Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DALAM MODIFIKASI DESAIN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG KANTOR WARINGIN MEGAH SURABAYA Sasmita, Taufik Giri; Agustin Dita Lestari; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Kantor Waringin Megah Surabaya beralamatkan di Jl. Raya Graha Famili blok L no. 7-9, Surabaya, Jawa Timur. Terdiri dari 7 lantai dengan luas total bangunan ±2779,05 m2. Modifikasi pada gedung Kantor PT Sinar Waringin Megah ditujukan untuk memenuhi suatu perencanaan struktur bangunan gedung bertingkat yang direncanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Modifikasi gedung ini menerapkan implementasi Building Information Modeling (BIM) yang mampu membuat dan mengelola data proses konstruksi dimulai dari modeling, desain, drawing dan reporting. Pada implementasi BIM ini penulis memodifikasi struktur beton bertulang, dengan menggunakan interoperability antara Software Autodesk Revit Structure dan software Autodesk Robot Structural Analysis, yang membantu penulis memodifikasi struktur dan rencana anggaran biaya. Dari hasil modifikasi diperoleh pelat atap dengan tebal 120 mm menggunakan tulangan utama D10-200. Balok B1 35/50 cm dengan tulangan tumpuan atas 6D16 dan bawah 4D16, serta tulangan lapangan atas 6D16 dan bawah 4D16. Balok B2 30/40 cm dengan tulangan tumpuan atas 4D16 dan bawah 4D16, tulangan lapangan atas 4D16 dan bawah 4D16. Kolom K1 60/65 cm menggunakan tulangan utama 18D22 dan D13-100 tulangan sengkang tumpuan dan D13-150 untuk lapangan. Tangga tulangan utama D10-100 dan D10-75. Permodelan, detailing dan rencana anggaran biaya dilakukan dengan aplikasi Autodesk Revit Structure. Pembebanan dan analisis struktur menggunakan Auotdesk Robot Structural Analysis. Rencana Anggaran Biaya untuk elemen struktur gedung sebesar Rp 7,464,522,515.42.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PENGEMBANGAN PERUMAHAN ELPIERRE VILLA’S KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Saputra, Agung Ardhi; Susapto, Susapto; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui tanggapan responden dari segi aspek pasar, serta kelayakan teknis yang ditinjau dari KDB, KLB, KDH, RTH, dan juga melakukan evaluasi dampak terkait aspek lingkungan, menghitung kelayakan dari segi finansial berdasarkan parameter seperti NPV,IRR,BCR,PP. Pada aspek pasar metode dalam kuisoner menggunakan metode deskriptif, kemudian untuk menghitung kelayakan aspek teknis diperlukan gambar rencana dan peraturan terkait sebagai acuan parameter. Selanjutnya melakukan evaluasi dampak potensial dengan membuat matriks klasifikasi dampak potensi. Untuk menganalisis aspek finansial diperlukan data Rencana Anggaran Biaya Dari hasil perhitungan diperoleh tipe rumah yang diminati yakni tipe 80/68 sebesar 82% dan tipe 110/94 sebesar 18%. Hasil analisis aspek teknis diperoleh KDB tipe 80/68 sebesar 59% dan tipe 110/94 sebesar 58%, KLB tipe 80/68 sebesar 0,84 dan tipe 110/94 sebesar 0,85 KDH Privat type 80/68 sebesar 19% dan tipe 110/94 sebesar 25,6%, dan RTH Publik sebesar 26%. Hasil kajian aspek terkait dampak lingkungan muncul dampak Pembukaan lahan dengan potensi dampak kecil, tahap konstruksi dengan potensi dampak kecil, tahap operasional dengan potensi dampak sangat kecil. kelayakan aspek finansial Perumahan Elpierre Villa’s yang ditinjau dari parameter seperti NPV dengan nilai Rp 3.322.400.087, BCR dengan nilai 1.147, IRR dengan nilai 74,19%, PP sebesar 4,4 tahun.
COMPARISON BETWEEN CONCENTRIC BRACING FRAME AND ECCENTRIC BRACING FRAME IN EARTHQUAKE-RESISTANT HIGH-RISE BUILDINGS Ahmed Aldaw Alhussein, Mohammedalameen; Wahiddin, Wahiddin; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3355

Abstract

Earthquake is a natural disaster that often occurs in Indonesia, so buildings must be designed according to earthquake regulations SNI 1726:2019 Seismic. The height of the building is based on the maximum limit according to SNI 1726:2012 table 9 and article 7.2.5.4. Based on these limitations, a size of 12 floors (48 meters) and eight floors (45.9 meters) in this study. Previous research has shown that ground motions were evaluated using the response-based damage model proposed by (Karsaz & Razavi Tosee, 2018). Then, the structures were rehabilitated with different bracing systems (eccentric and concentric inverted-V) and, again, their damage under earthquakes was evaluated and compared with those of moment resisting frames. The pushover analysis results while mid and high-rise buildings with Lateral shear force CBF is 0.91 %, whereas EBF is 2.77 %, compared to MRF. Therefore, CBF has a higher elastic stiffness than EBF. The bracing increases displacements for CBF by 70 % and EBF by 77% compared to MRF because EBF bracing decreases the displacements of the structural floors considerably; therefore, it can be said that the EBF bracings provide more lateral hardness for steel structures in comparison to the CBF bracings. The maximum inter-story drift CBF is 85%, while EBF is 86% for e = 0.50 m. Therefore, EBF is more malleable than CBF; the weight difference is 1.530%for CBF and 3.20 %for EBF compared to MRF. Therefore, EBF has a higher weight than CBF, the weight of the intended frames. There is little difference in the importance of the planned structures but the difference between their seismic performances under nonlinear static and dynamic. Using response-based damage models could be suitable for estimating the vulnerability of steel structures rehabilitated with a bracing system.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI PENGUAT BETON RESIN FLY ASH Kamil, Muhammad Haqqi Musthafa; Rochman, Taufiq; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3388

Abstract

Penggunaan semen pada beton berkontribusi dalam penambahan karbon dioksida didunia yang dapat mencemari lingkungan. Selain karbon dioksida plastik juga merupakan salah satu pencemar lingkungan karena sifatnya yang tidak mudah terurai oleh tanah. Karenanya para peneliti mencari alternatif lain dengan menggunakan beton resin sebagai pengganti beton semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku beton resin terhadap kuat tekan, tarik, lentur dan juga penggunaannya dalam dunia konstruksi. Hasil penelitian ini didapat bahwa beton resin dengan lebih banyak limbah plastik dapat digunakan sebagai bahan bangunan non struktural seperti dinding, kusen, meja, dan sejenisnya. Sementara beton resin dengan lebih sedikit limbah plastik dapat digunakan dalam bahan bangunan struktural seperti pipa, culvert, dan sejenisnya.
ANALISA LAIK FUNGSI GEOMETRIK JALAN SOEKARNO HATTA KOTA MALANG Ratnaningsih, Dwi; Burhamtoro, Burhamtoro; Wahiddin, Wahiddin; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.4533

Abstract

Ruas Jalan Soekarno Hatta Kota Malang merupakan jalan yang mempunyai volume lalu lintas yang tinggi hal ini disebabkan disekitar jalan Soekarno Hatta merupakan daerah perumahan dan kawasan kampus Universitas Brawijaya dan kampus Politeknik Negeri Malang. Adapun tujuan dilakukan laik fungsi geometrik jalan supaya infastruktur jalan dapat memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna jalan dan kepastian hukum penyelenggara dan pemanfaat jalan. Data primer yang dibutuhkan antara lain: Geometrik Jalan. Data Sekunder yang dibutuhkan antara lain : jumlah penduduk kota malang, peta lokasi, data kecelakaan, Status Jalan. Analisa laik uji fungsi geometrik mengacu pada Peraturan Menteri RI No 11/PRT/M/2010. dan MKJI 1997. Hasil analisa laik fungsi geometrik jalan: Telaah laik lajur masuk kategori LF, Telaah laik bahu Jalan masuk kategori LS dan LF, Telaah laik selokan samping masuk kategori LS dan LF, Telaah laik median masuk kategori LF, Telaah laik ambang pengaman masuk kategori LF, Telaah alinemen horizontal masuk kategori LF.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) PADA DESAIN SAMBUNGAN BALOK-KOLOM STRUKTUR BAJA wahiddin, wahiddin; Sugiarto, Agus; Naibaho, Armin; Purwitasari, Kartika
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.4534

Abstract

Building Information Modelling (BIM) mencerminkan revolusi industri dan digitalisasi dalam mendukung teknologi konstruksi 4.0. Pelaksanaan integrasi BIM dengan tingkat maturitas tinggi memerlukan biaya apalagi belum ada aplikasi yang mendukung implementasi BIM mulai dari tahap awal / pra desain sampai dengan penggunaan dan perawatan. Sangat penting membuat workflow yang efektif agar tujuan implementasi BIM tercapai. Hasil penenlitian menunjukkan Analisis dan desain sambungan dapat dilakukan dengan mentransfer file analisis ke aplikasi analisis dan desain sambungan menggunakan koenktor antar aplikasi. Output aplikasi BIM modeler memiliki Level of Development (LOD) mencapai 500 yang menunjukkan bahwa outputnya dapat digunakan mulai dari proses perancangan hingga pada produksi gambar As Built Drawing. Sedangkan aplikasi analisis dan desain struktur serta analisis dan desain sambungan memiliki LOD 350. Alur kerja implemntasi BIM lebih mudah dimulai dari aplikasi Analisis dan Desain Struktur. Setelah semua elemen didesain dan memiliki kekutan yang direncanakan, file analisis ini dapat di ekspor ke aplikasi BIM Modeler untuk membuat gambar detail. Hasil analisis dan desain struktur juga di ekspor ke aplikasi analisis dan desain sambungan balok-kolom untuk dilakukan pengecekan kekuatan. Hasilnya kemudian menjadi dasar untuk membuat detailing pada Aplikasi BIM Modeler.
Evaluasi Kapasitas Tampungan Air Bersih Desa Wringinsongo, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang Hanggara, Ikrar; Harsanti, Winda; Wahiddin, Wahiddin; Lestari, Agustin Dita; Raharjo, Nain Dhaniarti
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v8i1.5144

Abstract

Perkembangan Desa Wringinsongo berdampak pada bertambahnya penduduk sehingga kebutuhan air bersih juga ikut bertambah. Peningkatan kebutuhan air perlu untuk dikaji ulang dan dilakukan upaya agar kebutuhan dapat terlayani dengan maksimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat gambar desain usulan tampungan guna memenuhi peningkatan kebutujan air bersih. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan metode pengukuran lapangan dengan melakukan survei dan pengambilan data di kantor desa. Hasil kegiatan ini adalah direncanakannya tampungan baru dengan kapasitas lebih besar untuk dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wringinsongo sebesar 3.47166 liter/detik atau setara dengan 0.00347 m3/detik. Dimensi tampungan atau reservoir yang diusulkan sebesar 96 m3 dengan rincian panjang tampunngan sebesar 4 m lebar tampungan sebesar 4 m, tinggi atau kedalaman tampungan sebesar 6 m. Bentuk tampungan berbentuk elevated reservoir dimana tampungan memiliki struktur bagian bawah untuk menaikkan elevasi agar dapat menjangkau area layanan yang lebih luas. Elevasi dasar tampungan berada di elevasi + 565.86 mdpl sedangkan untuk puncak tampungan berada pada elevasi 576.26 mdpl. Perencanaan volume tampungan direncakan dapat melayani kebutuhan air baku masyarakat Desa Wrinignsongo sampai dengan proyeksi pertumbuhan penduduk tahun 2036.