Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) DALAM MODIFIKASI DESAIN STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG KANTOR WARINGIN MEGAH SURABAYA Sasmita, Taufik Giri; Agustin Dita Lestari; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Kantor Waringin Megah Surabaya beralamatkan di Jl. Raya Graha Famili blok L no. 7-9, Surabaya, Jawa Timur. Terdiri dari 7 lantai dengan luas total bangunan ±2779,05 m2. Modifikasi pada gedung Kantor PT Sinar Waringin Megah ditujukan untuk memenuhi suatu perencanaan struktur bangunan gedung bertingkat yang direncanakan sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. Modifikasi gedung ini menerapkan implementasi Building Information Modeling (BIM) yang mampu membuat dan mengelola data proses konstruksi dimulai dari modeling, desain, drawing dan reporting. Pada implementasi BIM ini penulis memodifikasi struktur beton bertulang, dengan menggunakan interoperability antara Software Autodesk Revit Structure dan software Autodesk Robot Structural Analysis, yang membantu penulis memodifikasi struktur dan rencana anggaran biaya. Dari hasil modifikasi diperoleh pelat atap dengan tebal 120 mm menggunakan tulangan utama D10-200. Balok B1 35/50 cm dengan tulangan tumpuan atas 6D16 dan bawah 4D16, serta tulangan lapangan atas 6D16 dan bawah 4D16. Balok B2 30/40 cm dengan tulangan tumpuan atas 4D16 dan bawah 4D16, tulangan lapangan atas 4D16 dan bawah 4D16. Kolom K1 60/65 cm menggunakan tulangan utama 18D22 dan D13-100 tulangan sengkang tumpuan dan D13-150 untuk lapangan. Tangga tulangan utama D10-100 dan D10-75. Permodelan, detailing dan rencana anggaran biaya dilakukan dengan aplikasi Autodesk Revit Structure. Pembebanan dan analisis struktur menggunakan Auotdesk Robot Structural Analysis. Rencana Anggaran Biaya untuk elemen struktur gedung sebesar Rp 7,464,522,515.42.
STUDI KELAYAKAN PROYEK PENGEMBANGAN PERUMAHAN ELPIERRE VILLA’S KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Saputra, Agung Ardhi; Susapto, Susapto; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mengetahui tanggapan responden dari segi aspek pasar, serta kelayakan teknis yang ditinjau dari KDB, KLB, KDH, RTH, dan juga melakukan evaluasi dampak terkait aspek lingkungan, menghitung kelayakan dari segi finansial berdasarkan parameter seperti NPV,IRR,BCR,PP. Pada aspek pasar metode dalam kuisoner menggunakan metode deskriptif, kemudian untuk menghitung kelayakan aspek teknis diperlukan gambar rencana dan peraturan terkait sebagai acuan parameter. Selanjutnya melakukan evaluasi dampak potensial dengan membuat matriks klasifikasi dampak potensi. Untuk menganalisis aspek finansial diperlukan data Rencana Anggaran Biaya Dari hasil perhitungan diperoleh tipe rumah yang diminati yakni tipe 80/68 sebesar 82% dan tipe 110/94 sebesar 18%. Hasil analisis aspek teknis diperoleh KDB tipe 80/68 sebesar 59% dan tipe 110/94 sebesar 58%, KLB tipe 80/68 sebesar 0,84 dan tipe 110/94 sebesar 0,85 KDH Privat type 80/68 sebesar 19% dan tipe 110/94 sebesar 25,6%, dan RTH Publik sebesar 26%. Hasil kajian aspek terkait dampak lingkungan muncul dampak Pembukaan lahan dengan potensi dampak kecil, tahap konstruksi dengan potensi dampak kecil, tahap operasional dengan potensi dampak sangat kecil. kelayakan aspek finansial Perumahan Elpierre Villa’s yang ditinjau dari parameter seperti NPV dengan nilai Rp 3.322.400.087, BCR dengan nilai 1.147, IRR dengan nilai 74,19%, PP sebesar 4,4 tahun.
COMPARISON BETWEEN CONCENTRIC BRACING FRAME AND ECCENTRIC BRACING FRAME IN EARTHQUAKE-RESISTANT HIGH-RISE BUILDINGS Ahmed Aldaw Alhussein, Mohammedalameen; Wahiddin, Wahiddin; Suryadi, Akhmad
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3355

Abstract

Earthquake is a natural disaster that often occurs in Indonesia, so buildings must be designed according to earthquake regulations SNI 1726:2019 Seismic. The height of the building is based on the maximum limit according to SNI 1726:2012 table 9 and article 7.2.5.4. Based on these limitations, a size of 12 floors (48 meters) and eight floors (45.9 meters) in this study. Previous research has shown that ground motions were evaluated using the response-based damage model proposed by (Karsaz & Razavi Tosee, 2018). Then, the structures were rehabilitated with different bracing systems (eccentric and concentric inverted-V) and, again, their damage under earthquakes was evaluated and compared with those of moment resisting frames. The pushover analysis results while mid and high-rise buildings with Lateral shear force CBF is 0.91 %, whereas EBF is 2.77 %, compared to MRF. Therefore, CBF has a higher elastic stiffness than EBF. The bracing increases displacements for CBF by 70 % and EBF by 77% compared to MRF because EBF bracing decreases the displacements of the structural floors considerably; therefore, it can be said that the EBF bracings provide more lateral hardness for steel structures in comparison to the CBF bracings. The maximum inter-story drift CBF is 85%, while EBF is 86% for e = 0.50 m. Therefore, EBF is more malleable than CBF; the weight difference is 1.530%for CBF and 3.20 %for EBF compared to MRF. Therefore, EBF has a higher weight than CBF, the weight of the intended frames. There is little difference in the importance of the planned structures but the difference between their seismic performances under nonlinear static and dynamic. Using response-based damage models could be suitable for estimating the vulnerability of steel structures rehabilitated with a bracing system.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI PENGUAT BETON RESIN FLY ASH Kamil, Muhammad Haqqi Musthafa; Rochman, Taufiq; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i3.3388

Abstract

Penggunaan semen pada beton berkontribusi dalam penambahan karbon dioksida didunia yang dapat mencemari lingkungan. Selain karbon dioksida plastik juga merupakan salah satu pencemar lingkungan karena sifatnya yang tidak mudah terurai oleh tanah. Karenanya para peneliti mencari alternatif lain dengan menggunakan beton resin sebagai pengganti beton semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku beton resin terhadap kuat tekan, tarik, lentur dan juga penggunaannya dalam dunia konstruksi. Hasil penelitian ini didapat bahwa beton resin dengan lebih banyak limbah plastik dapat digunakan sebagai bahan bangunan non struktural seperti dinding, kusen, meja, dan sejenisnya. Sementara beton resin dengan lebih sedikit limbah plastik dapat digunakan dalam bahan bangunan struktural seperti pipa, culvert, dan sejenisnya.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR KETERLAMBATAN PEMBANGUNAN PROYEK GEDUNG LABORATORIUM TERPADU KAMPUS AKN PUTRA SANG FAJAR BLITAR Rahmadani, Deanty Putri; Utoyo, Suselo; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i1.3853

Abstract

Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar mengalami keterlambatan selama 17 hari dengan deviasi -12,12 persen dari waktu kontrak yang direncanakan semula. Keterlambatan ini berdampak negatif pada performa kerja, kepercayaan terhadap kontraktor, keuntungan perusahaan, dan berbagai masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek serta memberikan solusi terkait keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan kuesioner dari berbagai responden yang terlibat dalam proyek. Faktor yang diamati sebagai penyebab keterlambatan, antara lain: manajemen waktu yang tidak efektif, perencanaan yang tidak akurat dan kendala eksternal. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap keterlambatan proyek serta solusi untuk mengatasi keterlambatan proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Kota Blitar Jawa Timur. Faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan, yaitu: metode pelaksanaan (X1), material (X2), SDM (X3), time schedule (X4), cashflow (X5). Hasil dari penelitian ini dengan uji regresi linear berganda bahwa variabel metode pelaksanaan (X1) yang menjadi faktor utama keterlambatan proyek Gedung Laboratorium Terpadu AKN Putra Sang Fajar Blitar. Berdasarkan hasil tersebut keterlambatan proyek dapat diatasi dengan melakukan percepatan penjadwalan, penambahan tenaga kerja dan penambahan waktu shift kerja atau kombinasi dari ketiganya. Usulan paling efektif adalah kombinasi penambahan tenaga kerja dan waktu shift kerja proyek dapat diselesaikan sebelum waktu kontrak berakhir. Dengan konsekuensi biaya upah sebesar Rp66.082.000,00.
ANALISIS KETIDAKBERATURAN VERTIKAL KEKAKUAN TINGKAT LUNAK BERLEBIHAN PADA GEDUNG BERTINGKAT DENGAN METODE RESPON SPEKTRUM Anelida, Rafika; Wahiddin, Wahiddin; Lestari, Agustin Dita
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 2 (2024): EDISI JUNI
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i2.4094

Abstract

Baru-baru ini banyak inovasi dilakukan dalam pembangunan gedung tinggi dengan ketidakberaturan vertikal tingkat lunak berlebihan untuk memenuhi tuntutan fungsional, estetika, dan ekonomi. Tujuan analisis ini adalah untuk mempelajari perilaku seismik struktur yang memiliki ketidakberaturan vertikal tingkat lunak berlebihan pada gedung bertingkat terhadap nilai kekakuan lantai, gaya geser, dan simpangan antar lantai. Analisis ini dilakukan pada struktur beraturan (A0) dan struktur dengan ketidakberaturan vertikal dimana kekakuan tingkat lunak berlebihan diletakkan pada lantai satu (A1), lantai tiga (A2), dan lantai lima (A3). Hasil analisis menunjukkan bahwa kekakuan antar lantai berkurang secara signifikan pada lantai yang memiliki ketidakberaturan vertikal yaitu pada tipe A1 sebesar 65.95% (arah X) dan 60.95% (arah Y), tipe A2 sebesar 56.18% (arah X) dan 48.34% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 35.07% (arah X) dan 39.61% (arah Y). Pada gaya geser dasar seismik akibat ketidakberaturan vertikal tidak ada pengaruh yang signifikan, namun pada gaya geser setiap lantai mengalami penurunan meskipun tidak terlalu besar pada lantai yang memiliki ketidakberaturan vertikal dimana pada tipe A1 sebesar 13.18% (arah X) dan 28.84% (arah Y), tipe A2 sebesar 14.30% (arah X) dan 13.54% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 52.17% (arah X) dan 32.30% (arah Y). Pada simpangan antar lantai yang terjadi pada lantai akibat ketidakberaturan vertikal mengalami loncatan yang signifikan dimana pada tipe A1 mencapai sebesar 95.43% (arah X) dan 93.70% (arah Y), tipe A2 sebesar 87.55% (arah X) dan 84.72% (arah Y), serta tipe A3 sebesar 84.62% (arah X) dan 86.87% (arah Y).
ANALISA LAIK FUNGSI GEOMETRIK JALAN SOEKARNO HATTA KOTA MALANG Ratnaningsih, Dwi; Burhamtoro, Burhamtoro; Wahiddin, Wahiddin; Pudjowati, Utami Retno
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.4533

Abstract

Ruas Jalan Soekarno Hatta Kota Malang merupakan jalan yang mempunyai volume lalu lintas yang tinggi hal ini disebabkan disekitar jalan Soekarno Hatta merupakan daerah perumahan dan kawasan kampus Universitas Brawijaya dan kampus Politeknik Negeri Malang. Adapun tujuan dilakukan laik fungsi geometrik jalan supaya infastruktur jalan dapat memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna jalan dan kepastian hukum penyelenggara dan pemanfaat jalan. Data primer yang dibutuhkan antara lain: Geometrik Jalan. Data Sekunder yang dibutuhkan antara lain : jumlah penduduk kota malang, peta lokasi, data kecelakaan, Status Jalan. Analisa laik uji fungsi geometrik mengacu pada Peraturan Menteri RI No 11/PRT/M/2010. dan MKJI 1997. Hasil analisa laik fungsi geometrik jalan: Telaah laik lajur masuk kategori LF, Telaah laik bahu Jalan masuk kategori LS dan LF, Telaah laik selokan samping masuk kategori LS dan LF, Telaah laik median masuk kategori LF, Telaah laik ambang pengaman masuk kategori LF, Telaah alinemen horizontal masuk kategori LF.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELLING (BIM) PADA DESAIN SAMBUNGAN BALOK-KOLOM STRUKTUR BAJA wahiddin, wahiddin; Sugiarto, Agus; Naibaho, Armin; Purwitasari, Kartika
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v4i4.4534

Abstract

Building Information Modelling (BIM) mencerminkan revolusi industri dan digitalisasi dalam mendukung teknologi konstruksi 4.0. Pelaksanaan integrasi BIM dengan tingkat maturitas tinggi memerlukan biaya apalagi belum ada aplikasi yang mendukung implementasi BIM mulai dari tahap awal / pra desain sampai dengan penggunaan dan perawatan. Sangat penting membuat workflow yang efektif agar tujuan implementasi BIM tercapai. Hasil penenlitian menunjukkan Analisis dan desain sambungan dapat dilakukan dengan mentransfer file analisis ke aplikasi analisis dan desain sambungan menggunakan koenktor antar aplikasi. Output aplikasi BIM modeler memiliki Level of Development (LOD) mencapai 500 yang menunjukkan bahwa outputnya dapat digunakan mulai dari proses perancangan hingga pada produksi gambar As Built Drawing. Sedangkan aplikasi analisis dan desain struktur serta analisis dan desain sambungan memiliki LOD 350. Alur kerja implemntasi BIM lebih mudah dimulai dari aplikasi Analisis dan Desain Struktur. Setelah semua elemen didesain dan memiliki kekutan yang direncanakan, file analisis ini dapat di ekspor ke aplikasi BIM Modeler untuk membuat gambar detail. Hasil analisis dan desain struktur juga di ekspor ke aplikasi analisis dan desain sambungan balok-kolom untuk dilakukan pengecekan kekuatan. Hasilnya kemudian menjadi dasar untuk membuat detailing pada Aplikasi BIM Modeler.
PERBANDINGAN PERENCANAAN DAN METODE PELAKSANAAN FONDASI TIANG BOR DENGAN FONDASI TIANG PANCANG PADA GEDUNG RSUD BANGIL Safira, Utari Nindy; Sholeh, Moch.; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4591

Abstract

Sebagai penunjang pembangunan sektor bidang jasa dibutuhkan pembangunan prasarana dan sarana fisik seperti bangunan rumah sakit, pembangunan prasarana jalan sebagai penghubung, jembatan, serta infrastruktur lainnya. Salah satu bangunan prasarana yang didirikan yaitu gedung RSUD Bangil. Dengan studi kasus gedung tersebut, penulis ingin membandingkan fondasi tiang bor yang digunakan pada gedung RSUD Bangil sesuai kondisi perencanaan di lapangan dan merencanakan ulang menggunakan fondasi tiang pancang dengan tiang bor dengan judul skripsi “Perbandingan Perencanaan dan Metode Pelaksanaan Fondasi Tiang Bor dengan Fondasi Tiang Pancang Pada gedung RSUD Bangil. Dengan data penyelidikan tanah (Data Sondir) dan gambar perencanaan. Hasil dari analisis perbandingan kedua jenis fondasi tiang didapatkan bahwa daya dukung tiang tunggal maupun daya dukung tiang kelompok fondasi tiang pancang lebih besar daripada daya dukung tiang tunggal maupun daya dukung tiang kelompok fondasi tiang bor. Penurunan kedua tiang sudah memenuhi yaitu tidak melebihi penurunan izin sebesar 222 mm untuk fondasi tiang bor dan penurunan izin sebesar 200 mm untuk fondasi tiang pancang. Sedangkan biaya pelaksanaan fondasi tiang bor pada gedung RSUD Bangil sebesar Rp 2,375,106,610 dan fondasi tiang pancang pada gedung RSUD Bangil sebesar Rp 2,099,854,977. Sehingga dapat disimpulkan bahwa biaya pelaksanaan fondasi tiang pancang lebih murah.
PERENCANAAN STRUKTUR JEMBATAN PRATEGANG PROFIL I GIRDER PADA JEMBATAN LEMBAH DIENG KOTA MALANG Provanda, Alvien Saher Gaza; Rasidi, Nawir; Wahiddin, Wahiddin
Jurnal Online Skripsi Manajemen Rekayasa Konstruksi (JOS-MRK) Vol. 5 No. 3 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jos-mrk.v5i3.4673

Abstract

Jembatan Lembah Dieng Kecamatan Sukun, Kota Malang ambrol total sebelum diperbaiki, 30 April 2022. Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti menemukan masalah yang mana terdapat gerusan dipilar yang disebabkan oleh adanya gangguan oleh pilar. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui bagaimana hasil desain dan hitungan dimensi struktur jembatan serta metode pelaksanaan yang digunakan. Perencanaan jembatan berpedoman pada peraturan yakni SNI 1725:2016, SNI 2833:2016, dan RSNI T-12-2004. Proses analisis dilakukan secara 2 dimensi (2D) menggunakan bantuan software microsoft excel. Dari perencanaan ini, Girder jembatan memiliki panjang 30 meter dengan tipe girder PCI H-170, jarak antar girder 1,85 m dengan mutu beton fc’ 40 MPa. Jenis strand yang digunakan adalah tipe 15 mm (0,6”) ASTM 416-06 Grade 270. PCI-Girder memiliki tulangan utama bagian bawah, tengah, dan atas masing-masing 12D13, 8D13, dan 10D13. Pelat lantai jembatan memiliki tebal 0,2 m yang menggunakan tulangan pokok dan bagi masing-masing D16-100 dan D13-100. Trotoar jembatan memiliki dimensi lebar 1 m dengan tebal 0,2 m yang menggunakan tulangan pokok dan bagi masing-masing D10-150 dan D8-200. Tiang sandaran memiliki dimensi 0,2 m x 0,2 m x 1 m yang mengunakan tulangan D13 dengan tulangan geser D8-200 dan menggunkan pipa baja galvanis Ø 76,3 mm BJ-37. Kepala Jembatan (Abutment) menggunakan jenis T terbalik dengan ukuran lebar 8 x 10 m. Tinggi abutment adalah 8 m. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode Launching Gantry merupakan salah satu metode yang dapat dilaksanakan untuk jenis jembatan beton prategang.
Co-Authors Agus Sugiarto Agus Sugiarto Agustin Dita Lestari Agustin Dita Lestari, Agustin Dita Ahmed Aldaw Alhussein, Mohammedalameen Aida Dyah Prabawati Alhussein, Mohammedalameen Ahmed Aldaw Alqodri, Ahmad Rayhan Amelia Ayu Solicha Anelida, Rafika Anisah Nur Fajarwati Armin Naibaho Armin Naibaho Attathira, Nyemas Aulian Burhamtoro Burhamtoro, Burhamtoro Chynthya Novita Raga Deni Putra Arystianto Devi Zettyara Dewi Garnis Pandji Diah Lydianingtias Djoko Trijanto Dwi Ratnaningsih, Dwi Dwinanda Reza Savero Fadjar Purnomo Fakhrudin, Hilman Fakhry, Muhammad Reza Hapsari, Ratih Indri Hariadi, Sandy Kurniawan Harsanti, Winda Hikmah, Astakirana Nur Himawan Tri Ilyasa Ikrar Hanggara, Ikrar Ilham Agung Nur Prasetyo Isnain Shafaratul Ula, Awaliya Ivanny Zerlina Putri Kamil, Muhammad Haqqi Musthafa Kartika Purwitasari Khairil, Akhmad Khalfani, M Zacky Moch. Sholeh Moch. Sholeh, Moch. Nawir Rasidi Nofianto, Andre Tri Nugroho, Guntur Nursetiawan Nursetiawan, Nursetiawan P, Putri Dyah Ayu Provanda, Alvien Saher Gaza Pudjowati, Utami Retno Putri, Vanda Marini Raharjo, Bobby Asukmajaya Raharjo, Nain Dhaniarti Rahmadani, Deanty Putri Rahmawan, fauzi Akbar Ramadhani, M. Rifqi Rizqi, Muhammad Fayruz Safira, Utari Nindy Saputra, Agung Ardhi Sasmita, Taufik Giri Sitti Safiatus Riskijah Sugiharti Sugiharti Suhariyanto Suhariyanto Sumardi . Suryadi, Akhmad Susapto, Susapto Suselo Utoyo Suselo Utoyo, Suselo Syahfril Wahyu Vidiansyah Syifaur Rohmah Taufiq Rochman Taufiq Rochman Utoyoi, Suselo Zahrotunnabila, Bahesty Zulkarnaen, Muhammad Rivanda