. This research is expected to be able to help the evaluation for producers and the government (BPOM) to be able to provide correct information to consumers so that maximum physiological benefits can be obtained.
Effects of Tele-Exercise and Nutrition Tele-Counselling on Fitness Level of Obese Employee during COVID-19 Pandemic Time Mury Kuswari; Rimbawan Rimbawan; Hardinsyah Hardinsyah; Mira Dewi; Nazhif Gifari
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 7 No 1 (2022): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v7i1.1446

Abstract

The unhealthy Lifestyle of office employees may affect cardiovascular disease risk and other chronic illnesses. In this ongoing COVID-19 pandemic, there’s a decrease in physical activity and exercise intensity in-office employees, while increasing psychological stress may reduce physical fitness. One of the solutions to these problems is by implementing tele-counseling and tele-exercise technology. The purpose of this study is to test the effects of tele-exercise and tele-counseling intervention against obese employees’ fitness levels. This study uses a pre-post-test quasi-experimental design on one group without a control group, with subjects consisting of males and females with BMI 25-30 kg/m2. Subjects received tele-exercise intervention for 30 minutes per session, three sessions per week for 12 weeks, while tele-counseling was done by Zoom and WhatsApp every day. Fitness tests include 1-minute push-up and sit-up count, sit-and-reach, and bleep test. Subjects experience significant improvement on all aspects of fitness level (strength, flexibility, and cardiorespiratory fitness), with the most significant improvement being flexibility. This study proves that tele-exercise and nutrition tele-counseling is an effective program to improve obese employees’ wellness. Moreover, this method is a good alternative for substituting direct, face-to-face exercise and nutrition counseling in this pandemic time.
Co-Authors -, Nurlina Islamiyati Aditya Himarwan Amalia, Dea Sofa Amelia Avissa Anggraeni, Dini Anna Fitriani Anni Fathiya Annisa Dwi Meitha Aprianti, Linda Arini, Ni Putu Dewi Arofah, Sari Nur Azari, Hanifah Christine Novi Arista Dea Azza Desiani Rizki Purwanigtyas Desiani Rizki Purwaningtyas Devieka Rhama Dhanny Dewanti, Lintang Purwara Dijaya, Rendy Dionysius Subali Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dyah Annisa Anggraini Endang Mulyani Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Mulyani Falik Hutasuhut Falik Hutasuhut Faradila, Ovi Eka Ferlica Pustisari Ferlica Pustisari Fernanda, Catrine Finandita Widia Andriani Fitri Handayani Fitrianita Wulandari Ghalda, Ayu Graciella Graciella Habibi Hadi Wijaya Halimatussa'diah, Della Martha Hanifah Azari Hardinsyah Harna, Harna Hazadina, Tsabitah Himarwan, Aditya Idrus Jus'at Idrus Jus’at Irtya Qiyamulail Ismi Aminatyas Juli Candra Khaerani, Annisa Khairizka Citra Palupi Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Linda Riski Sefrina Lintang P. Dewanti Lintang Purwara Maratis, Jerry Maria Tambunan Mariana Sari Mira Dewi Muliani, Mifthah Mury Kuswari Nadiah Nadiah Nadiah Nadiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Ni Putu Dewi Novianti, Anugrah Novita Sari Widyastiti Okta Diana Pramono Orlando, Andreas Ovi Eka Faradila Palupi, Khairizka Citra Pelita Juliana Gultom Pelita Juliana Gultom Permatasari, Indah Dwi Pratiwi Pratiwi Prita Dhyani Swamilaksita Purwaningtyas, Desiana Rizky Putra, Felicia Kartawidjaja Putri Nurhasanah Putri Ronitawati Rachmanida Nuzrina Rachmanina Nuzrina Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Rakhmawati, Yenny Dewi Rian Adi Pamungkas Rifki, Muhammad Ainur Rimbawan , Rizal, Mochammad Sa'pang, Mertien Salim Nurjadin Sarah Ameilia Subagyo Sari, Ria Patika Seprianto, Seprianto Septia Mandala Putra Siti Hadianti Stefania Martinus Tahu Suci Justickarin Suciana, Aulya Marthadina Suciana Syukriah Usman Tahu, Stefania Martinus Tommy G Tommy G Tommy G Tommy Gantohe Utami, Dessy Aryanti Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wulansari, Nadila Dwi Yulia Wahyuni Yuni Pradila Yuni Pradilla Fitri Zia Mu'tazzah Shabah