Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Revitalisasi Kurikulum Lembaga Pendidikan Al Washliyah dalam Melahirkan Ulama Napitupulu, Dedi Sahputra; Nasution, Zulkipli; Surianto, Surianto; Pasaribu, Selamat
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 5(2), 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v5i2.5761

Abstract

Ciri khas dari organisasi Islam Al Washliyah adalah lembaga pendidikannya yang berorientasi pada tradisi keulamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis revitalisasi kurikulum lembaga pendidikan Al Washliyah dalam melahirkan ulama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Al Washliyah secara khusus telah mendirikan lembaga Pendidikan Kader Ulama (PKU) yang dikelola oleh Fakultas Agama Islam UNIVA Medan. Kurikulum yang diterapkan adalah dengan tetap memelihara kurikulum pendidikan Al Washliyah dimasa lalu yang dominasi pelajaran agama ditambah dengan pelajaran umum sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional yang berlaku. Sedangkan metode yang digunakan adalah dengan mengkombinasikan metode moderen dan klasik (kitab kuning dan halaqah).
Media kerja sama guru pendidikan agama Islam (PAI) dan orang tua dalam membentuk tanggung jawab belajar siswa Hidayah, Nurul Habibatul; Nasution, Zulkipli
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202424445

Abstract

Media merupakan komponen terpenting dalam proses pembelajaran berlangsung, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah, media kerja sama yang digunakan agar dapat membentuk tanggung jawab belajar siswa seperti: buku penghubung, grup whatsapp, dan web sekolah. Banyak peneliti yang telah menelaah terkait media kerja sama antara sekolah dan orang tua, akan tetapi belum adanya titik fokus dalam penelitian tentang media kerja sama guru PAI dan orang tua dalam membentuk tanggung jawab belajar siswa. Maka dari itu, peneliti mengangkat masalah ini agar dapat mengetahui bagaimana cara kerja sama guru PAI dan orang tua dalam membentuk tanggung jawab belajar siswa dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan menggunakan studi fenomenologi. Tujuannya untuk mengetahui ternyata media dapat membentuk tanggung jawab belajar siswa dengan cara menjalin kerja sama antara guru PAI dan orang tua dengan menggunakan media yang ada. Kebaruan dari hasil penelitian ini tentunya siswa mempunyai sikap tanggung jawab belajar melalui media yang digunakan dengan pantauan dari guru di sekolah maupun orang tua di rumah, sehingga hal ini dapat membiasakan kewajiban siswa dalam berperilaku tanggung jawab belajar dari setiap kegiatan yang diamanahkan.
The Formation of Students' Religious Character Through the Living Qur'an at Budi Satrya Junior High School Aulia, Nurul; Nasution, Zulkipli
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1568

Abstract

In the modern era of rapid scientific and technological progress, the development of student morals and character often lags behind, leading to behaviors inconsistent with religious principles such as disrespect, poor ethics, and a lack of empathy. This study posits that education is crucial in countering this trend by fostering religious character through the implementation of the Living Qur'an concept. Focusing on Budi Satrya Junior High School, this qualitative case study research investigates the process of building students' religious character. It describes the understanding of teachers and students regarding the Living Qur'an, identifies the religious principles being taught, and analyzes the teachers' role. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the Living Qur'an is perceived not merely as a literacy program but as an effort to internalize Qur'anic values in daily life. Instilled practices include reading short surahs, memorizing Juz 'Amma, reciting prayers and shalawat, performing Dhuha and congregational Zuhr prayers, memorizing Asmaul Husna, and participating in the Iqra' extracurricular. Teachers play a critical role as role models, guides, and motivators. The program's implementation has effectively created positive changes, evidenced by increased discipline, improved morals, and a stronger religious culture. Thus, the Living Qur'an is concluded to be an effective strategy for forming students into faithful, pious, and noble individuals.
The Quran Memorization Method at TPQ Al-Kaustar, Hidayatullah Foundation, Kukup Koya Koso Village, Jayapura City, Papua Province Fazis, Muhammad; Nasution, Zulkipli; Fitri, Dhafi Zein
MARAWA: Jurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan Vol 2 No 1 (2023): Masyarakat Religius dan Berwawasan
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/mrw.v2i1.7932

Abstract

Muslims have a duty to preserve the Qur'an from ancient times to the present, whether by reading, writing, or even memorizing it. This is done to ensure that the Qur'an's validity is maintained during the time of change and replacement. The Tahfiz Al Qur'an methodology is discussed in this paper at the TPQ Al-Kaustar Hidayatullah Foundation Kampung Kukup Jayapura City Papua Province. This research was conducted using a qualitative technique and by gathering data via observations, interviews, and documentation. The findings of this study lead to the conclusion that the TPQ Al-kaustar Hidayatullah Foundation employs a variety of strategies in tahfidzal al-Qur'an activities, including reading each verse of the Qur'an that will be learned one at a time and always reading and memorizing simultaneously.
PERAN KEGIATAN TAHFIZH AL-QUR’AN DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SANTRI DI PESANTREN MIFTAHUL HUSNA Harahap, Panorangi; Nasution, Zulkipli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41785

Abstract

This study aims to examine the role of Tahfizh Al-Qur'an activities in shaping the religious character of students at Miftahul Husna Islamic Boarding School. The research employs a qualitative approach with a field study design, including in-depth interviews, participatory observation, and document study to obtain comprehensive data. The data were analyzed inductively through data reduction, narrative presentation, and interpretation to understand the internalization of religious values through Tahfizh. The findings indicate that Tahfizh not only enhances memorization of the text but also serves as a medium for internalizing moral, spiritual, and positive character values such as discipline, responsibility, and sincerity. This suggests that well-structured Tahfizh practices oriented towards developing faith and morals effectively shape students' religious character. In conclusion, Tahfizh functions as a strategic instrument in Islamic education to instill noble character and cultivate students with strong religious character.