Claim Missing Document
Check
Articles

Found 61 Documents
Search
Journal : kesmas

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI DAN KOMUNIKASI DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS PACEDA KOTA BITUNG Sorongan, Meytha J.; Kolibu, Febi K.; Maramis, Franckie R.R
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara untuk mengukur kontribusi individu terhadap organisasinya adalah kinerja. Kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan pegawai. Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang ditentukan terlebih dahulu dan telah disepakati bersama. Tujuan penelitan yaitu untuk mengetahui hubungan antara motivasi dan komunikasi dengan kinerja pegawai di Puskesmas Paceda Kota Bitung. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian di lakukan di Puskesmas Paceda Kota Bitung dan waktu pelaksanaanya bulan Oktober sampai bulan Desember tahun 2019. Responden ialah pegawai yang berada di Puskesmas Paceda Kota Bitung. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai yang ada di Puskesmas Paceda yang berjumlah 42 pegawai. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test, untuk tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan kinerja baik 52,4 %, motivasi 59,5 %, komunikasi 57,1 %, sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kinerja pegawai (p-value = 0,000 < 0,05) dan adanya hubungan antara komunikasi dengan kinerja pegawai (p-value = 0,001 < 0,05). Kata Kunci: Motivasi, Komunikasi, Kinerja Pegawai ABSTRACTOne way of measuring individual contributions to their organization is performance. Performance is essentially what employees do or don't. Performance is an overall outcome or success rate for a given period in carrying out a task in comparison to the various possible standards of work, target, or criteria specified in advance and has been agreed together. The aim of the research is to know the relationship between motivation and communication with the performance of employees in Paceda Puskesmas City Bitung. The research method is an analytical survey with a research design that is cross sectional (cut latitude). Research is done in Paceda Puskesmas City Bitung and the time of its implementation in October until December of the year 2019. The respondent is a clerk in Paceda Puskesmas, Bitung City. The population in this research is all employees in Paceda Puskesmas, amounting to 42 employees. Analysis of the data used in the form of univariate analysis and Bivariat analysis. Processing data used test Chi Square test, to a significance level of 95% (α = 0.05). The results of the study gained a good performance of 52.4%, motivation 59.5%, communication 57.1%, demonstrating a significant relationship between the motivation and performance of employees (p-value = 0,000 < 0.05) and the relationship between communication with employee performance (p-value = 0.001 < 0.05). Keywords: Motivation, Communication, Empleyee Work
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH REMAJA DI SMK KRISTEN GETSEMANI MANADO Entjaurau, Reviyanti; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E. C.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi adalah kesehatan baik secara fisik, mental dan kesejahteraan sosial secara utuh pada semua hal yang berhubungan dengan sistem dan fungsi serta proses reproduksi dan bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit dan kecacatan. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Metode penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di SMK Kristen Getsemani Manado  dan waktu pelaksanaannya pada bulan Januari tahun 2020. Responden dalam penelitian ini yaitu siswa dan siswi yang ada di SMK Kristen Getsemani Manado. Sampel dalam  penelitian ini adalah siswa dan siswi yang berjumblah 100 orang. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test. Hasil penelitian didapatkan responden dengan pengetahuan kurang  baik 54%,  responden dengan perilaku beresiko 36%, dan perilaku kurang beresiko 18%, sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05) adanya hubungan antara sikap kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah (p-value = 0,05 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut, Terdapat hubungan antara pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksul pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado dan terdapat hubungan antara sikap tentang kesehatan reproduksi dengan perilaku seksual pranikah remaja di SMK Kristen Getsemani Manado. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku seksual pranikah, Remaja ABSTRACTReproductive health is health both physically, mental and social welfare in whole to the issues related to systems and functions and reproductive processes and not just a condition that is free of disease and disability. The objective of the research is to know the relationship between knowledge and attitude about reproductive health with teenage sexual prefectional behavior in SMK Christian Getsemani Manado. The research method is quantitative by using analytical survey method with cross sectional study approach. The study was conducted in the SMK of Christian Getsemani Manado and its implementation time in January 2020. Respondents in this study are students and students in SMK Christian Getsemani Manado. The sample in this study is a student and the student who quantities 100 people. Data analysis used in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used Chi Square test test. The results of research, responded with less common knowledge of 54%, respondents with 36% risky behavior, and less than 18% risk behavior, thus showing significant relationships between reproductive health knowledge with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05) of the relationship between reproductive health attitudes with prantic sexual behavior (P-value = 0.05 (0.05). Based on the results of research that has been done, the following conclusions, there is a relationship between knowledge of reproductive health with teen's sexual behavior in SMK Christian Getsemani Manado and have a relationship between attitudes on reproductive health with teenage behavior of pranjoine in SMK Christian Getsemani Manado.   Keywords: Knowledge, attitude, prejuited sexual behavior, teenagers
HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI PEMBANGUNAN GEDUNG BARU FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Suak, Meilindah C.C; Kawatu, Paul A.T; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecelakaan kerja adalah kejadian yang tidak diinginkan yang dapat menyebabkan kerugian harta benda,waktu bahkan dapat menghilangkan nyawa seseorang.  Penggunaan APD merupakan salah satu upaya untuk meminimalisir terjadinya kejadian kecelakaan kerja. Tujuan untuk mengetahui hubungan kedua variable yaitu Penggunaan APD dan Kejadian kecelakaan kerja. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 90. Pengambilan data diperoleh melalui wawancara dan menjalankan kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Dalam penelitian ini dapat disimpulakn bahwa kedua variable tersebut dinyatakan berhubungan dengan nilai p-value= 0,011<0,05.. Kata kunci: Penggunaan APD, Kecelakaan Kerja ABSTRACTWorkplace accidents are unwanted events that can cause loss of property, time can even eliminate a person's life. The use of PPE is to minimize the occurrence of occupational accidents. This study aims to determine the relationship between two variables, namely the use of PPE and the incidence of workplace accidents. This research method uses a cross-sectional approach with a total sample of 90. Data collection was obtained through interviews and running questionnaires. Data analysis in this study used the chi-square test. In this study it can be concluded that the variables are related to the p-value = 0.011 <0.05. Keywords: Personal Protective Equipment, Work Accident
HUBUNGAN ANTARA PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) DENGAN KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS MINANGA Sumampow, Rine Debora Jhona; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 9, No 4 (2020): VOLUME 9, NOMOR 4, JULI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu terpadu atau disebut juga Total Quality Management (TQM) dapat didefinisikan dari tiga kata yang dimilikinya yaitu: Total (keseluruhan), Quality (kualitas, derajat/tingkat keunggulan barang atau jasa), Management (tindakan, seni, cara menghendel, pengendalian, pengarahan). Dari ketiga kata yang dimilikinya, definisi TQM adalah: “sistem manajemen yang berorientasi pada kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dengan kegiatan yang diupayakan benar sekali (right first time), melalui perbaikan berkesinambungan (continous improvement) dan memotivasi karyawan “. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara penerapan total quality management dengan kinerja pegawai di Puskesmas Minanga. metode penelitian adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan di Puskesmas Minanga dan waktu pelaksanaannya pada bulan Januari sampai bulan Februari tahun 2020. Responden ialah pegawai yang berada di Puskesmas Minanga. penelitian ini adalah semua pegawai yang berada di Puskesmas Minanga yang berjumlah 40 pegawai. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji Chi Square test.  untuk tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan kinerja baik 62,5%, pendidikan dan pelatihan dilaksanakan 62,5%, kesatuan tujuan dilaksanakan 75.0%, pelibatan dan pemberdayaan pegawai dilaksanakan 50,0%. sehingga memperlihatkan adanya hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pelatihan dengan kinerja pegawai (p-value = 0,023 < 0,05) adanya hubungan antara kesatuan tujuan dengan kinerja pegawai (p-value = 0,024 < 0,05) dan adanya hubungan antara pelibatan dan pemberdayaan pegawai dengan kinerja pegawai (p-value = 0,000 < 0,05). Kata Kunci : Pendidikan dan Pelatihan, Kesatujuan Tujuan, Pelibatan dan Pemberdayaan pegawai, Kinerja Pegawai ABSTRACTIntegrated quality or also called Total Quality Management (TQM) can be defined from the three words it has, namely: Total (overall), Quality (quality, degree / level of excellence of goods or services), Management (action, art, holding, controlling, directing ). Of the three words that it has, the definition of TQM is: "a management system oriented to customer satisfaction with activities that are pursued absolutely right (right first time), through continuous improvement and motivating employees". The research objective is to determine the relationship between the application of total quality management with employee performance at the Minanga Health Center. The research method is descriptive analytic with cross sectional study approach. The study was conducted at the Minanga Health Center and the time of its implementation was in January to February 2020. Respondents were employees who were at the Minanga Health Center. This study is all employees who are in Minanga Health Center, amounting to 40 employees. Analysis of the data usedin the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used was Chi Square test. for a significance level of 95% (α = 0.05). The results of the study showed good performance62.5%, education and training carried out 62.5%, unity of objectives carried out 75.0%, involvement and empowerment of employees carried out 50.0%. thus showing a significant relationship between education and training with employee performance (p-value = 0.023< 0.05) there is a relationship between unity of purpose and employee performance (p-value = 0.024 < 0.05) and the relationship between employee engagement and empowerment and employee performance (p-value = 0,000 < 0.05). Keywords: Education and Training, Unity of Purpose, Employee Engagement and Empowerment, Employee Performance
HUBUNGAN ANTARA SUPERVISI DAN KEAMANAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM HERMANA LEMBEAN Warouw, Claudya Nathasya; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Supervisi merupakan bagian penting dari manajemen keperawatan, karena dapat mengatasi masalah dalam organisasi dengan cepat, perawat juga menginginkan lingkungan kerja yang nyaman untuk memudahkan dalam mengerjakan tugasnya agar kinerja menjadi baik. Supervisi dan Keamanan kerja memang sangat berpengaruh terhadap kinerja dari perawat. Untuk menganalisis hubungan antara supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Hermana Lembean. Metode penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Populasi dalam penelitian ini adalah 80 perawat.Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan dari masing-masing variable yaitu supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat. Kesimpulan terdapat hubungan antara supervisi dan keamanan kerja dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSU Hermana Lembean. Disarankan kepada pihak rumah sakit dapat meningkatkan supervisi dan keamanan kerja supaya menjadi lebih baik lagi agar tercipta kinerja yang baik dan dapat mencapai tujuan maupun visi misi rumah sakit. Kata Kunci: Supervisi, Keamanan Kerja, Kinerja Perawat ABSTRACTSupervision is an important part of nursing management, because it can solve problems in an organization quickly, nurses also want a comfortable work environment to make it easier to do their jobs so that performance is good. Work supervision and safety are very influential on the performance of nurses. To analyze the relationship between supervision and job security and the performance of nurses in the inpatient room of Hermana Lembean General Hospital. This research method is an analytical survey with a cross sectional study design. The population in this study was 80 nurses. The measuring instrument used was a questionnaire. The results of this study indicate there is a relationship between each variable, namely supervision and job security with nurse performance. Conclusion there is a relationship between supervision and job security with the performance of nurses in the inpatient room at Hermana Lembean General Hospital. It is recommended to the hospital to improve supervision and job security in order to be even better in order to create good performance and be able to achieve the goals and vision and mission of the hospital. Keywords: Supervision, Job Security, Nurse Performance
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PRAKTIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGEMUDI HEAD TRUCK DI TERMINAL PETIKEMAS BITUNG Rompas, Pujiati K.D.; Kolibu, Febi; Maddusa, Sri Seprianto
KESMAS Vol 8, No 4 (2019): Volume 8, Nomor 4, Mei 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja meliputi manajemen keselamatan kerja, penerapan Health, Savety, Environment, Pengendalian Teknik, Pengendalian Administrasi yang mempengaruhi yaitu faktor lingkungan kerja, faktor manusia yang meliputi faktor fisik dan mental, faktor pengetahuan dan keterampilan, dan sikap. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan praktik keselamatan dan kesehatan kerja pada pengemudi head truck di Terminal Petikemas Bitung. Menggunakan metode survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar populasi dalam penelitian ini berjumlah 44 responden. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur kuesioner. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square (p ≤ 0,05) pada SPSS. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan (p= 0.011); dan sikap (p= 0.047) memiliki hubungan dengan praktik keselamatan dan kesehatan kerja. Dengan demikian terdapat Hubungan Antara Pegetahuan dan Sikap Dengan Praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pengemudi Head Truck Di Terminal Petikemas Bitung.Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap , Praktik Keselamatan dan Kesehatan KerjaABSTRACT Occupational Safety and Health Practices include occupational safety management, implementation of Health, Savety, Environment, Engineering Control, Administrative Control that affects namely work environment factors, human factors which include physical and mental factors, knowledge and skills, and attitudes. This research was conducted to find out whether there was a relationship between knowledge and attitudes with occupational safety and health practices for the driver of the truck head at the Bitung Container Terminal. Using analytical survey method with cross sectional approach. The population size in this study amounted to 44 respondents. The research instrument used a questionnaire measuring instrument. Data analysis included univariate and bivariate analysis using the chi square test (p 5 0.05) in SPSS. These results indicate that knowledge (p = 0.011); and attitude (p = 0.047) has a relationship with occupational safety and health practices. Thus there is a Relationship Between Knowledge and Attitude with the Practice of Occupational Safety and Health at the Head Truck Driver at the Bitung Container Terminal.Keywords : knowledge, attitude, occupational health and safety practices
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI KELURAHAN KOLONGAN MITUNG KABUPATEN SANGIHE Sahala, Indra; Kolibu, Febi K.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba  merupakan zat/obat  yang didaptkan melalui tanamn atau bukan tanaman  baik itu secara sintesis atau  semi  sintetisi, narkotika sintetis adalah narkotika palsu yang dibuat dari bahan kimia sedangkan narkotika semi sintetis adalah narkotika alami yang diambil zat aktifnya (intisarinya) yang  dapat menyebabkan  penurunan  atau  perubahan kesadaran,  hilangnya  rasa,  mengurangi  atau menghilangkan  rasa  nyeri  dan  dapat menimbulkan  ketergantungan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode cross sectional. Penelitian ini dilakukan di kelurahan kolongan mitung kabupaten sangihe dengan jumlah sampel sebanyak 70 responden. Karakteristik responden dalam penelitian ini terdiri dari umur, jenis kelamin, tempat tinggal dan sumber informasi tentang narkoba. Hasil penelitian menunjukan umur paling banyak yaitu 19 tahun ( 25,7%) , jenis kelamin responden laki-laki (51,4%) lebih banyak dari perempuan, tempat tinggal responden bersama orang tua (98,6%) lebih banyak daripada bersama keluarga, sumber informasi tentang narkoba dari responden melalui internet (84,3%) lebih banyak daripada melalui orang tua. Pengetahuan remaja baik sebanyak (84,3%), sikap remaja positif sebanyak (97,1%), sedangkan untuk tindakan baik sebanyak (74,3%). Dan hasil dari uji chi square untuk variabel pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,027), sedangkan untuk  variabel sikap dengan tindakan pencegahan penyalahgunaan narkoba menunjukan tidak adanya hubungan yang bermakna ( p = 0,063). Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan pencegahan, Narkoba ABSTRACTNarcotics are substances / drugs that are obtained through planting or non-plants either synthetically or semi-synthetically, synthetic narcotics are fake narcotics made from chemicals while semi-synthetic narcotics are natural narcotics whose active substance is taken (in essence) which can cause decline or change. awareness, loss of taste, reduce or eliminate pain and can lead to dependence..This study aims to determine the relationship between knowledge and attitudes with drug abuse prevention measures in adolescents in the sub-district of Kolongan Mitung, Sangihe district by using a quantitative approach with a cross sectional method. This research was conducted in the sub-district Kolongan Mitung, Sangihe district with a total sample of 70 respondents. The characteristics of the respondents in this study consisted of age, gender, place of residence and sources of information about drugs. The results showed that the age at most was 19 years (25.7%), the sex of male respondents (51.4%) was more than female, where the respondents lived with their parents (98.6%) was more than with their family. , the source of information about drugs from respondents through the internet (84.3%) is more than through parents. Good adolescent knowledge (84.3%), positive adolescent attitudes (97.1%), while for good action as much as (74.3%). And the results of the chi square test for the knowledge variable with drug abuse prevention measures showed a significant relationship (p = 0.027), while the attitude variable with drug abuse prevention measures showed no significant relationship (p = 0.063). Keywords: Knowledge, Attitude, Preventive action, Drugs
HUBUNGAN KEBIASAAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN STATUS MENTAL KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK SEKOLAH di SD NEGERI 1 TAHUNA KABUPATEN SANGIHE Lahiwu, Renaldy J.C.; Maramis, F .R.Raymond; Kolibu, Febi K.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digitalisasi usia anak untuk bersentuhan dengan gadget sudah semakin mudah, dikarenakan gadget menanpilkan fitur-fitur aplikasi, game, dan multimedia yang mebuat anak tertarik untuk memainkanya. Namun penggunaan Gadget secara berlebihan menibulkan dampak bagi kesehatan mental anak khususnya dalam pengembangan kecerdasan emosional anak yang dapat membuat anak sulit mengekspresi emosinya dengan tepat, kemampuan dalam berempati, mengolah emosi, Memotivasi diri sendiri, dan Mengenali emosi orang lain. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis Hubungan Kebiasaan Penggunaan Gedget dengan Status Mental Kecerdasan Emosional pada Anak Usia Sekolah di SD Negeri 1 Tahuna. Metode penelitian kuantitatif yang  bersifat korelasional dengan pendekatan cross sectional dilaksanakan di SD Negeri 1 Tahuna Kabupaten Sangihe pada bulan September 2020 dengan jumlah reposnden 90 Siswa. Variabel penelitian kebiasaan penggunana Gadget dan Kecerdasan Emosional. Instrumen penelitian menggunakan Kuesioner. Hasil penelitian Durasi penggunan gadget didapatkan 39 siswa atau 43,3% menggunakan gadget <2 jam dalam kategori baik, untuk kecerdasan emosional anak didapatkan kategori baik dengan 48 siswa atau 53,3%. untuk Uji statistik Somers’D dengan α 0,05 hasil penelitian di dapatkan bahwa ρ value = 0,025 kurang dari 0,05 artinya terdapat hubungan. Kesimpulan penelitian terdapat hubungan kebiasan penggunan gadget dengan satus mental kecerdasan emosinal pada anak sekolah. Saran diharapkan bagi orang tua siswa agar lebih berhati-hati dalam meberikan keluasaan pada anak untuk bermain gadget jika anak sudah melebih batas maksimal yaitu lebih dari 3 jam dalam sehari  dan utamakan untuk sering bermain dengan anak tanpa menggunakan gadget agar meperkuat hubungan orang tua dan anak. Kata Kunci : Gadget, Kecrdasan Emosional   ABSTRACT The era of digitizing the age of children to come into contact with gadgets is getting easier, because gadgets display application, game, and multimedia features that make children interested in playing them. However, excessive use of gadgets has an impact on children's mental health, especially in the development of children's emotional intelligence, which can make it difficult for children to express their emotions appropriately, the ability to empathize, process emotions, motivate themselves, and recognize the emotions of others. The purpose of this study is to analyze the relationship between the habit of using gedget and the mental status of emotional intelligence in school-age children at 1 year public elementary school. A correlational quantitative research method with a cross sectional approach was carried out at SD Negeri 1 Tahuna Sangihe Regency in September 2020 with a total number of reposnden of 90 students. Research variables of Gadget usage habits and Emotional Intelligence. The research instrument used a questionnaire. The results showed that 39 students or 43.3% of the time using gadgets used gadgets <2 hours was in the good category, for children's emotional intelligence it was found that the good category was 48 students or 53.3%. For the Somers'D statistical test with α 0.05, the results showed that ρ value = 0.025 was less than 0.05, meaning that there was a relationship. The conclusion of the study is that there is a relationship between the habits of using gadgets and the mental status of emotional intelligence in school children. Suggestions are expected for parents of students to be more careful in giving flexibility to children to play gadgets if the child has exceeded the maximum limit, which is more than 3 hours a day and prioritize playing with children often without using gadgets to strengthen the relationship between parents and children. Keywords: Gadgets, Emotional Intelligence
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN TINDAKAN MEROKOK PADA KEPALA KELUARGA DI DESA PINAESAAN KECAMATAN TOMPASO BARAT KABUPATEN MINAHASA Rorimpandey, Aldio Jum Agung; Kolibu, Febi K.; Tumurang, Marjes N.
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok adalah suatu masalah yang belum bisa terselesaikan sampai saat ini. Merokok sudah melanda kalangan masyarakat di Indonesia, baik dari anak-anak, orang tua, laki-laki sampai pada perempuan. perilaku merokok seseorang dipengaruhi oleh pengetahuan, sikap, dan tindakan. Desain dalam penelitian ini yaitu cross sectional study. Penelitian dilakukan di desa Pianesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa pada bulan Agustus - Oktober 2020. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 116 kepala keluarga. Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Hasil penelitian ini di dapatkan terdapat hubungan antara pengetahuan dan tindakan merokok pada kepala keluarga di desa Pinaesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa dengan P value 0,000. Terdapat hubungan antara Sikap dan tindakan merokok pada kepala keluarga di desa Pinaesaan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa dengan P value 0,000. Kata kunci : merokok , pengetahuan, sikap dan tindakan ABSTRACTSmoking is a problem that has not been resolved until now. Smoking has hit the community in Indonesia, both from children, the elderly, men to women. a person's smoking behavior is influenced by knowledge, attitudes, and actions. The design in this study is a cross sectional study. The research was conducted in the village of Pian Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency in August - October 2020. The sample in this study amounted to 116 families. The research instrument used a questionnaire. The results of this study found that there was a relationship between the knowledge and the act of smoking on the head of the family in the village of Pina Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency with a P value of 0,000. There is a relationship between smoking attitudes and actions in the head of the family in Pina Desa Tompaso Barat, Minahasa Regency with a P value of 0,000. Keywords: Smoking, knowledge, attitude and action
HUBUNGAN KOMITMEN ORGANISASI DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS PANIKI BAWAH KOTA MANADO Rana, Stephany; Kolibu, Febi K.; Korompis, Grace E.C.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja merupakan kualitas dan kuantitas pekerjaan individu atau kelompok yang dipengaruhi oleh tingkat loyalitas dan kuantitas pekerjaan. Komitmen organisasi  yang kuat dari karyawan dan beban kerja yang diberikan akan mempengaruhi kinerja karyawan. Jenis penelitian kuantitatif menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado yaitu 55 orang menggunakan analisis Chi square dengan a=0,05. Hasil penelitian menunjukkan komitmen organisasi terhadap kinerja tenaga kesehatan memiliki nilai p=0,007 dan beban kerja terhadap kinerja tenaga kesehatan memiliki nilai p=0,739. Kesimpulannya yaitu terdapat hubungan antara komitmen organisasi terhadap kinerja tenaga kesehatan dan tidak terdapat hubungan antara beban kerja terhadap kinerja tenaga kesehatan di Puskesmas Paniki Bawah Kota Manado. Kata kunci: Komitmen Organisasi, Beban Kerja, Kinerja ABSTRACTPerformance is the quality and quantity of individual or group work that is influenced by the level of loyalty and quantity of work. Strong organizational commitment from employees and the workload provided will affect employee performance. This type of quantitative research uses an analytical survey with cross sectional approach. The research sample was all health workers at the Paniki Bawah Health Center of Manado City is 55 people using Chi square analysis with a=0,05. The results showed that organizational commitment to the performance of health workers has a value of p=0,007 and workload on the performance of health workers has a value of p=0,739. The conclusion is that there is a relationship between organizational commitment to the performance of health workers and there is no relationship between workload and performance of health workers at the Paniki Bawah Health Center of Manado City. Keywords: Organizational Commitment, Workload, Performance
Co-Authors A M J Rattu Adam, Hilman Adan, Hilman Adisti A. Rumayar Adisti A. Rumayar, Adisti A. Akili, Rahayu Hasan Amisi, Windy G. Angelina Gloria Umboh Apdalah H. Saranaung Apdalah Hermansa Saranaung Apricillia Veronika Paulin Damopoli Ardiansa A. T Tucunan Ardiansa A.T Tucunan, Ardiansa A.T Arhwinda Pusparahaju Asep Rahman Asih Tri Rachmi Asih Tri Rachmi Asnawi, Rawia Asriffudin, Afnal Aurelia C. Wulandari B H. R. Kairupan Bagania, Wiwin A. Bellinda B. I. Kawatu Budi T. Ratag Chreisye Kardinalia Fransisca Mandagi Demar, Angellina I. Doda, Diana V.D. Entjaurau, Reviyanti Eveline Josik Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Franckie Rudolf R Maramis Frencelia, Derek Y Gabriel, Rantung Natalia Gloria M. Lapong Gloria Melisa Lapong Gobel, Sri Radhawati Goni, David D. Grace Debbie Kandou Grace E. C. Korompis Grace E. C. Korompis Grace Esther Carolina Korompis Grace Korompis Hawila Jessica Tampubolon Hilman Adam Jane M. Pangemana, Jane M. Janny S. Solihin Kadi, Nurhaliza Kairupan, Bernabas. H. R. Kairupan, Sharon Serina Kairupan, Yehezkiel Karen Kalesaran, Angela Fitriani Clementine Kaseger, Meylita S. M. Kawatu, Paul A.T Khoirurrizza, Mohammad Korompis, Grace Ester Caroline Korompis, Grace Esther Kountul, Yoga P. D. Lahiwu, Renaldy J.C. Lalintia, Friskyla S. Lasarus, Loritma Liong, Cecilia Meysin Liviani Meysi Arina Lohige, Windy Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny Makaenas, Veronica Julia Makatempuge, Jennifer Filipi Malinda Janet Watania, Malinda Janet Malintoi, Christiano Mamahit, Filia Sisilia Mamonto, Sutria Manoppo, Jeanette Irene C H Maramis, F .R.Raymond Maramis, Franckie R R Maramis, Franckie R.R. Mentang, Jelly Juliany Misah, Jesicca Cestly Herity Mokalu, Jounetha A.W Mongdong, Stinky Renaldo Mongdong, Winda E E Mundung, Cyntia A. Muntiaha, Christania R. Najoan, Gabriella Windy Nandar, Stenly T. Nasira, Azmi Zahran Nelwan, Jeini E Nibong, Clara Rosalia Oksfriani Jufri Sumampouw Pantow, Dewi Christie Patoding, Putri Cicilia Lusinthania Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Prastowo, Prully Diana Puasa, Djunita D.A Punuh, Maureen I Pusungunaung, Sriwahyuni W. Rana, Stephany Rattu, A. J.M. Rhegina Gloria Tulenan Rianna J Sumampouw Ribka L. Wowor, Ribka L. Rio, Ivana Bella Putri Rivaldy Ringkuangan Rompas, Pujiati K.D. Rorimpandey, Aldio Jum Agung Rosang, Merkuri C. D. Rumayar, Adisty A. Rumpa, Finy J. A. Runtuwene, Kurviasni S. Sahae, Etlinda Sahala, Indra Salawangi, Glady Endayani Salensehe, Zardvita Octavia Seguh, Finsensius Solihin, Janny Septian Sondakh, Yunissia Jibriel Sorongan, Meytha J. Suak, Meilindah C.C Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumampow, Rine Debora Jhona Sumenda, Cristi N. Suoth, Lery F. Takaendengan, Nolita S. Tamba, Violita Josevina Tatong Hariyanto Tewal, Florencia Betris Tewal, Florensia Tinamonga, Zein Toliaso, Cynthia Sisilia Tucunan, Ardainsyah C Tulangow, Ralfi R. Tumurang, Marjes N. Unso, Melkifo Rafles Warouw, Claudya Nathasya Wibisono, Gloria N. Windy Lohige Winokan, Stevani Rosalia Woodford B. S. Joseph Wurangian, Prisilia K. Yacob, Desriana M.L Yewen, Maria Rosita