Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal PGSD

PENGARUH PENILAIAN BELAJAR MELALUI ASSESSMENT PORTOFOLIO TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SDN 1 SIGONG KECAMATAN LEMAHABANG KABUPATEN CIREBON Hanikah Hanikah
Jurnal PGSD Vol 4 No 01 (2018): Januari-Juni
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v4i01.583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penilaian belajar melaluiassessment portofolio, minat belajar siswa dan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penilaian belajar melalui assessment portofolio terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu adakah pengaruh penilaian belajar melalui assessment portofolio terhadap minat belajar siswa di kelas V SDN 1 Sigong Kecamatan Kabupaten Cirebon. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian belajar melalui assessment portofolio pada mata pelajaran matematika siswa kelas V SDN 1 Sigong Kecamatan Kabupaten Cirebon menunjukan kategori sedang dengan nilai ratarata sebesar 65,5. Minat belajar siswa memiliki rata-rata sebesar 62,85.Model regresi yang diperoleh adalah model regresi linier dengan persamaan ? = - 46,01 + 0,25X. Persamaan ini mengandung arti koefisien arah regresi linier (b) = 0,25 kali apabila penilaian belajar melalui assessment portofolio dan koefisien korelasinya sebesar 0,42 yang menunjukan kategori sedang. Konstribusi ubahan bebas pada ubahan terikat sebesar 17,64% Terdapat pengaruh yang signifikan antara penilaian belajar melalui assessment portofolio terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika karena thitung > ttabel atau 3,05 > 2,01 maka Ha diterima. Besarnya pengaruh penilaian belajar melalui assessment portofolio terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran matematika adalah 17,64%. Kata Kunci: assessment portofolio, dan minat belajar siswa.
Efektifitas Model Self Regulated Learning Berbantuan E-Modul Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Hanikah Hanikah
Jurnal PGSD Vol 5 No 2 (2019): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v5i2.745

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian belajar mahasiswa, dan mendeskripsikan tanggapan mahasiswa terhadap model Pembelajaran Self Regulated Learning berbantuan E-Modul di kelas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (Single-One Group Pretest-Posttest Design) dengan menggunakan instrumen berupa lembar observasi, dan lembar angket. Efektivitas dianalisis menggunakan n-gain dan uji T. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 4 tahun ajaran 2018/2019 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Cirebon yang berjumlah sebanyak 75 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 24. Analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Hasil angket saat pretes rata-rata kemandirian belajar mahasiswa 46,83 sedangkan nilai postes rata-rata hasil angket kemandirian belajar mahasiswa 53,63. besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,724 dan dijelaskan hasil R Square atau koefisien determinan (R2) sebesar 0,524 atau 52,4 yang artinya bahwa pengaruh model Self Regulated Learning berbantuan E-Modul terhadap kemandirian belajar mahasiswa sebesar 52,4% dan nilai Sig. 0,000 < 0,05 dengan demikian Ho ditolak dengan kata lain Ha diterima, artinya terdapat model Self Regulated Learning berbantuan E-Modul terhadap kemandirian belajar mahasiswa. Kata Kunci: Self Regulated Learning, E-Modul, kemandirian belajar
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Hanikah Hanikah
Jurnal PGSD Vol 3 No 2 (2017): Juli-Desember
Publisher : PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jps.v3i2.795

Abstract

Dari hasil observasi dan wawancara dapat disimpulkan kurangnya aktivitas belajar yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar dikarenakan metode pembelajaran guru hanya menggunakan metode ceramah yang membuat anak bosan dan mengantuk yang mengakibatkan aktivitas belajar kurang menyenangkan dan hasil belajar menurun. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SDN I Gebang Udik tahun ajaran 2016/2017 berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 20 siswa perempuan. Sumber data yang digunakan adalah informasi dari narasumber yaitu guru kelas III dan siswa sebagai objek penelitian, hasil pengamatan proses dan data pembelajaran tema pendidikan dengan menggunakan metode role playing, dan dokumen resmi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, tes, dan kajian dokumen. Penggunaan metode role playing menerapkan metode bermain peran pada materi pantun, yaitu disusun rencana pelaksanaan pembelajaran yang sesuai dengan langkah-langkah bermain peran, membuat lembar kerja siswa, disiapkan juga aktivitas siswa serta alat evaluasi untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pantun yang digunakan pada setiap akhir proses pembelajaran. Penggunakan metode role playing dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa, dengan menggunakan role playing siswa merasa senang dalam belajar dan tidak cepat merasa bosan, hasilnya aktifitas siswa meningkat. Hasil belajar Siswa Kelas III SDN 1 Gebangudik menggunakan metode Role Playing dalam kategori sangat baik, hal ini terbukti dari nilai tuntas yang dicapai siklus 1 (72%), pada siklus 2 (74%), siklus 3 (92%).Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penelitian dilaksanakan dalam dua siklus untuk hasil yang memuaskan. Pada hasil siklus I diperoleh hasil belajar mengalami peningkatan dibandingkan hasil belajar pada prasiklus. Hasil rata-rata kelas pada siklus I adalah 70,22, aktivitas siswa 69,78 dan performansi guru baik. Pada siklus II juga mengalami peningkatan rata-rata kelas menjadi 81,82 jumlah yang memenuhi KKM sebanyak 29 siswa (93,54%), aktivitas siswa 82,23 dan performansi guru sangat baik. Kata Kunci: Aktivitas dan Hasil Belajar, Metode Role Playing