Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : e-CliniC

Hubungan antara Aktivitas Fisik dan Kecemasan pada Remaja di SMP Katolik Santa Theresia Malalayang Rindiani B. E. Wewengkang; Bernabas H. R. Kairupan; Herdy Munayang
e-CliniC Vol. 12 No. 1 (2024): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v12i1.45226

Abstract

Abstract: Anxiety is a common mental disorder that occurs not only among adults but also in children and adolescents. Physical activity is one of the factors that can influence mental health, reduce symptoms of anxiety, and increase fitness. For adolescents, physical activity is an integral part of them in school, social environment, and family life. This study aimed to analyze the relationship between physical activity and anxiety in adolescents at SMP Katolik Santa Theresia Malalayang (junior high school). This was an analytical and descriptive study with a cross-sectional design. Determination of samples used stratified random sampling technique. Data were analyzed with the chi-square test. The results showed that there were 77 students as respondents. The chi- square test resulted in a p-value of 0.64 (p>0.05). In conclusion, there is no significant relationship between physical activity and anxiety in adolescents at SMP Katolik Santa Theresia Malalayang. Keywords: physical activity; anxiety; mental disorders; adolescents   Abstrak: Kecemasan merupakan suatu gangguan mental yang umum terjadi baik pada kalangan dewasa maupun di kalangan anak dan remaja. Diketahui bahwa aktivitas fisik dapat memengaruhi kesehatan mental, mengurangi gejala kecemasan, dan meningkatkan kebugaran. Bagi anak usia remaja aktivitas fisik menjadi bagian yang tidak terpisahkan baik dalam kehidupan sekolah, sosial atau keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dan kecemasan pada remaja di SMP Katolik Santa Theresia Malalayang. Jenis penelitian ialah deskriptif analitik dengan desain potong lintang. Penentuan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 77 siswa sebagai responden penelitian. Hasil uji chi-square mendapatkan nilai p=0,64 (p>0,05) untuk hubungan antara aktivitas fisik dan kecemasan. Simpulan penelitian ini ialah tidak terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dan kecemasan pada siswa di SMP Katolik Santa Theresia Malalayang. Kata kunci: aktivitas fisik; kecemasan; gangguan mental; remaja
Perundungan dan Stres pada Mahasiswa Kedokteran Dewantara, Lilac; Kairupan, Bernabas H. R.; Munayang, Herdy
e-CliniC Vol. 13 No. 1 (2025): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v13i1.60736

Abstract

Abstract: Bullying tend to occur in the educational process, including inside medical institutions. Bullying is associated with high level of stress, which may influence various aspects of life, including quality of service and patient safety. This study aimed to report various literature regarding bullying and stress in medical students. This was a systematic review study using three databases, namely Google Scholar, PubMed, and Clinical Key. The literatures used should be in Indonesian or English, published during the last five years. Based on the 10 studies reviewed, it was found that bullying still occurred in medical education, with a prevalence of 16% up to 86.8%. The major target of bullying was females. Bullying influenced one’s psychological, academic, and social aspects. Psychologically, bullying was associated with high level of stress, anxiety, and depression. In conclusion, bullying among medical students is associated with stress. Keywords: bullying; stress; medical students   Abstrak: Perundungan seringkali terjadi dalam proses pendidikan, termasuk di dalam institusi kedokteran. Perundungan dikaitkan dengan stres yang tinggi, yang dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk mutu pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melaporkan kajian pustaka dari perundungan dan stres pada mahasiswa kedokteran. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menggunakan tiga database, yaitu Google Scholar, PubMed, dan Clinical Key. Literatur yang digunakan dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan hasil reviu dari 10 penelitian yang didapat, ditemukan bahwa perundungan masih sering terjadi dalam pendidikan kedokteran dengan prevalensi 16% hingga 86,8%. Mayoritas sasaran perundungan ialah perempuan. Perundungan memengaruhi aspek psikolgis, akademis, dan sosial. Secara psikologis, perundungan diasosiasikan dengan stres yang tinggi, kecemasan, dan depresi. Simpulan penelitian ini ialah perundungan pada mahasiswa kedokteran diasosiasikan dengan stres. Kata kunci: perundungan; stres; mahasiswa kedokteran
Dampak Perundungan terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tatambihe, Brainly M. H.; Dundu, Anita E.; Kairupan, Bernabas H. R.
e-CliniC Vol. 14 No. 1 (2026): e-CliniC
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/ecl.v14i1.65770

Abstract

Abstract: Bullying behavior often occurs in learning environments, including medical education with seniors as executor in most cases. Not everyone has the psychological defense to deal with bullying. Therefore, bullying can cause impacts that not only affect the victims’ psychology but also their performance in the future. This study aimed to obtain bullying behavior among medical students and its impacts on the medical students. This was a systematic review study using databases of Google Scholar, Pubmed, and Clincal Key. The literatures used to be in Indonesian or English, published in last five years. The results obtained nine articles from several countries. Bullying still occurred in medical environments. Moreover, bullying could cause depression, anxiety, and other mental disorders to their victims. The lack of reported cases supported the large number of cases of bullying in the medical environment. In conclusion, bullying is still common in medical environment, and causes decreased academic prestation and many mental disorders. Keywords: bullying; mental impacts; medical students   Abstrak: Perilaku perundungan sering terjadi di lingkungan pembelajaran, termasuk pembelajaran kedokteran dengan para senior sebagai pelaku di kebanyakan kasus. Tidak semua individu memiliki pertahanan psikologis untuk menghadapi perundungan. Perundungan menyebabkan dampak yang tidak hanya berdampak bagi psikologis korban tetapi juga bagi kinerja korban di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perundungan di kalangan mahasiswa kedokteran serta dampaknya bagi korban perundungan. Jenis penelitian ialah systematic literature review dengan menggunakan database Google Scholar, Pubmed, dan Clinical Key. Literatur yang digunakan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian mendapatkan sembilan artikel dari berbagai negara. Perundungan masih sering terjadi di lingkungan kedokteran. Perundungan menyebabkan depresi, kecemasan, dan gangguan mental bagi para korban. Kurangnya tingkat pelaporan mendukung tingginya angka perundungan di lingkungan kedokteran. Simpulan penelitian ini ialah perundungan di lingkungan kedokteran masih banyak ditemukan dan menyebabkan penurunan prestasi akademik dan berbagai gangguan mental. Kata kunci: perundungan; dampak mental; mahasiswa kedokteran
Co-Authors A. J.M. Rattu Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Ab'ror, Rijal Adam, Hilman Adilang, Merry Ch. N. Ali, Christania Cindy Natasya Andika, Agustinus Anita E. Dundu Asep Rahman Asep Rahman Asep Rahman, Asep Barbara, Aryesam Veronika Maria Bidjuni, Hendro J. Billy J. Kepel Bolang, Alexander Sam Leonard Buanasari, Andi Christian Tambingon Christofel Elim Cindy Lois Rompis Dewantara, Lilac Doda, Diana V.D. Dundu, Anita Dundu, Anita Elisabet Dwi W. P. Astuti E. David Kaunang Engka, Ovilia Natalia Eva Mariane Mantjoro Fatbinan, Sherly Delita Fatimawali . Ferdian R. D. Galala Gawina F. Marchel Grace Debbie Kandou Harsali F. Lampus Harvani Boky, Harvani Hasanuddin, Israyati R. Heidy Palempung Hendro Bidjuni Herdy Munayang Herdy Munayang Hesti Lestari Hutasoit, Christin Y. Iyong, Elvira Aprelia Jehosua S. V. Sinolungan Jimmy Posangi Jumria Jumria Kairupan, Felly Aprilia Kairupan, Tiffani S. Kapantow, Marlin Grace Kapantow, Nova Hellen Kepel, Billy Johnson Kiroh, Amanda G. M. Kolibu, Febi K. L F. J. Kandow Lahamu, Ilke Silmawati Lisbeth F. J. Kandou Maddusa, Sri Seprianto Manampiring, Aaltje E Mantjoro, Eva M. Marsevino Raintama, Marsevino Martha M. Kaseke Martha Marie Kaseke Matali, Linda Agnes Mawitjere, Mega Putri Belia Melita A. Lolowang Mercy Taroreh Mintjelungan, Debby L. A. Mitha Lepa Mokiwang, Lavenia E. Molenaar, Emmanuela Ranita Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nelwan, Ester Jeini Neni Ekawardani Niode, Nurdjannah Jane Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan, Novie Homenta Oksfriani Jufri Sumampouw Oktavianus Suardiyasa, I Made Daniel Pai, Restawari Syalomitha Pantow, Dewi Christie Peginusa, Gloria Makahanap Pinatik, Candiela Criste Pinori, Sara Novi Poli, Sefanya L. Pondagitan, Alpinia Shinta Porotu'o, Andreano Christian Pratiwi, Dewi S. Rattu, A. Joy.M. Ratulangi, Annastasya G. Rau, Elim P. E. Rengkung, Chrisal Novri Jozef Reni Ch. Ibrahim Rindiani B. E. Wewengkang Rocky V. Pangerapan Rokot, Natasya T. Sefti Rompas Sulaemana Engkeng, Sulaemana Tampara, Jody M Tatambihe, Brainly M. H. Tendean, Lydia Estelina Naomi Tendean, Widya Tirajoh, Carissa V Umanailo, Novita Sarah M Veronica Christy Elisabeth Laoh Wahongan, Greta J.P. Walesasi, Intan Permata Sari Wariki, Windy M. V. Welong Seftian Surya William T. Palandeng Wurangian, Prisilia Karina Yuke Tyneke Darado Yulianty Sanggelorang