Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN ANTARA SKOR MINI MENTAL STATE EXAMINATION (MMSE) DENGAN KUALITAS HIDUP PADA POPULASI LANJUT USIA DI DESA TAMBUN KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Tiku, Vicharie; Kalesaran, Angela F.C.; Sekeon, Sekplin A.S.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilaian kualitas hidup merupakan alat utama yang penting bagi kesehatan masyarakat, terutama pada para lanjut usia.Salah satu faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada seseorang yaitu umur. Adanya hubungan antara umur dan kualitas hidup dapat menjadi pertimbangan untuk melakukan penelitian mengenai kualitas hidup pada masyarakat lanjut usia.Saat memasuki masa lanjut usia, ada beberapa masalah yang dialami oleh para lansia, diantaranya adalah masalah kognitif. Fungsi kognitif pada lansia dapat diukur dengan menggunakan Skor Mini Mental State Examination (MMSE). Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara skor MMSE dengan kualitas hidup pada penduduk di Desa Tambun, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode survei analitik dengan desain studi potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Juli-Oktober 2018. Populasi dalam penelitian ini adalah populasi lansia yang berusia 60-70 tahun di seluruh Desa Tambun yang berjumlah 85 orang dengan teknik pengambilan data yaitu wawancara langsung menggunakan kuesioner MMSE dan EQ-5D. Analisis yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara skor MMSE dan kualitas hidup pada lansia di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara dengan nilai p=0,007<0,05.Kata Kunci: Skor Mini Mental State Examination (MMSE); Kualitas Hidup.ABSTRACTAssessment of quality of life is a main tool that is important for the public health, especially to the elderly people. Age is one of the factor that is related to quality of life of a person. Correlation between age and quality of life can be considered to make a study about quality of life of the elderly people. When people getting older, they will face some problems, one of them is the cognitive impairment. Cognitive function among the elderly can be measured using Mini Mental State Examination Score (MMSE). The aim of this study is to know is there any correlation between MMSE Score With Quality Of Life Among The Elderly People in Tambun Village sub-district West Likupang, North Minahasa Regency. This study is an analytical survey, that is use cross sectional study. This study was carried out during July-October 2018 Population in this study was the elderly population aged 60-70 years in Tambun Village, amount 85, data collection using direct interview using the MMSE and EQ-5D questionnaires. The analysis used was univariate and bivariate analysis using chi-square test. The result showed that there is a correlation between MMSE Score and quality of life in elderly people in Tambun Village, West Likupang District, North Minahasa Regency with p=0,007<0,05.Keywords: Mini Mental State Examination Score (MMSE); Quality of Life
HUBUNGAN ANTARA KEBIASAAN MAKAN DENGAN KEJADIAN GASTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TATELI KABUPATEN MINAHASA Kasi, Olivia Agatha; Kalesaran, Angela F. C.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan penyakit yang terjadi akibat adanya proses inflamasi pada lapisan mukosa dan sub mukosa lambung yang disebabkan oleh bakteri Helycobacter pylori yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan serta kebiasaan makan sehari-hari yang tidak sehat. Profil kesehatan Indonesia tahun 2011 menunjukkan gastritis adalah salah satu penyakit dari 10 penyakit terbanyak pada pasien rawat inap di rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 30.154 kasus. Data awal dari Puskesmas Tateli Kabupaten Minahasa menunjukkan adanya 324 kasus gastritis yang terjadi dari bulan Januari hingga Mei 2019, dimana gastritis menduduki posisi pertama dengan jumlah kasus terbanyak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kebiasaan makan dan kelompok berisiko pada pasien dengan gastritis di wilayah kerja Puskesmas Tateli serta hubungan antara kebiasaan makan dengan kejadian gastritis. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan jenis penelitian case control. Dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2019 di wilayah kerja Puskesmas Tateli. Sampel penelitian adalah pasien yang menderita gastritis dan responden yang serumah dengan penderita yang tidak menderita gastritis selama bulan Januari hingga Mei 2019. Penelitian ini menggunakan perbandingan kasus dan kontrol 1:1 yang terdiri dari 51 kasus dan 51 kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah formulir FFQ. Pengolahan data menggunakan uji Chi-Square dengan α 0,05, tingkat kepercayaan sebesar 95%, dan Odds Ratio (OR). Hasil penelitian ini kebiasaan makan dengan kejadian gastritis (ρ< α = 0,000 OR = 18,37 CI 95% = 6,651-50,761). Secara statistik ada hubungan antara gastritis dengan kejadian gastritis di wilayah kerja Puskesmas Tateli Kabupaten Minahasa. Kata kunci : Kebiasaan Makan, Gastritis ABSTRACT  Gastritis is a disease that occurs due to an inflammatory process in the mucosal and sub-mucosal lining of the stomach caused by the Helycobacter pylori bacteria that enter the body through food and unhealthy daily eating habits. Indonesia’s health profile in 2011 showed that gastritis was one of the most common illnesses in hospitalized patients in Indonesia with a total 30.154 cases. Preliminary data from Puskesmas Tateli in Minahasa District showed 324 cases of gastritis that occurred from January to May 2019, where gastritis was in the first position with the highest number of cases.The purpose of this study was to determine the description of eating habits and risk groups in patients with gastritis at the working area of Puskesmas Tateli and the relationship between eating habits and the incidence of gastritis. The study uses analytic research with case control research, carried out in July to September 2019 at the working area of Puskesmas Tateli. The sample of this study were patients suffering from gastritis and respondents who were at home with sufferers and did not suffer from gastritis during January to May 2019. This study used 1:1 case and control ratio consisting of 51 cases and 51 controls. The research instrument used was the FFQ form. Data processing used Chi-Square test with α 0,05, 95% confidence level, and Odds Ratio (OR). The results of this study is eating habits with gastritis gastritis (ρ< α = 0,000 OR = 18,37 CI 95% = 6,651-50,761). Statistically there is a relationship between gastritis and the incidence of gastritis at the working area of Puskesmas Tateli in Minahasa District.                                     Keywords : Eating habits, Gastritis 
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI PUSKESMAS WORI KECAMATAN WORI KABUPATEN MINAHASA UTARA Polan, Tri Vanny Sampe; Asrifuddin, Afnal; Kalesaran, Angela F. C.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk lansia di Indonesia menyebabkan perlunya perhatian khusus akan masalah-masalah kesehatan lansia yang umumnya berkaitan dengan proses penuaan. Seiring dengan pertambahan usia, semakin besar kemungkinan seseorang mengalami penurunan fungsi kognitif. Salah satu faktor yang mempengaruhi fungsi kognitif adalah aktivitas fisik. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penurunan fungsi kognitif lebih banyak terjadi pada lansia yang memiliki aktivitas fisik yang rendah dibandingkan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif di wilayah kerja Puskemas Wori Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskemas Wori Kabupaten Minahasa bulan Agustus 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia berumur > 60 tahun di wilayah kerja Puskemas Wori, menggunakan consecutive sampling dengan jumlah sampel 83 responden. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner MMSE dan IPAQ dengan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05).Terdapat 54 responden yang fungsi kognitif terganggu dan 29 responden yang tidak memiliki gangguan fungsi kognitif serta 44 responden dengan aktivitas fisik yang kurang dan 39 responden yang aktivitas fisiknya baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia di wilayah kerja Puskemas Wori Kabupaten Minahasa Utara Tahun 2018 (p=0,000<0,05).Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Fungsi KognitifABSTRACTThe increasing number of elderly people in Indonesia causes the need for special attention to elderly’s health problems which are generally related to their aging process. As people age, the more likely a person is to experience a decline in cognitive function. One of the factors that influence cognitive function is physical activity. Previous studies have shown that cognitive decline in function is more common in older people who have lower physical activity than high. This study aims to determine the relationship between physical activity and cognitive function in the work area of North Minahasa’s Wori Puskemas in 2018. This research is an analytical survey with a cross sectional study approach. This research was conducted in the work area of Wori Puskemas Minahasa Regency in August 2018. The population in this study were all elderly> 60 years old in the Wori Puskemas working area, using consecutive sampling with a sample of 83 respondents. This research uses MMSE and IPAQ questionnaires as instruments with bivariate analysis (chi-square test) using confidence level 95% (α = 0.05). There were 54 respondents whose cognitive function was impaired and 29 respondents who did not have cognitive impairment and 44 respondents with less physical activity and 39 respondents who had good physical activity. There is a significant relationship between elderly’s physical activity with their cognitive function in the work area of Wori Puskemas at North Minahasa in 2018 (p = 0,000 <0.05).Keywords: Physical activity, Cognitive function
GAMBARAN PERILAKU CUCI TANGAN, TEMPAT BUANG AIR BESAR (BAB) DAN PEMAKAIAN ALAS KAKI SISWA YANG TERINFEKSI SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) PADA SISWA KELAS 1 DAN 2 SD NEGERI 58 MANADO Manurung, Pebrina; Kalesaran, Angela F. C.; Mandagi, Chreisye K. F.
KESMAS Vol 6, No 3 (2017): Volume 6, Nomor 3, Mei 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Soil Transmitted Helminths (STH) adalah salah satu masalah kesehatan global yang menjadi ancaman masyarakat dunia yang penularannya melalui tanah. Perilaku cuci tangan, tempat buang air besar dan pemakaian alas kaki merupakan beberapa faktor risiko terjadinya infeksi soil transmitted helminths. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi dan penyebab infeksi soil transmitted helminths (STH) inpada siswa kelas 1 dan 2 SD Negeri 58 Manado. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif-kualitatif (Mixed Methods) dan desain penelitian Sequential Explonatory. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 32 responden dengan menggunakan teknik total sampling untuk analisis kuantitatif dan sebanyak 4 narasumber untuk analisis kualitatif. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner, pedoman wawancara dan alat perekam suara. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 58 Manado dan pemeriksaan feses dilakukan di laboratorium Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi pada bulan Mei-September 2017. Analisis data kuantitatif menunjukkan bahwa 4 siswa terinfeksi soil transmitted helminths. Berdasarkan analisis data kualitatif, didapat bahwa siswa jarang mencuci tangan sebelum makan dan jarang memakai alas kaki di rumah, serta siswa telah memakai jamban untuk buang air besar. Sarannya yaitu selalu menyediakan sabun cuci tangan di sekolah dan orangtua terus mengingatkan anaknya untuk selalu memakai alas kaki, mencuci tangan pakai sabun sebelum makan, setelah BAB dan setelah melakukan kegiatan.Kata Kunci: Infeksi Soil Transmitted Helminths, Perilaku Cuci Tangan, Tempat Buang Air Besar, Pemakaian Alas KakiABSTRACTSoil Transmitted Helminths (STH) infection is one of the global health issues which pose a threat to the societies, due to its transmission through the soil. Hand washing behavior, place to defecate and footwear usage are several contributing factors of soil transmitted helminths infection. This research was conducted to describe handwashing behavior, place to defecate and footwear usage of students infected soil transmitted helminths (STH) infection in grade 1 and 2 students of SD Negeri 58 Manado. This was descriptive study with quantitative-qualitative method s(Mixed Methods) and Sequential Explonatory research design. The number of respondents in this research were 32 respondents with the use of total sampling technique for quantitative analysis and 4 informants for qualitative analysis. The instruments used were questionnaires, interview guides and voice recorder. This research was conducted at SD Negeri 58 Manado and stool examination was conducted in Faculty of Public Health Laboratory, Sam Ratulangi University, in May-September 2017. Quantitative data analysis indicated that 4 students were infected with soil transmitted helminths. Based on qualitative data analysis, it was found that students rarely wash their hands before eating and rarely wear footwear at home, and students have been using toilet to defecate. Several recommendation for this case was to provide handwashing soap at school and parents must keep reminding their children to always wear their footwear, washing their hands with soap before meals, after defecation and after doing the activities.Keywords : Soil Transmitted Helminths Infection, Handwashing Behavior, Place to Defecate, Footwear Usage
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI DESA TAMBUN KECAMATAN LIKUPANG BARAT TAHUN 2018 Sambeka, Rahelea; Kalesaran, Angela F. C.; Asrifuddin, Afnal
KESMAS Vol 7, No 3 (2018): Volume 7, Nomor 3, Mei 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya jumlah penduduk lansia di Indonesia pada masa depan bisa memberi dampak positif ataupun negatif. Makin bertambah usia, makin besar kemungkinan seseorang mengalami permasalahan fisik, jiwa, spiritual, ekonomi dan sosial. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lanjut usia adalah masalah kesehatan akibat proses degeneratif yaitu hipertensi. Penelitian sebelumnya mendapatkan hasil bahwa lansia yang memiliki kualitas buruk cenderung memiliki tekanan darah tinggi dibandingkan dengan lansia yang memiliki kualitas tidur baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tekanan darah dengan kualitas tidur pada lansia di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Tahun 2018. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat bulan Juni-Juli 2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia berumur >60 tahun, menggunakan total sampling yaitu 76 responden. Instrumen penelitian kuesioner dengan analisis bivariat menggunakan uji chi-square dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Terdapat 40 responden menderita hipertensi dan memiliki kualitas tidur buruk, 15 responden tidak menderita hipertensi dan memiliki kualitas tidur baik, 9 responden menderita hipertensi dan memiliki kualitas tidur buruk, dan 12 tidak menderita hipertensi dan kualitas tidur baik. Terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan hipertensi pada lansia di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Tahun 2018 (p=0,015).Kata kunci : Kualitas Tidur, Hipertensi.ABSTRACTThe large number of elderly people in Indonesia in the future can have a positive or negative impact. As you get older, the more likely you are to experience physical, mental, spiritual, economic and social problems. One very basic problem in the elderly is a health problem due to the degenerative process of hypertension. Previous studies have found that elderly who have poor quality tend to have high blood pressure compared to elderly who have good sleep quality. This study aims to determine the relationship between blood pressure and sleep quality in the elderly in Tambun Village, West Likupang District, 2018. This research is an analytic survey research with cross sectional research design. This research was conducted in Tambun Village, West Likupang Sub-district, from June to July 2018. The population at this time is all elderly with> 60 years, using total sampling that is 76 respondents. Questionnaire research instrument with bivariate analysis using chi-square using 95% confidence level (α = 0,05). 40 respondents suffered from hypertension and had poor sleep quality, 15 respondents did not suffer from hypertension and had good sleep quality, 9 respondents suffered from hypertension and had poor sleep quality, and 12 did not suffer from hypertension and sleep quality. There was a correlation between sleep quality and hypertension in elderly people in Tambun Village, Likupang Barat sub district 2018 (p = 0,015).Keyword: Sleep Quality, Hypertension
PERAN PETUGAS PROMOSI KESEHATAN, PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DALAM MENINGKATKAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIRMADIDI KABUPATEN MINAHASA UTARA Maramis, Frilya I.; Tumurang, Marjes; Kalesaran, Angela F.C
KESMAS Vol 6, No 4 (2017): Volume 6, Nomor 4, Juli 2017
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Promosi kesehatan memiliki peran penting dalam kegiatan preventif dan promotif di Pusat Kesehatan Masyarakat. Laporan tahunan Kabupaten Minahasa Utara mencatat bayi yang mendapat ASI Eksklusif yaitu (39.6%), laporan Puskesmas Airmadidi menjelaskan (32.7%) bayi mendapat ASI Eksklusif, kurang dari target Kemenkes yaitu 50%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Petugas Promosi Kesehatan, Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga Dalam Meningkatkan Pemberian ASI Eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 6 informan. Hasil wawancara mengenai peran petugas promosi kesehatan terkait dengan ASI Eksklusif telah dilakukan namun tidak merata sehingga masih ada ibu-ibu yang belum mendapatkan informasi tentang ASI Eksklusif. Ibu tahu tentang ASI Eksklusif namun pada penerapan masing-masing ibu memiliki sikap berbeda, ada yang memberikan ASI Eksklusif dan tidak memberikan ASI Eksklusif. Dukungan keluarga sangat mempengaruhi ibu dalam keberhasilan ASI Eksklusif. Hasil wawancara dengan kepala keluarga masing-masing infoman mempunyai jawaban berbeda. Ada suami yang mendukung ada yang tidak mendukung. Faktor keberhasilan ASI Eksklusif selain pengetahuan tentu nya disertai dengan kemauan ibu sendiri. Peran tenaga kesehatan adalah pengaruh terbesar bagi ibu dalam proses menyusui eksklusif. Keberhasilan ASI Eksklusif juga tidak luput dari dukungan keluarga karena keluarga adalah orang terdekat yang dapat mendorong ibu untuk tetap memberikan ASI secara Eksklusif.Kata Kunci : Promosi, Pengetahuan, Dukungan keluargaABSTRACTHealth promotion has an important role in preventive and promotive activities at Community Health Centers. The annual report of North Minahasa regency records the babies who have exclusive breastfeeding (39.6%), Puskesmas Airmadidi reports explain (32.7%) of babies are exclusively breastfed, less than Kemenkes target of 50% .This study aims to determine the Role of Health Promotion Officer, Mother Knowledge and Family Support In Increasing Exclusive Breastfeeding. This research is a qualitative research by conducting in-depth interviews on 6 informants. The results of interviews on the role of health promotion officers associated with Exclusive Breast Milk have been done but not evenly so there are still mothers who have not been informed about Exclusive Breast Milk. Mothers know about Exclusive Breastmilk but on the application of each mother has a different attitude, some give Exclusive Breast milk and do not give Exclusive Breast Milk. Family support greatly affects mothers in the success of exclusive breastfeeding. The results of interviews with the head of each infomal family have different answers. There are husbands who support those who do not support. Exclusive breastfeeding success factors in addition to knowledge of course accompanied by the mother's own will. The role of health workers is the greatest influence for mothers in exclusive breastfeeding. Exclusive Breastfeeding success is also not escaped from family support because the family is the closest person who can encourage mothers to continue breastfeeding Exclusively.Keywords : Promotion, Knowledge, Family Support
HUBUNGAN ANTARA STATUS MEROKOK DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF MASYARAKAT DESA TAMBUN KECAMATAN LIKUPANG BARAT Mamonto, Silviani; Sekeon, Sekplin S; Kalesaran, Angela F.C.
KESMAS Vol 7, No 4 (2018): Volume 7, Nomor 4, Juli 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi kognitif sangat mempengaruhi kehidupan manusia baik secara psikis maupun secara sosial. Gangguan fungsi kognitif dapat mempengaruhi aktivitas manusia dimana seseorang akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Salah satu yang menyebabkan gangguan fungsi kognitif yaitu status merokok. Salah satu kandungan dalam rokok yaitu nikotin memiliki efek terhadap otak sehingga mengakibatkan penurunan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara status merokok dengan gangguan fungsi kognitif masyarakat Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional study. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2018 di Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara dan Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara yang berusia ≥ 17 tahun. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 85 responden dengan Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner , analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa status merokok masyarakat Desa Tambun sebanyak 35,3%, dan responden yang memiliki gangguan fungsi kognitif sebanyak 50,6%. Dari hasil uji statistic Chi-square menunjukan p = 0,008 yang artinya terdapat hubungan antara status merokok dengan gangguan fungsi kognitif masyarakat Desa Tambun Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara.Kata Kunci: Status Merokok ; Gangguan Fungsi KognitifABSTRACTCognitive function greatly affect human life either psychologically or socially. Impaired cognitive function can affect human activity in which a person will experience difficulty in performing daily activities. One of the causes of the impaired cognitive function is the smoking status. One of the contents from cigarette i.e. nicotine has effect on the brain resulting in a decline in cognitive function. The purpose of this research is to know the relationship between the smoking status with impaired cognitive function in the community of Tambun Village, Likupang Barat Subdistrict, North Minahasa Regency. This type of research use survey method with cross sectional approach analytic study. This research is conducted in July-September 2018 in the Tambun Village Likupang Barat Subdistrict North Minahasa Regency and the population in this research is the villagers of Tambun Likupang Barat Subdistrict North Minahasa Regency aged ≥ 17 years old. The number of samples in this research is 85 respondents with sampling Techniques using Simple Random Sampling. The instruments used in this study i.e., questionnaires, analysis of univariate and analysis of bivariat using Chi-square test. The results of this research indicate that the smoking status of the Tambun Villagers are 35.3%, and respondent with impaired cognitive function are 50.6%. From the results of the test statistic Chi-square shows p = 0.008 meaning that there is a relationship between the smoking status with impaired cognitive function in the community of Tambun Village, Likupang Barat Subdistrict, North Minahasa Regency.Keywords: Status Of Smoking; Impaired Cognitive Function
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ALKOHOL DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS KOLONGAN KECAMATAN KALAWAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Grace, Taroreh G; Kalesaran, Angela F.C; Kaunang, Wulan P.J
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang menyerang banyak orang dan terjadi di negara maju maupun negara berkembang (Kemenkes, 2013). Hipertensi merupakan satu dari 10 penyakit menonjol, terdapat 7951 kasus hipertensi di Sulawesi Utara pada tahun 2017. Hipertensi di Kabupaten Minahasa Utara merupakan yang tertinggi dibanding penyakit lainnya yaitu berjumlah 1431 kasus. Konsumsi alcohol merupakan salah satu faktor risiko dari hipertensi dan di Minahasa Utara perilaku mengkonsumsi alkohol telah menjadi gaya hidup masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini merupakan survei analitik dengan desain Studi Potong Lintang yang dilakukan terhadap 90 responden rawat jalan usia 17-60 tahun. Hubungan antara konsumsi alcohol dengn kejadian hipertensi ditentukan dengan menggunakan uji chi square dengan α = 0.05 dan Cl = 95%. Pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen dalam penelitian yaitu kuesioner konsumsi alkohol dan alat tensimeter. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi alkohol dalam 1 bulan terakhir sebanyak (40.0%) dan gambaran kejadian hipertensi sebanyak (54.4%) dengan kategori Pre-hipertensi. Analisis bivariat memperoleh nilai yang signifikan yaitu  p = value 0.048. Dapat disimpulkan ada hubungan antara konsumsi alkohol dengan kejadian hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Kata Kunci : Konsumsi Alkohol, Hipertensi ABSTRACTHypertension is a health problem that attacks many people and occurs in developed and developing countries (Kemenkes, 2013). According to data from the Provincial Health Office of North Sulawesi in 2017 there were 7951 cases of hypertension and was one of the 10 prominent diseases in 2017. While data from Minahasa Utara District in 2017 were 1431 cases of hypertension and were in the first highest. Alcohol consumption behavior has become a people's lifestyle and one of the risk factors for hypertension. This study aimed to analyze the correlation between alcohol consumption and hypertension of outpatiens in Kolongan Health Center Kalawat North Minahasa Regency. Analitic survey with a cross sectional study was conducted on 90 respondents aged 17-60 and were taken using consecutive sampling technique. Instrument for alcohol consumption questionnaire research and tensimeter instrument. Univariate analysis showed that alcohol consumption in the last 1 month was (40.0%) and theincidence of hypertension was (54.4%) in the category of Pre-hypertension. Bivariate analysis is using the chi square test with α = 0.05 and Cl = 95%, the significance value obtained in this study is p = value 0.048. Study showed that there is a relationship between alcohol consumption and hypertension of outpatientsat in Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara. Keywords: Alcohol consumption, hypertension
HUBUNGAN STATUS MEROKOK DAN KONSUMSI ALKOHOL DENGAN KUALITAS HIDUP PENDUDUK DI DESA TAMBUN KEPULAUAN TALISE KECAMATAN LIKUPANG BARAT KABUPATEN MINAHASA UTARA Chintya, Prasuthio; Sekeon, Sekplin A. S.; Kalesaran, Angela F.C.
KESMAS Vol 7, No 5 (2018): Volume 7, Nomor 5, September 2018
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup masyarakat dan pembangunan kesehatan berhubungan, dimana bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keinginan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap individu sehingga derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dapat tercipta kualitas hidup dipengaruhi beberapa faktor antara lain perilaku masyarakat tidak sehat dapat dilihat dari kebiasaan merokok masyarakat dan meningkatnya  penyalahgunaan alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status merokok dan konsumsi alkohol dengan kualitas hidup penduduk di Desa Tambun Kepulauan Talise Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan November 2018 di Desa Tambun Kepulauan Talise. Sampel dalam penelitian ini adalah 85 responden dengan usia > 17 tahun dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner status merokok, konsumsi alkohol dan EQ-5D-5L. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat sedangkan uji chi square digunakan untuk analisis bivariat dengan CI=95% dan = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60,9 % responden dengan status  merokok memiliki kualitas hidup baik dengan nilai p=0,277, dan 62,5% responden yang mengkonsumsi alkohol memiliki kualitas hidup buruk dengan nilai p=0,037. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara status merokok dengan kualitas hidup dan terdapat hubungan antara konsumsi alkohol dengan kualitas hidup penduduk di Desa Tambun Kepulauan Talise Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Kata Kunci: Status Merokok, Konsumsi Alkohol, Kualitas Hidup. ABSTRACTThe quality of community life and health development is related, which aims to increase awareness, willingness, and ability to live healthy for each individual so that the highest degree of health can be created. This study aims to determine the relationship between smoking status and alcohol consumption with the quality of life of the population in Tambun Talise Island, Likupang Barat, North Minahasa. This research is a quantitative study with a cross sectional approach carried out in November 2018 in Tambun, Talise Island. The sample in this study were 85 respondents with age> 17 years with the sampling technique using simple random sampling. The instruments used in this study were smoking status questionnaires, alcohol consumption and EQ-5D-5L. Univariate analysis were applied while chi square  tests were used for bivariate analysis with CI = 95% and α = 0.05. The results showed that 60.9% of respondents with smoking status had a good quality of life with a p value of 0.277, and 62.5% of respondents who consumed alcohol had a poor quality of life with a value of p = 0.037. Based on the results of the study it can be concluded that there is no relationship between smoking status and quality of life and there is a relationship between alcohol consumption and the quality of life of the population in Tambun Talise Island, Likupang Barat, North Minahasa. Keywords: Smoking Status, Alcohol Consumtion, Quality Of Life
HUBUNGAN ANTARA PENGEAHUAN DAN SIKAP KEPALA KELUARGA DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KELURAHAN MADIDIR UNET KOTA BITUNG Mokodompit, Pratiwi; Engkeng, Sulaemana; Kalesaran, Angela Fitriani Clementine
KESMAS Vol 8, No 7 (2019): Volume 8, Nomor 7, NOVEMBER 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus DBD  pada dasarnya tidak hanya disebabkan oleh nyamuk, melainkan juga karena perilaku manusia yang tidak menjaga daya tahan tubuh dengan baik, sehingga mengabaikan pola hidup sehat, serta kurang peduli terhadap lingkungan yang menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.  Penting adanya perubahan perilaku yang harus dilakukan dalam menyikapi permasalahan DBD, yang mana tidak hanya datang dari nyamuk, melainkan ada perilaku manusia yang mengakibatkan perkembangbiakan nyamuk meningkat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir Kota Bitung pada bulan bulan September - November 2019 dengan sampel sebanyak 90 kepala keluarga yang diambil dengan rumus lemeshow. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu diperoleh P Value = 0,000 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dan sikap kepala keluarga dengan perilaku pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di Kelurahan Madidir Unet Kota Bitung. Kata kunci : pengetahuan, sikap, perilaku, demam berdarah dengue ABSTRACKDengue cases are basically not only caused by mosquitoes, but also because of human behavior that does not maintain the immune system properly, thus ignoring healthy lifestyles, as well as being less concerned about the environment in which mosquitoes breed. It is important that there is a change in behavior that must be done in addressing the DHF problem, which does not only come from mosquitoes, but also human behavior that causes mosquito breeding to increase. This research is a quantitative study with a cross-sectional design. This research was conducted in Madidir Unet Village, Madidir District, Bitung City in September 2019 with the sampel used amoutd 90 Family Heads drawn from lemeshow formula. This research used a questionnaire as instrument. The result in this research is obtained P Value = 0,000 which means there is have a correlation between knowledge and attitude of family head Prevention of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Behavior in Madidir Unet, Bitung City. Keywords : knowledge, attitude, behavior, Dengue Hemorrhagic Fever
Co-Authors ., Gabriella Amisi, Marsella D. Asep Rahman Asrifudin, Afnal Astari, Virginia Budi T. Ratag Canon, Fiqhi A. Chintya, Prasuthio Chreisye Mandagi, Chreisye Dampi, Denada Jihan Derek, Chintya Doda, Diana V.D. Febi Kolibu, Febi Ferry Firmansyah Golung, Aimar Daniel Grace Debbie Kandou Grace, Taroreh G Herman, Ulqiyah Nurhusna Ibur, Chikita Amanda Kasi, Olivia Agatha Kaunang, Wulan J. P. Kaunang, Wulan P.J Kawatu, Paul A T Kawatu, Paul A. Kawatu, Paul A. T Kawatu, Paul A.T Kawatu, Paul Artur Tennov Langi , Fima L. F. G. Londa, Putrisia Lotulung, Cindy C. Lotulung, Cindy Celine Lotulung, Megapresia Indri Lumintang, Fredlen Christo Sampouw Malonda, Nancy S. H Mamonto, Silviani Mamuko, Keysia M. Mandagi, Chreisye K. F. Mandagi, Chreisye Kardinalia Francisca Mandagi, Chreisye Kardinalia Fransisca Manganguwi, Sheryl Mantali, Arief Mantjoro, Eva M. Mantjoro, Eva. M. Manurung, Pebrina Maramis, Frilya I. Maukar, Veigy Maureen I. Punuh, Maureen I. Maya, Anugrah Menggasa, Evanly Relix Mokalu, Reinindo Aries Mokodompit, Pratiwi Monding, Faldano F. Moningka, Jessica S.Y. Nelwan, Ester Jeini Nelwan, Jeini E. Neu, Cicilia Nina, Nurhayati Pasongli, Anita Paul A.T. Kawatu Pelleng, Debora Pesiwarissa, Disha N. Polan, Tri Vanny Sampe Punuh, Maureen Irinne Rahayu Akili, Rahayu Rahayu H. Akili, Rahayu H. Rambolangi, Vincencius Rangga Wisesa Rawis, Gisela Irma Rewasan, Mariana Ricky C. Sondakh Rumagit, Holy C.N Rumambi, Euginia Firsty Ruru, Jessica Saliha, Jovi Sambeka, Rahelea Sambow, Triska T. Sekeon, Sekplin A.S. Sekeon, Sekplin S Sekplin A. S. Sekeon, Sekplin A. S. Selaindoong, Sefania J. Senduk, Miranda N.P. Seroy, Meywinsy Siagian, Friska Natasya Romauly Siampa, Jainer Pasca Sondakh, Ricky Constantyn Suhartoyo, Fitri Murnisari Sulaemana Engkeng, Sulaemana Supit, Muhammad Isra Alf L Talumewo, Olrike C. Tangkilisan, Jordi R. Abednego Tiku, Vicharie Tipa, Ericha Widya Tompodung, Vickly D.A. Tumbelaka, Oktaviany C. C. Tumurang, Marjes Tuwongkesong, Fadillah Walangitan, Rayn Christian Waworuntu, Pramatia Grayni Wenas, Crifianny Wenur, Claudeo Primus Wokas, Claudia Natalia Woodford B.S. Joseph, Woodford B.S. Wowor, Prisca Wulan P. J. Kaunang Wulan P.J. Kaunang Wulan Pingkan Julia Kaunang