Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN INTERIOR CITY HOTEL DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS BUDAYA Laila Sany, Yusrin; Firmansyah, Rangga; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung merupakan kota tujuan destinasi yang banyak diminati olehwisatawan baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara. Terdapat berbagai wisata yangada di Kota Bandung, diantaranya wisata heritage, kuliner, budaya, belanja, dan wisatalainnnya. Adanya peningkatan jumlah wisatawan, diikuti juga dengan meningkatnyakebutuhan hotel untuk wisatawan menginap. Pertimbangan wisatawan untukmeningkatkan tingkat hunian hotel adalah dengan berkembangnya fenomena staycation.Fenomena staycation sedang tren dikalangan milenial. Staycation adalah kegiatanmenginap pada hotel atau guesthouse di kota konsumen tersebut tinggal yangmemanfaatkan fasilitas hotel tanpa melakukan aktifitas diluar area hotel. (James at al.,2017). Dalam mendukung program pemerintah yang sedang berjalan di Indonesia yaitumengangkat Konsep Ekonomi Kreatif bagi para pengusaha pariwisata. Konsep inidikembangkan oleh Presiden Republik Indonesia yang berlaku dari tahun 2018 sampai2025 (perpres No 142 Tahun 2018). Perancangan hotel ini adalah new design yangberlokasi di Jl. Jenderal Sudirman, Bandung. Wisatawan lokal maupun mancanegaracenderung memilih hotel yang berada di sepanjang jalan karena tersedianya fasilitaspublik dan wisata yang mudah dijangkau. Pengadaan hotel ini bertujuan untukmemfasilitasi kebutuhan wisatawan. Perancangan city hotel ini menerapkan tema<nostalgic= yang diharapkan terciptanya pelestarian budaya akulturasi kolonial cinakhususnya saat ini dapat dikatakan arsitektur etnis Tionghoa di Indonesia sudah lama matisuri.Kata kunci: ekonomi kreatif, city hotel, staycation, kolonial cina
PERANCANGAN ULANG PONDOK PESANTREN BAITUL HIDAYAH BANDUNG DENGAN PENDEKATAN ANALOGI Akbar Setiawan, Fadilah; Firmansyah, Rangga; Maulina Hanifah, Ully Irma
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pondok Pesantren Baitul Hidayah merupakan salah satu pesantren yang ada di Kota Bandung berlokasi di Bukit Panyandaan, Mandala Mekar, Cikadut, Kec. Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dengan tujuan perancangan yaitu memberikan fasilitas berdasarkan kebutuhan dan memberikan suasana yang nyaman sesuai dengan aktivitas setiap ruang sehingga perancangan Pondok Pesantren Baitul Hidayah menggunakan pendekatan Analogi Budaya Jepang. Adapun permasalahan terhadap fasilitas dan kebutuhan ruang yang belum sesuai. Dengan adanya permasalahan tersebut pondok pesantren ingin memperbarui fasilitas dan kebutuhan ruang yang sesuai, namun kebutuhan ruang belum dapat mendukung perkembangan pembangunan pada pondok pesantren salah satunya yaitu kebutuhan ruang berdasarkan suasana ruang Pondok Pesantren yang berpengaruh terhadap aktivitas santri. Sehingga perancangan ulang dilakukan berdasarkan suasana ruang berdasarkan aktivitas dan kebutuhan pada pondok pesantren. berdasarkan dengan lokasi pondok pesantren di dataran tinggi sehingga dibutuhkan penyesuaian penggunaan material. Diharapkan hasil perancangan ulang ini mampu menjawab permasalahan dan dapat menjadi refrensi dalam perkembangan pembangunan pada interior pondok pesantren. Dengan tema yang diangkat yaitu Sunnah Nabi Muhammad SAW. Tema ini diangkat karena pondok pesantren yang identik dengan keagamaan, dan aktivitas yang berdasarkan Sunnah Nabi dan Rasul. Sehingga suasana yang di harapkan dalam perancangan ini dapat memberikan kenyamanan santri dalam beraktifitas sehingga memberikan fokus pengembangan diri di pondok pesantren Baitul Hidayah Bandung.Kata Kunci: pondok pesantren, analogi budaya jepang, sunnah nabi.
PERANCANGAN INTERIOR MODERN UNTUK PUSAT DAKWAH DAN PEMBELAJARAN CINTA QURAN CENTER DENGAN PENDEKATAN IDENTITAS KORPORAT Arvina, Aliyya Meirissa; Firmansyah, Rangga; Perdana, Aditya Bayu
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cinta Quran Center merupakan sebuah Ma’had pesantren yang fokus padadakwah islam dan Al-Quran. Yayasan Cinta Quran merupakan lembaga independen yangberada di kawasan Cinta Quran Center yang terletak di Sektor 9 Bintaro, TangerangSelatan. Pada masa sekarang, pesantren yang dikenal sebagai tempat santrimemperdalam ilmu agama tanpa memiliki pola/mengikuti kiyai lambat laun menjadi lebihsistematis dan lebih maju mengikuti zaman. perubahan dari pesantren biasa menjadipesantren modern perlu diperhatikan. Dalam prosesnya, santri di Cinta Quran Center dididik oleh dosen dan musyrif. Peran pengajar dan pendidik dalam menerapkan visi danmisi dari yayasan cinta quran center (Entrepeunership, Public Speaking, Leadership)cukup penting untuk membentuk kepribadian santri dan membentuk image khas dariyayasan pesantren tahfidz. Tujuan dilakukannya perancangan baru kantor Cinta QuranCenter adalah untuk menyediakan pusat fasilitas belajar dan bekerja sesuai denganstandar, aktivitas, branding, dan mewujudkan desain interior yang dapat mendukungpekerjaan. Untuk itu diperlukan proses perancangan yang mewadahi proses bekerja danbelajar agar dapat menghasilkan santri yang sesuai dengan visi misi Cinta Quran Center.Kata Kunci: Pesantren, Kantor, Pusat, Identitas Korporat
PERANCANGAN INTERIOR HOTEL BINTANG 4 DAY & NITE DI BANDUNG DENGAN TEMA BATIK BANDUNG Nabila, Ullul; Firmansyah, Rangga; Andrianawati, Aida
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik menjadi salah satu identitas nasional Indonesia yang telah diakui olehUNESCO sebagai budaya tak benda warisan manusia. Batik di Indonesia memiliki cirikhasmasing-masing setiap daerah yang membentuk identitas dari setiap kota di Indonesiatermasuk kota Bandung. implementasi batik dalam sebuah elemen estetis interior dapatmemberikan sebuah kontribusi yang besar dalam menciptakan atmosfer identitas lokal,namun seiring dengan berkembangnya zaman batik Bandung mulai terlupakan denganhal itu dalam upaya melestarikan batik asli kota Bandung, perancangan ini akanmengambil perancangan hotel dengan mengangkat dan mempresentasikan batikBandung kedalam perancangan. Metode yang digunakan dalam perancangan ini yaknidengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, lalu analisis serta sintetisdari data yang didapat. Hasil tersebut menjadi konsep dasar perancangan interior hotelbintang 4. Hotel berlokasi di Jl. Jendral Sudirman, kota Bandung. Hasil perancangan hotelini diharapkan dapat melestarikan batik Bandung yang mulai hilang.Kata kunci: Batik bandung, Interior, Hotel
OPTIMALISASI DESAIN INTERIOR FASILITAS PENDIDIKAN DI PONDOK PESANTREN AL-BASYARIYAH 2 BANDUNG MELALUI PENDEKATAN HUMAN BEHAVIOR: SEBUAH STUDI PERANCANGAN Kurniawan, Filsa Andiani; Cardiah, Tita; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren khalaf atau pesantren modern, seperti yang didefinisikan oleh Departemen Agama tahun 2003, adalah lembaga pendidikan yang menggabungkan pendidikan umum ke dalam kurikulum madrasah. Fokus utama dari pesantren ini adalah memberikan pendidikan berasrama, menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran siswa dengan fasilitas lengkap. Usia rata-rata santri di jenjang SMP-SMA biasanya berkisar antara 12 dan 18 tahun, yaitu masa transisi menuju remaja, di mana keinginan akan kebebasan dan aktualisasi diri menjadi kuat. Dalam fase ini, penting bagi remaja diberikan wadah yang positif untuk mengakomodasi perubahan-perubahan yang mereka alami, sehingga arah perkembangan mereka tidak melenceng ke hal-hal negatif. Pondok Pesantren Al-Basyariyah 2 Bandung secara khusus menekankan pendidikan berbasis Islam, yang tercermin dalam kurikulum TMI-nya. Ruang juga dianggap esensial dalam membentuk nilai-nilai spiritual santri. "Membangun Karakter Islam" adalah prinsip utama dalam perancangan ini dengan harapan dapat mendorong aspek-aspek positif dan kebiasaan baik pada santri. Penerapan prinsip arsitektur Islam juga tampak dalam konsep "Islamic Architecture", mencakup kenyamanan ruang, kesederhanaan, privasi, aksesibilitas, dan nilai-nilai Islami lainnya. Tujuan utamanya adalah mengintegrasikan nilai-nilai ini melalui pendekatan perilaku pengguna. Dengan demikian, pesantren khalaf tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai wadah yang membentuk karakter Islami pada generasi muda.Kata kunci: Perancangan Interior, Pondok Pesantren, Pendekatan Perilaku
PERANCANGAN ULANG HOTEL MAISON TERASKITA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS KOTA BANDUNG Utami, Wahyu Dwi; Laksitarini, Niken; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hotel Maison Teraskita Bandung ialah hotel bintang 4 yang lokasinya berada dipusat cagar budaya dan bangunannya menggunakan bangunan cagar budaya grade B.Lokasi hotel ini tepatnya berada di Jl Asia Afrika No.55 kb, Pisang, Kecamatan SumurBandung, Jawa Barat. Hotel Maison Teraskita mengadopsi konsep <heritage, luxury dantropical= yang bertujuan untuk melestarikan dan menonjolkan bangunan lama yangbernilai sejarah, serta memberikan sentuhan modern melalui ekstensi bangunan baru yangselaras. Hotel ini merupakan hotel bisnis yang menyediakan fasilitas untuk menunjangkebutuhan tamu dalam keperluan bisnis dan sejenisnya dengan menampilkan atmosferyang autentik dengan penggayaan art deco, sehingga hal tersebut dapat menjadi daya tarikbagi hotel dalam bersaing dengan hotel lainnya. Metode perancangan yang diterapkanialah data primer yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dokumentasi, sertakuisioner, dan data sekunder diperoleh dari kajian literatur. Berdasarkan kesimpulan dariperancangan ulang hotel ini ialah bertujuan untuk memperkenalkan lokalitas kotaBandung dengan tampilan yang eksklusif dan digemari serta mengedukasi segala kalangan.Kata kunci: Perancangan ulang, hotel, cagar budaya, lokalitas
PERANCANGAN ULANG INTERIOR KANTOR PT EQUITY LIFE INDONESIA DI JAKARTA DENGAN PENDEKATAN FLEKSIBILITAS Huwaida, Khansa; Firmansyah, Rangga; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor PT Equity Life Indonesia merupakan perusahaan milik swasta yangbergerak dibidang asuransi. Kantor pusat PT Equity Life Indonesia berada di lantai 25Gedung Sahid Sudirman Center, di Pusat Kota Jakarta. Produk yang ditawarkan oleh PTEquity Life Indonesia adalah asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan dana pensiun.Ditemukan permasalahan yang ada di Kantor PT Equity Life Indonesia yaitu pada fasilitas,organisasi ruang dan konsep ruang. Konsep ruang pada Kantor PT Equity Life Indonesiabelum memenuhi identitas kantor yang sesuai dengan visi, misi, dan nilai perusahaan.Organisasi ruang yang belum sesuai dengan job desk dan hubungan antar divisi,mengurangi efektivitas karyawan dalam bekerja. Hal itu berdampak pada berkurangnyaefektivitas dan fleksibilitas karyawan dalam bekerja. Tujuan dari perancangan ulanginterior Kantor PT Equity Life Indonesia ini untuk mewujudkan kantor dengan fleksibilitasyang dapat memudahkan karyawan dalam bekerja. Metode yang digunakan perancanganini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi literatur. Peracangan ini diharapkandapat memenuhi kenyamanan, produktivitas, dan fleksibilitas masyarakat dalam berkerjadengan mengoptimalkan organisasi ruang yang ada dalam perancangan.Kata kunci: Interior, Perancangan Ulang, Kantor Asuransi, Fleksibilitas
PERANCANGAN ULANG INTERIOR TERMINAL LEUWIPANJANG TIPE A BANDUNG DENGAN PENDEKATAN HUMAN BEHAVIOR Imam, Muhammad Fadhel; Firmansyah, Rangga; Laksitarini, Niken
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal Leuwipanjang menyediakan berbagai layanan transportasi seperti angkutankota, bus kota, angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) ke Jawa Barat bagian barat sepertiCianjur, Sukabumi, Bogor, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi. Terminal ini juga melayaniangkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) menuju Jakarta, Banten, dan Sumatera. TerminalLeuwipanjang merupakan pintu gerbang bagi banyak orang yang datang ke kota Bandung dansekitarnya, maka terminal ini banyak dikunjungi oleh masyarakat umum baik dalam kotamaupun luar kota. Tujuan perancangan ulang Terminal Leuwipanjang ini ialah untukmemudahkan pengguna melakukan aktivitas yang ada dengan adanya hubungan antar ruangyang dapat mengakomodasi kegiatan di dalamnya yang didukung dengan konsep naturalmodern. Sehingga menjadikan Terminal Leuwipanjang Kota Bandung ini sebagai fasilitasTerminal Tipe A yang aman, nyaman dan dapat menjadi percontohan untuk terminal bus lainnyadi Jawa Barat. Metode perancangan berupa data primer yang dikumpulkan dari hasil observasistudi lapangan, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner dan data sekunder dari kajian literatur.Kata kunci: terminal, tipe A, muman behavior, modern
PERANCANGAN ULANG KANTOR KEJAKSAAN TINGGI RIAU DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Andri, Salsabila Ayuandira; Andrianawati, Aida; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejaksaan Republik Indonesia merupakan lembaga negara yang melaksanakan kekuasaan negara khususnya dibidang penuntutan. Kantor Kejaksaan Tinggi berkedudukan di Ibu Kota Provinsi yang bertugas memimpin suatu Provinsi. Pada Provinsi Riau terdapat Kantor Kejaksaan Tinggi yang bertugas dalam melaksanakan kekuasaan negara di bidang hukum khususnya pada bidang penuntutan. Bidang-bidang tersebut memiliki tugas yang berbeda beda akan tetapi saling berhubungan, hubungan tersebutlah yang menciptakan aktivitas kerja yang beragam pada Kantor Kejaksaan Tinggi Riau. Aktivitas kerja yang terjadi pada lingkungan Kantor Kejaksaan Tinggi Riau ini menimbulkan suatu budaya kerja yang terbentuk secara formal dan terstruktur. Aktivitas kerja ini sangat umum dijumpai pada lingkungan kerja kantor pemerintahan. Akan tetapi setelah melakukan observasi ditemukan permasalahan yang menyangkut aktivitas kerja pegawai kantor tersebut, seperti peletakan zoning dan blocking pada gedung yang kurang efektif, sehingga berpengaruh pada efektivitas kerja pegawai kantor. Maka dari itu diperlukan perancangan ulang interior Kantor Kejaksaan Tinggi Riau menggunakan pendekatan aktivitas. Pendekatan aktivitas dipilih untuk menelaah dan mempelajari aktivitas yang dilakukan pekerja kantor. Hal ini dilakukan agar dapat menemukan solusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik.Kata kunci: perancangan ulang, Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, aktivitas
PERANCANGAN ULANG MADRASAH MU’ALLIMAAT MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Azalea, Aliffia Salma; Salayanti, Santi; Firmansyah, Rangga
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta adalah sekolah yang mengacu pada kurikulum pemerintah dan pendidikan Islam, yang pelaksanaan kegiatan belajarnya 24 jam yaitu dibantu dengan konsep boarding school atau sekolah berasrama. Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta berada di bawah naungan Kementrian Agama yang menggunakan sistem yang telah ditetapkan secara nasional dan tidak meninggalkan tujuan yang telah direncanakan Muhammadiyah sebagai madrasah yang dibentuk oleh organisasi Muhammadiyah. Madrasah Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta terdiri dari peserta didik yang merupakan berjenis kelamin Perempuan. Maka sangat diperlukan fasilitas dan kebutuhan yang menunjang pembelajaran peserta didik dengan adanya penambahan pelajaran pekerjaan tangan dan keputrian.. Fasilitas dan kebutuhan tersebut berpedoman pada Permen Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 mengenai Standar Sarana dan Prasarana untuk Sekolah Menengah Atas, Human Dimension dan Standar, masih teridentifikasi beberapa permasalahan yang terdapat pada konsep visual, layout, persyaratan umum ruang, kurangnya ergonomi pada ruang, kurangnya kebutuhan ruang yang berakibat pada menurunnya kenyamanan dan berkurangnya minat serta semangat dalam aktivitas pembelajaran yang dapat dirasakan oleh siswa, guru, dan karyawan madrasah. Maka perlu perancangan ulang dengan pendekatan psikologi ruang agar tujuan yang dimiliki sekolah dapat tercapai dan dapat meningkatkan tingkat peforma dari pengguna serta mencapai kelancaran aktivitas di dalamnya.Kata kunci : Madrasah, Muhamadiyah, Psikologi ruang, Peserta didik Perempuan