Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN WORK ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA KARYAWAN PT ADIENT AUTOMOTIVE INDONESIA Rodiatul Aulla; Ali Jufri; Puspa Dewi Yulianty
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juli 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i7.762

Abstract

This study aims to examine the impact of job insecurity on turnover intention with work engagement as a mediating variable among employees of PT Adient Automotive Indonesia. The study identifies the direct relationship between job insecurity and turnover intention, as well as the impact of job insecurity on work engagement. The results indicate that job insecurity has a positive and significant impact on turnover intention and a negative and significant impact on work engagement. Moreover, work engagement acts as a mediating variable that strengthens the effect of job insecurity on turnover intention. Using a quantitative approach and multiple regression analysis, this study provides empirical evidence that high job insecurity can increase the intention to leave the company, especially among employees with low levels of work engagement. Therefore, companies need to focus on efforts to enhance work engagement in order to mitigate the negative impact of job insecurity and prevent high turnover.
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP WITHDRAWAL BEHAVIOR PADA KSPPS PERAMBABULAN MAKMUR ABADI DENGAN WORK ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Ayu Diah; Ali Jufri; Puspa Dewi Yulianty
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 7 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juli 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i7.763

Abstract

This study aims to examine the effect of competence on withdrawal behavior among employees at KSPPS Perambabulan Makmur Abadi, with work engagement as a mediating variable. High competence is expected to reduce withdrawal behavior by enhancing employee work engagement. The study used a quantitative method with linear regression analysis and Sobel test to test the hypotheses. The results show that competence has a significant positive effect on work engagement, and work engagement has a significant negative effect on withdrawal behavior. Additionally, work engagement mediates the relationship between competence and withdrawal behavior. Therefore, increasing employee competence followed by enhanced work engagement can reduce withdrawal behavior, which could negatively affect organizational productivity. These findings provide important recommendations for organizations to develop employee competence through relevant training and create a work environment that fosters their engagement in tasks.
Pengaruh Withdrawal Behavior Terhadap Kinerja Karyawan dengan Turnover sebagai Variabel Mediasi pada PT Wijaya Gyokai Indonesia Putri, Frestia; Jufri, Ali; Yulianty, Puspa Dewi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 7 No. 6 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v7i6.1774

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) merupakan faktor kunci dalam pencapaian tujuan perusahaan, sehingga pengelolaan SDM yang efektif sangat penting, terutama dalam menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh withdrawal behavior terhadap kinerja karyawan, dengan turnover sebagai variabel mediasi, pada PT Wijaya Gyokai Indonesia. Data menunjukkan peningkatan signifikan pada angka ketidakhadiran tanpa keterangan (alfa) dan tingkat turnover dari 2021 hingga 2024. Hasil analisis membuktikan bahwa withdrawal behavior berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta berpengaruh positif terhadap niat untuk keluar (turnover). Selain itu, turnover juga terbukti menurunkan kinerja karyawan secara signifikan dan menjadi variabel mediasi dalam hubungan antara withdrawal behavior dan kinerja. Artinya, perilaku penarikan diri tidak hanya berdampak langsung, tetapi juga tidak langsung melalui peningkatan turnover. Temuan ini menekankan perlunya strategi manajemen SDM yang efektif dalam mengelola keterlibatan karyawan dan menekan tingkat turnover, guna mempertahankan produktivitas dan stabilitas perusahaan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan kebijakan retensi karyawan melalui pemantauan perilaku withdrawal sebagai indikator awal potensi penurunan kinerja.
Pengaruh Beban Kerja Terhadap Burnout Pada Pegawai Rumah Sakit Pasar Minggu Dengan Work Life Balance Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pegawai RS. Pasar Minggu) Triana, Wulan; Jufri, Ali; Yulianty, Puspa Dewi
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i6.5961

Abstract

Kelelahan kerja telah menjadi masalah utama di tempat kerja modern, terutama di bidang kesehatan yang menuntut seperti keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memeriksa bagaimana beban kerja memengaruhi kelelahan kerja pada perawat di Rumah Sakit Pasar Minggu, dengan menggunakan keseimbangan kehidupan kerja sebagai variabel mediasi. Beban kerja secara signifikan mengurangi kelelahan kerja; semakin banyak perawat bekerja, semakin mereka kelelahan secara fisik, emosional, dan mental, menurut jajak pendapat terhadap 75 responden. Beban kerja juga memiliki efek yang merugikan pada keseimbangan kehidupan kerja, karena terlalu banyak tekanan pekerjaan mengganggu keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Kelelahan kerja juga ditemukan dipengaruhi secara negatif oleh keseimbangan kehidupan kerja, yang menunjukkan fungsi perlindungannya terhadap kelelahan psikologis. Keseimbangan kehidupan kerja sangat mengurangi hubungan antara beban kerja dan kelelahan kerja, menurut analisis mediasi. Hasil ini menyoroti betapa pentingnya mengelola beban kerja dan membuat kebijakan keseimbangan kehidupan kerja dalam kerangka sistem dan budaya kerja Indonesia untuk menjaga kesehatan psikologis petugas kesehatan.
Pengaruh Leader Humility Terhadap Withdrawal Behavior di Moderasi oleh Interpersonal Justice Hairul Arifqi; Ali Jufri; Risdianto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/g7e3b834

Abstract

This study aims to analyze the influence of Leader Humility on Withdrawal Behavior with Interpersonal Justice as a moderating variable at PT. Saung Bukit Ajimut, a fast food restaurant in Cirebon Regency. The research approach used was quantitative with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to employees, then analyzed using Moderated Regression Analysis (MRA) with the help of SPSS. The results showed that Leader Humility had a negative and significant effect on Withdrawal Behavior. The higher the leader's humility, the lower the tendency of employees to display withdrawal behavior such as lateness, absenteeism, and decreased work motivation. However, the Interpersonal Justice variable was not proven to be able to moderate the relationship between Leader Humility and Withdrawal Behavior. This indicates that the perception of interpersonal justice is not strong enough to strengthen the influence of leader humility because the restaurant's work dynamics are more influenced by structural factors such as workload and reward systems. This study recommends companies to strengthen the consistency of humble leadership practices, manage workloads fairly, improve two-way communication forums, and integrate interpersonal justice with reward systems so that employee withdrawal behavior can be suppressed sustainably.
Pengaruh Work Life Balance dan Loyalitas Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Derry Wijaya; Ali Jufri; Risdianto
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 5 (2025): SEPTEMBER
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/y9wy9463

Abstract

This study aims to analyze the influence of Work Life Balance and Work Loyalty on Employee Performance at PT. Sudinar Artha. The research approach used is quantitative with a survey method. Data were collected through questionnaires distributed to 37 respondents, then analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS 22. The results of the study indicate that Work Life Balance has a positive and significant effect on employee performance. The better the balance between work and personal life that employees feel, the higher their performance will be. In addition, Work Loyalty has also been proven to have a positive and significant effect on employee performance. Loyal employees tend to be more responsible, dedicated, and committed to achieving company targets. Simultaneously, Work Life Balance and Work Loyalty have a strong influence on employee performance. This study recommends companies to implement a balanced working hours policy, improve the reward and compensation system, pay attention to employee welfare, and build a work culture that supports loyalty so that employee performance can continue to improve sustainably.
Pengaruh Perceived Organizational Support terhadap Organizational Citizenship Behavior dimoderasi oleh Komitmen Kerja Rizka Rustanti; Ali Jufri; Risdianto, Risdianto
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/9q5tr670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Organizational Support (POS) terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB) dengan komitmen kerja sebagai variabel moderasi pada PT. X. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 90 responden, kemudian dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa POS berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB. Semakin tinggi dukungan organisasi yang dirasakan karyawan, semakin tinggi kecenderungan mereka melakukan perilaku sukarela di luar deskripsi formal pekerjaan, seperti membantu rekan kerja dan menjaga lingkungan kerja kondusif. Komitmen kerja terbukti memoderasi hubungan POS dan OCB, di mana pengaruh POS terhadap OCB lebih kuat pada karyawan dengan komitmen tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perusahaan untuk memeratakan akses program dukungan, memperkuat komitmen kerja, meningkatkan kualitas pelatihan, serta memastikan transparansi sistem penghargaan agar OCB dapat berkembang secara merata dan berkelanjutan.
Pengaruh Determinan Work Life Balance terhadap Withdrawal Behavior pada Karyawan Resa Noviani; Ali Jufri; Risdianto, Risdianto
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/t2v3nn81

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tiga dimensi Work-Life Balance (WLB)—time balance, involvement balance, dan satisfaction balance—terhadap withdrawal behavior pada karyawan PT. FMI-X, perusahaan manufaktur komponen otomotif di Cirebon. Penelitian kuantitatif ini melibatkan 80 responden yang dipilih dengan proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen berpengaruh negatif dan signifikan terhadap withdrawal behavior (p<0,05). Time balance yang baik menurunkan kecenderungan absensi, keterlambatan, dan niat keluar; involvement balance yang tinggi mengurangi risiko penarikan diri fisik maupun psikologis; sedangkan satisfaction balance yang tinggi, termasuk kompensasi adil dan hubungan kerja positif, menekan perilaku tersebut. Model menjelaskan 56,7% variasi withdrawal behavior. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi peningkatan WLB untuk mempertahankan kinerja dan loyalitas karyawan, khususnya melalui kebijakan fleksibilitas waktu, partisipasi dalam pengambilan keputusan, dan kesetaraan kompensasi.
Pengaruh Work-Life Balance terhadap Withdrawal Behavior dengan Job Dissatisfaction sebagai Variabel Mediasi di Pratama Mitra Sejati Salma Syarifah; Ali Jufri; Risdianto, Risdianto
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p6edx935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Balance terhadap Withdrawal Behavior dengan Job Dissatisfaction sebagai variabel mediasi pada karyawan PT. Pratama Mitra Sejati. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini berkaitan dengan kecenderungan karyawan untuk menunjukkan perilaku menghindar dari pekerjaan (seperti keterlambatan, ketidakhadiran, hingga niat keluar dari perusahaan) yang diduga dipengaruhi oleh ketidakseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi serta ketidakpuasan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data melalui kuesioner. Responden dalam penelitian ini adalah para driver di perusahaan tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis jalur (path analysis) dengan bantuan software SPSS 26 untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance berpengaruh negatif signifikan terhadap Withdrawal Behavior, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi Job Dissatisfaction. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi, maka semakin rendah tingkat ketidakpuasan kerja dan perilaku menghindar dari pekerjaan.
Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus pada Toko Kopi Rusa Jantan) Muhammad Nadhir; Pebi Kurniawan; Ali Jufri
Indonesia Economic Journal Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kpsey480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen pada Toko Kopi Rusa Jantan di tengah industri kopi yang kompetitif. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 100 konsumen sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik brand image maupun kualitas produk secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Pengaruh brand image dan kualitas produk secara parsial ditemukan berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti memiliki pengaruh signifikan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya bagi Toko Kopi Rusa Jantan untuk memperkuat citra merek dan terus meningkatkan kualitas produk guna mendorong keputusan pembelian, serta menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat.
Co-Authors Abdul Muis Alyaa Herdina, Trizka Andre Yani, Selvia Anggun Lestari Artha, Bhenu Aryanti, Rista Puput Asep Gunawan Ayu Diah badawi - Bahri bhenu Arha Bhenu Artha Bhenu Artha Bhenu Artha Bintang Rifky Ramadhan Sugiarto Cika Vanny Dali, Nuradli Ridzwan Shah Bin Mohd Derry Wijaya Desy Ayu Krisna Murti Desy Lusiyana, Desy Dewi Suhati Dewi Yulianty, Puspa Dewi, Vinda Auralia Kesuma Diah Retnowati Diana Diana Dinda Azhari Apriliya Diva Dwi Lestari Dudung Hermawan Faldi Ibrahim Fatkhuri Fatkhuri Fitri Dian Perwitasari Hadiwibowo, Imam Hairul Arifqi Hermawan, Dudung Ibrahim, Faldi Istianah Istianah Khalifah Nurjannah Koswara, Vera Agustin Lisna Duwi Cahyani Maeti Maeti Mellanie Mellanie Misnen Mohamad Taufik Azis Mohammad Djadjuli Muafi Muhammad Fauzan Muhammad Nadhir Murdijaningsih, Tjahjani Murti, Desy Ayu Krisna Niken Permata Sari Nopita Nopita Nurfallah Nurfallah Nurfallah Nurjannah, Khalifah Nurlindawati Nurlindawati Nurohim Nurohim Nutrisari, Ayu Pebi Kurniawan Pebi Kurniawati Priyono, Dadang Puspa Dewi Yuianty Putri, Frestia Qodriah, Sari Laelatul Resa Noviani Risdianto Risdianto Risdianto Risdianto Risdianto, Risdianto Rista Puput Aryanti Rizal Eka Prastyo Rizcky Nugraha Taher Rizka Rustanti Rodiatul Aulla Ronald Swarea Rae SAFITRI, NABILA Salma Syarifah Santika Gumilang Selvi Eka Putri Sinta Manggala SITI CHOLIFAH Sofyan Mar’i Sri Sundhea Hastuti Sylvani Sylvani Sylvani Tedi Kustandi Tri B. Prasetyo Triana, Wulan Trizka Alyaa Herdina Ulfatun Syaebah Vanny, Cika Vera Agustin Koswara Wahyudi Wahyudi Wisnu Hardiansyah Wulan Maharani Yulianty, Puspa Dewi