Claim Missing Document
Check
Articles

Case Study of Standardized Nutrition Care Process in Taekwondo Kyorugi Athletes 49 kg Tommy Gantohe; Nazhif Gifari; Mertien Sa’pang; Irtya Qiyamulail
JUARA : Jurnal Olahraga Vol 7 No 2 (2022): JUARA: Jurnal Olahraga
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/juara.v7i2.1485

Abstract

Taekwondo is a fighting sport that is part of international sports competitions. The existence of a weight-based class system aims to ensure a balance of strength, body size and range of motion between athletes who will compete. The class system based on body weight causes athletes to try to achieve the appropriate weight for the competition class before the match. An extreme and not adequately monitored weight loss program can affect an athlete's performance and even endanger the athlete's health. This case study aims to see the impact of providing nutritional intervention in the PON preparation period on changes in athletes' weight. The process of standardized nutrition care to help taekwondo athletes achieve body weight according to competing classes is gradual, safe and minimizes risk. The method used in this research is a case study with several subjects, as many as one athlete. Based on the results of this case study, it is known that giving a low-calorie diet for ten days of intervention showed an effect on the weight loss of athletes. At the end of the intervention period, there was a weight loss of 1.5 kg.
PEMBINAAN KANTIN KAMPUS MELALUI HIGIENE PENJAMAH MAKANAN Laras Sitoayu; Putri Ronitawati; Vitria Melani; Nazhif Gifari
DHARMA RAFLESIA Vol 17, No 2 (2019): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v17i2.10067

Abstract

The Canteen is a facility that is often visited by many people, therefore the canteen cleanliness and health need attention. Especially The canteen in places such as education providers. Whatever is served by canteen will be consumed by campus residents and become a daily habit to consume it. Contamination that occurs in the canteen will endanger campus residents, and if consumed by many people will cause many victims. This will certainly endanger the health of campus residents, especially students and employees. Food handler’s personal hygiene and completeness of APD are closely related to food contamination. For this reason, it is necessary to develop a healthy canteen, one of which is by providing education about personal hygiene and the importance of using APD when food is personalized. This activity is a community service of the Nutrition Study Program Faculty of Health Sciences (FIKes)Esa Unggul University. The purpose of this activity is to create a healthy and pollution free canteen Esa Unggul University. All food handlers canteen attended and participated in this activity well. Activities like this are important to carry out to cultivate a healthy canteen in an educational environment such as a campus.   
Compliance level difference of tele-exercising obese office employee on body weight and body fat Mury Kuswari; Rimbawan Rimbawan; Hardinsyah Hardinsyah; Mira Dewi; Nazhif Gifari
Journal Sport Area Vol 7 No 2 (2022): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2022.vol7(2).8917

Abstract

The problem of overnutrition and obesity tend to increase year by. Office employee are susceptible to physical inactivity and obesity. In context of current pandemic, exercising via online media, termed ‘tele-exercise’ may be an effective alternative intervention. However, the effect of compliance and timing of exercise on overall health-related output are still not often discussed. The purpose of the study is to compare the effect of tele-exercise done during working hours vs. after working hours on obese office employee’s weight loss and improvement of body fat percentage, as well as their relation to compliance level. The design of this study is quasi-experimental design, with obese office employee as participants, which then grouped into after work exercise (AW, n = 36, 1-hour duration) and mid-work exercise (DW, n = 21, 30-minute duration). Total sampling was used since the target population were under 100 people. Exercises were done 3 times/week for 12 weeks. Data collected were sample characteristics, bodyweight, and percentage of body fat. Both timing of intervention is effective on reducing body weight significantly (p<0.05). Significant reduction (p<0.05) on percentage of body fat is only occurring in DW group. Compliance level for AW and DW group are 63.75% and 61.23%, respectively, and being insignificant to each other (p>0.05). The contribution of compliance in shorter exercise/DW on body fat loss and weight loss is 23.1% and 20.9%, respectively; while the contribution of compliance in longer exercise/AW is 11.3% on body weight loss. A short, mid-working exercise have the similar or even better effect than 1-hour after-work exercise session on weight loss and body fat loss. We recommend tele-exercising during working hours for at least 30 minutes to achieve significant body weight and body fat loss.
Persepsi Karyawan Terhadap Senam Peregangan di Puskesmas Kebon Jeruk Laras Sitoayu; Tommy G; Rahmi Kartini Pertiwi; Pelita Juliana Gultom; Nazhif Gifari; Vira Herliana Putri
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 3 No 1 (2021): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.835 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2021.3.1.4708

Abstract

Aktivitas fisik bermanfaat untuk promosi kesehatan dan pencegahan penyaki, serta mengontrol berat badan, karena aktivitas fisik meningkatkan kapasitas fungsional tubuh melalui peningkatan konsumsi oksigen maksimal (VO2 max), komposisi tubuh, kekuatan otot, daya tahan, dan fleksibilitas. Saat ini, Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk mempunyai program kegiatan gizi olahraga yaitu senam peregangan, berupa pemutaran audio di area puskesmas dengan melakukan peregangan untuk seluruh karyawan. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur persepsi tenaga kesehatan di lingkungan kerja Puskesmas Kebon Jeruk terkait program peregangan yang telah berjalan, sehingga dapat dijadikan sebagai bahan kajian dalamengembangan program gizi olahraga. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner online yang diadopsi dari Instrument to Measure Health Promotion Model (HPM) Behavioral Determinants: Exercise Benefits/Barriers Scale (EBBS) Karakter responden yang berpartisipasi pengisian kuesioner sebanyak 23 orang wanita dan 11 orang pria. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan antara pemahaman terkait manfaat aktivitas fisik dengan persepsi terhadap senam peregangan dengan arah hubungan positif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu semakin baik persepsi seseoang mengenai manfaat aktivitas fisik dan olahraga maka semakin baik pula jenis aktivitas fisik dan olahraga yang dilakukan secara terprogram
Pengaruh Program Latihan Olahraga dan Edukasi Gizi Terhadap Komposisi Tubuh, Lingkar Perut dan Lingkar Panggul pada Wanita Usia Produktif di Depok Amelia Avissa; Mury Kuswari; Rachmanida Nuzrina; Nazhif Gifari; Vitria Melani
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 2 No 2 (2021): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.776 KB) | DOI: 10.20884/1.paju.2021.2.2.3947

Abstract

Data prevalensi obesitas di seluruh dunia meningkat dua kali lipat antara tahun 1980 dan 2014. Meningkatnya obesitas tidak lepas dari gaya hidup, seperti menurunnya aktivitas fisik. Edukasi gizi baik melalui penyuluhan, konseling ataupun berbagai metode lainnya merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah masalah gizi. Program latihan olahraga dan edukasi gizi adalah cara yang tepat untuk melihat seberapa besar pengaruh terhadap status gizi di pusat kebugaran khusus wanita seperti di Duadua Studio Depok. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh program latihan olahraga dan edukasi gizi terhadap komposisi tubuh, lingkar perut dan lingkar panggul pada peserta olahraga di pusat kebugaran Duadua Studio Depok. Penelitian ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik longitudinal dengan sampel berjumlah 34 orang. Analisis data menggunakan Uji t-paired. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh yang signifikan dari program latihan olahraga dan edukasi gizi terhadap komposisi tubuh dan lingkar perut (p<0,05). Namun, tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap lingkar panggul (p>0,05). Terdapat pengaruh program latihan olahraga dan edukasi gizi terhadap komposisi tubuh dan lingkar perut. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap lingkar panggul pada peserta olahraga di pusat kebugaran di Duadua Studio Depok. Pada penelitian selanjutnya perlu menggunakan kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, hal tersebut dapat menjadikan kelompok pembanding pada saat penelitian
EDUKASI TENTANG PENTINGNYA GIZI OLAHRAGA PADA ATLET BASKET KURSI RODA Nazhif Gifari; Siti Hadianti; Salim Nurjadin; Mertien Sapang
ASMAT JURNAL PENGABMAS Vol. 1 No. 2 (2022): Juni 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.682 KB) | DOI: 10.47539/ajp.v1i2.22

Abstract

Atlet harus memahami pentingnya gizi olahraga karena berdampak pada kesehatan dan performa lebih khusus pada atlet basket kursi roda. Pengetahuan gizi olahraga seperti peran zat gizi makro, zat gizi mikro dan weight management menjadi bahasan utama dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan desain cross sectional. Kegiatan yang dilakukan dengan ceramah dan FGD serta dibantu dengan media leaflet pengaturan gizi atlet basket kursi roda. Edukasi ini dilakukan secara online selama seminggu dan diakhiri dengan post-test bersama para atlet. Hasil dari kegiatan ini, meningkatnya pengetahuan gizi olahraga dengan indikator nilai diatas 70 (cukup). Diawal kegiatan ini, masih banyak yang belum memahami peran zat gizi terhadap performa namun setelah kegiatan ini atlet mampu menjawab pertanyaan dengan tepat. Oleh karena itu, melihat pentingnya peran zat gizi ini melalui edukasi gizi olahraga bagi para atlet basket kursi roda perlu untuk ditindaklanjuti dengan indikator lainnya seperti komposisi tubuh dan asupan gizi
Persen lemak tubuh, aktivitas fisik, body image, asupan energi, asupan karbohidrat berkorelasi dengan keragaman makanan pada remaja di perkotaan Putri Ronitawati; Nazhif Gifari; Laras Sitoayu; Putri Nurhasanah
AcTion: Aceh Nutrition Journal Vol 7, No 2 (2022): November
Publisher : Department of Nutrition at the Health Polytechnic of Aceh, Ministry of Health

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/action.v7i2.489

Abstract

Insufficient dietary diversity in adolescents, and the amount of food consumed is small and incomplete, causing a mismatch between intake and nutritional adequacy in adolescents. The study aimed to analyze the relationship between body fat percent, physical activity, body image, energy intake, carbohydrate intake, and consumption diversity in adolescents in urban areas. The research design was cross-sectional, conducted in 10 public high schools in DKI Jakarta in July–November 2019. The sample used purposive sampling following the inclusion and exclusion criteria provisions. The sampling technique used was random so that 250 students were obtained for each school. Data collection on characteristics, nutritional knowledge, and body image, used a questionnaire that the respondents themselves filled in. Nutritional status data is collected using anthropometric measurements and determined based on BAZ. Nutrient intake data was collected using recall intake, which was measured every 1 x 24 hours, and body fat percent data was collected using an Omron BIA. Physical activity data using the International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Data on adolescent consumption diversity using energy and carbohydrate intake recall measured 1x24 hours. Data was analyzed using the Spearman correlation test. The results stated that there was a relationship (p<0,05) between percent body fat, physical activity, body image, calorie intake, and carbohydrate intake with dietary diversity (IDDS) in adolescents in urban areas. In conclusion, adolescent dietary diversity is related to percent body fat, physical activity, body image, energy intake, and carbohydrate intake.
THE EFFECT DIFFERENCES OF 30-MINUTES VERSUS 60-MINUTES TELE-EXERCISE ON FITNESS LEVEL OF OBESE EMPLOYEES Mury Kuswari; Rimbawan Rimbawan; Hardinsyah Hardinsyah; Mira Dewi; Nazhif Gifari
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 3 (2022): JURNAL MEDIA GIZI INDONESIA (NATIONAL NUTRITION JOURNAL)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i3.243-249

Abstract

The ongoing COVID-19 pandemic causes lower physical activity while exercise intensity also decreases. At the same time, the stress level is increasing, causing low physical fitness level. Due to the importance of human health and company cost to increase their employees’ physical fitness level, and with regard to the limited time of office employees, this research aimed to analyze the effect of tele-exercise duration on the fitness level of obese employees. The design of this study was pre-posttest quasi-experimental design. The subjects of this research were male and female obese employees, aged 18-45 years old, from Fast Moving Consumer Goods (FMCG) company in Jakarta, Indonesia. Subjects then were randomly assigned to a 30-minutes exercise session group (n = 20) or 60-minutes exercise session group (n = 19). Statistical analysis included paired t-test and independent t-test to analyze differences between groups. All aspects of fitness analyzed in this study (strength, flexibility, and cardiorespiratory endurance) were increased in both groups significantly (p<0.05). It was shown that 60-minutes exercise sessions improve overall aspects of fitness better than 30-minutes exercise sessions, except for cardiovascular fitness (VO2 Max). Using an independent t-test, there were no significant differences between 30-minute and 60-minute exercise sessions in terms of mean changes (p>0.05). This study showed that tele-exercise, even if it is done in a short period, 30-minute duration, may improve the overall aspect of fitness level significantly for obese employees. Moreover, in this pandemic time, this kind of program is a better alternative than face-to-face, direct exercise intervention.
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN PERSENTASE LEMAK TUBUH PADA ATLET SEPAK BOLA PROFESIONAL Mury Kuswari; Nazhif Gifari; Septia Mandala Putra; Aditya Himarwan
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 1 No. 2 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.655 KB)

Abstract

Komposisi lemak tubuh memainkan peranan penting dalam performa atlet, sehingga target komposisi tubuh perlu diperhatikan. Kebutuhan energi dan zat gizi makro atlet sepak bola bervariasi tergantung musim pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi makro dan energi terhadap persen lemak tubuh total dan viseral. 11 subjek dari klub sepak bola PS TIRA PERSIBO dinilai asupan zat gizi makro menggunakan sistem recall 1x24 jam dan diambil data komposisi badan dengan BIA pada masa pramusim pertandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan zat gizi makro dengan komposisi lemak tubuh total dan lemak viseral. Semua subjek mengalami defisiensi zat gizi makro dan energi. Hal ini perlu diperbaiki agar performa atlet tetap terjaga.
PERILAKU MAKAN, KEBIASAAN SARAPAN, PENGETAHUAN GIZI DAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMA DI JAKARTA: Relationship of Eating Behavior, Breakfast Habits, Nutrition Knowledge with Nutritional Status of Students SMA in Jakarta Christine Novi Arista; Nazhif Gifari; Rachmanida Nuzrina; Laras Sitoayu; Lintang Purwara
Jurnal Pangan Kesehatan dan Gizi Universitas Binawan Vol. 2 No. 1 (2021): Desember 2021
Publisher : Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.294 KB)

Abstract

Remaja termasuk kelompok yang rentan mengalami berbagai masalah gizi seperti gizi kurang maupun gizi lebih. Remaja cenderung mengalami perubahan dan akan timbul berbagai permasalahan dan perilaku di dalam kehidupan remaja baik dari perilaku makan, kebiasaan sarapan dan juga perubahan kebiasaan tersebut salah satunya diakibatkan oleh pengetahuan gizi yang berdampak pada perubahan status gizi yang tidak normal. Mengetahui ada hubungan antara perilaku makan, kebiasaan sarapan, pengetahuan gizi dengan status gizi pada remaja SMA di Jakarta. Desain penelitian ini cross sectional. Jumlah sampel penelitian sebesar 212 orang. Cara pengambilan data tersebut menggunakan kuesioner perilaku makan, kebiasaan sarapan, pengetahuan gizi sedangkan status gizi diperoleh berdasarkan IMT/U. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian, sebagian besar responden yang memiliki status gizi normal sebanyak 119 orang (56,1%). Remaja dengan perilaku makan baik sebanyak 137 orang (64,6%). Remaja dengan kebiasaan sarapan baik sebanyak 158 orang (74,5%). Remaja dengan pengetahuan gizi kurang sebanyak 118 orang (55,7%). Terdapat hubungan antara perilaku makan (p = 0,001, nilai OR = 0,351), kebiasaan sarapan (p = 0,030, nilai OR = 2,087), pengetahuan gizi (p = 0,043, nilai OR = 0,546) dengan status gizi remaja SMA di Jakarta. Perilaku makan, kebiasaan sarapan dan pengetahuan gizi merupakan faktor yang mempengaruhi status gizi.
Co-Authors -, Nurlina Islamiyati Aditya Himarwan Amalia, Dea Sofa Amelia Avissa Anggraeni, Dini Anna Fitriani Anni Fathiya Annisa Dwi Meitha Aprianti, Linda Arini, Ni Putu Dewi Arofah, Sari Nur Azari, Hanifah Christine Novi Arista Dea Azza Desiani Rizki Purwanigtyas Desiani Rizki Purwaningtyas Devieka Rhama Dhanny Dewanti, Lintang Purwara Dijaya, Rendy Dionysius Subali Dudung Angkasa Dudung Angkasa Dyah Annisa Anggraini Endang Mulyani Erlita Cahaya Rizkiah Erry Yudhya Mulyani Falik Hutasuhut Falik Hutasuhut Faradila, Ovi Eka Ferlica Pustisari Ferlica Pustisari Fernanda, Catrine Finandita Widia Andriani Fitri Handayani Fitrianita Wulandari Ghalda, Ayu Graciella Graciella Habibi Hadi Wijaya Halimatussa'diah, Della Martha Hanifah Azari Hardinsyah Harna, Harna Hazadina, Tsabitah Himarwan, Aditya Idrus Jus'at Idrus Jus’at Irtya Qiyamulail Ismi Aminatyas Juli Candra Khaerani, Annisa Khairizka Citra Palupi Laras Sitoayu Leffiyanti Handi Linda Riski Sefrina Lintang P. Dewanti Lintang Purwara Maratis, Jerry Maria Tambunan Mariana Sari Mira Dewi Muliani, Mifthah Mury Kuswari Nadiah Nadiah Nadiah Nadiah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadiyah Ni Putu Dewi Novianti, Anugrah Novita Sari Widyastiti Okta Diana Pramono Orlando, Andreas Ovi Eka Faradila Palupi, Khairizka Citra Pelita Juliana Gultom Pelita Juliana Gultom Permatasari, Indah Dwi Pratiwi Pratiwi Prita Dhyani Swamilaksita Purwaningtyas, Desiana Rizky Putra, Felicia Kartawidjaja Putri Nurhasanah Putri Ronitawati Rachmanida Nuzrina Rachmanina Nuzrina Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Rahmi Kartini Pertiwi Rakhmawati, Yenny Dewi Rian Adi Pamungkas Rifki, Muhammad Ainur Rimbawan , Rizal, Mochammad Sa'pang, Mertien Salim Nurjadin Sarah Ameilia Subagyo Sari, Ria Patika Seprianto, Seprianto Septia Mandala Putra Siti Hadianti Stefania Martinus Tahu Suci Justickarin Suciana, Aulya Marthadina Suciana Syukriah Usman Tahu, Stefania Martinus Tommy G Tommy G Tommy G Tommy Gantohe Utami, Dessy Aryanti Vira Herliana Putri Vitria Melani Vitria Melani Vitria Melani, Vitria Wulansari, Nadila Dwi Yulia Wahyuni Yuni Pradila Yuni Pradilla Fitri Zia Mu'tazzah Shabah