Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pembelajaran 4C pada Pembelajaran Tematik Integratif Materi IPS di Masa Pandemi Covid-19 Handini, Oktiana; Mukhlis, Mustofa
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan faktor kendala pembelajaran 4C  pada pembelajaran tematik integratif materi IPS di masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Gugus II Surakarta, Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu : reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penggunaan model 4C lebih mendominasi daripada guru dengan menggunakan strategi pembelajaran tematik integratif secara online dengan mengkordinasi, mengaktifkan, dan menanya balik kepada peserta didik saat pembelajaran berlangsung. (2) Faktor kendala yang dihadapi guru dan peserta didik saat pembelajaran di masa pandemi diantaranya aplikasi pembelajaran, jaringan internet, pengelolaan pembelajaran, penilaian, dan pengawasan. (3) Model 4C  yang terdiri dari collaboration, communication, critical thinking dan creativity sebagai tindakan guru dan peserta didik untuk meminimalisir kendala masalah yang dialami pada pembelajaran tematik integratif secara online.Implikasi dari penelitian ini adalah: Pertama, guru membiasakan menggunakan media pembelajaran sebagai alat dukung untuk pemahaman peserta didik agar tujuan pembelajaran lebih bermakna dan dipahami. Kedua, pihak sekolah perlu mengambil tindakan dengan adanya peserta didik yang mengalami kesulitas mengikuti pembelajaran online.
Analisis Media Audio Visual pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Materi Tembang Dolanan untuk Menanamkan Nilai Karakter Sulasih, Sulasih; Handini, Oktiana; Rahman, Ifa Hanifa
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8647

Abstract

Pemilihan media pembelajaran audio visual sebagai penunjang Mata Pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter, karena terdapat beberapa peserta didik kelas 1 B SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta yang belum tertarik dengan mata pelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media audio visual, faktor pendukung dan penghambat penggunaan media audiovisual, serta respon peserta didik kelas 1 B SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta setelah diterapkan media audiovisual pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Bersadarkan penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa penerapan media audio visual pada mata pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter cukup efektif walaupun dalam penggunaan media pasti terdapat faktor yang mendukung dan menghambat pengguaan media audiovisual tetapi peserta didik merespon dengan baik dan peserta didik tertarik dengan video yang ditayangkan, peserta didik juga dapat menjelaskan nilai karakter yang terdapat pada tembang dolanan. Jadi dapat disimpulkan bahwa media audiovisual dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa, karena dapat menarik perhatian peserta didik serta menjadikan peserta didik lebih memahami materi yang diajarkan.
Analisis Media Audio Visual pada Kemampuan Literasi Kelas 5 SD Nitasari, Ericha Tri; Handini, Oktiana; Mustofa, Mukhlis
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8687

Abstract

Pembelajaran ialah suatu proses kolaboratif yang mencakup pertukaran informasi dan gagasan antara guru, siswa, dan sumber daya pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Media Audio Visual Pada Kemampuan Literasi Peserta Didik Kelas 5 SD Negeri Madyotaman Surakarta Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Kepala SD Negeri Madyotaman Surakarta, serta guru dan peserta didik kelas 5. Keabsahan data menggunakan Miles dan Huberman yaitu data dievaluasi melalui tiga proses bersamaan, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Kesimpulan penelitian adalah kemampuan literasi peserta didik kelas 5 SD Negeri Madyotaman Surakarta dinilai dengan menggunakan teknik pembelajaran media audio visual berbasis film edukasi. Hasil kemampuan literasi dapat terlihat dari meningkatnya hasil AKM (Assesmen Kompetensi Minimum) sebanyak 13,62% dari tahun 2022. Faktor yang mempengaruhi implementasi media audio visual berbasis film edukasi disebabkan karena faktor pendukung dan faktor penghambat baik dari pihak sekolah, guru kelas maupun peserta didik itu sendiri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual berbasis film edukasi dapat meningkatkan kemampuan literasi peserta didik kelas 5.
Contribution of Teachers' Pedagogical Competencies and Professional Competencies to Classroom Management Handini, Oktiana
Research Horizon Vol. 4 No. 2 (2024): Research Horizon - April 2024
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.4.2.2024.233

Abstract

This research aims to evaluate the contribution of pedagogical competence and professional competence to classroom management in the Independent Curriculum Independent Curriculum. Primary data was obtained through a questionnaire. Analysis techniques include validity tests, regression analysis, t test, F test, coefficient of determination, and classical assumption analysis. The results show that pedagogical competence significantly contributes positively to classroom management in the independent curriculum. Likewise with professional competence. Both together have a significant contribution to classroom management in an independent curriculum. The F test results show that these two variables together contribute significantly to classroom management. The proportion of influence of the two variables on classroom management is 95.7%, while the remainder is influenced by other variables. The classical assumption test shows that this multiple linear regression model meets the normality assumption and is free from classical assumptions. This research confirms the importance of pedagogical competence and professional competence in supporting effective classroom management in the context of an independent curriculum.
Efektivitas Media Big Book terhadap Kemampuan Membaca Soal Cerita Matematika Peserta Didik Kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali Tahun Pelajaran 2023/2024 Tandian, Amadea Olivia; Handini, Oktiana; Prihatsari, Ema Butsi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10561

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan media Big Book terhadap kemampuan membaca soal cerita matematika peserta didik kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini yang digunakan ialah penelitian kuantitatif dekriptif metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design.Populas dan sampel penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali Tahun Pelajaran 2023/2024 yang berjumlah 26 peserta didik yang terdiri dari 11 peserta didik perempuan dan 15 peserta didik laki-laki. Teknik Sampling yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Uji coba instrument dengan menggunakan uji validitas dan uji realibilitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat analisis dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test dan N-Gain. Dari hasil perhitungan terlihat rata-rata nilai peserta didik kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali Tahun Pelajaran 2023/2024 pretest adalah 68,19 poin pada soal cerita matematika sedangkan posttest diperoleh 85,27.Hal tersebut terlihat nilai rata-rata dari tes kemampuan membaca peserta didik kelas IV SDN 01 Sukorame, Boyolali setelah menggunakan media Big Book yaitu terjadi peningkatan antara pretest dengan posttest. Berdasarkan dari hasil data statistik yang menggunakan rumus paired sampel T-test mengenai bagaimana efektifitas penggunaan media Big Book terhadap kemampuan membaca soal cerita matematika di kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali, sehingga dapat diperoleh hasil nilai yang signifikan yakni 0,000 yang dapat dikatakan nilai signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak.dan Ha diterima. Atau dapat diambil kesimpulan bahwa.ada perbedaan.hasil pretest-.posttest yang.artinya ada efektifitas penggunaan media Big Book terhadap kemampuan membaca soal cerita matematika kelas IV SDN 01 Sukorame Boyolali. Uji N-gain menunjukan Score 0,68 dan score N-gain persen 68,19 % jadi termasuk dalam kategori sedang diasumsikan cukup efektif.
Peningkatan Hasil Belajar Materi IPS Menggunakan Metode Kolaboratif Make a Match dengan Media Audio Visual pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Peleman 1 Ni’am, Ariffaticha Luthfia; Handini, Oktiana; Rizkasari, Elinda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11870

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar materi IPS dengan menggunakan metode kolaboratif Make a Macth pada peserta didik kelas V SD Negeri Peleman 1. Berdasarkan hasil kegiatan pra siklus, dari 21 peserta didik hanya 8 peserta didik yang tuntas dengan prosentase ketuntasan 42,8% dan nilai rata-rata 68,95. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Peleman 1 dengan subjek penelitian peserta didik kelas V dengan jumlah 21 anak yang terdiri dari 8 peserta didik laki-laki dan 13 peserta didik Perempuan. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model spiral Kemmis Dan Mc.Taggart yang didalamnya terdapat 4 (empat) tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan(observasi), dan refleksi. Teknik pengambilan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penerapan model kolaboratif Make a Match dapat meningkatkan aktivitas guru dan siswa. Pada hasil observasi aktivitas guru pada siklus I yaitu 80,16, dan meningkat menjadi 86,33 pada siklus II. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I yaitu 49,51, dan meningkat menjadi 74,28 pada siklus II. 2) Peningkatan hasil belajar materi IPS dapat dilihat dari nilai rata-rata dan prosentase ketuntasan belajar peserta didik dengan rata-rata 76,28 pada siklus I dan meningkat menjadi 82 pada siklus II, dengan prosentase ketuntasan belajar 66,66% pada siklus I meningkat menjadi 85,72% pada siklus II.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPAS Materi Harmoni dalam Ekosistem pada Kelas V SD Negeri Kleco 1 No.7 Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024 Triyono, Sidiq; Handini, Oktiana; Restuningsih, Ani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.12123

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar muatan pelajaaran IPAS kelas V SD Negeri Kleco 1 No. 7 Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode Pre experiment design menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh Peserta didik kelas V SD Negeri Kleco 1 No. 7 Surakarta, Sampel penelitian adalah Peserta didik kelas V dengan jumlah 28 Peserta didik. Teknik sampling yang digunakan adalah Sampling Jenuh atau Total Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan tabel paired sample t-test nilai thitung sebesar 28.789, nilai thitung ini dapat dibandingkan dengan ttabel dengan dk = (N-l) jadi (28-1) = 27 dalam taraf signifikansi 5% yaitu 2,052. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa thitung 28.789 > 2,052 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai Iower 30.034 dan upper 26.038. Kriteria Ha diterima apabila nilai signifikansi thitung > ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa Model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh Terhadap Hasil Belajar Muatan Pelajaran IPAS Pada Peserta Didik Kelas V SD Negeri Kleco 1 No. 7 Surakarta Tahun Ajaran 2023/2024.
Implementasi Tanggap Wilayah dalam Mitigasi Bencana Gunung Api di Sekolah Dasar Mustofa, Mukhlis; Handini, Oktiana
International Journal of Community Service Learning Vol. 7 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijcsl.v7i2.60106

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakang fenomena sekolah di wilayah Selo yang belum melaksanakan pembelajaran berbasis mitigasi bencana erupsi merapi pada wilayah Jrakah yang dekat dengan puncak merapi. Tujuan pengabdian ini adalah pembentukan budaya sadar dan selamat bencana sejak dini melalui pendidikan kebencanaan, antara lain dengan pembelajaran mitigasi bencana. Mitra pengabidn ini adalah SD. Metode pengabdian ini dilakukan dengan sosialisasi pentingnya pendidikan kebencanaan dala mmenghadapi risiko bencana alam dan bahaya yang dapat mengancam, harus dimulai dalam pendidikan sejak awal, dan dilakukan secara berkelanjutan. Kesiapsiagaan berarti siswa harus peduli terhadap kondisi lingkungan sekitarnya yang berpotensi bencana alam. Untuk mencapai tujuan pembelajaran mitigasi bencana alam maka para guru tidak hanya diharapkan mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga harus mengembangkan aspek afektif dan psikomotorik siswa. Pembekalan pembelajaran berbasis mitigasi bencana erupsi menjadi konsekuensi dalam penyiapan generasi tanggap bencana sejak awal mula. Hasil yang diharapkan dari pelaksanaan pengabdian ini dapat memberikan pemahaman tentang Memberikan dasar ilmiah bagi guru Sekolah Dasar dalam memahami hakikat pendidikan mitigasi bencana di Sekolah Dasar.
Analisis Pembelajaran 4C pada Pembelajaran Tematik Integratif Materi IPS di Masa Pandemi Covid-19 Handini, Oktiana; Mukhlis, Mustofa
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan faktor kendala pembelajaran 4C  pada pembelajaran tematik integratif materi IPS di masa pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar Gugus II Surakarta, Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data meliputi angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu : reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (verification). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penggunaan model 4C lebih mendominasi daripada guru dengan menggunakan strategi pembelajaran tematik integratif secara online dengan mengkordinasi, mengaktifkan, dan menanya balik kepada peserta didik saat pembelajaran berlangsung. (2) Faktor kendala yang dihadapi guru dan peserta didik saat pembelajaran di masa pandemi diantaranya aplikasi pembelajaran, jaringan internet, pengelolaan pembelajaran, penilaian, dan pengawasan. (3) Model 4C  yang terdiri dari collaboration, communication, critical thinking dan creativity sebagai tindakan guru dan peserta didik untuk meminimalisir kendala masalah yang dialami pada pembelajaran tematik integratif secara online.Implikasi dari penelitian ini adalah: Pertama, guru membiasakan menggunakan media pembelajaran sebagai alat dukung untuk pemahaman peserta didik agar tujuan pembelajaran lebih bermakna dan dipahami. Kedua, pihak sekolah perlu mengambil tindakan dengan adanya peserta didik yang mengalami kesulitas mengikuti pembelajaran online.
Analisis Media Audio Visual pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa Materi Tembang Dolanan untuk Menanamkan Nilai Karakter Sulasih, Sulasih; Handini, Oktiana; Rahman, Ifa Hanifa
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8647

Abstract

Pemilihan media pembelajaran audio visual sebagai penunjang Mata Pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter, karena terdapat beberapa peserta didik kelas 1 B SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta yang belum tertarik dengan mata pelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media audio visual, faktor pendukung dan penghambat penggunaan media audiovisual, serta respon peserta didik kelas 1 B SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta setelah diterapkan media audiovisual pada Mata Pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Bersadarkan penelitian tersebut menunjukkan hasil bahwa penerapan media audio visual pada mata pelajaran Bahasa Jawa materi tembang dolanan untuk menanamkan nilai karakter cukup efektif walaupun dalam penggunaan media pasti terdapat faktor yang mendukung dan menghambat pengguaan media audiovisual tetapi peserta didik merespon dengan baik dan peserta didik tertarik dengan video yang ditayangkan, peserta didik juga dapat menjelaskan nilai karakter yang terdapat pada tembang dolanan. Jadi dapat disimpulkan bahwa media audiovisual dapat direkomendasikan sebagai media pembelajaran Bahasa Jawa, karena dapat menarik perhatian peserta didik serta menjadikan peserta didik lebih memahami materi yang diajarkan.