Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search
Journal : PHARMACON

UJI EFEK ANALGESIK EKSTRAK ETANOL DAUN KUCAI (Allium tuberosum) PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Turama, Dwilanda E.; Bodhi, Widdhi; Jayanto, Imam
PHARMACON Vol 9, No 3 (2020): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.9.2020.30026

Abstract

ABSTRACTKucai (Allium tuberosum) leaves contain metabolite compounds such as alkaloids, saponins, tannis which are potential sources to be developed as medical plants. Flavonoid is a derivative pf a phenol that has an analgesic properties. This study aims to determine whether there is an analgesic effect on the ethanol extract of kucai leaves. This study uses a laboratory experimental research design using wistar strain male white rats as an experiment animal. The ethanol extract of kucai leaves are given with different doses, group 1 doses 3,6 mg, group 2 doses 7,2 mg and group 3 doses 14,4 mg. Stimulation method in rats was carried out by using a 55°C hot plate. Rats was observed before and after giving test material at 30, 60, 90 and 120 minutes respectively and observed their responses by the form of licking legs and jumping. From the result of data in the form of tables and charts show that the ethanol extract of kucai leaves with doses 3,6 mg, 7,2 mg, and 14,4 mg has analgesic effect. It can be concluded that the best analgesic effect of doses is doses 14,4 mg.Keyword : Analgesic, kucai, male white ratsABSTRAK Daun Kucai (Allium tuberosum) memiliki kandungan senyawa metabolit seperti alkaloid, saponin, tanin, dan flavonoid yang merupakan sumber potensial untuk dikembangkan sebagai tanaman obat. Flavonoid merupakan turunan senyawa fenol yang memiliki sifat analgetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya efek analgesik dari ekstrak etanol daun kucai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan tikus putih jantan galur wistar sebagai hewan percobaan. Ekstrak etanol daun kucai diberikan dengan dosis yang berbeda-beda yaitu kelompok perlakuan 1 dengan dosis 3,6 mg, perlakuan 2 dengan dosis 7,2 mg, perlakuan 3 dengan dosis 14,4 mg. Metode rangsangan pada tikus dilakukan dengan menggunakan hot plate dengan suhu 550C. Tikus di amati sebelum dan setelah pemberian bahan uji, menit ke 30, 60, 90, dan 120. Respon tikus yang diamati berupa menjilat kaki dan melompat. Dari hasil analisis data dalam bentuk tabel, grafik dan diagram menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kucai dengan dosis 3,6 mg, 7,2 mg, dan 14,4 mg memiliki efek analgesik. Dapat disimpulkan bahwa dosis yang memiliki efek analgesik terbaik ialah dosis 14,4 mg.Kata kunci: Analgesik, kucai, tikus putih jantan
PENERAPAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN PADA APOTEK KIMIA FARMA DI KOTA KOTAMOBAGU Boky, Harmita; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
PHARMACON Vol 10, No 2 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.34031

Abstract

ABSTRACTPharmaceutical serviced have an important role in creating quality health to improve the quality of life of patients. The research purposed to measure the percentage of compliance wit the implementation of pharmaceutical serviced at Kimia Farma Pharmacy in Kotamobagu City, based on the Regulation of the Indonesia minister of health regulation Number 73/ 2016. This research used quantitative method with descriptive approach. The population in this study were all Kimia Farma Pharmacy in Kotamobagu City. The sampling technique used was saturated sampling Data were obtained through observation and filling out questionnaires. Based on the research results, it is known that the resource management of Pharmacy A, B, C has a percentage of 96% and Pharmacy D of 92%. The percentage of pharmaceutical services at Pharmacy A and C is 100%, Pharmacy B is 97% and Pharmacy D is 87%. Based on the research results, it is known that all Kimia Farma pharmacies in Kotamobagu City are categorized as good, including the aspects of resource management and clinical pharmacy services. Keywords : Pharmacy, Pharmacist, Pharmaceutical Service Standards ABSTRAKPelayanan kefarmasian berperan penting dalam mewujudkan kesehatan yang bermutu untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur persentase kesesuaian penerapan standar pelayanan kefarmasian di Apotek Kimia Farma di Kota  Kotamobagu berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Rupublik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh Apotek Kimia Farma di Kota Kotamobagu.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Pengambilan data melalui observasi langsung dan pengisian kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui pengelolaan sumber daya Apotek A, B, C memiliki persentase sebesar 96 % dan Apotek D sebesar 92 %. Persentase pelayanan kefarmasian pada Apotek A dan C sebesar 100%, Apotek B sebesar 97 % dan Apotek D sebesar 87 %. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa seluruh apotek Kimia Farma di Kota Kotamobagu dikategorikan baik yang meliputi aspek pengelolaan sumber daya dan pelayanan farmasi klinik. Kata kunci : Apotek, Apoteker, Standar Pelayanan Kefarmasian
ANALISIS PERBANDINGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN JKN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS KECAMATAN LANGOWAN Massie, Aprilia; Lolo, Widya Astuty; Jayanto, Imam
PHARMACON Vol 9, No 4 (2020): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.9.2020.31371

Abstract

ABSTRACTService quality is closely related to patient satisfaction and is an important indicator for pharmaceutical services. Good quality service will give satisfaction to patients so that it affects patients to return to the Public health center The purpose of this study was to determine the comparison of the satisfaction levels of outpatient JKN participants with pharmaceutical services at the Langowan District Health Center. The results showed that the overall average value of patient satisfaction at the Tumaratas Health Center was (-0.49) while at the Walantakan Health Center it was (-0.62) with the difference between the two health centers of (-0.13), so it can be concluded that Patient satisfaction level is more satisfying at Public health center Tumaratas compared to Public health center Walantakan Keywords : Public health center, National health insurance, satisfaction level  ABSTRAKKualitas pelayanan sangat erat kaitannya dengan kepuasan pasien dan merupakan indikator penting bagi pelayanan kefarmasian. Kualitas pelayanan yang baik akan memberikan kepuasan kepada pasien sehingga mempengaruhi pasien untuk kembali lagi ke puskesmas. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbandingan Tingkat  Kepuasan pasien peserta JKN rawat jalan terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kecamatan Langowan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan alat pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner diberikan kepada 265 dan 226 responden. Hasil penelitian diperoleh rata-rata secara keseluruhan nilai kepuasan pasien di Puskesmas Tumaratas didapatkan sebesar (-0,49) sedangkan di Puskesmas Walantakan sebesar (-0,62) dengan selisih antara kedua puskesmas sebesar (-0,13), sehingga dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien lebih memuaskan pada Puskesmas Tumaratas di bandingkan pada Puskesmas Walantakan.                                          Kata kunci  : Puskesmas, JKN, Tingkat Kepuasan
GAMBARAN PENYIMPANAN PERBEKALAN FARMASI DI GUDANG FARMASI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA MANADO Ayhuan, Jeckson; Citraningtyas, Gayatri; Jayanto, Imam
PHARMACON Vol 10, No 1 (2021): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.10.2021.32757

Abstract

ABSTRACTThe storage of pharmaceutical supplies must ensure the quality and safety of pharmaceutical preparations, medical devices and consumable medical materials in accordance with pharmaceutical needs. This study aims to obtain an overview of the storage of pharmaceutical supplies in the Bhayangkara Hospital Manado warehouse based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number 72 of 2016. In the research results found indicators of strengths, weaknesses, opportunities and threats. Indicators of strength are a well-organized system for arranging goods in a warehouse, supporting facilities in a well-functioning warehouse, a strategic location and a person in charge of pharmaceutical personnel. Weaknesses are the number of human resources that are still lacking and there are frequent power outages. The opportunity identified was the development of an up-to-date management information system. Threats include regulations from distributors of non-returnable goods and demand for goods during the night shift that cannot be fulfilled because warehouse operating hours end at 17.00. Keywords: Storage, Medicine, Hospital Pharmacy Installation   ABSTRAKPenyimpanan perbekalan farmasi harus menjamin mutu dan keamanan sediaan farmasi, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai  yang sesuai dengan kebutuhan kefarmasian.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang penyimpanan perbekalan farmasi di gudang RS Bhayangkara Manado berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2016. Dalam hasil penelitian ditemukan indikator kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Indikator kekuatan yaitu sistem penataan barang di gudang yang tertata dengan baik, fasilitas penunjang di gudang yang berfungsi dengan baik, lokasi yang strategis dan penanggung jawab tenaga kefarmasian. Kelemahan yaitu jumlah sumber daya manusia yang masih kurangan dan sering terjadi pemadaman listrik. Peluang yang ditemukan adalah pengembangan sistem informasi manajemen yang selalu diperbaharui. Ancaman antara lain regulasi dari distributor barang yang tidak dapat dikembalikan dan permintaan barang pada saat shift malam tidak dapat dipenuhi karena jam operasional gudang berakhir pada pukul 5 sore.. Kata kunci: Penyimpanan, Obat, Instalasi Farmasi Rumah Sakit
Co-Authors Abdullah, Surya Sumantri Adelfia Papu Agus Suyatno Alamri, Firdaus Alfakih, Ahmad Fauzi Anantadjaya, Samuel PD Anggraeni, Inda Permata Anggreni, Made Ayu Antasionasti, Irma Aslah, Aprilia Assery, Syeh Astuti, Ni Nyoman Sri Widya Ayhuan, Jeckson Badu, Nindi Badu, Nindi S. Baehaqi Bambang Purwoko Boky, Harmita Chandra, Salsabila Stefani Daimunon, Regita Defny Silvia Wewengkang Devy Sofyanty Dewa Oka Suparwata DEWI SARTIKA Dian Parwati Durya, Ngurah Pandji Mertha Agung Edi, Hosea Jaya Fatimawali . Fridly Manawan Gagola, Mariana Cristi Ayu Gayatri Citraningtyas Gde Bayu Surya Parwita Gumilar, Bobi Hamdany, Mohammad Azharie Hamzah , Ramadhani Hendy Tannady Herny E.I. Simbala Hosea Jaya Edy Jolanda, Shinta Juliawati, Ni Waya Mega Juliawati, Ni Wayan M. Kainde, Michelle Angela Kambey, Bella Karlah L. R. Mansauda Karundeng, Glorya Kawulusan, Kerin Sophia Amelia Clairent Kawuwung, Christy Eunike Launa Klemens Mere Kondoj, Inchristy Victoria Kumowal, Selphina Kusuma Dewi, Ratih Puspita Lambey, Juan Sebastian Langi, Regita LAUNTU, ANSIR Liana Fitriani Hasymi Lolo, Widya Astuti LUBIS, AMINAH Mahendra Kusuma Nugraha Mait, Mutiara G Makinggung, Catalina Aurelia Jetty MANGUNE, GLORYA DORCHICYLHIA Massie, Aprilia Meilani Jayanti Monoarfa, Margareta Marcelina Muh. Abduh Anwar Mumu, Preisdy Aprilia Nangaro, Alfred Nangaro, Jesica Nawangwulan, Irma M Nekky Rahmiyati Ningtyas, Harfiahani Indah Rakhma Nurnoviyati, Ikhda Nurul Mardiati Pakpahan, Kevin Yosua Paputungan, Ayu Paputungan, Ayu Natasya Paulina yamlean Pratiwi, Ageng I. Purwaka Hari Prihanto Rambi, Shekinaglory Rizal Rizal Rumangkang, Jonathan C. Safitransyah, Rahmad Puja saputri, tiara Sari, Elmi Sari, Elmi N. Siampa, Jainer Pasca Sigar, Meivie Hanna Solly Aryza Sri Sudewi, Sri Suhara, Ade Sundalangi, Chania Feronika SUPRAYITNO Sutrisna, Agung Tambahani, Anggita Ekawanti Juvenisti Tatara, Juita S. D. Tirta Mulyadi Tresna, Indra Cahya Tuloli, Riska Tulung, Gerald Tulung, Gerald N. P. Tunggal, Ryan Irwanto Turama, Dwilanda E. Utiarahman, Nurnaningsih Vitarani Dwi Ananda Ningrum Wenur, Tezalonika Masye Flora Intanpermata Widdhi Bodhi Widya Astuty Lolo, Widya Astuty Windah, Axl Laurens Lukas Wiyono, Weny I. Yayat Sudrajat Yulistina Yulistina