Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : KESMAS

EFEKTIFITAS PENYULUHAN TENTANG PENYAKIT DIARE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA DI SD NEGERI PETTA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Engka, Ovilia Natalia; Kairupan, B. H. R.; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan penyakit yang berbasis lingkungan dan terjadi hampir di seluruh daerah geografis di dunia. Pada negara berkembang, anak-anak diusia bawah 3 tahun rata-rata mengalami 3 episode diare pertahun. Setiap episodenya, diare akan menyebabkan kehilangan nutrisi yang dibutuhkan anak untuk tumbuh, sehingga diare merupakan penyebab utama malnutrisi pada anak dan menjadi penyebab kematian kedua anak berusia dibawah 5 tahun. Dalam jumlah khasus penderita diare di Kabupaten sangihe, dari jumlah tersebut, di Puskesmas Enemawira yang berada di wilayah Kabupaten sangihe terdapat 152 kasus yang terlaporkan menderita diare, dari total kasus yang berada di Puskesmas Enemawira terdapat 21 kasus yang terjadi. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk Mengetahui pengetahuan siswa sebelum dan sesudah penyuluhan tentang penyakit diare di SD Negeri Petta Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini menggunakan metode pretest dan posttest dengan desain quasi eksperimental semu. Populasi kelas V dan VI, Sampel 30 siswa. Alat ukur yang digunakan adalah Kuesioner yang berisi 10 pertanyaan. Pengukuran univariat bertujuan utnuk melihat karakteristik atau gambaran distribusi frekuensi dan variable yang akan diteliti, baik independen maupun dependen, dan Bivariat memakai Uji T berpasangan (paired sample test), yang bertujuan untuk menguji atau melihat perbandingan keefektivitasan penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan siswa tentang penyakit diare sebelum dan sesudah penyuluhan. Pada pre dan post-test SDN Petta dengan rerata 0,200 t-hitung 1.989 p-value= 0.056 dan pada nilai pre dan post-test SDN 01 Tahuna rerata 0,167 t-hitung 518 p-value= 0,609 (p<0,01). Sehingga ada peningkatan signitifkan yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti penyuluhan di SDN petta meningkat dibandingkan dengan SDN 01 Tahuna yang tidak penyuluhan. Kesimpulan tingkat pengetahuan siswa tentang penyakit diare yang dilakukan di SD Negeri Petta pada hasil sebelum penyuluhan sangat kurang dan sesudah diberikan penyuluhan kesehatan mengalami peningkatan yang signifikan atau dengan kata lain pengetahuan menjadi lebih baik dibandingkan dengan hasil penelitian yang telah dilakukan di SD 1 Tahuna, pengetahuan siswa tanpa dilakukan penyuluhan terbilang cukup baik.Kata Kunci : Penyakit Diare, Pengetahuan, Penyuluhan.ABSTRACTDiarrhea is a disease based on environment and occur in almost all geographic regions of the world. In developing countries, children under 3 years of age on average were 3 episodes of diarrhea per year. Each episode, diarrhea will cause loss of nutrients children need to grow, so diarrhea is a major cause of malnutrition in children and to the death of two children under 5 years. In others, such number of diarrhea patients in Sangihe regency, and of these, in Enemawira health center located in the district of Sangihe there were 152 cases of reported suffering from diarrhea, than others, such that total is in Puskesmas Enemawira there were 21 cases. The purpose of this study is to Know the knowledge of students before and after extension of diarrhea in SD Negeri Petta Sangihe Islands Regency. This study uses pretest and posttest thedesign. quasi quasi-experimentalPopulation class V and VI, samples of 30 students. Measuring instrument used is a questionnaire containing 10 questions. Measurement univariate primary objective is to see the characteristics or picture frequency distributions and variables to be studied, whether independent or dependent, and Bivariat wear T test pairs(pairedsampletest),which aims to test or see a comparison of the effectiveness of counseling on the level of students' knowledge of diarrheal disease before and after counseling. in the pre and post-test SDN Petta with a mean of 0.200 t count 1,989 p-value = 0.056 and the value of pre and post-test SDN 01 Tahuna averages 518 0.167 t-test p-value = 0.609 (p <0.01). So there is a significant increase in signitifkan H0 rejected and H1 accepted meaning in SDN extension Petta increased compared with the SDN 01 Tahuna that no extension. Conclusion The level of students' knowledge of diarrheal disease were conducted in primary schools Petta on the outcome before the extension was very lacking and after given health education has increased significantly, or in other words the knowledge to be better than the results of research that has been done in SD 1 Tahuna, knowledge of students without counseling was quite good.Keywords : Diarrhea Desease, Knowledge, Counseling.
HUBUNGAN P ENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN MENCUCI TANGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA SISWA SDN PETA KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Tampara, Jody M; Kairupan, B. H.R.; Boky, Harvani
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sangat berpotensi KLB yang sering disertai dengan kematian. Pada tahun 2016 di Provinsi Sulawesi Utara jumlah kasus diare cukup tinggi yaitu 21.469 kasus. Dari jumlah kasus tersebut kebanyakan yang mengalami penyakit diare terjadi pada bayi dan anak-anak. Untuk menurunkan angka penderita diare pada anak-anak perlu pelaksanaan yang cepat dan tepat, salah satunya adalah PHBS mencuci tangan dengan air bersih dan sabun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan tidakan mencuci tangan dengan kejadian diare pada siswa SDN Peta Kabupaten Kepulauan Sangihe. Penelitian ini mengunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV-VI yang berjumlah 66 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang memiliki pengetahuan yang baik 61%, responden yang memiliki sikap yang baik 44%, responden yang memiliki tindakan yang baik 52%. Dengan α 0,05 Hasil uji analisis menunjukan ada hubungan antara kejadian diare dengan variabel pengetahuan (p V = 0,018), kejadian diare dengan variabel sikap (p V = 0,000), dan kejadian diare dengan variabel tindakan (p V = 0,000). Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan antara pengetahuan sikap dan tindakan mencuci tangan dengan kejadian diare. Kesimpulan adalah ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan sikap dan tindakan mencuci tangan dengan kejadian diare.Kata Kunci : Penyakit Diare, Pengetahuan, sikap dan tindakan mencuci tangan, Siswa SDABSTRACTDiarrhea is an endemic disease in Indonesia and is also a potential disease of outbreaks which is often accompanied by death. In 2016 in North Sulawesi Province, the number of diarrhea cases was high with the amount of 21,469 cases. Of the cases, most diarrhea cases occurred in infants and children. To reduce the rate of diarrhea in children, fast and proper implementation procedures are needed, one of which is clean and healthy life behavior by washing the hands with clean water and soap. The purpose of this research was to determine the relationship between knowledge, attitude and hand washing activity towards the occurence of diarrhea in students of Peta elementary school, Sangihe Islands District. This research used analytical survey research design with Cross-sectional approach. The sample in this research was grade IV-VI students which are amounted to 66 respondents. Data collection used was questionnaire, data analysis used was the chi-square test. The results indicated that 61% respondents have propitious knowledge, 44% respondents have a good attitude, 52% respondents have a good behavior. With α 0,05, the result of analysis test with the use of chi-square indicated that there was a relationship between the occurrence of diarrhea towards the knowledge variable with the (p V = 0,018), diarrhea towards attitude variable with the (p V = 0,000), and diarrhea towards behavior variable with the (p V = 0,000). Analysis result indicated that there was a relationship between knowledge, attitude and hand washing activity towards diarrhea. The conclusion was that there was a significant relationship between knowledge, attitude and hand washing activity towards the occurrence of diarrhea.Keywords: Diarrhea Disease, Knowledge, Attitudes and Hand Washing Activity, Elementary School Students
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PELAJAR DI SMA YBP TATELI KABUPATEN MINAHASA Walesasi, Intan Permata Sari; Kairupan, B .H.R; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seks pranikah merupakan segala bentuk perilaku seksual yang dilakukan dengan adanya dorongan seksual tanpa ikatan pernikahan yang sah. Berbagai macam dampak yang dapat ditimbulkan oleh perilaku seks pranikah yaitu dampak psikologis, fisiologis, sosial dan dampak fisik. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Penelitian ini dilaksanakan di SMA YBP Tateli Kabupaten Minahasa pada bulan Juli – Agustus 2019 dengan sampel penelitian sebanyak 52 pelajar yang diambil dari total populasi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil dari penelitian ini yaitu diperoleh pValue = (0,000<0,05) yang artinya terdapat peningkatan pengetahuan yang bermakna terhadap seks pranikah. Kata Kunci: Pengetahuan, Seks Pranikah, Pelajar. ABSTRACKPremarital sex is any behavior that is driven by sexual desire without any legal marriage ties. The various kind of impacts that can be cause by premarital sex behavior is psychological, physiological, social and physical impacts. In this study using an Quasi Experiment with Non Equivalen Control Group design. The place of this research was conducted at YBP Tateli Senior Highschool, distric Minahasa on Juli-August 2019 with the sample used amounted 52 students drawn from the total population. This study used a questionnaire as instrument. The result in this study is obtained pValue = (0,000<0,05) which means that there is a significant increase in student knowledge of premarital sex. Keyword: Knowledge, premarital sex, Students   
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA DOKTER DI RUMAH SAKIT UMUM BETHESDA GMIM TOMOHON Mintjelungan, Debby L. A.; Rattu, A. Joy.M.; Kairupan, B.H. Ralph
KESMAS Vol 8, No 3 (2019): Volume 8, Nomor 3, April 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres kerja adalah respon fisik dan emosional yang berbahaya dan dapat terjadi ketika tuntutan pekerjaan yang ada melebihi kemampuan atau kontrol kerja yang dimiliki oleh pekerja. Stres kerja menjadi hal yang beresiko bagi kesehatan dan keselamatan pekerja ketika pekerjaan yang dilakukan melebihi kapasitas, sumber daya dan kemampuan pekerja secara berkepanjangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan stres kerja pada dokter di Rumah sakit Umum Bethesda GMIM Tomohon. Penelitian ini merupakan penelitian  kuantitatif, dilaksanakan dengan cara survei dan data diperoleh dari kuesioner serta pengolahan datanya dilakukan secara deskriptif analitik, dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara disiplin kerja p value 0,029<0,05, beban kerja p value 0, 013<0,05 dan sarana prasarana p value 0,001<0,05 dengan stres kerja pada dokter di rumah sakit umum Bethesda GMIM Tomohon sedangkan supervisi p value 0,249>0,05 dan iklim organisasi p value 0,135>0,05 tidak berhubungan dengan stres kerja pada dokter di rumah sakit umum Bethesda GMIM Tomohon. Kesimpulan hasil menunjukkan bahwa variabel yang paling dominan berhubungan dengan stres kerja pada dokter adalah sarana prasarana. Saran untuk rumah sakit perlu memperhatikan kondisi sarana prasarana rumah sakit termasuk fasilitas penunjang medis baik secara kualitas maupun kuantitas agar lebih memadai. Sehingga dokter dapat melaksanakan tugas dan kerjanya dengan optimal yang pada akhirnya dapat meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Kata kunci: Disiplin kerja, beban kerja, supervisi, iklim organisasi, sarana prasarana, stres kerja.   ABSTRACTJob stress is a physical and emotional response that is dangerous and can occur when the demands of existing work exceed the ability or work control possessed by workers. Job stress is a risk for the health and safety of workers when the work done exceeds the capacity, resources and ability of workers in a prolonged manner. The purpose of this study is to analyze the factors associated with work stress on doctors at the Tomohon Bethesda General Hospital. This research is a quantitative research, carried out by means of surveys and data obtained from questionnaires and data processing was carried out in an analytical descriptive manner, with a cross-sectional approach. The results showed that there was a relationship between work discipline p value 0.029 <0.05, workload p value 0.013 <0.05 and infrastructure facilities p value 0.001 <0.05 with work stress on doctors at the Bethesda GMIM general hospital Tomohon while supervision p value 0.249> 0.05 and organizational climate p value 0.135> 0.05 was not related to work stress on doctors at the Tomohon Bethesda GMIM general hospital. The conclusion of the results shows that the most dominant variable related to work stress on doctors is infrastructure. Suggestion for hospital is they need to pay attention to the conditions of hospital infrastructure including medical support facilities both in quality and quantity to be more adequate. So that doctors can carry out their duties and work optimally and in return can improve the quality service of hospital. Keywords: Work discipline, workload, supervision, organizational climate, infrastructure, work stress
HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN PARTISIPASI KERJA DENGAN KINERJA BIDAN DESA DI KABUPATEN MALUKU TENGGARA BARAT Barbara, Aryesam Veronika Maria; Kairupan, B. H.R.; Malonda, Nancy S.H.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya untuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) telah menjadi komitmen pemerintah dan sejalan dengan tujuan millenium development goals (MDGs) Tahun 2015 yaitu menurunkan AKI sebesar ¾ menjadi 102/100.000 kelahiran Hidup dan Menurunkan AKB sebesar 2/3 dari angka tahun 1990 menjadi 23/1000 Kelahiran hidup (Depkes RI, 2008). Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, pelayanan kesehatan terhadap ibu hamil, ibu melahirkan terbanyak dilayani oleh Bidan (71,45%), ini menunjukan bahwa keberadaan bidan mempengaruhi program Kesehatan Ibu dan Anak,Melainkan sumber dayanya yang mengemban tugas dilapangan (Bidan Desa).Berdasarkan data tenaga bidan di kabupaten Maluku Tenggara Barat 90% berpendidikan D1 dan D3 Kebidanan.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study (potong lintang). Instrumen penelitian adalah Metode Pengambilan Sampling adalah Simpel Random Sampling dengan jumlah populasi sampel adalah 37 orang yang tersebar di 2 puskesmas. Analisis Univariat dan Analisis Bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara Motivasi Kerja dengan Kinerja Bidan Desa di wilayah kerja Dinas Kesehatan Maluku Tenggara Barat,ada hubungan antara Partisipasi Kerja dengan Kinerja Bidan Desa di wilayah kerja Dinas Kesehatan Maluku Tenggara Barat.Kata Kunci: Motivasi, Partisipasi, Kerja, Kinerja Bidan DesaABSTRACTThe effort to reduce the death rate of mother and infant has become commitment of government and it is in accordance to the millennium development goals of the year 2015 that is to reduce the death rate of mother about ¾ to become 102.100.00 born alive and to reduce the death rate of infant about 2/3 from rating of year 1990 to become 23 100 born alive (The Healt Departement of Indonesian Republic,2008). The result of basic health studies (RISKADAS) in the year of 2010 regarding the health service toward pregnan mother,most mothers give birth under the service of midwife (71,45%),it indicates that the presence of midwife gives influence to mother and infant health program. Thus the interest poin of the government is not realy on the (JAMKESDA) program but much on human resources who carryout the task in the field (Town Midwife),based on data midwife in kabupaten maluku tenggara barat it is about 93% of them graduated with diploma 1 and diploma 3 midwife only. This research is a quantitative research with Cross sectional study approach. Research instrument is a sampling withdrawal method,wich is a simple random sampling with population number of 37 persons who scattered in two day care centres. Univariat analisis using and Bivariat using chi square test. From the research result could shows that relation of work motivation with town midwife and relation of participation work with town midwife performance.Keyword : Motivation,Work Participation and Performance Town Midwife
HUBUNGAN ANTARA UNSAFE ACTION DAN UNSAFE CONDITION DENGAN KECELAKAAN KERJA PADA PENGENDARA OJEK ONLINE DAN OJEK PANGKALAN DI KOTA MANADO Kairupan, Felly Aprilia; Doda, Diana Vanda; Kairupan, B.H. Ralph
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerjaan pengendara ojek dihadapkan pada tingkat bahaya dan risiko yang tinggi. Setiap tahun tingkat kecelakaan kerja pada pengendara ojek meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan unsafe action dan unsafe condition dengan kecelakaan kerja pada pengendara ojek online dan ojek pangkalan di kota Manado. Penelitian ini merupakan survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Instrumen penelitian menggunkan  kuesioner dengan jumlah sampel 210 responden. Analisis bivariat menggunakan uji chisquare α=0,05 dan analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik dengan level signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, responden yang menjawab kategori aman pada faktor unsafe action (nilai ≤31) sebanyak 56,2% dan kategori aman pada unsafe condition (nilai ≤19) sebanyak 52,9%. Responden yang pernah mengalami kecelakaan kerja sebanyak 76 responden (36,2%). Berdasarkan uji statistik, didapatkan hubungan antara unsafe action dengan kecelakaan kerja di dengan pvalue 0,006 dan OR 2,260 dan terdapat hubungan antara unsafe condition dengan kecelakaan kerja di dapatkan pvalue 0,022 dan nilai OR 1,975. Hasil multivariat didapatkan unsafe action merupakan variabel yang dominan pvalue 0,015 dan OR 2,062. Faktor unsafe action merupakan faktor yang paling berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pengendara ojek online dan ojek pangkalan di kota Manado.  Kata Kunci : Unsafe action, Unsafe Conditon, Kecelakaan Kerja, Pengendara Ojek ABSTRACTThe work of motorcycle taxi drivers is faced with a high level of danger and risk. Every year the level of work accidents on motorcycle taxi riders increases. The purpose of this study was to determine the relationship between unsafe action and unsafe condition with work accidents on online motorcycle taxi drivers and base motorcycle taxi drivers in the city of Manado. This research is a quantitative analytic survey with cross-sectional approach. The research instrument used a questionnaire with a sample of 210 respondents. Bivariate analysis using chi-square test α = 0.05 and multivariate analysis using logistic regression tests with a significance level of 5%. Based on research conducted, respondents who answered the safe category on the unsafe action factor (value ≤31) were 56.2% and the safe category in the unsafe condition (value ≤19) were 52.9%. Respondents who have experienced work accidents are 76 respondents (36.2%). Based on statistical tests, there is a relationship between unsafe action and work accident with p value 0,006 and OR 2,260 and there is a relationship between unsafe condition and work accident get pvalue 0,022 and OR value 1,975. Multivariate results obtained unsafe action is a dominant variable p value 0.015 and OR 2.062. The unsafe action factor is the most related factor to work accidents on online motorcycle taxi drivers and base motorcycle taxi drivers in the city of Manado. Keywords: Unsafe action, Unsafe Conditon, Work Accident, Motorbike drivers
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA MEROKOK TERHADAP SIKAP PEMUDA GMIM DIASPORA KARAME KOTA MANADO Ali, Christania Cindy Natasya; Kairupan, B . H. Ralph; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah aktivitas menghisap gulungan tembakau yang dibungkus dengan kertas. Rokok sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, senyawa berbahaya yang terkandung dalam rokok sangatlah banyak dan bersifat racun yang merusak sel-sel tubuh. Jumlah perokok di seluruh dunia mencapai 1,2 miliar orang. di Indonesia, 36,2% anak laki-laki dan 4,3% anak saat ini menggunakan tembakau dalam bentuk merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyuluhan kesehatan tentang bahaya merokok berpengaruh terhadap sikap pemuda GMIM diaspora karame. Jenis penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design.  Populasi dalam penelitian ini berjumlah 53, teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan menggunakan Paired t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan pendidikan kesehatan didapatkan kategori sikap baik 41,5%, sikap kurang baik 58,5%. Setelah diberikan pendidikan kesehatan didapatkan hasil bahwa kategori sikap baik menjadi 94,3%, sika kurang baik 5,7%. Hasil Paired T-Test didapatkan bahwa p=0,000 oleh karena p=(0.000<0,05) maka terjadi peningkatan signifikan tentang bahaya merokok terhadap sikap Pemuda GMIM diaspora kota Manado setelah diberikan penyuluhan. Kata Kunci: Merokok, Penyuluhan, Sikap, Pemuda ABSTRACTSmoking is the activity of smoking a tobacco roll wrapped in paper. Cigarettes are hazardous to human health. Dangerous compounds contained in cigarettes are very numerous and are toxic that damage the body’s cells. The number of smokers around the world reaches 1,2 billion people. In Indonesia, 36,2% of smokers are boys, and currently, 4,3% of children use tobacco in the form of smoking. The purpose of this study is to find out whether health education about the dangers of smoking affect the attitudes of the young GMIM diaspora karame. This type of research uses quasi-experimental with one group pretest posttest design approach. The population in this study amounted to 53, data collection techniques using questionnaires using Paired t-Test. The results showed that before giving the health education, the good attitude category was 41,5% and 58,5% in not good attitude category. After being given health education, the results show that 94,3% are in good category, and 5,7% are in the not good category. The paired t-test showed that p=0,000 because of p=(0.000<0,05) so, there was a significant enhancement in the dangers of smoking to the attitude of GMIM Diaspora youth in Manado City after being given seminar. Keywords: Smoking, Counceling, Attitude, Youth
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP MEROKOK PEMUDA GMIM PAULUS TEMPOK KECAMATAN TOMPASO KABUPATEN MINAHASA Pantow, Dewi Christie; Kairupan, B .H. Ralph; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan suatu kebiasaan pada masyarakat yang banyak ditemui dalam kehidupan sahari-hari, di berbagai tempat dan kesempatan. Untuk itu penyuluhan kesehatan berupaya agar masyarakat lebih menyadari dan mengetahui bagaimana cara memlihara kesehatan mereka bagaimana untuk menghindari dan mencegah  hal- hal yang merugikan  kesehatan mereka maupun kesehatan orang lain. Pemuda memiliki resiko untuk merokok karena dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, maka dari itu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pemuda sehingga tahu dan memahami bahaya dari rokok. Tujuan adalah menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap pada pemuda Jemaat GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif bersifat, Quasi Eksperimen One Group Pre-Test and Post- Test. Populasi adalah seluruh pemuda GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Sampel yaitu 43 pemuda. Instrument penelitian ini yakni kuisioner, leaflet, slide presentasi dan alat tulis menulis. Analisis data menggunakan uji t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mean pre-test pengetahuan yaitu 1,23 dan post-test pengetahuan yaitu 1,74, nilai mean pre-test sikap yaitu 1,65 dan pada post-test sikap yaitu 1,65. Hasil pre-test dan post-test kelompok eksperimen terdapat perbedaan dengan nilai p value = 0,000 (α<0,05). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap kelompok komtrol dan eksperimen dengan hasil p value = 0,000(α<0,05). Penyuluhan kesehatan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pemuda GMIM Paulus Tempok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Pengetahuan, Sikap, Pemuda ABSTRACTSmoking is a habit in society that is often found in daily life, in various places and opportunities. For this reason, health education seeks to make people more aware and know how to maintain their health, how to avoid and prevent things that are detrimental to their health and the health of others. Youth have the risk of smoking because it is influenced by the surrounding environment, therefore it is done to improve the knowledge and attitudes of young people so that they know and understand the dangers of smoking. The aim is to analyze the effect of health education on knowledge and attitudes on youth of the GMIM Jamaat Paulus Tempok District, Tompaso District, Minahasa Regency. The research method is quantitative research, Quasi Experiment One Group Pre-Test and Post-Test. The population is all GMIM youth Paulus Tempok, Tompaso District, Minahasa Regency. The sample is 43 youth. The research instruments were questionnaire, leaflet, presentation slide and writing stationery. Data analysis using t test. The results showed that the mean value of pre-test knowledge was 1.23 and the post-test knowledge was 1.74, the mean value of pre-test attitudes was 1.65 and the post-test attitude was 1.65. The results of the pre-test and post-test experimental groups there are differences with the value of p value = 0,000 (α <0.05). The effect of health education on the knowledge and attitude of the control and experimental groups with the results of p value = 0,000 (α <0.05). Health counseling has an effect on increasing the knowledge and attitudes of GMIM youth Paulus Tempok, Tompaso District, Minahasa Regency. Keywords: Health Education, Knowledge, Attitude, Youth
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG GIZI SEIMBANG PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 1 NANUSA KABUPATEN TALAUD Iyong, Elvira Aprelia; Kairupan, B.H. Ralph; Engkeng, Sulaemana
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemenuhan gizi pada peserta didik merupakan upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan status gizi peserta didik. Upaya peningkatan pengetahuan peserta didik melalui penyebaran informasi tentang gizi simbang perlu dilakukan agar mereka tahu dan mampu untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka. Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat untuk mendorong dan memandirikan mereka malalui pesan kesehatan yang telah diterimanya. Metode ceramah atau curah pendapat adalah salah satu bentuk metode yang sering digunakan agar ada interaksi antara sasaran penyuluhan dengan pemberi informasi.Tujuan enelitian untuk menganalisis pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan tentang gizi seimbang pada peserta didik di SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud. Metode penelitian yaitu penelitian eksperimen semu one group pre-test and post-test design. Populasi yang juga menjadi sampel dalam penelitian ini yakni seluruh peserta didik kelas VII sampai kelas IX SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud yang berjumlah 63 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu materi penyuluhan dalam bentuk slide power point, Laptop dan alat tulis menulis. Penelitian ini menggunakan uji paired t-test. Hasil penelitian sebelum dilakukan penyuluhan terdapat 47,6% peserta didik yang berada pada kategori pengetahuan kurang baik dengan nilai rata-rata 6,08. Terjadi peningkatan pengetahuan pada pelajar sesudah penyuluhan dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 14,37 dan terdapat 65,1% peserta didik yang berada pada kategori pengetahuan baik. Ada pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan pelajar dengan nilai ρ value = 0,000 dengan perbedaan nilai rata-rata sebesar 8,29. Penyuluhan kesehatan berpengaruh terhadap pengetahuan tentang gizi seimbang pada peserta didik di SMP Negeri 1 Nanusa Kabupaten Talaud Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan, Gizi Seimbang, Peserta didik ABSTRACTThe fulfillment of nutrition requirement for adolescents is an effort that needs to be done to improve their nutritional status. Efforts to increase the knowledge of adolescents through the distribution of information on balanced nutrition need to be done so that they know and can meet their nutritional needs. Health education is one way to disseminate health information to the public to encourage and empower them through the health messages they have received. The lecture or brainstorming method is one form of method that is often used so that there is an interaction between the target of the counselling and the information provider. Research objective to analyze the effect of health education on knowledge about balanced nutrition in adolescents at SMP Negeri 1 Nanusa, Talaud Regency. This research used quasi-experimental, one group pre-test and post-test design. The sample of this research is the entire population, namely all adolescents who are in class VII to class IX SMP Negeri 1 Nanusa Talaud Regency, totaling 63 students.The research instrument used was lecture’s material in the form of power point slides, questionnaire, computers and writing instruments. This study used a paired t-test. Research results is prior to the counselling, 47.6% of adolescents were in the poor knowledge category with an average score of 6.08. There was an increase in students' knowledge after counseling with an average score increasing to 14.37 and there were 65.1% of adolescents who were in the good knowledge category. There is an influence of counseling on increasing student knowledge with a value of ρ value = 0.000 with a difference in the average value of 8.29. Health education affects knowledge about balanced nutrition in adolescents at SMP Negeri 1 Nanusa, Talaud Regency. Keyword: Health Education, balanced nutrition, adolescents
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN PESERTA DIDIK TENTANG BAHAYA MENGONSUMSI ALKOHOL DI SMK KRISTEN KAWANGKOAN KABUPATEN MINAHASA Mawitjere, Mega Putri Belia; Engkeng, Sulaemana; Kairupan, B .H.R
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan kesehatan adalah kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan atau suatu instansi dengan tujuan kepada seseorang atau kelompok untuk lebih baik dan sehat. Alkohol adalah zat psikoaktif yang dapat menyebabkan ketergantungan bagi yang mengonsumsi. Penyalahggunaan alkohol dapat menyebabkan penyakit fisik, mental, dan berdampak pada beban sosial dan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk dapat mengetahui pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan peserta didik tentang bahaya mengonsumsi alkohol di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Penelitian Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest. penelitian ini dilaksanakan di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa pada Desember 2020. Berdasarkan penelitian yang dilakukan untuk pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan peserta didik tentang bahaya mengonsumsi alkohol di SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa, Hasil analisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test untuk membuktikan hipotesis penelitian ini menunjukkan bahwa penyuluhan meningkatkan pengetahuan responden (nilai Asym. Sig. (2 tailed) bernilai < 0.05 (0.000). Hasil penelitian ini membuktikan bahwa penyuluhan memiliki pengaruh yang signifikan/bermakna terhadap tingkat pengetahuan peserta didik SMK Kristen Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Alkohol, Penyalahggunaan Alkohol ABSTRACTHealth counseling is an activity carried out by health workers or an agency with the aim of giving a person or group a better and healthier condition. Alcohol is a psychoactive substance that can cause dependence on those who consume it. Alcohol abuse can cause physical, mental illness, and have an impact on social and economic burdens. The purpose of this study was to determine the effect of counseling on the level of knowledge of students about the dangers of consuming alcohol at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency. Research This study used a quasi-experimental study with a one group pretest posttest approach. This research was conducted at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency in December 2020. Based on the research conducted on the effect of counseling on the level of knowledge of students about the dangers of consuming alcohol at SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency, the results of the analysis using the Wilcoxon Signed Rank Test to prove the hypothesis of this study indicate that Extension increases the respondent's knowledge (value Asym. Sig. (2 tailed) value <0.05 (0.000). The results of this study prove that counseling has a significant / significant effect on the level of knowledge of students of SMK Kristen Kawangkoan, Minahasa Regency.  Keywords: Health Counseling, Alcohol, Alcohol Abuse
Co-Authors A. J.M. Rattu Aaltje E. Manampiring Aaltje E. Manampiring Ab'ror, Rijal Adam, Hilman Adilang, Merry Ch. N. Ali, Christania Cindy Natasya Andika, Agustinus Anita E. Dundu Asep Rahman Asep Rahman Barbara, Aryesam Veronika Maria Bidjuni, Hendro J. Billy J. Kepel Bolang, Alexander Sam Leonard Buanasari, Andi Christian Tambingon Christofel Elim Cindy Lois Rompis Dewantara, Lilac Doda, Diana V.D. Dundu, Anita Dundu, Anita Elisabet Dwi W. P. Astuti E. David Kaunang Engka, Ovilia Natalia Eva Mariane Mantjoro Fatbinan, Sherly Delita Fatimawali . Ferdian R. D. Galala Gawina F. Marchel Grace Debbie Kandou Grace Debbie Kandou Harsali F. Lampus Harvani Boky, Harvani Hasanuddin, Israyati R. Heidy Palempung Hendro Bidjuni Herdy Munayang Herdy Munayang Hesti Lestari Hutasoit, Christin Y. Iyong, Elvira Aprelia Jehosua S. V. Sinolungan Jimmy Posangi Jumria Jumria Kairupan, Felly Aprilia Kairupan, Tiffani S. Kapantow, Marlin Grace Kapantow, Nova Hellen Kepel, Billy Johnson Kiroh, Amanda G. M. Kolibu, Febi K. L F. J. Kandow Lahamu, Ilke Silmawati Lisbeth F. J. Kandou Maddusa, Sri Seprianto Manampiring, Aaltje E Mantjoro, Eva M. Marsevino Raintama, Marsevino Martha M. Kaseke Martha Marie Kaseke Matali, Linda Agnes Mawitjere, Mega Putri Belia Melita A. Lolowang Mercy Taroreh Mintjelungan, Debby L. A. Mitha Lepa Mokiwang, Lavenia E. Molenaar, Emmanuela Ranita Nancy S.H. Malonda, Nancy S.H. Nelwan, Ester Jeini Neni Ekawardani Niode, Nurdjannah Jane Novie H. Rampengan Novie Homenta Rampengan, Novie Homenta Oksfriani Jufri Sumampouw Oktavianus Suardiyasa, I Made Daniel Pai, Restawari Syalomitha Pantow, Dewi Christie Peginusa, Gloria Makahanap Pinatik, Candiela Criste Pinori, Sara Novi Poli, Sefanya L. Pondagitan, Alpinia Shinta Porotu'o, Andreano Christian Pratiwi, Dewi S. Rattu, A. Joy.M. Ratulangi, Annastasya G. Rau, Elim P. E. Rengkung, Chrisal Novri Jozef Rengkung, Tammy Sinthya Reni Ch. Ibrahim Rianna J Sumampouw Rindiani B. E. Wewengkang Rocky V. Pangerapan Rokot, Natasya T. Sapulete, Margareth Rosalinda Sefti Rompas Sulaemana Engkeng, Sulaemana Surya, Welong S. Tampara, Jody M Tendean, Lydia Estelina Naomi Tendean, Widya Tirajoh, Carissa V Umanailo, Novita Sarah M Veronica Christy Elisabeth Laoh Wahongan, Greta J.P. Walesasi, Intan Permata Sari Wariki, Windy M. V. Welong S. Surya William T. Palandeng Wurangian, Prisilia Karina Yuke Tyneke Darado Yulianty Sanggelorang